
Di episode lalu menceritakan tentang jaka yang tengah memberi pelajaran kepada queenza dan juga ketiga pengawal pribadi putri bungsu raja selatan.
dia berniat mencari informasi.
Di tempat lain,
langit tengah berlatih di pekarangan belakang milik asosiasi dengan serius.
Langit yang selalu berfikir rasional tampak menyalahkan dirinya sendiri atas kepergian jaka dan hilangnya Violetta.
"Andai aku lebih kuat, setidaknya setara dengan jaka aku pasti mampu melindungi mereka" begitu langit menyalahkan diri dan sejak ia siuman dia langsung berlatih ilmu kanuragan sampai lupa makan dan minum.
ko shi long menaruh iba namun ia tidak mampu berbuat apa-apa, paling dia akan sesekali mengecek langit secara langsung untuk mengetahui kondisinya.
seperti saat ini dimana dia sedang berdiri dengan kedua tangan berpangku di punggung memperhatikan langit.
terdengar langkah kaki tergesa-gesa di tangga belakang.
"hemzzz..." ko shi long segera meninggalkan langit agar tidak mengganggu latihan yang sekarang pemuda itu lakukan.
"ada apa ci ?"
ci mei mei yang cantik tampak tengah tergesa-gesa menghampirinya.
setelah sampai di hadapan ko shi long, ci mei-mei tampak berseri.
"ada kabar baik ko" jawab ci mei mei dengan wajah berseri.
ko shi long yang melihat ekspresi istrinya itu keheranan.
"kabar apa ?"
"anak kita ko anak kita"
ko shi long mengernyitkan keningnya,
mereka memiliki dua orang anak yang pertama adalah shi zhi long yang pernah berguru dengan ayah Violetta dan dia ahli dalam menggunakan tombak sama seperti langit.
sudah lama mereka tidak bertemu sejak zhi long mengikuti saran dari angga agar bermigrasi ke kerajaan daun, tempat dimana dulu angga dan erlang menjabat sebagai tangan kepercayaan raja.
lalu anak kedua mereka adalah shi lou yi, dia fokus dengan bisnis keluarga di kerajaan angin tenang. menjadi manager perserikatan perdagangan di sana.
"anak kita yang mana ci ?" tanya ko shi long.
"coba koko tebak" ci mei mei bergelayut manja di tangan ko shi long.
"aih... kabar apa sih ci" ko shi long berekspresi serius "coba ceritakan"
"aih koko mah gitu ah..." rajuk ci mei mei mengembungkan pipinya sambil menyilangkan kedua tangan di depan dadanya yang bulat.
"ulu ulu isteliku melajuk" goda ko shi long.
"uhhhh"
__ADS_1
"coba cici kasih bocoran sedikit deh biar koko bisa tebak" bujuk ko shi long.
"oke cici kasih bocoran" wajah ci mei mei kembali sumringah "ini tentang..."
"tentang ?" ko shi long mulai tidak sabaran
"tentang..." lagi ci mei mei menggantung pembicaraan.
"tentang ?" ko shi long semakin penasaran.
ci mei mei tersenyum puas melihat suami tercintanya penasaran.
"tentang..." baru saja ci mei mei akan membocorkan jawaban tiba-tiba.
BOOOOOOOOOOOOOOM
Sebuah ledakan hebat di taman belakang tempat langit berlatih.
"a-apa itu ?" ko shi long dan ci mei mei saling pandang di kejutkan oleh ledakan itu.
tidak hanya pasutri itu yang terkejut,
ko shi lee yang sedang bersiaga di pintu depan dan beberapa orang yang ada di sana juga ikut dikejutkan oleh ledakan tersebut.
mereka serentak berhamburan melesat menuju taman belakang tempat langit berlatih.
setibanya di tempat ledakan,
tampak tanah berhamburan beserta isinya dan disana juga ada langit yang tampak seluruh tubuhnya di selimuti aura berwarna putih berlapis kuning ke emasan.
ekspresi nya begitu datar dan sebuah tombak yang biasa dia gunakan berputar-putar di sisi tubuh sebelah kanan mengeluarkan api.
"Aduh kacau..." gumam shi lee dan shi long bersamaan.
"ada apa ko ?" tanya cici mei mei.
namun ko shi long hanya diam fokus memperhatikan langit.
karena tak mendapat jawaban, cici mei mei beralih bertanya ke pengawal pribadi mereka shi lee.
"shi lee apa yang kacau ?" ci mei mei sangat penasaran "tampaknya nak langit sedang tidak sadarkan diri".
"daulat nyonya benar apa yang anda katakan" shi lee membenarkan pendapat ci mei mei
"lalu ?" tanya ci mei mei lagi
"ini adalah kondisi langit saat berada dalam ujian hati dan tampaknya dia tak sanggup mempertahankan ketenangannya" jelas shi lee
"kalau begitu apa yang bisa kita lakukan untuk membantunya?" ci mei mei khawatir.
"tidak ada" jawab ko shi long tanpa menoleh "kecuali..."
"kecuali apa ko ?" ci mei mei mendesak, bagaimana pun juga langit dan kawanan sudah seperti anak mereka sendiri, karena hubungan kekeluargaan yang terjalin di desa kabut racun itu begitu mendalam.
__ADS_1
"kecuali kita mengetahui penyebab kegelisahan di hatinya itu"
"mungkin mereka lah penyebabnya kakak" shi lee serius.
"ah..." ci mei mei seperti tersadar.
"iya aku juga yakin itu" ko shi long membenarkan pendapat shi lee.
cahaya yang membungkus langit semakin meningkat dan tubuhnya juga sekarang tampak sedang terbang melayang.
"Lang... langit" terdengar suara memanggilnya dari tempat yang cukup jauh.
.............
matahari sudah menyingsing sempurna,
kawanan artur tampak serius mengawasi sebuah kamp bandit yang berada di pelosok desa bagian dari wilayah kerajaan bulan sabit.
"ketua" jhonson membuka suara sambil mensejajarkan tubuh nya di samping artur yang saat ini sedang bersantai di salah satu dahan pohon.
"sama seperti yang di laporkan oleh para pencari kabar kemarin" artur berkata tapi matanya masih serius memperhatikan sekitar kamp. "kamp ini terlalu mencurigakan, karena para penjaganya yang terlalu sedikit"
"apa mungkin ini adalah jebakan yang mereka siapkan ketua ?" camelia bertanya, dia berada di dahan lain yang tak jauh dari tempak artur berada.
"bisa jadi" jawab jhonson
artur hanya mengangguk perlahan, pertanda setuju dengan jawaban jendralnya itu.
"lalu apa yang harus kita lakukan ketua ?" argus mulai ikut nimbrung perbincangan.
ketiga anak buah artur sama-sama melihat ke arah yang sama, menanti keputusan dari artur.
artur sendiri meski terlihat santai tapi jelas sedang memikirkan rencana,
karena di balik diamnya, ekpsresi di wajah itu berubah-ubah layaknya seorang yang sedang bermain catur.
dalam satiap tindakan player itu pasti mereka memikirkan langkah selanjutnya agar tidak menggagalkan misi.
"kita tunggu dulu sampai sore, baru kita ambil langkah selanjutnya" titah artur tegas.
..........................
*Bagaimana dengan penyelidikan jaka ?
Bagaimana dengan keadaan langit ?
kabar apa yang di bawa oleh ci mei mei hingga membuat nya begitu ceria ?
Langkah apa yang akan di ambil oleh artur ?
Nantikan di episode berikutnya.
yow kawan kritik dan juga saran anda saya harafkan, agar saya bisa melanjutkan cerita dengan lebih baik lagi.
__ADS_1
tapi tetap harus sopan dan santun ya, itu tandanya anda menghargai karya orang lain*.
... "BERSAMBUNG"...