Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander
Episode 19:Kesalahan yang Membawa Petaka


__ADS_3

3 Bulan berlalu semenjak mereka menjadi Mahasiswa di Jepang,begitupun Ucok dan Royan pada saat exchange ke Rusia,mereka sudah kembali ke Waseda University untuk menjalani kegiatan kampus seperti biasa.


Royan sedang sibuk di lab.Kimia bersama teman-temannya untuk mengerjakan yang diberikan oleh Dosen mereka untuk membuat berbagai macam unsur agar menjadi ikatan kovalen polar.Hal itu bukanlah hal yang mudah,ikatan kovalen polar adalah ikatan Sebuah senyawa terjadi pada ikatan kovalen  apabila ada perbedaan kelektronegatifan yang mengakibatkan terjadinya pengutuban muatan. Misalnya pada senyawa HF dimana elektron bersamanya digunakan secara tidak seimbang oleh kedua inti atom H dan inti atom F.


Contoh gambar:



Jadi intinya,para Mahasiswa harus mengutubkan atau menitikberatkan sebuah senyawa agar menjadi bentuk polar.Proyek kerja ini diselesaikan oleh Royan selama 2 hari dengan kerja full time.


Di jam pelajaran terakhir,yaitu keempat.Royan membawa tabung reaksi di tangannya nampak letih karena mengerjakan tugas itu non stop.Pemuda jangkung itu berjalan menuju ruangan Dosen untuk memberi hasil kerjanya.Namun naas,si sembrono Ucok kembali berbuat ulah,kali ini dia sedang berjalan mundur sambil menyapa temannya yang juga ingin pulang.Royan yang sudah ngantuk itu pun tak menyadari adanya Ucok didepannya,akhirnya kecelakaan terjadi.


"Brak!"


"Ctarrr!"Suara tubuh Ucok dan Royan yang berhantukkan sekaligus tabung reaksi yang dibawa oleh Royan terlepas dari genggamannya dan terjatuh.


"Eh!Apa-apaan kau?Jalan tu pake mata bodoh"


"Untung aku gak luka.Dasar tolol kau!!"Seperti biasa,Ucok yang menyalahkan Royan atas insiden ini.Padahal dia yang jalan pake punggung :v


"Hei!!*** kamu!"


"Kamu lihat sendiri kan?Kamu jalan menghadap belakang,sekarang mau menyalahkan aku juga?!!!!"


"Lihat ini,untuk yang kedua kaliya kau menrusak tugasku!!"Kali ini sifat Royan yang cool berubah menjadi tempramental.


Tanpa pikir panjang karena ia sudah lelah membuat tugas yang amat rumit itu,ia pun menghantam Ucok yang terlalu belagu.


"Buuk!!"


"Druakk!"Dengan sedikit keahlian Muai Thai-nya,Royan menendang perut Ucok hingga terhantuk ke dinding kampus lalu kembali menendang kepala Ucok pada bagian dagunya.


"Sudah cukup kesabaranku!!"

__ADS_1


"Ingat anak kampung!Kalau mau bertingkahg bodoh,jangan padaku!!"Dengan emosi yang meledak,Royan membantai habis dengan brutalnya.


Ketika Royan ingin melanjutkan perkelahian,Dosen Sumire menghadang mereka dan memisahkan keduanya sehingga perkelahian pun di tunda.


Ucok yang terduduk lemas dengan dagu yang membiru memegangi perutnya yang sakit habis ditendang oleh Royan dibawa oleh Dosen Sumire dan petugas kesehatan menuju ruangan kesehatan untuk mendapat perawatan kecelakaan.


Sementara Royan pergi dengan kekesalan diwajahnya,tugas Kimianya di kacaukan oleh Ucok untuk yang kedua kalinya.Royan yang bersifat pendendam tak bisa lagi menahan emosinya.


"Hah!Lihat saja kamu bocah kampung,akan kutunjukkan padamu bagaimana rasanya menderita!!"


"Ingat itu.Keparat!!!"Gumam Royan dalam perjalanan.


Sesampainya di asrama,Royan langsung mendapat inbox facebook dari Akiko.Berikut isi chat mereka


***Akiko:**"*what was that on campus? Why are you with Ucok?"


(Ada apa tadi dikampus?Kenapa kamu dengan Ucok?)Tanya Akiko dalam inbox Facebook


(Tugas kimiaku hancur untuk yang kedua kalinya karena anak bodoh itu)


***Akiko:**"You seemed very emotional earlier. Is this the time for us to make the boy's atomic nucleus disintegrate?"*


(Kau terlihat sangat emosi tadi.Apakah ini saatnya kita membuat inti atom anak itu menjadi hancur tak bersisa?)


***Royan:"*No, not yet. Let him feel tortured first, I will handle it"


(Tidak,jangan dulu.Biarkan dia merasa tersiksa dulu,aku yang akan menanganinya)


***Akiko:**"Okay okay.....i hope u can get it"*


****inti atom adalah kiasan yang dipakai oleh anak Kimia untuk men-kiaskan organ tubuh otak*


Keeskokan harinya,Ucok tidak bisa datang ke kampus karena kondisinya belum pulih.Ulu hatinya masih nyut-nyutan dan dagunya diperban karena tendangan Muai Thai Royan semalam.

__ADS_1


Ucok mendapat WA dari Melody yang menanyakan kenapa dia tidak datang seolah khawatir dengan teman dadakannya itu.Ia memberitahu pada Ucok bahwa ia jangan keluar asrama dengan alasan banyak yang mengintai.Ucok yang otaknya masih 3G mengiyakan perkataan gadis cempreng itu dan kembali melanjutkan istirahatnya ditempat tidur sendirian karena teman yang lain sedang kuliah juga.


Ternyata ,sebelumnya Melody melihat Royan yang membawa benda misterius didalam tasnya,ia tak tahu apa isi tas itu,hanya melihat seuntai gagang sebuah senjata.


Karena kecurigaannya yang teramat besar,Melody berniat ingin mengikuti gerak-gerik Royan ketika tiba selesainya jam kuliah.


Jam kuliah selesai pukul 17:00 waktu Tokyo,Melody yang sudah pulang mencari-cari kemana Royan pergi.Ia mencari hingga ke kelas Royan di lantai 3,namun ternyata dia belum juga pulang.Melody menunggu di depan taman Waseda University untuk membuntuti gerak-gerik Royan.Namun apa daya,tubuh yang mulai capek membuat Melody tertidur di kursi taman.


Hingga pukul 20:00,ia terbangun karena rintikkan hujan jatuh di wajahnya,ia bergegas pergi dari Waseda University,ntah lupa atau karena sudah terlalu lelah Melody langsung pulang ke asrama wanita.


Sementara Royan ntah kemana keberadaannya dan Melody juga pulang karena hujan lebat turun di malam itu,Ucok yang ada didalam kamarnya merasa dirinya sedang di teror.Suara ketukan pintu terdengar dari luar koridor kamarnya yang berada di lantai 2.


"Tok...tok...tok...tok"


"Ih,apa itu ya?Ah nakutin aku aja pun malem-malem gini"Ucok tidak mempedulikan ketukan itu dan berniat langsung tidur.


Namun jendela kamarnya yang tepat berada di sebelah gang kecil tiba-tiba saja terbuka karena hembusan angin yang kencang.Semua kertas tugasnya yang diletakan di meja dekat jendela berhamburan keluar.


"Eh,kertasnya duhh...."


"Mampus aku,pasti basah tu kertas"Ucok panik.


Ketika Ucok keluar dari asrama dan berniat mengambil kertas tugasnya yang terjatuh di gang sempit,alangkah terkejutnya ia karena melihat sesosok hitam yang sedang menghampirinya.


"Se....se.....SETAANN!!!!"Ucok menjerit ditengah dersnya air hujan yang jatuh.Ia mengira sesosok hitam itu adalah setan.Pupil matanya mengecil tanda terkejut,kakinya mati langkah karena terlalu panik.Siapakah psesosok hitam itu??


Monet


“Everything changes, even stone.”


“Segalanya berubah, bahkan batu sekalipun.”


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2