
Libur musim panas telah tiba selama 1 bulan.Kenzo,Ucok dan Anggi kembali ke Indonesia untuk berlibur dan kembali berkumpul dengan keluarga untuk menghabiskan 1 bulan dengan keluarga.Terkecuali Royan,dia tak kembali ke Indonesia maupun Singapura tempat Ayahnya kerja karena ia sedang fokus meneliti eksperimen Kimianya bersama temannya.
Dari Osaka menuju Jakarta mereka tempuh selama 7 jam menggunakan pesawat "Lion Air".Membawa beberapa oleh-oleh dari Jepang untuk keluarga,Kenzo sudah tidak sabar berjumpa dengan Ayah dan Ibunya.
Sesampainya di Bandara Internasional Soekarno Hatta,mereka langsung memesan Taxi online untuk segera menemui keluarga masing-masing.Untuk Ucok harus menunggu penerbangan berikutnya dari Jakarta menuju kampungnya Medan.
"Ok Cok,kalo gitu aku duluan ya,taxinya udah nunggu didepan"Kenzo berpamitan pulang terlebih dulu meninggalkan sahabatnya Ucok.
"Aku juga ya Cok,gak papa kan?"Begitupun dengan Anggi.
"Yaudah sana,males kali aku nunggu pesawat lagi"Jawab Ucok kesal karena harus menunggu penerbangan selanjutnya selama 2 jam.
Ketiga sahabat itu berpisah untuk sementara kembali kerumah.Kenzo yang sebelumnya tidak memberitahu kedua orangtuanya bahwa dia ingin kembali ke Indonesia sengaja untuk memberi kejutan.
Sesampainya di rumah,Kenzo menggedor pintu rumahnya yang berwarna coklat dan bernuansa etnik tersebut.
"Tok tok tok......"Suara ketukan pintu dari tangan Kenzo.
"Ayah,Ibu Zo pulang...."
"Assalamuaalaikum...."Bolak-balik Kenzo mengucap sallam dan menggedor pintunya,namun tidak ada yang menyahut.
"Kemana sih mereka?Cape bangen aku"Keluh Kenzo sambil menenteng koper berwarna merah maroon dan tas hitam di pundaknya.
Kenzo menelepon Ayahnya namun tak kunjug diangkat,begitupun Ibunya.Tiba-tiba terlintas dipikirannya,mungkin saja orangtuanya pergi ke Palestina untuk memberi bantuan sosial pada rakyat disana.Ia baru ingat bahwa orangtuanya sudah beberapa bulan sejak pergi ke Palestina belum kembali.
Kenzo duduk di kursi taman didepan rumahnya sambil menghubungi pihak Organisasi Pembebasan Palestina untuk menanyain kabar orangtuanya yang menjadi salah dua anggota Organisasi Pembebasan Palestina.
"Halo Pak,benarkah ini dengan pihak OPP?"Tanya Kenzo cemas.
__ADS_1
"Oh,iya benar,ada apa ya?"Tanya pihak OPP.
"Beberapa bulan yang lalu,ada rombongan relawan anggota OPP yang berangkat ke Palestina,apakah mereka sudah kembali dan bagaimana kabar mereka Pak"Tanay balik Kenzo dengan panjang lebar.
"Oh iya,mereka dari tim "relawan 1",mereka belum kembali untuk sebulan kedepan"
"Kondisi mereka baik-baik saja karena mereka di wilayah aman"Jawab pohak OPP.
"Oh gitu ya Pak,sebulan lagi baru kembali.Terimakasih sebelumnya Pak"Tutup pembicaraan Kenzo di telepon.
Kenzo ingin pergi menyusul keluarganya ke Palestina untuk mengetahui dengan pasti keberadaan mereka,namun hari sudah malam,tidak mungkin ada penerbangan menuju Palestina hari itu.Akhirnya Kenzo bersama tas dan koper bawaannya menginap di rumah Andy,Mahasiswa yang nge-kost didekat rumahnya karena berkuliah di Universitas Indonesia.
Sebelumnya kenzo sudah kenal dekat dengan Andy sebelum ia pergi ke Jepang,karena Andy sudah memasuki tahun ketiga di Jakarta dalam study S3 nya.
"Tok....tok...tok"Suara gedoran pintu kayu tempat Andy nge-kost.
"Siapa diluar?"Sahuit Andy dari dalam rumahnya.
"Cklek"Suara pintu dibuka oleh Andy.
"Loh Zo?Bukannya kamu lagi kuliah di Jepang?"Tanya Andy terkejut.
"Aku sedang liburan musim panas.Ohiya,aku boleh tinggal dulu disini gak?Untuk semalam saja karena besoknya aku harus nyusul keluarga di Palestina"Jelas Kenzo.
"Oh,yaudah masuk.Letakkan aja barang kamu di ruang tamu"Andy menerima Kenzo untuk tinggal di rumahnya.
Andy gak banyak bicara,ia langsung tidur setelah menyambut Kenzo.Karena sudah larut malam,Kenzo pun juga langsung tidur untuk menenangkan rasa cemasnya.
Keesokan harinya,pukul 07:30 dini hari,Kenzo yang baru bangun dari tidurnya melihat Andy yang sudah rapih memakai almamater berwarna kuning khas UI.
__ADS_1
"Eh Zo,Sudah bangun kamu?Jadi ke Palestina?"Tanya Andy sambil menyiapkan diri untuk pergi ke kampus.
"Jadi,jam 10 pagi keberangkatan menuju Palestina"
"Yaudah,aku mau siap-siap dulu"Jawab Kenzo dan langsung bangun dari rebahannya untuk segera mandi.
"Kamu siap-siap aja,nanti kuncinya selipkan kebawah keset aja ya(Kebiasaan anak kos),aku harus cepet ke kampus"
"Oh,siap.Makasih ya sebelumnya."Kenzo berterimakasih.
Setengah jam berlalu,Kenzo sedang bersiap-siap kembali untuk langsung berangkat ke negara konflik Palestina.Ia menatap sekeliling ruangan Andy yang banyak tertempel poster quotes motivasi dan miniatur patung "The Thinker".Ia baru sadar kalau Andy sedang melangsungkan study Filsafat dari tulisan poster "Induk Dari Segala Ilmu adalah Filsafat"yang tertempel di tembok kamarnya.
Sejenak Kenzo melongo
"Filsafat?Induk dari segala ilmu?"Gumam ia dalam hati.
Namun karena berapa jam lagi penerbangan dari Jakarta ke Plaestina segera berangkat,Kenzo tak sempat menemukan jawaban atas pertanyaan randomnya itu.Ia langsung menuju ke Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk segera boarding dan menunggu keberangkatan.
Sesampainya di bandara,keberangkatan akan di laksanakan 30 menit lagi,Kenzo terburu-buru dan langsung menuju pesawat rute tujuan.Penerbangan pun dilaksanakan.
Selama waktu tempuh panjang dilalui Kenzo tanpa lelah menuju Palestina untuk menemui orangtuanya dan melihat kondisi disana,akhirnya kota Ramallah,Palestina sudah didepan mata.
Daily Quote
"Orang-orang selalu melihat kesuksesan dari orang kaya
Bukan melihat dari usahanya"
__ADS_1
*** -Winata03***
Bersambung....