Pacarku Ternyata Vampir

Pacarku Ternyata Vampir
EPISODE 31.


__ADS_3

" gloduakkk...!!"


Nadia menoleh ke arah Joseon.


dengan isyarat Joseon mengatakan tetap diam dan jangan banyak bergerak


" kou sudah menemuka Nadia si vampir baru itu?" . pekik seorang. yang entah siapa dia


" diam herman. aku lagi konsentrasi mencari keberadaanya " ujar nya.


" hey.. kou itu goblok mana bisa kou akan tertangkap jika kou hanya diam saja Jaki."


dengan mengedus ngedus Jaki berlahan berjalan ke arah batu yang besar.


" wahh aku akan menemukan sesuatu. "


dengan cepat Jaki berlari ke arah balik batu.


dan ternyata Nadia dengan cepat sudah pergi dari sana bersama joseon.


" sialll. aku terlambat..!!" ujar Jaki dengan marah.


" aku bilang apa. kamu itu goblok mana mungkin kamu seperti itu. kamu itu seperti memburu kelinci saja..!" ujar herman dengan mengoda Jaki.


" diam kamu.. !!" ujar Jaki marah.


di samping itu Nadia dan Joseon berlari ke arah teman temannya.


" apa yang kou dapat nan? " ujar joseon.


sepertinya tempat yang tadinya indah kini menjadi berantak kan dan banyak api di mana mana.


" ayo jon kita harus kembali kesana. " ujar nadia cemas.

__ADS_1


mereka pun berlari bersama dengan cepat melewati beribu pohon tumbang dengan sangat cepat.


akhirnya mereka sampai di pekemahan .


" mana semua orang? kenapa hanya ada tenda saya. ?"


" sepertinya Rayhan mengajak semua pengikutnya untuk berlindung! tapi kenapa Rayhan tidak mengajak mu nan!" . ujar Joseon dengan heran.


Nadia begitu cemas kenapa aku di tinggalkan. ??


baru saja Joseon ingin mengandeng Nadia dan mengajak nya pergi tiba tiba Rayhan datang.


dengan cepat meraih tangan Nadia.


"haahhh...!!" Nadia kaget karna dua orang menggenggam tangannya.


" maaf nan. aku baru bertemu dengan mu. kita harus pergi. dan oh iya Joseon makasih sudah menjaga kekasih ku. kou harus ikut aku berlindung. mereka...!"


Rayhan berhenti bicara. dan Nadia menunggu kelanjutan penjelasan Rayhan.


" ada apa Ray. apa yang terjadi.? mereka kenapa. apa yang salah?" Joseon bertanya tanpa jeda.


Rayhan begitu cemas ingin melanjutkan nya. tapi ingin melanjutkan penjelasan nya. tiba tiba.


" dooor. door dooor "!!


tempak an. bertubi tubi bersuara. dengan cepat Rayhan menarik Nadia.


" jelaskan dulu Ray!" kata Nadia.


" entar dulu. kita harus berlindung. ikuti kau..!!" ujar Rayhan dengan nada berburu buru.


" door door door " swara itu terdengar dengan keras dan semakin mendekat. . dengan cepat mereka berlari menuju tempat perlindungan.

__ADS_1


" nan kamu harus kesini dulu. jaga Nadia untuk ku Joseon. aku harus melawan mereka bersama tetua.. kita harus mengalahkan klan itu yang telah menghancurkan klan kita " ujar Rayhan dengan tatapan tajam nya.


nadia terdiam karna tidak bisa membantu. padahal kekuatan yang paling dasyat adalah kekuatan Nadia.


mantan darah suci yang mereka jaga. .


Joseon pun mengangguk tanda mengerti. begitupun Nadia.


dengan cepat Rayhan berlari bersama pengikutnya melawan klan bajingan itu..


sudah beberapa hari berlalu tapi Rayhan tak kunjung datang menemui Nadia.


" kenapa sudah seminggu Rayhan belum berhenti dari perang?"


" nan kita tunggu sampai bener bener aman " ujar Joseon.


" tapi sampai kapan jo!"


di sisi lain Rayhan dan tetua sudah kelelahan karna banyak musuh yang Berdatangan beda arah. pengikut pun semakin berkurang karna banyak yang mati dalam pertempuran.


" tetua. bagaimana ini apa kita harus mundur. banyak hang mati!" ujar Rayhan


" Nak Rayhan kita punya rencana cadangan. panggil Nadia kemari. hanya dia lah yang bisa menghentikan peperangan an ini!" ujar tetua dengan tatapan tajam.


dengan Ragu Rayhan menjawab.


" ta taa taapi tetua.!"


terpaksan Rayhan harus memanggil lewat telepati.


"𝓝π“ͺ𝓷𝓷.. π“ͺ𝓴𝓾 𝓫𝓾𝓽𝓾𝓱 𝓫π“ͺ𝓷𝓽𝓾π“ͺ𝓷 𝓢𝓾.. !" swara Rayhan terdengar jelas di telinga Nadia.


Nadia yang mendengarnya seakan tau. dan cepat cepat membawa apa yang di perlukan saat bertempur..

__ADS_1


"Nann...Naadiaaa...!!!! "


__ADS_2