
Hari itu Nadia mengetahui semua yang belum pernah ketahui sebelumnya.
Nadia bertanya dengan serius kepada ayahnya serentak ayahnya menjawab
"maafkan ayah nak, sebenarnya ayah ingin menjelaskan pada mu tapi ayah takut kamu tidak bisa menerima kenyataan,"
"ayahh aku akan terima yah tolong jelaskan semua yang Nadia lihat!"
ayahnya pun terpaksa jujur karna tidak mau kehilangan kepercayaan Nadia,
"sebenernya ayah ini setengah manusia vampir nak , ayah sudah lama menyembunyikan ini dan ingin hidup dengan tenang seperti layaknya manusia pada umumnya, tapi kakek bebuyutan mu tiba tiba datang menyuruh ayah memaksa ayah melakukan balas dendam terhadap ketua East Angelia"
mendengar pengakuan ayah Nadia, Nadia terkejut
(*"apaa, ternyata ayah adalah musuh Rayhan"*)
Nadia pun bertanya dengan serius
"lalu apa hubungannya ayah dengan mereka. dan siapa bebuyutan ayah?"
dengan wajah kecewa ayahnya menjelaskan semuanya
" keluarga kami adalah keluarga klan Victoria, musuh bebuyutan klan East Angelia, dulu terjadi perang antara kedua klan, mereka merebutkan darah suci yang ada dalam tubuh wanita, wanita itu ada di dalam kehidupan ketua klan East Angelia, wanita itu sebenarnya kekasih ketua klan East Angelia, tapi melihat dunia hampir kacau, satu satunya cara adalah wanita itu harus mati, wanita itu melihat dunianya akan hancur dan merelakan nyawanya untuk menghentikan perang itu,"
dengan serius Nadia mendengarkan cerita dari ayahnya .
"lalu ayahh apakah perang itu berhenti, dan apa yang terjadi?"
ayahnya tau semuanya tapi ayahnya tidak bisa menjelaskan kalo wanita itu telah berrainkarnasi
ayahnya menghelakan nafas .dan menjawab pertanyaan Nadia.
"iyaa seketika perang itu berhenti, bebuyutan klan Victoria marah besar dan pergi meninggalkan dunia. lalu ketua klan East Angelina memimpin wilayah itu tapi hatinya tidak. ketua East Angelina merasa lega dan tenang saat perawal mengatakan bahwa kekasihnya akan berrainkarnasi di masa depan."
Nadia terdiam tiba tiba Nadia menatap ayahnya dan berkata .
"apa rainkarnasi wanita itu adalah aku ayah ?"
ayahnya terkejut dan menangis menjadi jadi,
ayahnya menggelengkan kepalanya dan berkata,
"hiks hiks hiks hiks hiks"
ayahnya menangis
dengan sedih Nadia melihat Ayahnya yang meneteskan air mata,
"ayah, tidak apa apa . katakan lah"
ayahnya melihatnya dan berkata,
"iyaa, hiks hiks, iya nak . maafkan ayah . tapi aku telah memalsukan identitas mu, biar mereka tidak mengetahui, jika tidak perang yang udah lama itu akan terjadi lagi, "
Nadia menenangkan ayahnya
"ayahh, tenang saja , ada Rayhan kan dia tidak akan membiarkan aku di ambil orang itu, ayah tenang saja"
"tapi nak , tapi tapi,"
" sudah lah ayahh aku mengerti kekuatiran mu aku akan menjaga diri ku yahh, lagi pula teman teman semua vampir yang hebat dalam pertarung kan "
ayahnya terdiam menantapnya dengan penuh kasian,
Nadia memeluknya dan berharap kedepannya akan baik baik saja .
__ADS_1
"gubraakkkk .."
Nadia dan ayahnya terkejut, .
" suara apa itu ayah?"
ayahnya tanpa kata menyeret Nadia dan menyembunyikannya di tempat peralatan, gudang di belakang rumah dengan sekejap ayahnya berpura pura tidak terjadi apa apa.
Nadia melihat dari persembunyiannya, Nadia melihat jika ada dua orang yang menghampiri ayahnya berjas hitam dan berpakaian serba hitam.
"ketua !!" dengan keras orang itu memangil ayah Nadia
seketika Nadia terkejut,
"hahh, ayahh ternyata!!" Nadia seketika diam lalu membukam mulutnya,
untungnya orang orang yang ada di depan ayah Nadia tidak mendengar ucapan Nadia,
orang orang itu mulai berbicara tapi Nadia tidak bisa mendengarnya.
tanpa di sadari oleh Nadia orang orang itu sudah pergi meninggalkan belakang rumahnya.
seketika Nadia melihat ayahnya, ayahnya terlihat sedih.
Nadia seketika berlari dan memeluk ayahnya,
...####...
keesok an harinya Nadia bergegas pergi tanpa sepengetahuan ayahnya.
pergi ke tengah hutan mencari Rayhan.
di saat bersamaan.
di tempat Rayhan di tengah tengah hutan Rayhan hanya duduk dan memejamkan matanya, tiba tiba Rayhan membuka matanya dan tersenyum seakan Rayhan tau kalo Nadia mencarinya.
"Rayyy, Rayhann ??? kamu dimana ?"
Rayhan sudah tau jika Nadia akan mencarinya jadi Rayhan menggodanya sedikit .
Nadia memanggil Rayhan berkali kali tapi tidak keluar.
sempat Nadia bertanya tanya pada pengikutnya tapi mereka mengatakan tidak melihat, setelah Nadia pergi kembali mencari Rayhan, pengikut itu tersenyum, betapa jahilnya tuannya pada wanita cantik itu.
Nadia terus mencari, padahal Rayhan mengikutinya dari belakang tapi Nadia tidak tau jika di jahili olehnya,
sampai Nadia ketemu Mia, teman kampusnya,
"hay nan, cari apa sih?"
Nadia terlihat bingung.
"Miaa? apa kamu melihat ketua mu Rayhan?"
Mia menjawab sambil menoleh kebelakang.
Rayhan memberikan isyarat agar Mia tidak memberi tau jika dia ada di belakang Nadia.
Mia ingin mengatakan jujur tapi.
"emmm, ee e dimana nya ?"
sambil menoleh kebelakang Nadia.
"Mia jawab yang jelas dong, !"
__ADS_1
Mia terdiam sambil tersenyum,
"ehemm Nadia coba deh kamu pergi ke danau dekat pemukiman tengah hutan ini. mungkin dia ada di sana "
tanpa basa basi Nadia bergegas lari menuju danau itu.
Rayhan menyusul Nadia sambil melototi Mia, Rayhan seakan kesal pada Mia,
" apa coba kenapa gua di plototin, heran gua". gumam Mia sambil melangkah pergi.
Nadia sudah tiba di dekat Danau berlahan menghampiri pinggir air danau,
tiba tiba Rayhan dengan cepat sudah ada di depannya dan memeluknya,
"hehh, ada apa Ray,?"
dengan cepat menggendong Nadia menjauh dari danau itu,
"ada apa Ray? kenapa kamu membawa aku menjauh dari Danau?"
Rayhan terdiam sejenak memandangi Nadia sebelum menjawab pertanyaan Nadia.
tanpa berfikir Rayhan mengatakan segalanya karna Rayhan berfikir percuma menyembunyikan jika suatua saat akan tau.
"danau itu danau air merah, mungkin terlihat biasa aja seperti danau danau yang lain tapi jika didekati manusia akan dengan cepat menelannya,"
Nadia terkejut.
" wahhh, mengejutkan, hampir aku mati di telan danau, masak iya sih danau bisa makan,?"
Rayhan tersenyum sambil menggaruk garuk kepalanya,
" terserah kamu lah, yang pasti kamu jangan dekat dekat dengan danau itu,!"
Nadia berekspresi mengejek,
"iyaa ,iyaaa sang ketuaa!"
saat asik mengobrol asik ketawa ketiwi dengan Rayhan, Nadia melihat ada seseorang yang mendekati Danau sambil membawa botol minum,
" Ray lihat, sepertinya dia orang yang berpetualang tapi tersesat, tolongin dia Ray kata kamu danau itu bahaya bagi manusia!!"
Rayhan terdiam dan melihat dengan tajam ,
"Rayy,,!!!"
dengan kawatir Nadia memaksa Rayhan. untuk menyelamatkan orang itu.
"lihat lah dulu, bukan kah kamu tidak percaya kata kata ku tadi!"
Rayhan masih saja menggoda Nadia.
wajah Nadia mulai kawatir,
" iya iyaa. , aku percaya aku percaya rayy, tolongin dong!!!"
Nadia mulai melihat danau itu berlahan menaikan air keatas berlahan air itu seperti tangan yang siap menangkap orang itu,
tanpa sadar orang itu mulai mengambil air dari danau itu.
air itu dengan cepat menghampiri Orang itu, air itu sudah dekat dengannya, dia baru sadar dia dalam bahaya, belum sempat menyelamatkan dirinya dia hanya pasrah dan menutup matanya,
air itu dengan cepat menerjang dia, dengan cepat
Nadia tidak sanggup melihatnya sehingga menutup matanya,
__ADS_1
"aaahhhhh..." *
...########...