Pacarku Ternyata Vampir

Pacarku Ternyata Vampir
Episode 27.


__ADS_3

"apa yang terjadi pada ku. tadi pagi, aku terluka dalam di kaki ku. hanya saja sembuh dengan sendirinya. dan bau apa ini? hemmm,,, . sangat enak.. !!! tidak tidak aku harus menutup hidungku!! " ujar Nadia sambil memegang hidungnya dengan kencang.


"aku harus memegang dengan kuat, jangan jangan gigitan anak kecil itu menjadikan aku seperti ini. " ujar Nadia sambil berjalan pelan kembali kerumahnya.


"mungkinkah aku jadi vampir!!" ujar Nadia dengan berhenti mendadak.


dengan cepat Nadia berlari dengan cepat sudah ada di rumah dan menelpon teman kerjanya.


"tuuu tuuuut tuuut !!!"


" kenapa gak ada yang menjawab.!!" ujar Nadia sangat emosi.


dengan tergesa gesa Nadia menelepon temannya lagi.


"ahh haloo Sindy??"


"iya nan, ada apa. oh iya kenapa kamu gak kerja. kamu kenapa??"


" Sin . ehh maaf ya aku gak bisa kerja, sepertinya aku gak enak badan. jadi maaf ya !"


" ya udah istirahat aja dulu. mungkin dengan istirahat kamu bisa sembuh!"


" iya,, bilang in masa bos aku gak bisa kerja ."


"udah santai aja sama aku, sementara kamu aman. bos gak ada di toko dia bisnis luar kota, istirahat aja dulu nanti kalo udah mendingan kamu balik ke toko!"


" makasih ya . udah dulu aku harus tidur!"


" iya ,iya. ,bye!"


panggilan pun berakhir . di situlah Nadia merasa cemas . apa yang harus Nadia lakukan.

__ADS_1


Nadia berfikir keras mondar mandir kesana kemari mencari cara bagaimana mengatasi ini semua.


di saat Nadia termenung. Rayhan datang tiba tiba di depannya.


tanpa suara Rayhan sudah ada di depan Nadia. Nadia menjadi kaget dan juga senang.


" loo. kamu..!!!" ujar Nadia dengan nada terkejut.


"apa kamu senang aku kesini?" tanya Rayhan.


Nadia terdiam membalikkan badannya beberapa saat.


ketika itu Nadia melihat lagi ke arah Rayhan.


"kamu sama seperti dulu, tak pernah menua walaupun kamu sudah berumur ribuan tahun'' ujar Nadia sambil termenung .


Rayhan memegang tangan Nadia.


Nadia pun berjalan mendekati cermin.


betapa terkejutnya Nadia.


"apa. apa yang terjadi pada ku. !!! apa gigitan anak kecil itu yang membuat tubuhku aneh seketika !!! tadi pagi juga begitu..!" ujar Nadia dengan gelisah


seketika Rayhan menenangkan Nadia. memeluknya dengan lembut.


"jangan seperti itu. bukankah kamu senang bisa bersama ku selamanya. sekarang kamu jadi Salah satu dari kami" ujar Rayhan sambil memeluk Nadia.


dengan keras Nadia mendorong Rayhan sambil berkata.


" apa maksud mu!!!"

__ADS_1


Rayhan sampai terpental jauh hingga keluar. tembok yang di lewati Rayhan jebol seketika.


itu hanya dorongan kecil bisa membuat kekacauan.


Nadia terpaku tak bisa berbuat apa apa. Nadia seketika berdiri kaku.


Nadia melihat kedua tangannya.


"apa yang aku lakukan!!!" ujar Nadia dengan rasa bersalah.


disisi lain Rayhan menahan sakit karna terpental dan terbentur sangat kuat.


dengan menahan rasa sakitnya Rayhan mencoba berdiri dan menenangkan Nadia.


"nan.. naann.. it's ok .. gak pa pa hah hahh . kamu jangan takut ini pasti kamu terlalu tertekan. maaf ..hahh hahh.."ujar Rayhan sambil terengah engah.


Nadia melihat Rayhan lagi. banyak darah di sekujur tubuhnya..


Nadia lari sekilas sudah ada di depan Rayhan. membuat Rayhan terkejut .


" rayy,, maaf aku. akuu ..!!" ujar Nadia ketakutan.


Rayhan tersenyum dan memeluk Nadia.


"gak pa pa . nan. gak papa. bukankah kamu harus belajar bersama ku mengendalikan kekuatan mu." ujar Rayhan sambil tersenyum.


Nadia pun menghapus air matanya dan tersenyum.


Nadia berpegangan pada Rayhan berjalan menyusuri jalan setapak.


perjalanan itu begitu singkat Nadia sudah melihat gerombolan orang orang disana juga ada teman Sma Nya.*

__ADS_1


__ADS_2