ORION Dan YUKI

ORION Dan YUKI
Godaan melanda


__ADS_3

Jam pelajaran telah selesai


Yuki sangat senang akhirnya jam pelajaran selesai dia segera membereskan barang barang nya. Beberapa menit yuki memberes kan barang barang nya, yuki pun menunggu kedatangan mazako di kelas tetapi sudah 10 menit yuki menunggu mazako tak kunjung datang juga. Terbesit lah suatu pikiran di hati yuki.


"Waduhhh udah jam segini, aku dah nunggu 10 menit tapi kok mazako ngga dateng juga ya ? kalo mazako ngga dateng aku pulang nya gimana nih ? aku jalan sambil angkat 1 kaki gitu hihh mazako aku membutuh kan mu..." batin yuki sembari ia mengkhayal jika ia pulang sambil mengangkat 1 kaki.


Yuki pun saat itu sangat sangat menakutkan jika mazako tidak datang menemui nya dikelas. Karena yang paling yuki takut kan sekarang adalah tidak bisa pulang, bagaimana pun tak mungkin yuki mengharapkan kak orion datang. Di dalam kelas ia terus menunggu dan menunggu, akhirnya yang yuki tunggu dari tadi pun sudah datang tetapi yuki pun sempat terkejut dengan kehadirannya mazako karena mazako datang dengan kak orion. Yuki tersenyum malu dan segera menggendong tas nya, saat melihat kak orion yang siap memapah yuki, yuki melihat ke arah mazako.


"Sana peluk kak orion nya jangan sampe lepas ya nanti kamu jatoh loh...." goda mazako kepada yuki, yuki yang mendengar perkataannya mazako itu pun langsung memerah mukanya. Dan mazako membantu yuki berdiri dari kursi dan kak orion pun langsung memapah yuki. Mazako yang melihat keduanya yang sangat sangat romantis itu nenjadi baper.


"Emhh aku mau tanya deh, kok kak orion kayak nya perhatian banget sih sama yuki.... kalian memang ada hubungan apa ?" tanya mazako penasaran.


"Memang nya kenapa? ada yang salah jika seseorang menolong sesama? bukan nya hal itu kan baik." jawab kak orion dengan wajah yang santuyy.


"Emmm tidak sih tapi heemm anehh" kata mazako sambil melihat menyelidik ke arah yuki dan ke arah kak orion.


"Kenapa sih kamu kepo bangett ?" tanya yuki dengan nada nya yang pelan.


"Ngga papa sih.... cuman meragukan saja. Hehehe." mazako menjawab sambil jalan mendahului kak orion dan yuki.


Di pertengahan jalan, mazako membalik kan badan nya melihat ke arah yuki dan dia berteriak.


"Yukiiii kamu cocok deh sama kak orion pacaran aja...." mazako tersenyum bahagia tetapi tidak dengan yuki yang malu akan perkataannya mazako. Yuki melotot kan mata nya dan melihat ke arah mazako, mazako yang melihatnya langsung memutar balik kan badan nya dan kembali jalan dengan kikuk. Beda lagi kalau dengan kak orion yang terus tersenyum kadang dia tertawa merasakan tingkah dari yuki dan juga mazako yang sering bercanda ria.

__ADS_1


"Yukiii ? apa yang kamu rasakan sekakarang ? apakah kamu merasa canggung ?" tanya kak orion memastikan tebakannya.


"Ehh ngga kok aku cuma.... ngga apa apa aku ngga ngerasin apa apa kok, emmm aku juga ngga canggung kok hehe." kata yuki yang sebenarnya memang sedang cangung. Mazako yang mendengar yuki berkata begitu, membuat nya jadi gemas dan ingin sekali memberi tahu kepada kak orion kalau sebenarnya yuki itu lagi grogi dan canggung.


"Huuhh kalo memang ngga bisa jelasin tuh..... udah deh mending aku aja yang jelasin." mazako berbicara dengan lantang dan sedikit kesal.


"Apaan sih, memang kamu tau perasaan ku? aku aja bingung, apalagi kamu yang ngga bersama dengan hatiku dari kecil." balas jutek yuki ke mazako.


"Ihhh aku pasti bakal lebih tau karena aku kan bisa lihat tinggah laku mu, sebenernya kamu tuh pasti lagu suuu....." belom lagi mazako habis berbicara, yuki pun langsung berteriak.


"Nggaaa ngga mungkin aku.... ngga gitu kok udah lah ngga usah di bicarain." yuki mengelak dan juga malu habis habis an.


"Kalian kan sahabat kenapa terus bertengkar sih sudah lah jangan bertengkar lagi." kak orion berusaha melerai mereka. Tapi yang di dapat oleh kak orion malah tidak sesuai dengan pikirannya. Begitu kak orion berkata begitu yuki dan mazako pun langsung berteriak kepada kak orion dan masing masing muka nya menjadi masam.


Mereka terus bercanda, ngobrol dan juga saling mengoda satu sama lain. Sampai lah mereka ke tempat tunggu dekat pos satpam, mereka duduk di tempat duduk yang dekat dengan pos satpam itu. Mazako yang pulangnya tak di jemput atau bisa di bilang dia pulang menggunakan sepeda, langsung segera berpamitan kepada yuki.


"Yuki, kan kamu dah sampai disini tingkal tunggu jemputan aja kan ?" tanya girang mazako.


"Iya emang kenapa ?"


"Kalo begitu aku pulang dulu yaa, daahh." kata mazako sambil melambaikan tanggannya. Dan yuki pun langsung berteriak.


"Jangan.... jangan pergi dulu, tungguin aku sampai dinemput yaaa." yuki membujuk mazako untuk menemaninya. Mazako pun yang baru saja membalikan badan nya langsung memutar badannya kembali.

__ADS_1


"Emhhh bukannya disebelah mu itu sudah ada kak orion, yasudah biar di temani kak orion saja gimana ?" goda mazako sambil melirik ke arah kak orion.


"Ngga mau aku kan perempuan aku ngga mau di tinggal sendirian." raut wajah yuki memelas


"Siapa bilang kamu sendirian bukannya kan ada kak orion itu ?" kata mazako terus menggoda yuki.


"Kamu kan teman ku yanh palingg baik, cantik, imut oh iya kamu juga pinter kan." kata yuki terus memuji mazako.


"Heemm ok lah kalau begitu aku temenin deh"


Mazako kembali ke tempat duduk dan duduk di sebelah yuki.


"Huh maunya di puji puji terus, dasar teman durhaka." yuki terus ngomel ngomel.


"Jadi kamu ngga ikhlas ya muji nya ? yaudah deh aku pergi aja." mazako langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Ehhh nngga kok, jangan pergi dong." kata yuki memohon dan terus memegang tangan mazako. Tak berapa lama supir yuki pun datang dan langsung keluar dari mobil dan segera memapah yuki masuk mobil tanpa bantuan kak orion. Yuki yang ada didalam mobil langsung melambai kan tangan nya.


"Daahh"


"Dahh juga.... ohh iya nanti jangan lupa kamu harus on we chat ya...." jawab mazako.


"Ok, pasti lah." yuki menjawab dengan senang hati. Mobil yuki berjalan menjauh dari tatapan kak orion dan juga mazako. Tinggal kak orion yang belum di jemput, kak orion menunggu di tempat tadi. Dan begitu juga dengan mazako, mazako langsung mengambil sepedanya dan pergi meninggal kan kak orion di tempat tunggu itu sendirian. Tentu saja mazako sudah pamitan dengan kak orion dan juga sudah mengatakan sesuatu.......

__ADS_1


__ADS_2