
"greeg.."
"srreeekk.!"
mereka di sambut sangat banyak oleh para pelayan di rumah itu, anak buah Rayhan tercengang melihat rumah bak istana,.
temannya pun mengarahkannya dan di persilahkan duduk di sudut dekat pintu besar itu.
temannya pun berjalan mendekati salah satu pelayan itu dan membisikkan sesuatu pada pelayan itu.
seketika pelayan itu mengangguk tanda mengerti.
berjalan keatas menyusuri tangga dan mengetuk di sebuah pintu depan tangga, dengan hati hati pelayan itu masuk kedalam sambil berkata tapi tidak jelas.
beberapa jam anak buah itu menunggu di sofa.
slalu melihat ke atas, beberapa menit lagi melihat keatas memastikan bahwa pelayan itu datang membawa berita baik dari pemilik darah suci itu dan mau keluar menemuinya.
dia melihat keatas lagi tiba tiba dari pintu itu muncul wanita cantik, dan pembantu tadi di belakangnya tanpa berkedip bob melihat dari atas ke bawah sampai mulutnya yang terbuka, air liur pun tak sengaja menetes keluar.
tanpa di ketahui nya bob di kejutkan oleh temannya yang dari belakang tiba tiba menutup mulutnya dengan kemoceng,.
"apaan sihh kamu ganggu orang menghayal aja," ujar anak buah Rayhan marah marah pada temannya, karna terkejut
"tuhh, air liur loo bersihin nih pell. banjir nanti rumah ini, rumah semegah ini kamu mau banjir in air liur loo,,!!" sambil memberikan alat pel dengan kasar.
wanita itu berjalan berlahan menuruni tangga, bob tersenyum sambil memegang alat pel yang ada di depannya, Wanita itu pun sama melihat kearah anak buah Rayhan.
dengan anggun wanita itu berlahan mendekati Bob, anak buah Rayhan.
tanpa di sadari bob, wanita itu sudah ada di depannya agak jauh, dan bertanya pada salah satu pelayan yang ada di sana.
"apakah ini pelayan baru kita??" tanya wanita itu.
teman bob mengajukan diri dan menjawab
"bukan nona, Dia adalah teman ku dan juga anak buah tuan Rayhan," ujar teman bob dengan sopan.
mendengar penjelasan teman bob, wanita itu terkejut setelah mendengar kata nama Rayhan, .
ternyata Wanita itu adalah Nadia, pacar Rayhan dan juga Rainkarnasi kekasihnya Rayhan yang dulu.
tanpa pikir panjang Nadia duduk di samping bob, bob masih berdiri.
salah satu pelayan mengatakan kepada bob untuk memintanya duduk juga,
bob pun duduk, dan Nadia bertanya.
"untuk apa kamu disini? mana Rayhan? apakah Rayhan sudah sembuh? dimana dia? katakan padaku?" ujar Nadia dengan cepat
"pelan pelan aja nona, saya akan jelaskan kenapa saya datang kesini mencari nona,!".
dengan berlahan bob, anak buah Rayhan menjelaskan apa yang terjadi dengan detail.
setelah mendengarkan bob bercerita Nadia seketika menangis,dalam hatinya mungkin Rayhan sekarat tidak bisa pa apa,.
"aku,, aku gagal menjaganya,,!" ujar Nadia penyesalan.
dengan lantang Nadia berkata.
"ambil darah ku, cepat selamatkan dia,!! jika aku harus mati menyelamatkan dia aku tidak akan merasa bersalah lagi..!!"
bob pun terkejut.
''tidak. tidak nona, jangan, jika tuan tau tuan akan sedih, saya hanya mengambil tiga tetes saja, baru itu aku harus mencari darah kristal" ujar bob sambil memegang wadah kecil
Nadia mengangguk kan kepala tanda mengerti.
''baiklahh, ayoo belahh tangan ku!!" perintah Nadia.
__ADS_1
dengan berlahan bob belah tangan Nadia. dengan luka yang kecil tapi dalam, darah itu menetes di wadah yang ada di bawah tangan Nadia.
"teeesssss...!!!"
para pelayan mencium bau darah Nadia,
"heemmm harum nyaa , enakkk..!!" salah satu pelayan itu.
"teeeessssss....!!!" tetesan keduaa.
baunya pun tidak dapat terkendalikan oleh mereka.
bob yang di depannya berteriak.
"semuaaa, tutup hidung kaliann. hayy temann suruh mereka tutup hidung, jika tidak akan jadi bencana!!! cepat cepat,!!" ujar bob
seketika mereka menutup hidung satu persatu karna tetesan terakhir akan membuat mereka mengila dan tak sadarkan diri.
bob pun melihat ke semua pelayannya yang sedang menutup hidung mereka masing masing, temannya bob juga sama.
bob yang lupa menutup hidung, saat tetesan terakhir.
"teeessss....!!!
saat itu hawa nafsu bob memuncak hampir tidak terkendali hingga bob ingat Tuannya sekarat,
bob sekuat tenaga menahannya menutup hidung dengan cepat sambil menutup mata seperti orang ketakutan.
beberapa waktu kemudian bob di tepuk bahunya. terkejutlah bob,
"sudah selesai woy..!!!" ujar teman bob.
seketika bob membuka mata, bob melihat Nadia sudah membalut luka di tangannya.
"apa tidak pa pa nona? " tanya bob
"iya, aku baik baik saja, cepat cari orang yang memilik i darah kristal itu.! dan selamatkan dia"
seketika bob di pegang oleh temannya.
"merem loo..!!!" ujar teman bob,
"ehhh kenapa ?"
"udah merem aja !!"
bob masih memandangi temannya seketika tangan temannya menutup mata Bob,
"woooyyyy" teriakk bob .
dengan cepat melepaskan tangannya.
"udahh, gue mau lanjut kerja gue. hati hati bob,!!"
teman bob berlahan berjalan tanpa memperdulikan Bob
"ehh ehh ini dimana woyyy,,,..!! aduhh..!!" ujar Bob penuh kebingungan.
#
5 hari lamanya Bob mencari darah kristal itu, mencari kesana kesini bertanya kesana kesini tidak ada yang tau hampir putus asa bob mencarinya.
Bob bersandar di sebuah pohon dengan ke putus asaan dengan wajah cemberut tangannya memegangi sebuah daun yang baru saja jatuh dari atasnya.
tiba tiba Dia merasa ngantuk dengan angin yang bersepoi sepoi segar, seketika tertidur karna selama 5 hari lamanya dia tidak tidur sama sekali.
saat bob bangun tiba tiba ada wanita di depannya seketika bob kaget dan berteriak.
"aaaakkkkkk...!!!"
__ADS_1
wanita itu hanya mengerutkan alisnya dan tidak berbicara.
Bob melihatnya sangat terkejut kenapa ada manusia yang mendatanginya tiba tiba. .
di sisi lain ke Rayhan ditempat tidur dengan tubuh yang tidak berdaya, tiba tiba terbangun.
dengan nafas yang terengah engah meminta sebuah minuman an. tidak ada siapa siapa di ruangan itu hanya infus dari darah hewan langkah dan sebuah kursi yang menghadap ke arah nya
beberapa menit dokter itu datang dan memeriksa keadaan Rayhan.
"ahh tuan , kamu sudah bangun, apa yang bisa aku bantu..??"
"hausss !!!" ujar Rayhan.
terus dokter itu teringat pada bob.
"tuan sebentar aku akan kembali ..!!"
seketika dokter itu pergi mencari bob. dengan cepat menemukan bau bob bersama wanita.
"aiiss, ternyata bersama wanita, tidak mencari darah langkah malah bersenang senang. "
dengan satu kibasan di tangannya dokter itu menghilang berpindah tempat .
saat berduaan Bob dan wanita itu, .
''hey siapa kamu, sana jangan di depan ku agak jauhh sana..!!! " ujar Bob tanda mengusir wanita itu.
tapi wanita itu slalu saja di dekatnya tidak mau pergi. wanita itu mengendus endus bau Bob.
"kamu vampir?" ujar wanita itu dengan heran.
seketika Bob terkejut.
" gimana kamu tau, siapa kamu?"
wanita itu diam semakin mendekat i Bob, .
"ehh ehhh ehhh mau ngapain kamu,"
tanpa sadarr di belakang Wanita itu sudah ada dokter.
"loo dokter ngapain kesini, ehhh bukann dok, bukan seperti yang kanu pikirkan!!"
dokter itu marah dan merampas botol kecil berisi darah suci .
" ehhh kenapa cuma darah suci saja mana darah kristalnya,,"
"ahhh nganuu dok , itu .!!"
"udah aa cari lagi yang benar , aku harus kembali..!".
seketika menghilang dengan cepat.
Bob berdiri dengan kesall.
"tuhh kan gara gara kamu tuh, ngapain sih kamu deket deket aku, sana kamu pergi!!!" ujar Bob.
wanita itu tetap diam .
saat Bob ingin mencari darah kristal itu slalu saja mengikuti, dimana pun di ikuti, sampai Bob pusing dan berlari lari bersembunyi dari wanita itu.
di balik itu dokter sudah ada di kediaman Rayhan dengan cepat menuangkan darah suci itu.
"gleeg gleeg "
satu kata yang Rayhan ucapkan .
"Nadiaa ..!!" ujar Rayhan dengan sedih.*
__ADS_1
...##############...