ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Detak jantung yang memburu


__ADS_3

Pelajaran hari ini sudah selesai semua dan waktunya untuk pulang. Aku segera mengemasi barang barang ku. Tetapi karena aku adalah orang asing (bukan dari jepang)maka dari itu aku harus daftar ulang lagi.


Setelah beberapa saat aku memberesi barang barang ku. Tiba tiba mazako datang kekelas ku dan mengagetkan ku dari belakang tetapi aku tak kaget sama sekali. Mazako yang tak berhasil mengagetkan ku itu mukanya berubah menjadi kesal. Melihat wajah nya seperti itu aku jadi tertawa pelan. Dan segera lah aku beritahu mazako kalau aku tidak bisa pulang bersama nya hari ini.


"Mazako, maaf aku hari ini tidak bisa pulang bersama mu dahulu" kata ku sambil mengambil tas ku dan menggendongnya.


"Kenapa? hari ini kamu harus daftar ulang lagi ya ?" kata mazako dengan muka masam.


"iya nih aku harus daftar ulang lagi dan hari ini hari terakhir. Maunya sih aku juga daftar ulang besok aja, tapi ya mau gimana lagi kepala sekolah nya sibuk banget dan udah nyempetin waktu hari ini buat aku. Kan kalo ngga nepatin kasian juga kepala sekolahnya." jelas ku kepada mazako.


"Ohhh yaudah deh ngga papa kita bisa pulang bareng kapan kapan aja. Kalo gitu aku boleh ngga nganterin kamu buat daftar ulang ?" tanya mazako dengan muka yang sangat bahagia.


"Boleh aja, silahkan kalau kamu mau." jawab ku sambil tersenyum kearah mazako.


"Oke."


Kami berjalan menuju ke ruang kepala sekolah. Sesampainya di ruang kepala sekolah mazako pamit dengan ku.


"Yuki,aku anter kamu sampai sini aja ya.... aku ngga usah nganter kamu sampai dalem kan ? aku ngga bisa lama lama nih takutnya dicariin mama ku." jelas mazako kepada ku.


"Iya ngga papa kok, lagian kan aku juga ngga pernah nyuruh kamu buat buat anterin aku juga kok. Bukannya tadi kamu sendiri kan yang bilang nya mau anterin aku." jawab ku sedikit menyindir mazako.


"Hehehe iya sih, tapi ngga usah kayak gitu juga dong jawabnya." jawab mazako sedikit malu malu. Melihat tingkah nya yang seperti itu aku jadi geli dan sedikit tertawa kecil.

__ADS_1


"Yaudah ya yuki, kalau gitu aku pulang dulu. Dahhh yuki...." mazako melambaikan tangan nya ke arah ku dan pergi.


"Dahhh hati hati" jawab ku


Segera aku ketuk pintu ruangan kepala sekolah.


Tok tok tok


Aku membuka pintu ruangan itu dan aku melangkah kan kaki ku untuk masuk kedalam. Kepala sekolah sudah menunggu ku dan dia menyuruh ku duduk di kursi yang berada tepat didepan mejanya. Segera aku duduk ke kursi itu berada, kepala sekolah itu menyodorkan selembar kertas putih yaitu sebuah formulir dan menyuruh ku untuk mengisinya untuk melengkapi data data yang kurang.


Hampir selesai aku mengusi data tiba tiba ada seseorang yang sedang mengetuk pintu ruangan kepala sekolah.


Tok tok tok


"Orion bisakah kamu membantu saya untuk memandu anak asing baru dari indonesia ini, hanya selama satu tahun saja kok ? (menunjuk kearah ku) itu orangnya ada di sebelah mu jika kamu mau mengenalnya." kepala sekolah itu berbicara dan melihat ke arah kak orion.


"Baik saya akan memandunya" kata kak orion sambil menoleh ke arah ku. Jantung ku saat itu berdebar sangat kencangnya membuat ku jadi sulit mengatur nafas. Selesai aku mengisi semua data datanya, kuberikan formulir itu ke kepala sekolah itu sambil sedikit menoleh ke kak orion yang daru tadi berdiri di sebelah ku. Segera aku berpamitan pulang kepada kepala sekolah dan segera keluar dari ruangan bersama kak orion yang sudah selesai berbicara dengan kepala sekolah.


Keluarlah aku dengan kak orion dari ruangan, kak orion menutup pintu ruangan. Segera lah aku menghindari kak orion tetapi tiba tiba kak orion memegang tangan ku. Kaget lah aku, jantung ku yang tadinya berdetak dengan kencangnya tiba tiba sudah hampir copot. Segera aku melepas genggaman tangan kak orion dan mencoba pergi. Tapi kak orion malah berkata


"Hei, siapa nama mu ?" tanya kak orion melihat ke arah ku. Dengan malu malu aku melihat wajahnya dan berkata.


"Nama ku yuki mirei, panggil aku yuki saja." kata ku dengan suara yang pelan.

__ADS_1


"Owhh, kalau aku panggil kamu gummy boleh?" tanya nya memastikan.


"Emmm gummy ? kenapa gummy ?" tanya ku heran.


"karena kamu memiliki wangi yang khas akan buble gum." jawab nya sambil tersenyum


"owhh gitu ya ? ya sudah terserah saja."


jawab ku. Karena rasa malu yang tak tertahan dan tercampur dengan detak jantung ku yang berdebar ngga karuan ini aku langsung meninggal kan nya.


"Owhh iya nama ku orion." kata kak orion yang tak menyadari bahwa aku sudah pergi. Kak orion pun terlihat kebingugan karena tidak ada respon dari ku. Kak orion memastikan bahwa aku memang sudah pergi dengan menggerakan tongkatnya ke arah ku berdiri tadi. Setelah kak orion tahu bahwa aku sudah pergi dia juga segera pergi.


Aku lari sekencang kencangnya dan mengambil sepeda ku dari tempat parkir dan menggoesnya pergi dari sekolah. Diperjalanan pulang aku jadi tidak fokus, aku masih terngiang ngiang dengan kejadian tadi.


"Haduhhh kenapa sih aku emang ada yang salah ya sama aku sampe sampe hari ini aku sial banget ? tadi waktu istirahat meluk kak orion sekarang pulang sekolah kak orion megang tangan ku. Haduhh jantung ku jadi ngga karuan gini lagi, kenapa sih harus ketemu sama kak orion ? huh nyebelin banget sih." batin yuki sambil ngomel ngomel. Ke tidak fokusan yuki dalam membawa kepada malah membuat nya jadi celaka. Saat melewati jalan tikungan yang mengarah ke rumahnya, tiba tiba ada mobil yang kehilangan kendali dan menikung terlalu dalam.


Tin tin tin.....


mobil itu terus mengelakson, tetapi yuki tidak mendengar klakson mobil itu. Yuki tetap melaju, dan mobil itu juga melaju dengan cepat. Yang dipikirannya yuki hanyalah kejadian tadi dan kata kata kak orion. Dan seketika mobil itu sudah mendekat ke arah yuki tiba tiba.


Brukkk


Yuki terserempet mobil itu, yuki terjatuh dan sedikit terseret mobil itu. Kulit halus yuki tergores dan berdarah. Yuki meringis ke sakitan dan tak ada orang yang menolong yuki sama sekali karena di jalan itu sepi sekali.

__ADS_1


__ADS_2