ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Rasa cinta


__ADS_3

Keesokan harinya


Yuki kali ini bangun tidur kesiangan, karena kemarin ia tidak bisa tidur dengan tenang karena memikirkan hal hal kemarin. Tepatnya yuki bangun pada pukul 6.20. Setelah yuki mengetahui bahwa dirinya bangun kesiangan, Segera lah dia bergegas mandi dan berpakaian. Yuki kali ini jalan lebih lambat di karenakan luka yang kemarin, luka itu menjadi biru lebam dan kaki nya pun juga jadi sedikit kaku.


Kali ini yuki berangkat sekolah di antar dengan supir, sebab mama nya tak lagi mengijinkan yuki menggunakan sepeda lagi. Yuki menurut saja dengan mama nya entah mungkin karena kemarin malam yuki habis habisan kena marah oleh mama nya, karena kecelakan yang menimpa yuki kemarin.


#flasback on


Setelah beberapa jam yuki di kamar, mama nya akhirnya datang. Mama nya memanggil yuki tetapi tak ada sautan sama sekali, lalu mama nya pun berinisiatif untuk pergi melihat ke kamar yuki. Yuki terkejut ketika tiba tiba suara mama nya terdengar dekat disebelahnya.


"Yukiiii, dari tadi mama panggil panggil malah ngga nyaut. Ternyata malah lagi senyum senyum sendiri, lama lama mama kasih kamu ke rumah sakit jiwa baru tau kamu." muka mama nya terlihat kesal, duduk lah mama yuki di sebelah yuki dan menepuk kaki yuki yang ditutupi oleh selimut.


"Aggggrrhhh, mama bisa ngga sih gak usah nepuk kaki yuki. Sakit tau maaaa." kata yuki kesal.


"Loh kan mama cuma nepuk pelan aja sih, kok sampai sakit banget.Lama lama lebay deh kamu." kata mama yuki dengan wajah heran. Segera lah yuki bangkit dari tidur nya dan membuka selimut yang menutupi kakinya itu.

__ADS_1


"Lohhhhh kenapa itu yukiiii ?" tanya mama yuki panik.


"Aku habis kecelakaan, tadi aku naik sepedanya ngga fokus jadi keserempet sama truk" jawab yuki dengan santai tanpa merasa bersalah.


"Yaaammpunn yukiiii, kan dari dulu mama dah bilang buat nyuruh kamu dianter sama supir aja, kenapa sih kamu gak pernah nurut sama mama. Kalau kamu sekarang kayak gini gimana ? siapa yang susah? kamu sendiri kan. Mulai besok kamu harus dianter sama supir aja tiap hari. Mama gak mau tau, suka ngga suka kamu harus nurut sama mama kali ini." mama yuki berkata dengan nada sedikit tinggi dan langsung keluar dari kamar yuki. Yuki pun yang mendengar mama nya berkata seperti itu karena marah dan juga khawatir kepada nya, membuat yuki prihatin dan dia berjanji akan menuruti kata kata mamanya.


#flasback off


Bahkan yuki kali ini turun tangga harus di papah dengan pembantunya, sampai masuk ke mobil saja juga harus di bantu.


Sesampainya di depan sekolah, supir yuki langsung turun dan membuka pintu tempat duduk yuki. Supir itu segera membantu yuki untuk memapah nya masuk ke dalam kelasnya. Baru 3 langkah menuju ke gerbang, tak disangka kak orion yang berpapasan dengan yuki menawarkan bantuan kepada yuki. (tepatnya kak orion ada di belakang kiri yuki )


Langsung yuki melihat ke arah suara itu terdengar. Berdetak lah jantung yuku seperti biasa nya.


"I...iy..iyaaa ?" jawab yuki gugup.

__ADS_1


Maju lah kak orion ke sebelah yuki dan berkata.


"Kamu bisa jalan ? aku bantu kamu jalan ke kelas boleh ?" tanya kak orion setengah melihat ke yuki.


"Ehhh ngga usah aku dah ada yang anter kok nih ada supir aku di sebelah lagi mapah aku." jawab yuku sungkan.


"Tapi non, kata nyonya saya harus langsung pulang, nyonya hari ini kan mau pergi. Lebih baik saya pulang sekarang aja ya non nanti takutnya nyonya terlambat pergi nya." kata supir itu memberi alasan supaya kak orion dapat mengantar yuki.


"Ehh tapi pak, saya kan belom sampai di kelas. Gimana sih pak, nanti kalo saya telat trus saya harus gimana pak ? kan saya jalan nya lama, ini aja udah jam 6.45. Nanti kalo saya jalan sendiri trus jatoh gimana pak ? udah pak bantuin saya aja." alasan yuki supaya tidak dibantu oleh kak orion.


"Iyaaa itu tadi kan mas mas nya mau bantu, jadi yaudah ya non saya mending pulang aja. Oya non kata leluhur itu kalo menolak rezeki nanti dosa loh... emang non mau kena dosa ? itu mumpung ada yang mau bantuin loh non, dari pada telat kan." kata supir yuki membalas perkataan yuki.


"Ngga apa apa kok, aku bantu kamu buat jalan ke kelas ya ?" kak orion menyaut dengan khas senyum nya yang manis itu. Yuki melihat ke arah kak orion, dan ke arah supir nya dengan bergantian.


Supir yuki itu pun melihat yuki dan mengangguk angguk yang bertanda bahwa supir itu tidak menolak jika yuki di papah dengan kak orion. Dan supir itu tiba tiba menyerahkan yuki ke kak orion, kak orion pun dengan senang hati memapah yuki. Di hati yuki, yuki berkata " Jangan..... jangan berikan aku ke dia, aku ngga mauuuu aku ngga biasaa. Huweee tolonggg aku tuhaaannn. Dasar supir ngga tau diri untung kamu bukan aku yang gaji, kalau aku yang gaji kamu dah aku buang ke rawa yang ada buaya nya. Huh tapi sekarang aku jadi ngga bisa berkutik apa pun 😯" dengan ekspresi yang masam yuki yang hanya bisa dipapah itu hanya pasrah saja. Kak orion memapah yuki dengan posisi memapah, tangan kak orion yang sebelah kanan memegang tongkat raba nya dan tangan kirinya melingkar di bagian tengah punggung yuki. Begitu juga dengan yuki, tangan kanan nya merangkul leher kak orion, karena yuki hanya seleher nya kak orion maka dia agak susah merangkulnya. Kak orion pun berjalan dengan hati hati dan juga pelan pelan, menyesuaikan tempo jalan nya yuki. Dengan begitu pun yuki dapat berjalan dengan mudah.

__ADS_1


Yuki sangat malu sekali, bagaimana dia tidak malu ? semua orang saja sudah melihat yuki, saat itu juga yuki menjadi pusat perhatian sekolah. Bahkan kemungkinan yuki akan di musuhin banyak anak perempuan di sekolah itu, terutama untuk perempuan yang sangat nge fans banget sama kak orion. Banyak muka muka yang ganas menatap ke arah yuki, yuki pun kala itu cuma hanya menunduk dan diam. Sampai di kelas, yuki terus jadi pusat perhatian. Untung saja sehabis mengantar yuki, kak orion langsung pergi dari kelas yuki. Tetapi yuki terus salah tingkah, apalagi saat kak orion membisik kan ke telinga yuki.


"Nanti aku kesini lagi, nanti kita makan bareng aja yuk. Owhh ya sekalian sebagai bimbingan ku ke kamu." kata kak orion terngiang ngiang di telinga yuki. Yuki pun langsung menutup wajah nya dengan menaruh muka nya di atas meja dan melipat kedua tangan nya.


__ADS_2