ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Kehadirannya....


__ADS_3

#skip


5 tahun telah berlalu.


Hari demi hari yuki dan mazako telah lewati, mereka juga telah lulus sarjana 1 di universitas waseda. Mereka berdua pun telah menjadi dokter tetap di rumah sakit ION STAR itu. Kini mereka tak lagi melanjutkan kuliah mereka, karena mereka saat ini hanya ingin fokus terhadap pekerjaan yang sedang ia tekuni.


Hari ini adalah hari yang begitu penting untuk mereka berdua. Entah mengapa, hari ini yuki dan juga mazako di suruh untuk berangkat lebih awal dari hari biasanya. Ya... sepertinya ini adalah hari yang bagus untuk yuki dan juga mazako. Yuki yang jadi penasaran sejak kemarin malam, ia jadi tak bisa tidur sama sekali dan terpaksa yuki harus berangkat kerja dengan keadaan yang sedikit mengantuk.


"Huh, aku ngantuk banget deh mana berangkatnya harus sepagi ini lagi. Harusnya tu kita berangkat jam 8 bukannya jam setengah 7 kayak gini." kata yuki kesal, yuki pun memejamkan matanya dan bersandar di kursi mobil.


"Itu mah salah kamu sendiri, kamu sendiri sih yang ngga mau tidur dari semalam." kata mazako yang fokus menyetir mobilnya.


"Lah kok gara gara aku sih ? ya harusnya tu gara gara informasi ini lah. Gara gara info ini, aku jadi penasaran kan ? dan jadinya malah ngga bisa tidur." kata yuki kesal.


"Lahh.... ya tetep salah kamu lah. Emangnya ada yang nyuruh kamu buat penasaran ? kan ngga ada, ya jadi salah kamu tu yang suka nya penasaran sama segalanya." mazako membalikkan kata kata yuki.


"Ya habis infonya misterius sih ya ? aku jadi penasaran deh, coba aja kalau infonya ngga misterius pasti aku ngga akan penasaran." kata yuki mengelak kata kata mazako.


"Yaudah lah yuk, terserah kamu aja. Suka suka kamu, kamu mah memang ngga mau di salahin." jawab mazako datar sambil menyindir yuki. Yuki pun langsung membuka matanya dan melirik tajam ke arah mazako, tetapi mazako mengacuhkannya. Yuki yang di acuhkan oleh mazako, langsung membuang arah pandangannya ke kaca mobil yang ada di sebelahnya. yuki pun langsung menempel kan muka nya ke kaca itu, karena ia ingin meyakinkan pengelihatannya bahwa yang ia lihat barusan di mobil sebelahnya itu memang lah kak orion. Mazako pun yang melihat tingkah laku yuki langsung heran.


"Kamu ngapain sih yuk ? kamu mau bersihin kaca mobilnya pake muka mu ? jangan deh, nanti orang orang yang ada di luar ketakutan sama muka mu yang ngeselin itu. Udah sana minggirin muka mu dari situ." kata mazako sambil menepuk pundak yuki dan ia langsung memegang setirnya kembali sesaat lampu lalu lintas itu berubah menjadi hijau, mazako pun langsung menjalankan mobilnya kembali. Yuki pun tak menggubris mazako, ia masih saja menempelkan wajah nya di kaca itu dan tetap melihat ke arah mobil itu berada. Setelah mobil itu berjalan bersimpangan dengan mobil mazako, yuki pun langsung kembali duduk seperti semula.

__ADS_1


"Yuk kamu tuh kenapa sih tadi ?" tanya mazako bingung.


"Ngga apa apa kok, kepo kamu mah." kata yuki merahasiakan yang di lihatnya tadi.


"Ihhh kamu tuh ya kalau sama aku pasti mainnya rahasia rahasiaan. Kasih tahu ngga." kata yuki sambil merajuk.


"Nanti aja lah kalo dah pulang kerja, lagian juga bentar lagi kan kita sampai ke tempat kerja. Ngga baik di tempat kerja ngerumpi." kata yuki santai.


"Ya makannya kamu kasih tau aku sekarang dong..." kata mazako mendesak yuki.


"Ihha di bilangin nanti aja, ceritanya tuh panjanggggg bangetttt." kata yuki sambil menggerakkan (meregangkan) tangannya ke samping, sampai mengenai kepala mazako yang sedang fokus menyetir itu.(yuki merenggangkan tangannya kesamping untuk menandakan bahwa ceritanya emang panjang).


"Ihh yuki.... ganggu orang lagi fokus nyetir aja sih. Iya iya ceritanya nanti aja kok." kata mazako sambil menepis tangan yuki yang mengenai kepalanya.


Sampai lah yuki dan mazako di rumah sakit ION STAR. Mereka turun dari mobil dan masuk ke gedung itu, mereka langsung mengisi absen kehadiran. Setelah mengisi absen kehadiran, mazako langsung menarik tangan yuki untuk pergi ke arah gerubulan yang ada di ruangan perkumpulan. Mereka langsung berjalan ke sana dan mencari tahu ada apa di sana. Ternyata kepala rumah sakit itu, sedang mengumumkan tata cara penyambutan presidir baru untuk nanti.


Isi pengumuman tata cara pemyambutan presidir baru :


"Selamat pagi semuanya, saya di sini akan memberi tahu kalian kenapa hari ini kita harus masuk pagi pagi sekali. Jadi untuk menghormati presidir baru kita, maka kita harus menyambutnya dengan baik. Penyambutan presidir secara baik, sudah kita laksanakan untuk langkah pertama yaitu berangkat pagi pagi. Dan untuk langkah selanjutnya, kita bisa berbaris secara rapi di depan pintu masuk dan jangan lupa saat presidir datang, ucapkan selamat kepada presidir baru kita. Nanti saya akan menemani presidir baru kita untuk berkeliling supaya ia dapat mengenal tempat tempat di rumah sakit ini. Sekian pengumuman ini, terima kasih. Silahkan kalian semua segera berbaris dengan rapi sebentar lagi presidir kita akan datang."


Mazako pun mengajak yuki untuk berbaris di barisan paling belakang saja dan mereka langsung berbaris rapi. Beberapa menit telah berlalu, presidir baru itu pun akhirnya datang juga. Semua orang sudah bersiap siap, termaksud yuki dan mazako yang sedari tadi sudah siap. Presidir baru itu pun langsung masuk ke gedung itu dan membuat yuki pun yang melihat presidir itu langsung kaget dan tubuhnya memaku.

__ADS_1


"Haduhh kok presidir nya malah kak orion sih ? kenapa sih ya harus ketemu sama kak orion lagi ? barusan aja tadi aku metemu kam orion." batin yuki gugup. Presidir baru itu yang ternyata kak orion, membuat mazako juga terkejut. Kak orion pun langsung berjalan dengan santainya, sampainya kak orion di depan yuki, kak orion langsung berhenti dan ia tersenyum sesaat setelah ia mencium bau parfum buble gum yang khas banget sama si yuki. Kak orion langsung melirik ke arah yuki yang sedari tadi melihatnya, tak lama sesudah kak orion melirik yuki, ia langsung jalan kembali. Yuki pun menjadi deg degan dan ia langsung terdiam sesaat, tetapi tak lama ia berdiam diri tiba tiba mazako menyegolnya. Yuki pun tersadar kembali dari lamunannya itu.


"Eh yuk, kok kak orion bisa jadi presidir sih di sini ? memang sih dia pinter, tapi kan dia ngga ada hubungan darah sama pemilik rumah sakit ini, soalnya aku denger denger kalau yang bisa jadi presidir di sini itu cuma orang yang ada keturunan atau punya hubungan darah sama pemilik rumah sakit ini." kata mazako bingung.


"Aku ngga tau sih, mungkin aja dia ada hubungan darah sama pemilik rumah sakit ini." kata yuki sambil jalan ke arah ruangannya. Mazako pun juga ikutan jalan untuk kembali ke ruangannya bersama yuki.


"Ehh yuk, tapi kak orion sekarang tambah ganteng ya kan ?" kata mazako menggoda yuki. Yuki langsung tersenyum penuh asmara dan pipinya pun memerah.


"Mungkin aja sih, menurut ku ngga juga sih." kata yuki mempercepat jalannya. Mazako pun langsung menahan tawanya.


Sesampainya yuki di ruangannya, ia langsung duduk di kursi nya dan ia langsung mengerjakan tugas tugasnya. Sedangkan kak orion yang sedang jalan jalan itu pun langsung berhenti di depan ruangan yuki, ia berhenti setelah melihat yuki yang sedang fokus dengan kerjaannya. Kak orion terus saja melihat ke ruangan yuki, untuk melihat keseriusan yuki. Lama kelamaan yuki menjadi tidak nyaman dan ia merasa bahwa ada orang yang sedang ngelihatin dia. Yuki langsung berhenti mengerjakan tugas nya dan langsung melihat ke pintu ruangannya, ia mendapati kak orion yang sedang tersenyum melihatnya di depan pintu ruangannya itu. Yuki pun langsung membuang arah pandang wajahnya ke tugas tugasnya, ia langsung mengerjakan lagi tugas tugasnya dan tak menggubris kehadirannya kak orion. Kak orion langsung lah pergi dari depan pintu ruangan yuki, ia sudah sangat puas melihat yuki.


Selesai seluruh pekerjaan yuki dan mazako, mereka langsunglah pulang dan segera bersih bersih diri. Yuki yang sudah membersihkan diri langsung membuka instagram. Yuki kesal sesaat setelah melihat instanstory koriko yang berisi foto foto mesranya dengan kak orion, bahkan ia memberi sebuah caption "Sayang..... kapan seperti ini lagi ? aku rindu kamu, ohh tunanggan ku." seketika yuki langsung melempar hp nya dan ia langsung tengkurap sambil meneteskan air matanya. Mazako yang mendengar suara tangisan yuki, langsung lah ia menenangkan yuki.


"Yuki, kamu kenapa ? kamu kalau ada masalh bilang dong sama aku, jangan di pendam sendiri." kata mazako khawatir dengan yuki.


"Tau lah, liat aja story nya koriko." kata yuki kesal. Mazako pun yang sudah melihat story nya koriko langsung memberi semangat kepada yuki.


"Jangan mudah menyerah dong yuk, kan kamu dah janji sama aku buat ngga sedih lagi." kata mazako membuat yuki tidak jadi sedih lagi.


"Iya, aku janji kok ngga akan sedih lagi." kata yuki sambil mengusap air matanya.

__ADS_1


"Ok deh kalo gitu, kamu tadi janji kan sama aku buat cerita tentang kelakuan mu tadi di mobil." kata mazako mengingatkan Yuki. Yuki pun akhirnya langsung menceritakan semua nya kepada mazako. Mazako pun juga mengerti keadaan yuki saat ini, ia memilih untuk tetap menenangkan yuki.


"Yaudah yuk, besok kamu mending tanya aja sama kak orion nya langsung. Coba suruh kak orion jelasin semuanya dan kali ini kamu jangan gegabah buat bikin keputusan ya ?" kata mazako memberi solusi kepada yuki. Yuki pun yang sempat jengkel dan patah hati, langsung kembali lagi menjadi seperti semulanya. Suasana hati yuki tak lagi buruk, melainkan menjadi tenang, karena ia telah curhat tentang keluh kesahnya kepada mazako yang memang setia dengan yuki.


__ADS_2