Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander
Episode 25:Lulus dan Tembak!


__ADS_3

Kitaper singkat cerita.4 tahun berlalu,Kenzo,Anggi dam Ucok  menjalani wisuda kelulusan mereka di TokyoUniversity dan Waseda University.Namun tidak untuk Royan,ia tidak menghadiri hari kelulusannya itu di Waseda University bersama Ucok.Kemana dia?


Royan yang sedang berada disebuah laboratorium gelap nan menyeramkan sedang berbincang dengan seorrang pria yang usianya lebih tua darinya dan memiliki paras yang mirip dengannya.


“Aku sudah lulus dari kampus itu,Pah”.Ungkap Royan pada pria itu dengan sebutan “Pah”


"Baguslah,sekarang kamu sudah bebas,dan jalankan misi itu"


"Hilangkan semua rasa kasihan terhadap orang"


"Biarkan dia merasakan kemunafikan seperti dulu aku".Ungkap pria itu dengan suara bergetar seolah sedang menahan amarah.


"Baik Pah,aku tidak akan membiarkan orang yang telah membunuh Kakak"Royan juga ikut menggerutu pada pria yang ternyata adalah Papahnya.


"Aku akan memberikan rasa sakit itu pada diriku yang munafik itu!!"Tegas Papah Royan


 


Sementara di ruang wisuda Kampus Waseda University,Ucok duduk disebelah Takeshi sambil menunggu namanya dipanggil untuk naik ke podium untuk meresmikan kelulusannya dibidang Hubungan Internasional.

__ADS_1


"Mmm.....pengen aku bawa Ayah kesini dan liat langsung kelulusanku disini"


"Tapi gaada uang buat berangkati Ayah dari Medan ke Jepang,yaudahlah"Gumam Ucok dalam hati sambil melihat disekelilingnya para Mahasiswa bersama orangtuanya.


Setelah menunggu sekitar 30 menit,akhirnya nama Royan dipanggil dan ia pun naik ke atas panggung untuk memberi ucapan pada Waseda University.Pada saat Ucok ingin menaikki tangga,terlihat seorang menggunakan jubah hitam dengan masker diwajahnya sedang memandang tajam Ucok diatas panggung dari jendela luar ruangan.


Ucok dipasangkan topi toga dan diberi ucapan selamat pada para dosen seperti biasa.pada saat ingin memberi kata sambutan,Ucok naik diatas mimbar dengan wajah berseri\-seri dan mata berbinar seolah tak menyangka dirinya bisa lulus kuliah S1.


Ketika ingin mengucapkan kata sambutan pertama dalam Bahasa Jepang,tiba\-tiba....


"Cookkk!!Awas!!!"Terdemgar suaara Melody yang memekakkan telinga


"Dor!!"Suara tembakkan terdengar dari luar jendela menuju ruangan wisuda.


"Akh..!!"Peluru itu menembus dada bawah Melody,ya hampir saja mengenai jantungnya.


Sontak saja semuanya riuh,berlari keluar ruangan dengan terburu\-buru.Melody yang terjatuh tergeletak di pangkuan Ucok yang histeris melihat darah mengalir dari tubuh Melody.


"Help!!"

__ADS_1


"help my friend get shot!"Jerit Ucok untuk mencari bantuan dari tenaga medis.


Sambil menunggu ambulans datang,Ucok mengikat tubuh Melody yang tertembak dengan kain sangat ketat agar dia tidak kehabisan darah.


Setelah 5 menit akhirnya ambulans datang dan membawa Melody ke Rumah Sakit terdekat.


Ucok hanya bisa terdiam,shock dan kehabisan kata\-kata.Da tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya dan mengapa pada saat dirinya dalam bahaya Melody selalu menolongnya dalam waktu yang tepat.Ucok lalu ikut pergi ke Rumah Sakit untuk melihat kondisi Melody.


 


Sementara Royan,dalang dari penembakkan itu menggerutu di sebuah ruangan gelap dan lembab.


"Sial!!Lagi lagi!"


"Perempuan sok pahlawan itu merusuhi misiku"


"Tidak bisa ku biarkan"Bentak Royan ketika menelepon Ayahnya.


"Tenangkan dirimu,kembalilah dan bersikap seperti biasa"

__ADS_1


"Waspada dengan perempuan itu,kemungkinan dia sudah tahu keberadaanmu"Jawab Ayah Royan sembari memberi saran agar tenang dan tunggu waktunya lagi.


__ADS_2