
"apa maksud semua ini ? dasar serigala!"
ujar Rayhan.
seketika Nadia mengangkat kepalanya
"apa? apa serigala? apa mungkin itu dia, haaahhh mungkinkah..!!" ujar Nadia dengan penasaran, tangan Nadia membuka pintu mobil dengan tergesa gesa keluar dari mobil itu.
sepertinya Rayhan sedikit cemas dan cemburu melihat Nadia turun mobil setelah mendengar kata Serigala.
"siapa Ray serigala itu?" Nadia bertanya sambil berlari ke arah depan mobil.
"bukan siapa siapa" ujar Rayhan.
Nadia yang mendekati depan mobil di tahan oleh Rayhan seakan tidak boleh Nadia melihat siapa yang ada di depan mobil Rayhan.
"Rayhan minggir, siapa di sana itu?"
Rayhan tetap saja menghalangi. Nadia meronta-ronta seakan ingin melihat apa ynag terjadi.
Nadia memaksa dirinya untuk melawan seorang vampir.
melihat kegigihan Nadia Rayhan melepaskannya dan Nadia hampir terjatuh hingga Nadia melihat yang sesungguhnya
"apaaa?? kamuu..!!!
Joseon Wireless? kenapa kamu ? " teriakan Nadia.
Joseon dengan luka di kakinya berlahan berubah menjadi manusia, Joseon melihat Nadia yang kawatir dengannya membuat hati Joseon senang
dalam hati Joseon berkata .
"*Nadiaa, akhirnya aku melihat mu lagi *"
tapi tiba tiba Rayhan menyela pembicaraan mereka.
"Ngapain kamu menabrakkan tubuhmu ke mobil ku?" ujar Rayhan, dengan nada cemburu
Joseon yang mendengar perkataan Rayhan yang sinis itu marah Joseon menggenggam tangannya.
berlahan berubah menjadi serigala lagi padahal tadinya sudah utuh jadi manusia karna cedera di kakinya dan lemah tidak berdaya, Joseon marah dan terbawah emosi Joseon berlahan berubah menjadi serigala.
"br**g*ek , kou Rayhan , kamu yang menabrakku pertama kali, sekarang kamu menuduhku menabrakkan diri ke mobil mu!"
kakinya sepenuhnya sudah menjadi serigala, perubahan itu menjalar ke atas sampai akhirnya hingga kepala
Joseon berusaha berdiri untuk membalas perkataan Rayhan dengan kemarahannya tapi tiba tiba di belakang Joseon, Nadia memeluk dan membantu Joseon untuk berdiri.
Rayhan yang melihat itu semua tidak rela, tapi gimana lagi Rayhan hanya melihat dan diam.
"kamu tidak apa apa Seon ?" ujar Nadia
dengan hati yang tenang Joseon tersenyum. marah yang tadinya membara hilang seketika melihat wajah Nadia. berlahan Joseon berubah menjadi manusia seutuhnya
Joseon tersenyum dan berkata
__ADS_1
"aku, ..!"
dengan gugup ingin mengatakan keadaan dirinya yang sebenarnya.
Joseon seakan berubah perasaan seketika, dulu yang berteman baik dengan Nadia sekarang seperti mempunyai perasaan yang istimewa.
"Ray tolong ambilkan selimut dan p3k di mobil" perintah Nadia.
Tapi Rayhan hanya melihat Joseon saja dengan tatapan marah,
"Rayhann..!!" ujar nadia dan melihat wajah Rayhan
Rayhan pun masuk mobil mengambil selimut, di pakaikan lah selimut itu ke tubuh Joseon sedangkan Nadia memberi obat pada kaki Joseon yang terluka.
Joseon yang terluka di angkat oleh Rayhan di mobil,
Nadia yang menyadari bahwa Rayhan yang membenci serigala sedia membantu dan juga menolong walau mereka bermusuhan, Nadia menjadi senang, hanya senyum yang Nadia lontarkan.
perjalanan mulai sedikit canggung, Rayhan diam seakan membisu Nadia yang melihat itu menjadi sedikit merasa bersalah pada Rayhan.
Rayhan menyetir mobil dengan begitu cepat sehingga Nadia hanya menunduk ketakuttan hingga sampai kediaman dokter, tidak fikir panjang Rayhan turun dan menemui dokter itu.
Nadia yang melihatnya hanya diam saja.
tiba tiba dokter dan Rayhan kembali lagi dengan membawa dua orang besar dan kekar
di angkatlah lagi Joseon untuk di bawah di dalam.
Nadia yang melihat itu turun dari mobil dan berlari ke Rayhan untuk bertanya
"Rayhh,, Rayhaannn..!" ujar Nadia memanggil Rayhan.
tapi Rayhan tetap juga diam seribu kata.
sepertinya Rayhan marah karna cemburu Nadia tidak tau mau di bawah ke mana .
jadi Nadia juga tetap diam.
sampai di suatu tempat yang indah banyak sekali bunga di taman itu Nadia melihat di dalam mobil taman itu juga berada di depan mobil Rayhan.
"turun !"
ujar Rayhan dengan singkat.
Nadia ikut turun dan sudah ada di depan mobil.
taman yang begitu indah. taman itu tidak jauh dari laut tamannya ada di ketinggian jadi jika melihat kebawah sudah ada laut lepas yang biru.
Nadia mencoba untuk melihat kebawah tapi di tarik Rayhan.
tangan Nadia di genggaman erat oleh Rayhan, seketika Rayhan jongkok di depan Nadia sambil memegangi kedua tangan Nadia.
"Nan, maafkan aku!"
"yaa tidak apa apa, tapi kenapa kamu jongkok di depan ku ?"
__ADS_1
"Nan, aku mencintaimu, bisakah aku menjadi orang yang kamu perjuangkan dan kamu rindukan? aku sudah menunggumu begitu sangat lama Nan, ;"
Nadia terkejut mendengr pernyataan Rayhan terhadapnya,
Nadia merubah fikirannya. sudah lama Rayhan menunggu dan sampai detik ini Rayhan sudah bertahan lama menjaga kesetiaannya untuk nya.
"Ray, makasih sudah mencintai ku tapi kamu tau kan aku ini apa, ? orang tua ku juga kemaren lusa mempermainkan mu aku malu Ray, "
seketika Rayhan berbicara.
"aku tidak peduli , mau bagaimana pun aku tetap mencintaimu dengan keadaan apa pun aku tetap mencintaimu"
Rayhan mulai melihat mata Nadia dengan serius.
"baik lah baik lah, apa kamu mencintai ku karna kekasih mu dulu sangat mirip dengan ku ?!"
Rayhan tercengang
Rayhan seakan tidak percaya apa yang Rayhan dengar ini .
"hah,, apa? apa maksudmu Nan?"
dengan kaget Rayhan berkata pada Nadia.
Nadia tersenyum dan menggenggam tangan Rayhan .
"Ray ! aku sudah tau semuanya jadi jangan lagi kamu sembunyikan Ray! tapi aku tau kalo aku ini Rainkarnasi dari kekasihmu dulu kan ?"
Rayhan tidak sengaja meneteskan air matanya yang pertama kali mendengar perkataan Nadia.
Rayhan hanya diam dan menunduk.
kenapa Nadia begitu cepat mengetahui masa lalu Rayhan.
Rayhan menjadi lemah dan tidak berdaya lagi seakan akan rapuh.
Nadia datang di depannya
"Rayhann, aku ada di sini kan, terserah kamu anggap aku apa aku akan terima dengan lapang dada, aku tau itu sulit untuk mu dan aku akan mewujudkan keinginan mu yang selama ini tertunda.
maafkan aku karna aku terlalu naif akan cinta mu "
Nadia memeluk Rayhan dengan erat, Rayhan mengangkat tangannya di tangan Nadia dan Rayhan merasa sangat sangat senang.
"haahhh, makasihh,, terimakasih karna kamu memberiku kepercayaan yang buat aku berdiri lagi dan tidak lagi rapuh karna masa lalu yang membuat ku terluka. aku janji Nan, aku akan menjaga mu hingga aku mati"
seketika mulut Rayhan di bungkam oleh Nadia..
"apa yang kamu katakan Ray, jangan seperti itu oke,,, kamu membahayakan keselamatan mu sendiri, kamu harus tetap hidup dan bahagia"
Rayhan memeluk Nadia kembali dan sebaliknya, sepertinya Nadia sudah mulai membuka hatinya pada Rayhan, padahal dulu Nadia slalu menolak Rayhan yang mulai mendekatinya*
...#############...
terima kasih atas kesetiaan pembacanya , 😘😘😘😘
__ADS_1