Pacarku Ternyata Vampir

Pacarku Ternyata Vampir
Episode 7.


__ADS_3

"wuuussssss wuussss"


angin tertiup sangat cepat, Nadia tidak berani untuk membuka matanya, Nadia hanya memejamkan mata dengan begitu lama.


"Nakkk kita sudah sampai kamu bisa membuka mata kamu dengan tenang,"


kata paman itu.


Nadia mulai membuka matanya dan Nadia terkejut Nadia ada di tengah tengah pegunungan yang luas,


Nadia melihat lalu lalang seorang vampir yang berterbangan kesana kemari.


"nakk jangan takut, ini wilayah kerajaan East Anglia"


seketika Nadia terkejut.


"aaapaaa? paman "


Nadia meminta mengulangi perkataan paman itu, mengira Nadia tidak salah dengar,


"ya ini wilayah kekuasaan East Anglia, jadi kami tidak usah takut, akan tetapi kami semua berterima kasih tanpa kamu nak kita akan mati di siksa di dalam ruangan itu"


Nadia hanya mengangguk dan tidak percaya apa yang Nadia ketahui.


(*"bukan kah East Anglia itu Nama belakang Rayhan? kenapa bisa ? "*).


Nadia bergumam dalam pikirannya


Malam pun tiba. Nadia masih memainkan api unggun yang ada di depan nya,


dengan melamun Nadia di kagetkan oleh anak kecil,


"hay kakak?"


Nadia terkejut dan menoleh padanya, Nadia terkejut bukan kepalang fisik anak itu aneh bukan seperti yang lainnya, tapi terlihat tampan anak itu memiliki taring yang panjang, dan lebih menyeramkan lagi kuku anak itu panjang seperti kuku harimau,


Nadia keheranan dan ketakutan,.


(*"kenapa anak ini beda dengan vampir lain, tapi tidak seseram seperti cerita horor, anak ini tampan meski tubuhnya aneh"*) Nadia bergumam pada dirinya sendiri.


melihat Nadia takut karna terkejut anak itu mulai mundur dan tidak ingin melukainya,


anak itu sedih melihat ekspresi Nadia pertama kali melihatnya,.


Nadia merasa jika anak laki laki itu tidak ingin menyakitinya akan tetapi ingin kenal dengannya, tapi Nadia terlalu terkejut duluan melihat anak itu datang dengan tiba tiba di belakangnya tapi semua itu di jelas oleh paman yang datang dari belakang dengan berlahan melangkah mendekati anak itu dan Nadia.


" nakk tidak usah takut, anak ini bernama Brown Nicki, dia di selamatkan oleh ketua vampir kami saat ingin di buru oleh klan vampir lain dan di bawah kesini untuk kita jaga"


Nadia hanya mengangguk.


anak itu tersenyum dan berlahan mulai mendekat dan mengulurkan tangannya untuk Nadia,


" kakak kamu cantik, nama kakak siapa aku Nicki?"


Nadia gemetar dan mencoba untuk berlahan menyentuh tangan anak itu,


dan tersenyum palsu seakan tidak terjadi apa apa.


"i yaaa, sayaa Nadia, hemmm "


dengan tenang Nadia mengatakan namanya, tersenyum melihat anak itu.


paman itu mengangguk seakan mengerti apa yang Nadia Rasakan.


dalam hati paman itu berkata.(*"sepertinya nyonya Nadia terkejut sebaiknya aku harus melakukan sesuatu"*)


dengan ekspresi rama paman itu berkata pada Nicki dan Nadia.


" nakk Nicki ayoo kita tidur, dan biarkan kakak Nadia untuk beristirahat, . ohh iya nakk Nadia kamu bisa istirahat di tenda ituu"

__ADS_1


Paman itu menunjuk pada tenda yang di maksud.


"iyaa paman makasihh"


paman dan anak itu pun pergi meninggal kan tempat Nadia ,


Nadia berlarii berbirik birik ketakutan dan masuk kedalam tenda itu, menuntup tenda itu rapat rapat.


Untungnya Nadia sendiri di dalam tenda itu karena sudah di sediakan untuk nya.


" apa yang harus aku lakukaan, kenapa anak itu seperti itu?" Nadia penasaran sebab apa Nicki menjadi seperti itu apa ada sesuatu hal.


Nadia tidak bisa memejamkan matanya dengan tenang memikirkan apa yang terjadi pada Brown Nicki, anak lelaki itu.


suara gaduh tiba tiba terdengar, Nadia dengan cepat mengintip di balik tendanya itu. tapi Nadia teringat pesan Paman tadi yang mengatakan ("ingat nakk kamu tidak boleh keluar pada tengah malam, kamu bukan vampir melainkan manusia, jangan lupa Nakk Nadia")


dengan seketika Nadia ingat,


" ohh iya aku gak boleh keluar lagi, tapi aku penasaran banget ada apa di luar, udah dari pada aku mati di hisap , hiiihhh . tidur aja deh"


akhirnya Nadia memaksa dirinya untuk tidur.


mentari telah bersinar dan Nadia masih saja tertidur karna tadi malam rasa penasarannya itu membuat dia tidak bisa tidur lelap,


tapi tiba tiba saja para vampir itu tidak ada yang berani membangunkan Nadia dan Nadia terbangun tapi mereka semua seakan tidak ada, tanpa suara.


Nadia mencoba mengintip dan ternyata mereka semua berkumpul di lapangan tepat di depan tenda Nadia.


"waduhh ada apa nihh, mau konfoi apa ? apa mereka mau demo karna salah satu mereka di siksa?"


Nadia mencoba untuk mengamati dan menonton sampai Nadia melihat apa yang dia tidak pernah lihat,


"apaa, apaa aku salah lihat ,"


Nadia menggosok gosokkan matanya, tidak percaya apa yang Nadia lihat.


seketika Nadia teringat kata kata paman pas awall dia datang ketempat ini


("nakk jangan takut, ini wilayah kerajaan East Anglia" )


" ohh iyaa ternyata dia juga memerintahkan di wilayah Singapura ini,"


Nadia tidak percaya apa yang Nadia tahu.


Nadia bergumam sendiri


" jadi Rayhan itu tua dong, ahh apa iya kenapa masih tampan kayak gitu, haaahhhhhhhh, apa menjadi vampir itu menyenangkan,. waahhhhhhh "


saat asik asik nya Nadia bergumam, melamun dan menebak nebak apa yang terjadi tenda Nadia tiba tiba terbuka,


"srrekkkk" .


"ehhemmm, gedumel apa nan?"


seketika Nadia menoleh dan menjerit karna yang menbuka tenda Nadia adalah Rayhan.


"aaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkggggggggggg,


Ngapain kamu buka tenda ku tanpa seizin ku!!"


Nadia berteriak sangat keras.


para penjaga itu ingin melawan Nadia.


tapi di isyaratkan oleh Rayhan untuk mundur,


"sssstttt diam, ngapain kamu di sini gak pulang kerumah mu hah?"


Nadia juga membalas jawaban dengan jutek dan kesall.

__ADS_1


" emang kenapa? kamuu kamu juga ada di sini ? ngapainnn? "


" cuman ingin melihat seseorang saja"


seketika Nadia teringat anak kecil yang di temui semalam,


Nadia seketika bertanya pada Rayhan dan ingin menghilangkan rasa penasarannya.


"haiii Rayhan"


Rayhan menoleh,


" eheemm akuu emmm ingin bertanya pada mu? "


"hemm" Rayhan menjawab sambil memainkan telepon genggamnya.


"emmm anak kecil itu..!!"


Rayhan menoleh padanya dengan tatapan kosong,


"apa,, anak kecil apa?"


Nadia mengudurkan niatnya bertanya pada Rayhan dan mencari cara lain untuk menghilangkan rasa penasarannya.


"ahhh tidakkk bukan kah disini banyak anak kecill yaa. he he he he "


Rayhan kembali menatap telepon genggamnya dan berkata


"ahhhh iya nan, bukan kah kamu pergi untuk menemui orang tua mu?"


Rayhan mengalihkan pembicaraannya.


"ahhh iyaa, tapi saat aku datang kerumah mereka tidak ada, dan yang aku temukan hanyalah ruang rahasia,"


" ohh, aku sudah tahu kamu membebaskan para pengikutku dan penjaga ku, apa kamu perlu tahu semuanya?"


tatapan Rayhan mulai berubah, yang tadinya kosong sekarang jadi lembut dan perhatian.


"apa yang terjadi Ray? " Nadia mencoba memahami situasi.


" mungkin orang tua mu sudah kembali dan mencari mu, kamu harus kembali!"


Nadia penasaran lagi di buat kata kata Rayhan yang berhubungan dengan ruang rahasia yang ada di rumahnya,


"tunggu tunggu tunggu, apa maksudmu sebenarnya tolong jelaskan apa yang terjadi dan apa hubungan ruang rahasia itu dengan kalian ? "


Tatapan serius Nadia, membuat Rayhan tidak bisa berkata kata lagi,


Rayhan meminta semua orang meninggalkan Nadia dan dirinya sendiri.


semua orang pun pergi dengan hormat


dan Rayhan menceritakan apa yang terjadi secara terbuka dan jelas.


...#############...


Haloo semuanya selamat idul Fitri ya mohon maaf lahir batin,


semoga kita di beri kesehatan.


dan selamat membaca .


ini ilustrasi dari gambar Brown Nicki.anak laki laki yang tampan tapi mempunyai taring yang berbeda dengan vampir lainnya.



Maaf gambar hanya ilusi semata. hanya melengkap i cerita saja.


...#...

__ADS_1


__ADS_2