
Sebatang rokok dan api kecil,
mereka berlawanan tapi saling melengkapi.
mereka di pertemukan dan api perlahan merambat membunuh si rokok, rokok hanya pasrah merelakan tubuhnya di lahap demi menciptakan asap.
di sebuah desa yang terletak di wilayah kerajaan Utara ada sepasang suami istri yang hidup jauh dari kata berkecukupan.
Dulu mereka adalah saudagar yang sangat kaya, saking kayanya dia bahkan mampu menyuap kerajaan kecil yang sekarang tempat dia berada sehingga tindak tanduk tingkah lakunya tidak pernah tercium oleh kerajaan pusat,
Tapi sayang di saat dia hidup bergelimang harta kala itu sifat keduanya sangat lah tidak terpuji.
sebagai tuan tanah mereka tidak segan untuk bertindak kejam, terlebih kerajaan kecil tempat nya berada bisa dikatakan akan selalu tutup mata dengan ulahnya.
dan seperti kata pepatah roda pasti berputar, dengan keruntuhan kerajaan utara serta pemberontakan dimana-mana mereka pun turut terkena imbasnya.
dan begini lah nasip kedua nya saat ini, jauh dari kata mewah bahkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pun mereka kesusahan.
"BRAKKKKKK" pintu kayu yang rapuh itu di dobrak paksa menampakkan lima orang pria berwajah bengis.
"BAYAR HUTANGMU BEJO, JANGAN SEMBUNYI LAGI" teriak salah satu dari mereka.
"tolong beri saya tempo waktu lagi, saya janji akan saya lunasi" bejo tampak tergopoh-gopoh menyongsong kedatangan mereka.
"APA KATAMU ?" bentak pria berkumis eksentrik itu.
"to-tolong beri saya waktu lagi" bento mengiba "saya belum ada uang untuk membayarnya saat ini"
"Aih..." si penagih mengibaskan tangannya yang sedang digelayuti oleh bento sehingga tubuh kurus itu pun terpental beberapa langkah.
"Sudah tidak ada lagi toleransi bento, kamu sudah berapa kali mangkir dari janji"
"ta-tapi saya saat ini belum ada uang untuk membayarnya" bento kembali mengiba, di dapur sang istri bersembunyi membekap mulutnya dengan tubuh bergetar ketakutan.
oke kita skip adegan ini, saya ngerasa gak kuat buat lanjutin acara hujat dan memohon mereka. intinya kali ini mereka sedang berderama ria.
setelah beberapa saat kemudian,
"paimin apakah kamu lupa bagaimana kami memperlakukan kalian dengan baik saat kalian masih menjadi anak buahku dulu, tolong beri aku kesempatan lagi demi masa lalu" tubuh kurus bento tampak bersimpuh di lantai tanah.
mendengar perkataan yang baru saja bento lontarkan, sontak dengan wajah sangar kelima orang kacung rentenir yang pernah menjadi pengawalnya itu berderam tertawa lantang.
"MASA LALU ? HAHAAAA" paimin
"masa lalu katanya" barong
__ADS_1
"aneh ini orang" jarot
"udah mulai gila dia kayaknya" bedul
ke empat nya berucap di waktu bersamaan sambil terbahak-bahak hingga air mata berlinang.
Asman menggelengkan kepala pelan sambil menatap bento tanpa ekspresi.
"Seret dia hajar biar dia tau rasanya masa lalu itu" ucap asman sambil berpaling meninggalkan ke empat temannya dan tanpa babibu lagi ke empat orang itu langsung menghajar bento dengan sangat kasar.
"BAPAKKKKK" teriak siti dari dalam rumah melihat suami nya di siksa.
meski mata nya sembab memerah serta penampilan yang kumal, namun tak bisa di pungkiri memang siti adalah wanita yang sangat cantik.
dulu saat dia masih belum menjadi istri bento, siti adalah primadona di kampung ini tapi nasipnya tidak terlalu baik.
sebab sejak kecil dia tidak tahu siapa kedua orang tua nya, karena itu dulu dia sering di hina dan di saat suatu ketika keperawanan nya nyaris di renggut paksa oleh sekelompok pemuda kampung yang mabuk bento datang menyelamatkannya dan juga sejak kejadian itu bento membawa serta siti lalu beberapa hari kemudian mereka pun menikah.
karena itu juga lah siti tidak hanya menikah dengan bento karena harta, melainkan karena balas budi. namun lambat laun rasa cinta tumbuh di hatinya karena bento selalu memperlakukan dia dengan baik juga bento lah yang membalaskan dendam atas semua perbuatan tidak adil yang pernah dia dapatkan dari masyarakat.
dia berlari sambil membawa sebuah ranting memukul kepala para kacung itu.
"Bajingan kalian, jangan sakiti suamiku" radang siti sambil memukul kepala paimin sekuat yang dia bisa.
tubuh siti yang cantik itu pun berputar dan sedikit melayang sebelum mencium tanah.
"IBUUUUUUUU..." bento langsung menjerit saat melihat tubuh wanita yang dia cintai itu terhempas ketanah tak sadarkan diri.
dengan segenap tenaga yang di miliki, bento langsung berusaha melepaskan diri dari cengkraman para kacung itu lalu menghambur menuju istrinya yang saat ini tergeletak di tanah karena di hempaskan oleh paimin tadi.
"IBUUUUUUUU... SADAR BU SADAR ...JANGAN TINGGALKAN AKU BU" ratap bento sambil mendekap tubuh siti.
Asman dan ke empat rekan nya saling pandang beberapa saat.
"HAJAR" Teriak asman memberi komando.
ke empat orang temannya itu segera kembali menghajar bento.
rambut bento yang panjang tak terurus itu di jambak oleh paimin, lalu sebuah tendangan di ulu hati yang mematahkan tulang rusuk jarot membuat dadanya sesak dan memuntahkan darah segar.
barong menangkap tubuh bento sebelum terhempas jauh akibat tendangan jarot dan sebuah pukulan beruntun di lepaskan oleh bedul membuat bento benar-benar tidak lagi sadarkan diri.
"bawa dia kedalam" perintah asman sedangkan dia nya sendiri membopong tubuh siti.
waktu berlalu dengan cepat, tidak terasa hari telah menjelang senja.
__ADS_1
bento perlahan membuka mata tapi dia terkejut karena dia dalam posisi terikat di atas kursi kayu menghadap ke arah dipan.
sayup sayup dia mendengar suara rintihan,
"uhhhhh.." bento meringis lalu beberapa saat kemudian mata nya terbelalak.
dia terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini, dada nya bergemuruh, mata terasa panas, gigi berderat marah.
tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa karena tubuh nya terikat erat dan dia memang sedari dulu tidak pernah berlatih beladiri sehingga mau tak mau dia pun harus pasrah meski tak rela.
siti istri yang sangat dia cintai tampak sesenggukan menangis di dalam siksaan.
"TIDAKKKKKK TOLONG HENTIKAN" tangis jerit bento, namun suaranya tidak bisa keluar karena di sumpal menggunakan kain.
"HAHAHAAAA terus lanjutkan" asman terbahak melihat siti yang sedang mereka siksa.
"Siapa sangka ya kan pada akhirnya ...... si mantan kembang desa ini" barong berceloteh sambil menikmati sensasinya.
asman semakin beringas saat menyadari jika bento si mantan bos nya itu sudah siuman dan tampak bento meronta berusaha untuk melepaskan diri tapi usaha nya sia-sia.
bento tidak sanggup lagi melihat keadaan istrinya tersebut dengan mata terpejam air mata berlinang tumpah.
"Uhhhhhhhhhhhh....." sebuah lenguhan jarot pertanda dia juga sudah sampai pada batas puncaknya.
kembali waktu berlalu dengan cepat,
setelah merasa puas dengan apa yang mereka lakukan kelima kacung itu kembali menghajar bento hingga bento kembali tak sadarkan diri.
mereka berlima keluar membakar gubuk meninggalkan siti dan juga bento dalam keadaan tak berdaya di dalam sana.
"udah beres ayo !" ajak asman dan mereka pun pergi dalam keadaan meninggalkan gubuk yang sedang di balut oleh api besar.
..."BERSAMBUNG"...
oi mangatoon banyak karya lain yg lebih eksotis dari pada punyaku ini, kenapa di ban mulu ?
ini alur saya perlukan untuk alur berikutnya.
mana yang baca pada pelit lagi, ngasih like atau komen aja gak mau ngecewain bener emang.
kalo masih di ban ni cerita gua cukupin aja sampai sini lah, udah di rombak berapa kali juga masih aja di baned gara-gara ngandung unsur dewasa, padahal cerita dari karya punya orang lain banyak yang lebih mesum itu malah di izinin.
toh kembali lagi, hasil karya ini juga gak ada yang ngehargain.
cuma baca, padahal apa gitu susahnya mencet tombol like atau ngasih komen biar penulis bisa memperbaiki tulisan.
__ADS_1