PANGERAN PENGEMBARA

PANGERAN PENGEMBARA
23. WUJUD DARI BALAS DENDAM


__ADS_3

Api yang melahap kediaman bento dan siti begitu rakus, seluruh bangunan yang rapuh itu pun tandas di lalap oleh si jago merah.


korban tergelung di dalam kobaran tak berdaya bahkan meski hanya sekedar untuk melarikan diri.


di sebuah warung giras kelima tersangka tampak sedang bersantai, mereka sangat yakin dengan tindakan mereka dan wajah-wajah biadab itu tampak begitu puas.


"heh bro jadi gimana caranya kita ngomong dengan juragan ?" jarot bertanya usai menaruh kendi arak ke atas meja.


"ngomong apa ?" tanya asman yang sudah mulai teler.


"tentang si bento dan istrinya" jarot bertanya dengan nada kecil agar tidak ada yang mendengar selain ke empat rekannya.


"emang kita harus lapor apa ?" asman malah balik bertanya.


"begok nih orang nanya begituan" bedul berkomentar.


"emang harus nya gimana ?" jarot bertanya sedikit garang jelas tampak tersinggung memdengar perkataan bedul.


"jarot oi jarot tuh otak pake napa" desah asman


"emang nya kita tahu dengan yang terjadi ?" bedul menyela "toh sewaktu kita sampai tuh gubuk udah ludes terbakar oleh api yang sangat besar".


"oh ia ya...hahahahahaa" jarot cengengesan dan disusul oleh ke empatnya yang terbahak-bahak melihat ekspresi itu.


"makanya tuh otak di pake jangan di titipin ke ************ dan mabuk-mabukan doang" terdengar asman berceloteh di sela tawanya.


mereka berlima membayangkan bahwa pasutri itu sudah pasti mati terbakar di dalam gubuk dan mereka juga sangat bahagia karena selain sudah membalas dendam mereka juga sudah melampiaskan hasrat terpendam kepada wanita yang dulu selalu mereka idamkan.


ya mereka lah para pecundang jalanan yang dulu pernah berusaha memperkosa siti tapi di gagalkan oleh bento.


setelah bebas dari penjara penampilan kelimanya berubah drastis,


menyebabkan siti maupun bento tidak menyadari siapa kelima orang itu saat mereka melamar pekerjaan sebagai pengawal.


setelah satu tahun mereka mengabdi waktu berlalu begitu cepat, kelimanya berhasil menjadi orang kepercayaan bento.


tanpa bento sadari ternyata kelima ajudan kepercayaan nya itu melakukan berbagai cara untuk membuat usaha bento gulung tikar dan usaha mereka pun berhasil setelah keadaan yang memang pada saat itu mendukung karena kemelut di kerajaan utara.


tapi mereka tidak menyangka,


beberapa saat setelah mereka meninggalkan tempat kejadian perkara.


ada seorang wanita yang berpenampilan menggoda mendekati lokasi.

__ADS_1


"ohohooooo... malang nya nasip kalian" Alice bergumam.


dia adalah seorang penyihir yang suka mengembara, berasal dari kerajaan selatan dan seorang wanita penganut aliran sesat.


dia menyukai aroma balas dendam, karena orang yang menaruh dendam adalah orang yang menurutnya akan mudah untuk di sesatkan.


setelah membaca mantra alice mengibaskan tangan lalu memberi sebuah tiupan ke arah gubuk yang saat ini masih di selimuti bara api yang sangat besar.


perlahan dari dalam muncul dua sosok mayat mengapung mengarah kepadanya menembus kobaran api yang perlahan padam.


dua mayat itu tidak lagi nampak layaknya manusia, sekujur tubuh mereka tampak gosong dan rambut kedua nya juga habis.


"HA HA HA HA HAAAAAAA" tawa Alice terdengar melengking.


"akan ku ambil tubuh kalian ini dan sebagai balasannya akan ku biarkan tubuh kalian untuk balas dendam"


Alice berbinar bahagia melihat ke dua sosok mayat yang dia selamatkan, sembari merapal mantra di dalam hati.


Sebuah ke ajaiban,


tangan kedua mayat yang tengah terpejam itu bergerak seolah hidup.


tubuh yang semula gosong terbakar perlahan pulih menampilkan sosok baru dan kemudian mata kedua nya terbuka mengerjap beberapa kali menatap alice dan serempak bersujud memberi hormat layaknya pembantu yang memberi hormat kepada majikan.


"Ha ha ha" tawa alice melengking pertanda puas dengan karyanya "Mulai sekarang kalian pakai tubuh mereka dan jangan lupa balaskan dendam sesuai dengan apa yang ku janjikan kepada mereka".


Mereka adalah roh sesat yang di pelihara oleh Alice, setelah kontrak darah atau kontrak budak keduanya setia mengiringi dan juga menuruti semua yang alice titahkan.


yang satu bernama martis seorang roh penguasa penghuni hutan rawa, dia ahli dalam menggunakan dua pedang yang dia buat dari tulang.


saat hidup dia berasal dari salah satu suku pedalaman yang bisa menumbuhkan tulang dan menjadikan tulang itu menjadi sebuah senjata.


dia meninggal akibat sebuah penyakit aneh, sehingga kepala suku yang tak lain adalah ayah nya sendiri memerintahkan jasadnya di tenggelamkan ke sebuah rawa yang berada di pelosok hutan.


waktu berlalu ternyata dia menjadi roh gentayangan yang berada di sana dan dia berhasil mengalahkan semua penghuni hutan itu.


cukup lama dia berdikari sebagai pemimpin dari para roh, iblis maupun binatang penunggu hutan tersebut.


sampai suatu ketika dia di tundukkan oleh alice dan di janjikan akan memiliki raga dan kembali hidup layaknya manusia jadi lah sejak itu dia sebagai budak yang setia.


lalu satu nya lagi bernama selena, dia dulunya adalah seorang wanita yang baik-baik dari sebuah desa daun.


namun sejak ayahnya menikah dengan seorang penyihir yang di temukan tanpa sengaja.

__ADS_1


kehidupan selena berubah, dia dan saudarinya terpisah saat di buang ke hutan.


disaat ia kelaparan dia menemukan sebuah buah yang berbentuk seperti markisa, namun berwarna hitam.


tanpa fikir panjang buah itu dia makan, usai memakan buah tersebut selena malah merasakan tubuhnya lemas hingga merenggang nyawa.


setelah menjadi arwan aneh nya dia justru berubah menjadi memiliki kemampuan yang sangat hebat.


dia kembali ke desa membantai ibu tiri beserta sang ayah dan semua penduduk desa yang dia yakini menjadi penyebab kemalangan nasip nya kala itu.


satu hal yang dia sesali adalah tidak di temukannya sosok saudari kandung yang sangat dia rindukan.


hingga dia pun bertemu dengan alice dan di tundukkan menjadi budak.


"yo tubuh ini cukup spesial ternyata" gumam martis


alice mendengar itu tersenyum,


"kalau sudah merasa mampu membaur dengan tubuh itu, segeralah tunaikan hajat dari sang pemilik tubuh"


"baik tuan" martis dan selena serempak berucap izin "kami izin untuk undur diri"


"ya"


dan kedua nya pun bergegas pergi, mereka tidak sabar untuk bergerak bebas dengan tubuh baru itu.


..............


Di saat yang sama,


Artur bersama kedua anak buah nya sedang bersantai di sebuah kedai.


tidak ada pembicaraan di antara mereka, mereka menikmati hidangan dalam diam.


hingga seseorang muncuk di pintu kedai cukup menyita perhatian semua pengunjung yang ada disana.


"Siapa dia ?" salah satu pengunjung bertanya kepada rekan nya.


"orang baru kayaknya"


"iya, orang baru itu"


"baru ini sih aku melihatnya"

__ADS_1


"aneh ya lihat gaya nya yang eksentrik gitu" orang-orang yang ada di meja itu serius memperhatikan sosok yang sedang berdiri di pintu kedai.


..."BERSAMBUNG"...


__ADS_2