
Nadia adalah seorang lulusan dari sma Singapura.
Dia terpaksa pindah ke Inggris karna tuntutan pekerjaan orang tuanya. Nadia terpaksa meninggalkan kampung halamannya, teman teman nya dan juga sahabatnya, sangat berat baginya meninggalkan kampung halamannya , tidak mudah untuk shareing ke orang lain yang baru Nadia kenal. Nadia adalah orang yang sangat pemalu, pendiam, rajin tapi jika berteman langsung akrab, bentuk tubuhnya sangat ideal bagi kalangan remaja. Bibirnya yang seksi, hidung yang mancung, bulu mata yang lentik, alis yang melengkung , jika tersenyum, semua pria akan terpesona akan senyum manisnya , tidak heran jika semua pria mengejarnya.
Tapi bagi Nadia, cinta hanyaalah ilusi belakang, Nadia tidak pernah percaya akan adanya cinta.
Tak heran jika di usianya 20 tahun belum pernah pacaran.
Nadia hanya fokus dengan belajar dan bermain saja.
Perjalanan Singapura ke Inggris membutuhkan waktu 13 jam 5 menit, waktu itu Nadia berangkat jam 6 pagi kurang 6 menit bersama orang tuanya.
Tiba di bandara Singapura jam setengah 8 lebih 5 menit .
Tiba di Inggris London Nadia langsung pergi ke kampus .
sedangkan orang tuanya mencari apartemen.
Nadia penasaran akan kampus yang ayahnya pilihkan untuknya.
Nadia bergegas pergi untuk melihat bagaimana suasana kampusnya.
tiba di kampus, Nadia berjalan melihat lihat suasana.
Memang sulit untuk beradaptasi di lingkungan baru, setiap langkah kaki Nadia berjalan terasa ringan akan keindahan taman disana, Semua terasa asing baginya karna pertama kalinya dia masuk kampus semegah itu, di setiap jalan yang Nadia lalui, Nadia merasa mereka yang melihatnya menatap dengan tajam, seakan-akan dia iri dengan penampilan Nadia.
Dengan kepala menunduk, Nadia melirik kekiri kekanan melihat apakah mereka sudah pergi, merasa sudah aman dia melanjutkan berjalan, melihat keatas.
Nadia tersenyum melihat awan seakan akan memberi Nadia semangat untuk berjuang, Nadia melihat kedepan ada bangku yang menghadap taman yang di penuhi bunga bunga yang indah, dia bergegas menghampiri bangku itu dan duduk dengan nyaman.
Disisi lain ada yang mengintip, mengikuti Nadia dari kejauhan, melihatnya dengan penuh cinta dari jauh, seperti anak kecil yang mengikuti ibunya. Dengan manis pria itu berjalan mengikuti Nadia,
orang itu adalah Rayhan, murid tertampan di kampus London, badannya kekar berotot dan tinggi, wajah nya yang putih mulus bak seorang idola yang di idamkan para wanita, bibirnya yang merah, alis yang tebal dan senyumannya sangat manis. Siapa yang tidak suka dengan Rayhan, lelaki incaran para wanita.
Nadia tidak menyadari yang dilakukan Rayhan.
Nadia hanya santainya membuka Phone call mendengarkan musik, itu pun membuat hatinya damai.
Rayhan mendekat dan berlari sangat sangat cepat,
"buk buk buk buk!!"
tanpa di sadari Nadia, Rayhan sudah ada duduk di sisinya.
suara langkah kaki Rayhan yang menghampiri mendekati Nadia, tidak terdengar, sambil tersenyum kegirangan karna Rayhan telah menanti kedatangan Nadia 3000 tahun lalu. Nadia tidak tau pria itu siapa sehingga Nadia menghiraukannya.
Rayhan yang semula duduk di sampingnya, dengan tangan yang ingin merangkul Nadia, dengan kerasnya Nadia menghindari Rayhan, tapi Rayhan berusaha untuk dekat dengan Nadia.
Nadia hanya menghiraukannya.
Diam sambil mendengarkan musik dengan kedua henset di telinganya,
volume pun dikeraskan, agar Nadia tidak mendengar suara pria itu.
"hay, kamu Nadia? salam kenal... akuu ..!!!"
saat Rayhan ingin meneruskan pembicaraannya, Nadia lekas pergi, menghiraukannya.
Tapi Nadia merasa aneh, kenapa Nadia mendengar suara pria itu saat volume musiknya di keraskan padahal musik yang Nadia dengarkan sangat keras.
Nadia mulai curiga, dengan hati bimbang Nadia berlahan berjalan menjauh dari pria itu,
Rayhan hanya tersenyum seakan tau yang Nadia pikirankan, Rayhan lalu beranjak dari duduknya, sambil kedua tangannya di saku celana, memandangi langkah kaki Nadia yang mulai menjauh darinya.
Akhirnya Rayhan menemukan gadis yang dia cintai selama ini, itu adalah Nadia. Rayhan tau dia bukan manusia melainkan vampir. hampir tepatnya ketua klan vampir.
walaupun begitu, Rayhan tetap mencari cinta sejatinya, tidak menua walau sudah 3000 tahun Rayhan menunggu Nadia. Rayhan adalah pimpinan klan vampir yang tersebar di dunia, semua vampir takut padanya karna Rayhan adalah seorang yang kejam pada musuh dan penghianat. Selain itu, Rayhan juga tampan tubuh Rayhan juga tinggi kekar, saat perempuan lain memandang kedua matanya yang indah yang berwarna biru, agak kemerahan di bagian matanya, hidung yang mancung, bibir yang kemerah-merahan, rambut yang berselak kebelakang seperti idola masa kini.
Bell kampus berbunyi semua siswa bergegas ke kelas masing-masing , semua orang berlari kesana-kemari menuju kelas.
Nadia hanya berjalan santai. tanpa menghiraukan sekitar. Tanpa sadar Nadia di ikuti Rayhan, dengan lembutnya Rayhan tersenyum senyum melihat langkah kaki Nadia. Rayhan berjalan mengikutinya. kedua tangannya di saku dan sambil senyum senyum dan terus melihat langkah kaki Nadia di depannya.
Tiba di kelas, Nadia duduk sendiri di sebelah jendela, melihat di luar jendela banyak orang yang berkerumunan, bercanda ria .
Nadia hanya terdiam karna merasa sangat sendiri dikampus itu, hanya sendiri, tapi itu yang Nadia rasakan.
Rayhan melihat Nadia dan terus melihatnya di sebelah samping kanan tapi tak begitu dekat dengan Nadia.
Nadia menolehnya. Rayhan hanya tersenyum manja pada nya. Nadia menatapnya.
tatapan itu menghilang seketika, saat wanita menghampirinya persis di sampingnya
" hay, boleh kenalan?. nama aku Mia siapa nama kmu ?";
Nadia tersenyum malu
"nama aku Nadia senang berkenalan dengan mu"
" Oh Nadia, boleh aku jadi teman mu ..?memang aku tak secantik dirimu tapi aku ingin berteman denganmu ";
" iyaa, boleh. tapi kamu juga cantik kok , jangan seperti ituu .aku jadi malu"
waktu nya memulai pelajaran dan dosen menerangkan apa yang di maksud .
seperti biasanya Nadia dengan rajinnya menghafal materi yang dia pelajari .
__ADS_1
Mia di sisinya dan berbisik,
" Nadia ! . nanti pulang bareng yukk kayak nya aku mau di suatu tempat . temen nin ya . "
" di mana, aku takut kalo nanti aku gak tau jalan pulang, aku kan baru di sini. ? "
" ahh sudahh ,, kamu ikut saja ."
Nadia hanya mengangguk saja
Mia:" Nadia , , lihat dehh cowok itu , , tampan kan. Dia itu Rayhan. semua cewek di kampus ini tergila gila oleh nya. tapi, hihh ,, dia tuh cuek banget !,Na aku aja sebel sama dia. jual mahal lagi tapi gemes deh ";
Nadia cuman melihatnya dan berfikir. "kenapa tadi di taman Dia begitu genit pada ku ??" Rayhan menoleh, tersenyum padanya . seketika itu Nadia memalingkan wajah nya melihat.
"aku duluan dulu ya mau ke lep, kamu lihat lihat dulu kampus nanti aku nusul."
seketika Mia keluar dari ruangan Nadia sendiri di kelas dan Rayhan menghampirinya. Tepat di sampingnya .
Nadia:" mau apa ?"
" mau kenalan, hehehe . maaf ganggu, tapi aku tidak bisa melihat mu kejauhan ."; Rayhan tersenyum manja.
" terserah lah "
" emang kenapa, apa kamu keberatan?? " kata Rayhan
"tidak apa . aku pergii."
dengan cuek nya Nadia pergi. saat meranjak pergi ,tangan Nadia di pegangan oleh pria itu. dan berkata
" haayy...!!! Nadia, aku suka sifat mu. jangan menghindari ku nanti juga akan ketemu lagi , tunggu aku..!!! ";
...dihempaskan lah tangan pria itu dan bergegas pergi saat di depan pintu kelas, Nadia menoleh sedikit ke belakang dan berkata,...
" ya ya terserah kamu.!! "
Nadia pun pergii dari ruangan kelas itu. Sambil berfikir, Nadia menjauh dari Rayhan ,
"emang aku harus ketemu dia lagi. ogahh..!"
Rayhan hanya tersenyum senang dan khawatirkan memikirkan Nadia.
" menarik..!! hahaha...dia tidak sama dengan kekasih ku dulu tapi kenapa dia mirip dengan nya.?"
tatapan Ryhan menjadi murung dan menghilang entah kemana bagai debu tertiup angin.
karna Rayhan tau Nadia setengah jiwa kekasihnya tapi beda. dengan wajah yang sangat mirip dengan kekasihnya. Rayhan tidak bisa menahan diri lagi untuk menunggu dan terus mencari tau apa yang terjadi. karna dulu kekasihnya orang yang sangat pengertian dan ceria.
Nadia tidak mengetahui identitas Rayhan seperti apa karna baru ketemu tadi pagi saat pertama kali Nadia menginjakkan kaki di kampus ini, Nadia hanya melakukan apa yang dia mau dan apa yang dia jalani.
Nadia berjalan bergegas dan berburu buru sambil menoleh kebelakang.
tiba tibaa.!!
"bruuuakkkk..!!!''.
''*aduuhhh..!!"
"Mia,,!! maaf aku tidak sengaja. kamu gak papa kan ?"
"huhhh..!! gak papa , kamu kenapa sihh kayak di kejar singa aja , jalan cepet banget* !"
Nadia melamun tiba tiba wajah Ryhan muncul di bayangannya, Nadia terkejut .
"*mengapa aku memikirkannya . hihh ..!!"
"kamu ngomong apa sih?,Na . aku tadi tanya kamu ! emangnya kamu lagi mikirin apa coba*?? "; Mia melihat raut wajah Nadia yang gelisah.
"kamu mikirin apa sihh .?? ahhh aku tau kamu mikirin Ryhan ya !!"
serontak Nadia melotot dengan cepat menjawab pertanyaan Mia
"ada ada aja , emang ngapain aku mikirin dia juga,, gak guna , ohh iya Mia udah waktunya kita makan , !!"
" ohh iya ayoo cepat..!!"
sambil melihat Nadia. Mia hanya senyum senyum berhasil menjahili Nadia. mereka pun beranjak pergi kekantin untuk makan siang.
mereka pun makan dengan berhadapan,
sambil bercerita Nadia dan Mia tertawa mengenang masa lalu yang Nadia ceritakan pada Mia, saat seru serunya bercerita bercanda ria , Nadia san Mia melihat Rayhan ada di sebelah kirinya tapi agak jauh darinya, saat bersamaan Rayhan juga tersenyum melihat Nadia bahagia menceritakan masa kecilnya pada Mia, Rayhan tidak perlu dekat untuk memdengar cerita Nadia, cukup duduk menjauh Rayhan sudah cukup mendengarnya.
Saat Mia melihat Rayhan disana, Rayhan melambaikan tangannya ke Mia, Mia menyentuh Nadia agar menoleh ke Rayhan, tangan Nadia di angkat oleh Mia dan mengoyang goyangkannya, Nadia hanya diam dan melihat Rayhan.
Rayhan tersenyum melihat mereka, tapi Nadia memalingkan wajahnya, tangan yang semula di pegangan oleh Mia di tarik dengan lembut oleh Nadia dengan bersenyum pada Mia.
"kamu kenal sama dia nan?"
"gak, emangnya siapa dia kamu tau dia kan?"
"dia cowok tertampan di kampus ini nan! masak kamu gak suka sama dia , semua cewek cewek di kampus ini sangat suka padanya!"
" lalu apa urusan ku. hahahah.!"
mereka tertawa bersama .
__ADS_1
"*kamu gak seperti cewek lain, awass loo nanti kamu di kejar kejar sama dia!"
"gak mungkin lah ,hahaha*!"
tak lama setelah itu, teman teman Mia datang menghampiri Nadia dan Mia, mereka menyapa, berkenalan sama Nadia.
mereka langsung duduk bersama, di samping kanan Nadia ada cewek tomboi, bertopi ,berjaket hitam , cantik , tinggi dan ramping dia namanya Angel.
sedangkan di sebelah kiri Nadia ada , cowok tinggi, berotot , tampan, dia adalah Rycko
di samping Mia adalah Alex cowok berkacamata , tampan , tapi culun sepertinya kutu buku, dari penampilannya dia membawa buku dan tas laptop. Mereka berbincang bincang seru dan makan bersama
Nadia kembali bersemangat, Nadia memang cuek pendiam tapi setelah berteman dengan mereka hatinya sangat gembira dengan canda tawa bersama Nadia menemukan Sahabat barunya.
tak lama setelah itu Rayhan bergabung dengan mereka. mereka kaget,
" yoo Rayhan , gak biasanya lo gabung dengan kita !!" kata Angel
Rycko membalas dengan santai .
"wahhh ini pasti karna si cantik Nadia,,,!! iya kan..??"
Rayhan tersenyum dan menyantap makanannya. setelah itu mereka bercanda seakan-akan tidak ada masalah apapun.
"triiing triingg triiiinggg "
Ponsel Nadia berbunyi, ada pangilan masuk, tangan Nadia mengambil ponsel di sakunya, itu dari ayahnya.
" hallo ayah? ada apa yah ?"
" nakk, ayah tidak bisa menemanimu saat ini , ayah harus kembali ke Singapura untuk urusan pekerjaan! apa tidak papa jika kamu kita tinggal di sini?"
sambil mendengarkan ayahnya berbicara Nadia hanya memainkan sendok makannya, dan terlihat sedih.
Nadia tidak mau merepotkan orang tua nya jadi Nadia tetap tinggal di Inggris, lagi pula Nadia sudah mendapatkan teman-teman baru, dengan senyuman Nadia menjawab.
"*ayah , aku tidak papa tinggal di sini, lagi pula aku juga harus mandiri kan, aku juga sudah dewasa ayahh, jadi jangan kwatirkan aku , aku akan menelepon mu lagi yah, jadi hati hati di jalan"
" iyaa nak , aku akan segera kembali jadi jangan kawatir, dahh kamu juga hati hati ya , !"
"iyaa ayah , daahh*"
pangilan pun berakhir.
Mia melihat Nadia tampak cemas, dengan pelan Mia bertanya pada Nadia,
"*nan ? ,apa yang terjadi?"
"ahh ini, ayah ku baru kesini tapi kembali lagii ke Singapur, "
"kenapa? apa masalah pekerjaan?"
" iyaa begitulah*!"
Mia menenangkan Nadia sambil tangan Mia merangkul Nadia.
"tidak usah kawatir, kamu ada kita kan. dan lihat jarang jarang lo Rayhan ada di bagian kita!"
Nadia melihat teman-teman yang mereka baru kenal dan tersenyum. Nadia merasa perkenalan itu memang baru tapi terasa sudah lama,
Nadia merasa tenang dan melanjutkan makanannya, tidak sampai di situ saja
tiba tiba seorang pria datang, menghampiri Rayhan .
"ikut aku ..!!" dengan kerasnya .
Rayhan hanya tersenyum , terdiam .
dibanting kursi di belakangnya.
"gllontiangg...!"
semua orang terkejut . dan terpaku melihat semua itu.
Rayhan melihat wajah Pria itu dan tersenyum sadis, di tarik tangan Rayhan keluar dari kantin.
semua orang pada kaget dan bertanya tanya . apa yang terjadi? ..
Nadia berdiri dan di tarik tangan kiri kebawah oleh Rycko.
"disini saja, cantik,! ngapain coba? mau ngikut " kata Alex
"hahh,, eloo ngapain sih, modus luu megang megang." kata Nadia
Nadia hanya terdiam dan berdiri lagi lalu pergi mengikuti Rayhan, ini pertama kalinya Nadia peduli oleh seseorang dengan perasaannya .
"apakah Nadia akan mengejar si Rayhan itu??" kata Angel.
"mungkin..!! " jawab Rycko
mereka meneruskan makan lagi.
Nadia berlari dan terus barlari ,mengikuti Rayhan dan pria itu pergi.
tapi Nadia tidak menemukannya , mereka terlalu cepat sampai Nadia tidak bisa mengejarnya.*
__ADS_1