ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Berjumpa untuk pertama kalinya


__ADS_3

Hari pertama masuk sekolah, jam pulang sekolah ku sangat cepat. Pelajaran yang dimulai hanya sekedar perkenalan diri, pengangkatan jabatan untuk pengurus kelas dan juga mengenal lebih dalam tentang pelejaran yang dituju. Karena ini adalah sekolah internasional maka dari itu aku tak perlu bersusah payah untuk berbahasa jepang. Ketika giliran ku maju untuk perkenalan aku sangat gugup, banyak sekali yang melihat ku. Ya, perasaan ku seperti tadi saat aku masuk keruang kelas ini, lagi lagi aku menjadi pusat perhatian kelas ini. Banyak diantara merema yang berbisik bisik saat aku sedang memperkenalkan diri. Entah apa yang mereka katakan, tapi aku yakin pasti mereka sedang membicarakan ku.


Beberapa selang waktu telah berlalu, akhirnya bel istirahat berbunyi. Karena aku menunggu mazako yang telah berjanji akan kekelasku, aku sedikit berbincang bincang dengan koriko


"Koriko kamu tidak ke kantin" tanya ku sambil melihat koriko yang sedang sibuk membaca novel.


"Tidak, hari ini aku akan menuntaskan membaca novel ini dahulu" jawab koriko sambil melihat ke arah ku


"Owhh memangnya kamu tidak lapar ya ?"


"Tidak kok" jawab koriko yang saat ini masih fokus membaca novel itu.

__ADS_1


"Emmhh, aku boleh tanyak ngga ?" tanya ku ragu ragu.


"Tanya saja, mungkin aku bisa menjawab pertannyaan mu." jawabnya sambil tersenyum ke arah ku.


"Tadi aku lihat mereka bisik bisik saat aku maju ked depan tadi, apakah kamu tau apa yang di bicakan mereka ? aku merasa sepertinya mereka membicarakan aku deh." kata ku yang kebingungan akan sikap teman teman baru ku.


"Owh itu, mereka memang membicarakan kamu dari tadi. Tapi tenang saja mereka ngga bilang aneh aneh kok tentang kamu, mereka cuma bicarain parfum mu aja." penjelasan koriko akan peristiwa yang ku tanyakan tadi.


"Ha.... parfum ku ? memang ada apa dengan parfum ku kenapa mereka sampai seperti itu." tanya ku sontak kaget dan heran.


"Owhh jadi begitu.... memang sih aku suka sekali sama buble gum. Jadi apa pun yang mungkin bersangkutan dengan buble gum aku pasti menyukainya" jawab ku dengan senang.

__ADS_1


Tak berapa lama aku berbincang bicang dengan koriko, mazako yang dari tadi aku tunggu akhirnya datang juga. Tapi entah kenapa aku takut akan kehadiran mazako dengan senyumnya yang begitu jahat dan tangan yang sedang membawa sesuatu. Awalnya memang aku tidak tau apa yang dibawa mazako itu, tetapi setelah mazako melangkah sedikit mendekatiku aku baru menyadarinya bahwa yang dibawa nya adalah serangga yang bernama belalang. Seketika aku ketakutan dan terpojok di bangku ku karena aku memiliki phobia dengan dengan serangga, mazako yang sudah hampir dekat dengan ku pun mulai menakuti ku. Seketika aku langsung berdiri dari bangku dan menghindar dari mazako.


Aku berlari menjauhi mazako, begitu pun mazako dia berlari mengejar ku. Kami saling kejar kejar an, sangking ketakutannya aku selalu melihat kebelakang untuk memastikan bahwa mazako jauh dari ku. Ketika aku menengok ke belakang lagi untuk memastikan meberadaan mazako tiba tiba......


Brukk


Tak sengaja aku menabrak lelaki yang sedang berjalan didepan ku. Laki laki itu adalah kakak kelasku ia bernama orion, dia adalah salah satu murid yang terkenal di sekolah ini. Hampir keseluruhan orang yang ada disekolah ini mengenal dia, bahkan angkatan ku saja tau dia. Dia terkenal akan kedinginannya dan dia adalah orang yang tidak suka keramaian atau bisa di bilang introvert. Dan aku sendiri tak akan heran juga kalau angkatan ku juga mengetahuinya. Wajar sekali sih dia bisa terkenal, fotonya saja juga di pajang di loby sekolah karena dia adalah salah satu murid yang pandai selain itu dia juga sangat menawan, tampan, manis, dan terlihat bercahaya. Tentu saja berchaya karena namanya saja orion yang berarti rasi bintang, tapi sayangnya dia buta.


Kami terjatuh dengan posisi berhadapan. Dan segeralah aku berdiri dan aku mengulurkan tangan ku untuk menolong dia dan tak lupa juga aku berkata maaf karena telah menabraknya. Saat aku menolong nya dia malah mengacuhkan ku tak memerdulikannya dengan sigap dia langsung berdiri. Segeralah aku mengambil tongkat raba nya dan memberikannya ke kak orion. Dia segera mengambil tongkatnya itu dan langsung lah aku berbalik badan untuk kekelas. Dan aku juga sudah lupa akan kejaran mazako sebelumnya tetapi setelah aku berabalik badan, ternyata mazako sudah mulai mendekatiku.


Aku sangat kaget dan takut saat itu, aku terpojok + terpaku saat itu. Kurang beberapa langkah lagi mazako sudah bisa menghampiriku. Segelah aku berbalik badan ke arah kak orion yang sedari tadi masih berdiri di belakang ku dan tanpa aku sadari spontan aku memeluk kak orion dengan erat dan terus berteriak teriak. Kak orion pun juga sempat terkejut dan terdiam, tetapi dia tak menolak pelukan ku. Mazako sudah tepat dibelakang ku dan dia trus menakutiku. Mazako akhirnya pindah posisi ke sebelah ku supaya aku tambah takut.

__ADS_1


Aku tak menyangka bahwa kak orion ternyata malah balik memeluk ku dengan kepalanya yang sedang mengadah diatas kepalaku. Tiba tiba suasana di tempat itu menjadi hening dan senyap, dan aku juga tidak mendengar suara mazako lagi. Aku menoleh ke arah mazako dan aku melihat dia tersenyum senyum sendiri. Dan dia tiba tiba berkata "Waa kawaiii" dan melempar belalang itu ke atas, aku seketika langsung kaget dan menyadari bahwa kak orion sedang memeluk ku. Sesegera mungkin aku mendorong badan kak orion supaya menjauh dari badan ku. Setelahnya aku menjauh dari kak orion dan berkata maaf untuk kedua kalinya. Langsung aku segera berpaling dari hadapan kak orion dan berlari meninggalkan mazako dan kak orion, dan mazako dengan cepat langsung mengikutiku berlari untuk mengejar ku.


Aku terus berlari dan berhenti di lapangan basket sekolah. Dan aku langsung duduk di bangku yang ada di lapangan itu. Mazako yang dari tadi mengejar juga ikutan duduk di sebelah ku dan tertawa tawa kecil. Aku yang malu akan kejadian barusan, langsung merona lah pipiku dan menjadi salah tingkah. Mazako yang melihatnya saja juga ikut ikutan geli dengan tingkah ku itu. Dia menertawakan ku dan malah heboh sendiri. Dan aku mencoba untuk menenangkan perasaan ku saat itu supaya saat masuk kelas nanti tidak ada yang curiga dengan ku. Aku dan mazako kembali ke kelas karena bentar lagi bel akan berbunyi.


__ADS_2