Pacarku Ternyata Vampir

Pacarku Ternyata Vampir
Episode 12.


__ADS_3

"kenapa tidak ada jawaban?"


"kring kring kring kring..!!" telpon Rayhan berdering tanpa jawaban.


ibu Nadia terus menelpon berharap bisa berbicara dengan Rayhan


Tapi sepertinya dugaan Ibu Nadia tidak seperti yang di harapkan.


Ibu Nadia menutup telponnya merasa kecewa sambil menghapus air mata Ibu Nadia melihat ke kiri dan ke kanan memperhatikan apakah ada suaminya atau tidak tapi Ibu Nadia tidak tau ayah Nadia diam diam memperhatikan istrinya di balik pintu, ibu Nadia mencoba untuk menelpon musuh bebuyutannya lagi.


seketika


"prraaakkkk...!!" dengan cepat telepon itu jatuh. Ayah Nadia dengan cepat sudah ada di hadapan ibu Nadia.


Ibu Nadia hanya kaget dan terpaku sebentar dan melihat mata suaminya yang nampak marah


"kenapa kamu slalu ceroboh, jika mereka meminta tumbal dari kita gimana mah?"


istrinya seketika tercengang dan menangis


"lalu gimana ayah..? kita harus gimana cara untuk menyelamatkan Nadia adalah dengan meminta bantuan klan East Angelina"


mereka mencoba untuk mencari cara agar anaknya tidak ketahuan oleh bebuyutannya.


ayah Nadia memeluk istrinya dengan erat.


"maaf maah, mamah tenang saja aku yang akan memikirkan cara untuk mengamankan Nadia, jangan menangis lagi " Ayah Nadia memeluk mesra istrinya dan mengecup keningnya.


Malam hari yang menyeramkan sudah berlalu. Nadia tidak juga bangun dari tendanya, tertidur pulas seperti bayi.


"sepertinya kamu sudah tidak kesakitan lagi Nan,"


Rayhan ternyata sudah ada di samping Nadia.


kata kata Rayhan saja belum bisa membangunkan Nadia, Rayhan hanya bisa menunggu memandangi paras Nadia yang menawan saat tidur dan terus memandangi, saat Nadia bergerak sampai diam lagi semua Rayhan lihat,


hingga tak terasa waktu berputar semakin cepat hingga Nadia membuka matanya dengan tiba tiba itu membuat Rayhan terkejut, tetapi Rayhan masih saja di samping Nadia memandangi wajah Nadia.


hingga Nadia menoleh kearah Rayhan.


seketika Rayhan menutup mata, pura pura tidur.


"kenapa aneh sekali orang ini!" ujar Nadia pelan pelan.


Nadia heran dengan kelakuan Rayhan yang tidur sambil duduk di sampingnya hanya tangan kanannya yang menjaga kepalanya agar tidak tertidur di lantai.


Nadia bangun dan mengelus rambut Rayhan memainkannya rambut yang halus itu.


dengan pelan pelan Rayhan membuka mata, di depannya pas sudah ada Nadia yang masih memegangi Rambut Rayhan .


"ahhhkk.. buat kaget aja kamu ray!! huuuff.!!!"


Rayhan tersenyum beberapa saat Rayhan mendekatkan bibirnya ke arah Nadia tapi Nadia menghindarinya hingga menjatuhkan dirinya di kasur.


Nadia berbaring menutup mata berlahan tangannya mencari bantall.


"brrrukkkkk"


muka Rayhan di hantam oleh Nadia dengan menggunakan bantal


"emm maaf,,!!! " ujar Nadia


Rayhan tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku Nadia yang begitu polos.


Rayhan menatap Nadia dan berkata di dalam hati

__ADS_1


"*baru kali ini aku di tolak oleh wanita dan baru kali ini aku di pukul oleh wanita*".


Rayhan orang yang di takut i oleh semua klan di mana saja. jadi Rayhan sedikit terkejut menghadapi sikap Nadia yang seperti itu.


"ada apa Ray ? apa kamu marah aku pukul pakai bantal? maaf yaa aku tidak bermaksud seperti itu"


Rayhan hanya menggaruk-garuk kepalanya Rayhan sedikit terkejut dan melihat Nadia kembali,


"emmm tidakk , lupakan lah. ayokk pergi keluar makan!, kamu pasti laparkan?"


Rayhan berdiri dan keluar dari tenda itu.


Rayhan merasa kesal dan menghentak hentakkan kakinya seperti anak kecil dan memegang kepalanya sambil duduk,


semua itu di lihat oleh bawahannya,


dengan ekspresi wajah kecewa dan malu.


Nadia yang merasa bersalah mengiyakan ajakan Rayhan Saat Nadia keluar tenda Nadia melihat Rayhan yang duduk di depan tendanya sambil memegangi kepalanya.


"apakah kamu capek?" ujar Nadia


mendengar suara Nadia dari belakang Rayhan bergegas berdiri dan mengubah ekspresi wajahnya,


"aahhhahaha tidakk, hanya saja akuu..!"


"aku apa Ray?"


"aa itu aaa emm melihat tanah, ahh iyaa melihat tanah, tanah disini sangat kering rumputnya seperti tidak mau tumbuh".


sambil tersenyum mencari alasan .


Nadia melihat Tanahnya dalam hati Nadia "*sepertinya tanahnya biasa saja*"


pertanyaan Nadia membuat Rayhan terkejut.


Rayhan memegang jidatnya dalam hati berkata .


"*goblokk,, kenapa aku gak bisa cari alasan yang tepat*"


Nadia yang melihat itu bingung lalu pergi.


"ayooo bukankah kamu ngajakin makan!"


dengan malu Rayhan mengikuti Nadia.


"Nann,,,?"


"hemmm"


mereka berbicara sambil berjalan.


"kamu tidak merindukan rumah mu?"


Nadia mulai berhenti berjalan dan berbalik menatap Rayhan.


Nadia menjawab tanpa ragu


"alasan ku datang kesini dan tinggal di dekatmu adalah ingin melindungi mu!"


Rayhan menganggap Nadia bercanda.


"hahaha, Nann,, untuk apa kamu pergi sejauh ini untuk melindungi ku bukankah kamu tau aku ini apa?"


Nadia terdiam cukup lama

__ADS_1


berlahan tangan Nadia menyentuh rambut Rayhan. seketika Rayhan terkejut.


"Ray aku tau semuanya, aku adalah Rainkarnasi dari kekasih mu dulu kan, dan semua yang ada di kekasih mu 99% ada di dalam diri ku, hati ku juga Ray, pertama kali aku melihat mu aku sudah merasa beda dengan mu, aku mencoba untuk menyembunyikannya tapi saat ini aku tidak bisa, dan kamu tau!! aku menerima kamu apa adanya, kamu seorang monster kamu vampir apa lah, aku tetep mencintai mu"


Nadia tidak sengaja mengeluarkan isi hatinya kepada Rayhan, Rayhan hanya terdiam tidak bisa melakukan apa apa hanya terdiam.


"Rayy apa kamu mendengar ku!!" ujar Nadia


tangan Nadia masih di pipi Rayhan.


Rayhan tanpa kata dan melihat Nadia dengan tulus mengatakan itu padanya.


"ayoo..!"


tangan Rayhan di tarik oleh Nadia Rayhan hanya mengikuti saja.


tanpa banyak bicara Nadia membawanya ke mobil.


"masuk,, biar aku yang menyetir" ujar Nadia .


tapi Rayhan hanya diam .


"kenapa diam Ray.?"


Rayhan dengan santainya berjalan ke arahnya dan berkata .


"bukan kah laki-laki harus menyetir ?"


"baik lah kamu yang menyetir"


Nadia bergegas kembali ke kursi deoan dekat Rayhan, tapi Rayhan masih saja berdiri di sana .


"kenapa lagi Rayy, ayooo buruan!!!" ujar Nadia dengan marah.


Rayhan masuk dan menghidupkan mobil lalu pergi. Rayhan berniat untuk mengembalikan Nadia kepada kedua orang tuanya.


saat perjalanan Rayhan mengeluarkan sihirnya agar Nadia tertidur.


baru saja Rayhan ingin mengeluarkan sihirnya tiba tiba mobil menabrak sesuatu.


"brruuuakkk....!" ..


"Ray kamu menabrak apa?? "


Nadia ketakutan dan kuatir, ..


"apa yang terjadi Ray?"


Rayhan yang tenang terdiam cukup lama. karna Ryahan tau siapa di balik semua ini. .


berlahan Rayhan membuka pintu mobil dan keluar .


"plak plak plak plak" hentakkan kaki Rayhan yang berjalan mendekati makhluk yang tertabrak itu.


Nadia berteriak kepada Rayhan.


"Rayy hati hatii, aku akan tetap disini saja,"


Nadia menundukkan kepalanya dan tidak ingin melihat, .


Rayhan berjalan selangkah dan melihat di depan mobil


dan ternyata..!!! *


...##############...

__ADS_1


__ADS_2