ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Ungkapan Perasaan


__ADS_3

Sampailah yuki di rumahnya, yuki segera berlari ke kamar nya dan mengunci pintu kamarnya. Yuki segera mengganti pakaiannya dan dia langsung berbaring di tempat tidurnya. Yuki pun yang baru berbaring sebentar langsung ingat akan surat yang di beri kan oleh kak orion.


"Ehhh iya tadi kan kak orion kasih aku surat gitu kan ya ? hemmm jadi penasaran deh isinya apa an ya ?" batin yuki sembari mengambil surat itu yang ada di tas nya.


"Emhh aku pengen buka, tapi deg degan. Kalau semisal ini bener surat cinta gimana ya ? yaudah lah coba di buka dulu dari pada penasaran." gumam yuki sambil mulai membuka amplop yang menutupi surat itu. Di ambil lah surat itu dari amplop yang sudah di buka oleh yuki. Dan mulai lah yuki membuka surat itu, dengan perasaan yang sungguh tak karuan dan mulai menjadi jadi. Di baca lah surat itu dalam hati, seketika yuki tersenyum lebar saat membacanya.


Isi surat dari kak orion :


"Hei cantik, aku dengar kamu suka kepada ku ya ? untuk memastikannya maka aku akan coba bertannya kepada mu lagi. Apa kah benar, kamu memiliki perasaan kepada ku ? apakah kamu mencintaiku dengan setulus hati mu ? kalau itu semua benar, aku akan menjawab semua perasaan yang selama ini kamu rasakan. Aku adalah seorang manusia yang biasa biasa saja, bahkan aku memiliki ke kurangan dalam diri ku. Aku tak bisa melihat, karena masalah yang ada pada diri ku ini aku jadi tak bisa melihat mu yang begitu cantik. Mungkin aku saat ini sedikit menyesali keadaan ku, tetapi tuhan berkata lain, aku saat ini sangat bersyukur karena bisa di pertemukan oleh mu. Nyatanya saat ini aku juga memiliki perasaan kepada mu, jadi apakah kamu mau selalu di samping ku untuk mendampingi ku selalu? tetapi jika kamu menolak ku saat ini, maka aku sangat lah sedih. Tetapi bukan berarti kalau kamu menolak pernyataan ini, kita menjadi jauhan bukan ? kita tetap akan menjadi teman kan ?


Kalau begitu aku tutup lembaran surat ini, ku tunggu jawaban mu besok di tempat perlombaan. Ku harap kamu bisa datang ke perlombaan itu dan menunggu ku. Terima kasih.


~salam ku, orion~ "


Yuki salah tingkah dan juga bingung, bagaimana dia harus menjawabnya ? sementara dia sendiri malu untuk mengungkapkan perasaan nya kepada kak orion.


"Tak ku sangka, ternyata benar kata mazako. Ini adalah surat cinta yang kak orion tulis kan bahkan yang paling tak ku duga adalah pernyataan cinta nya itu. Sekarang aku malah bingung harus jawab apa ya ? aku mau balas iya tapi aku malu, nanti aku jadi pacarnya kak orion dong ? nanti panggil nya sayang sayangan ngga ya ? huh pasti uwu banget. Tapi kalo aku malu dan ngga nyatain perasaan ku, terus aku gimana ? aku cuma bisa temenan doang dong sama kak orion, huhh aku bingung bangett sumpah deh ya.... gimana ini ya ? kalo aku ngga jujur, nanti malah aku sendiri yang kena karmanya dah. Nanti aku berarti ngga bisa panggil sayang sayangan dong sama kak orion." batin yuki yang terlihat kebingungan, tetapi penasaran yuki yang sudah memburu itu menjadi sangat senang.


"Haa, aku tanya ke mazako aja deh buat kasih aku sebuah pencerahan, sapa tau aku langsung bisa jawab ungkapannya kak orion kan, huh ngga dari tadi sih." yuki berkata dengan sangat gembira, yuki langsung mengambil hp nya dan langsung memotret kertas ungkapan cinta dari kak orion itu, untuk di berikannya kepada mazako.


Segera yuki mengirim foto itu kepada mazako dan langsung menyimpan surat itu di laci meja belajarnya. Yuki yang menunggu balasan dari mazako pun, langsung lompat lompat di kasur karena ia sangat senang.


"Yesss akhirnya, kak orionnnnn aku mencintai mu kak. Tunggu mazako membalas nya aku pasti akan menjawab mu." yuki berteriak teriak sambil meloncat loncat ke gembiraan. Pembantu yuki pun yang mendengar teriakan dari yuki menjadi kaget dan mencoba nengecek ke kamar yuki. Pembantu yuki mengetuk ngetuk pintu kamar yuki.


"Non ? non yuki ngga kenapa napa kan ? kok teriak teriak kenapa non ?" tanya pembantu yuki heran.


"Ngga kok bi, yuki ngga apa apa kok. Yuki cuma lagi seneng aja." Yuki menjadi malu dan segera turun dari kasurnya, yuki pun berlari ke arah pintu kamar dan membuka pintu itu, untuk mempersilah kan pembantu itu masuk.


"Masuk bi, aku mau tanya sesuatu." kata yuki dengan girang.


"Ohh iyq non, memangnya non yuki mau tanya apa sih ?" kata pembantu itu sedikit perasaan. Sesudah pembantu itu masuk ke kamar yuki, Yuki pun menutup pintu kamar nya dan tersenyum ramah kepada pembantu itu.

__ADS_1


"Jadi tu gini bi, aku mau tanya soal orang..... ya intinya cinta gitu lah bi." kata yuki dengan malu malu sambil menatap natapkan cari telunjuk nya yang kiri ke telunjuk yang kanan.


"Tanya tentang cinta ? cieee non yuki pasti suka sama orang kan, hayooo nanti di marahin sama mama nya non yuki lohh." goda pembantu yuki kepada yuki.


"Ya.... makannya bibi jangan bilang bilang dong sama mama, lagian kan yuki sekarang bukan anak kecil lagi, yuki aja bentar lagi umur 17 tahun. Kalau yuki di larang terus buat suka sama orang / cowo, terus yuki harus suka sama cewek gitu ? kalau ngga pacaran sama tembok gitu ? nanti yuki ngga bisa punya keturunan donggg. Terkadang tu pikirannya mama emang aneh sama lucu banget." jawab kesal yuki kepada mama nya yang sering ngelarang larang yuki buat ini lah itu lah.


"Iyaaa bibi ngga akan bilang kok sama nyonya. Asalkan non yuki janji sama bibi buat ngga berhubungan sama cowo yang ngga bener ya ? lagian kan mama non yuki kayak gitu juga demi kebaikan non yuki kan ? coba aja kalo non yuki pacaran dari kecil, pasti non yuki udah di cap sama orang orang kalau non yuki tu anak ngga bener kan ? dan juga nanti yang kena imbasnya bukan cuma non yuki aja, tetapi juga orang tua non yuki." jelas pembantu yuki kepada yuki.


"Iya bi aku juga ngerti." kata yuki merasa sedikit bersalah.


"Ohh iya tadi non yuki mau cerita apa ke saya ?" tanya pembantu yuki.


"Emhh gini loh bi.... jadi tu, ngg ini sih cuma mau tanya aja sih. Kalau semisalkan bibi di tembak sama orang yang bibi sukai maka apa yang bibi lakukan ? emm tapi itu posisinya bibi itu malu buat ungkapin perasaan nya bibi sendiri ke orang itu. Jadi, apa bibi mau nerima ungkapan cinta dari orang itu, atau malah bibi tolak karena malu ?" tanya yuki penuh harapan.


"Kalau bibi yang ada di posisi itu, maka bibi akan terima cinta nya. Kan kita saling suka maka kenapa ngga di terima aja. Kalau masalah malu sih belakangan aja, dari pada kitanya malah jadi nyesel kan ?" pendapat pembantu yuki membuat pipi yuki menjadi merah merona.


"Tapi, kalau kita nya ngga tau kalau dia beneran suka sama kita apa ngga gimana dong ? bibi nggak mau sakit hati kan ? nanti waktu kita udah terima malah dia nya ngga bener bener sayang sama kita gimana ?" tanya yuki bingung.


"Yah nanti kita dibilangin play gils gimana ? yuki ngga mau kayak gitu." kata yuki menolak pendapat pembantu nya dengan muka kesal.


"Ya kalau gitu non yuki mending lakuin pdkt dulu aja buat mengenal lebih jauh tentang orang itu." jawab singkat pembantu yuki dengan senyum yang lebar.


"Ha ? pdkt ? pdkt itu memang apa sih bi ?" tanya yuki penasaran. Pembantu yuki pun langsung tertawa saat mendengar perkataan nona nya itu.


"Pdkt itu pendekatan, kalau kebanyakan orang jaman sekarang sih pasti sebelum pacaran mereka pasti melakukan pendekatan dulu supaya saling mengenal satu sama lain. Ya kurang lebih pendekatan itu ngga usah lama lama, ya kayak jadi temen dulu untuk beberapa bulan terus baru berlanjut deh gitu non. Masa mau deket sama orang ngga tau pdkt itu apa ? kayak gitu bilang kalau udah dewasa, bibi sih ngga yakin kalo non yuki itu udah dewasa." jelas pembantu yuki sembari menyindir yuki.


"Ihhh bibi tu apaan sih, kan aku juga baru mau deket sekarang. Huh kesel deh aku, bukannya di dukung malah di hina." yuki pura pura ngambek karena merasa malu.


"Ohhh gitu ya ? yaudah semoga berhasil ya non." doa pembantu yuki.


"Iya bi makasih. Kalau bibi mau 9 yaudah keluar aja, tapi nanti ngga usah kesini lagi ya." usir yuki kepada pembantunya. Pembantu yuki pun jadi kaget saat mendengar kata kata majikannya itu, ia pun langsung membalas perkataan yuki tadi.

__ADS_1


"Iya non saya juga mau pergi, ngga di suruh juga saya bakal pergi juga kok, saya mah tau diri. Saya juga ngga bakal gangguin non yuki lagi deh... saya tau kok kalo non yuki pasti sekarang lagi berbunga bunga kan." lirik tajam pembantu yuki ke arah yuki, sekaligus menyindir yuki yang telah tega mengusirnya. Yuki yang mendengar kata kata dari pembantunya itu, langsung melihat pembantunya dengan wajah yuki menahan tawa. Pembantu yuki pun langsung keluar dari kamar yuki dan menutup pintu kamar yuki. Yuki yang di tinggal sendirian di kamar oleh pembantunya langsung tertawa terbahak bahak karena melihat kelakuan pembantunya itu.


Teringat dengan pesan yang dikirim oleh nya kepada mazako, yuki langsung mengambil hp nya dan melihat chat dari mazako yang sudah menunggu dari tadi.


"Sudah ku duga pasti kak orion memberikan surat itu kepada mu karena ingin mengungkapkan perasaannya. Ok sekarang fix kamu sudah berhasil menghapus kutukan jomblo di dunia ini. Ehhh tapi ngomong ngomong kamu ngapain deh ngirim foto itu ke aku ? mau pamer ke aku ya ? huh dasar yuki memang menyebalkan, mentang mentang aku sekarang masih jomblo." balas mazako di chat, yang membuat yuki jadi tertawa dan juga senang.


"Yaa aku sih niatnya ngga mau pamer sama kamu, aku cuma mau minta saran sama kamu aja. Aku tu sebenernya bingung banget mau aku terima apa ngga, soalnya kan aku malu banget buat nyatain perasaan ku sama kak orion. Jadi menurut kamu aku harus gimana nih ?" balas yuki yang sedang mengerutkan dahinya sambil memanyunkan bibirnya.


"Ya kalau menurut ku sih terima aja lah yuk, dari pada kamu malah kena kutukan jomblo akut, kan ngga enak jadinya.... trus nanti kamu pati nyesel banget kalau nolak kak orion. Kalau urusan malu ntar ntar aja lah yuk, sekarang kamu harus pepet kak orion terusss." kata mazako yang memberi saran kepada yuki, yang malah buat yuki jadi ilfil.


"Ihhh kamu tuh ya ngga tau malu banget sih. Kan kita pihak cewe jadi ya sekiranya jual mahal aja dulu." yuki membalas pesan dari mazako dengan sedikit malu.


"Yahhh udah deh terserah kamu, nihh kasi tau kamu. Kalau cowok udah di tolak sekali dia jadi susah buat di deketinnya yukiii, jadi mending kamu bilang iya aja. Kalau kamu memang ngga mau bilang iya sama kak orion mending aku aja yang bilang iya lah." yuki membalas dengan sedikit kesal, karena yuki yang minta saran malah ngotot sendiri kalo di bilangin.


"Ehhh kok kamu yang bilang iya sih kan kak orion nembaknya ke aku bukan ke kamu, uhh kok jadi ngerasa kalau kamu mau ngerebut jodoh ku sih. Ntar kalo kamu pacaran sama kak orion dan terus sayang sayangan aku terus gimana ? peluk pelukan sama tembok gitu ?" jawab yuki jengkel sekaligus cemburu melihat pesan dari mazako yang terlihat seperti mau merebut pasangan yuki.


"Yaudahh, makannya kalo kamu ngga mau aku gebet kak orion jangan di tolak dong kak orion nya, aku jamin deh aku ngga bakalan ganggu kalian pas lagi sayang sayangan. Walau aku jomblo aku bakal sabar kok ngeliatin kalian berduaan nantinya." kata mazako yang sedang meratapi hidupnya yang memiliki nasib jomblo (ya semoga aja ngga jomblo akut 😂).


"Yaudah deh, kalo gitu aku bakal ikutin saran mu, walau saran mu itu ngga buat aku jadi semangat. Tapi kamu bantuin aku dong waktu nanti, ya ..... pas aku nemuin kak orion kamu ikut aku ya... aku ngga mau sendirian." kata yuki pasrah.


"Asssiyaaapp, aku mah selalu setia sama kamu. Kamu nya aja tu yang kadang malah lupa kan sama aku, kalau aku kan teman setia untuk selama lamanya. Walau saat ini aku jomblo dan besok kamu ngga jomblo lagi, aku bakal setia kok di samping mu, yaaa itung itung kali kali aja lah aku jadi lalet di antara kalian. Beso beso kalau aku dah ngga betah lagi di sebelah mu, aku bakal cari temen baru kok tenang aja jangan khawatir sama aku." mazako yang membalas pesan dari yuki dengan senyum paksanya.


"Hehe jangan gitu kok kan kita temen selamanya ngga mungkin lah kamu jadi lalet di antara aku sama kak orion, paling juga jadi nyamuk yang bisa aku geprek saat aku berduaan sama kak orion wkwkwk." kata yuki mencoba menjahili mazako yang sepertinya tidak iklas dengan yuki yang akan pacaran sama kak orion.


"Heh... sudah ku duga kalau kamu itu memang jahat. Huh kalau gitu aku bakal cari teman baru aja babay teman lama." kata mazako yang sempat merajuk.


"Hehehe kan aku cuma mau godain kamu aja kok, jangan marah lahh." yuki pun tersenyum karena balasan mazako yang lucu itu.


"Huh yaudah lah, aku mau mandi dulu babay~" balas mazako singkat.


"Ohh iya deh aku juga mau mandi kok udah sore ternyata. Beneran ya kamu harus temenin aku besok, buat temuin kak orion dan nyatain perasaan ku." yuki memastikan.

__ADS_1


"Iya sayang kuhhhh." kata mazako gemas. Yuki pun yang saat itu melihat balasan dari mazako tersenyum.


__ADS_2