
Malam ini aku tidur sendiri di kamarku. Karena adikku sedang ingin bermanja dengan Mamaku, jadi ia memutuskan untuk tidur di Kamar Mamaku.
Dan semakin terasa lah sepi yang kurasakan malam ini. Kesendirianku membuatku semakin tenggelam di laut kesedihan.
Aku menyenderkan tubuhku ke sandaran tempat tidur. Dengan perasaan yang lelah setelah menangis, aku menatap dalam layar HP ku.
Ku hembuskan nafasku kasar sembari terus berfikir apa kiranya yang dapat kulakukan untuk masalahku ini.
"Hanya akukah yang merasa bahwa ini masalah? Jangan-jangan hanya aku yang terlalu berfikir jauh. Ntah nya Johan sama sekali gak memikirkan hal ini. Sejauh apa sih sebenarnya hubungan ini harus kukatakan? Ini sungguh sudah diluar dari kemampuan ku..... " Berulang-ulang aku mempertanyakan kata-kata itu di dalam hati.
Malam ini benar-benar malam tergalauku. Aku belum pernah menangis karena masalah seperti ini. Seperti anak ayam yang kehilangan induknya, itulah yang dapat menggambarkan bagaimana perasaanku saat ini.
(Lagu Samson, Perbedaan diputar)
🎧
**Pejamkan matamu di hadapanku
Kan kucium kau tuk terakhir kalinya
Sudahlah kita tak mungkin untuk bersama
Perbedaan membuat kita terpisah
Genggamlah tanganku ini...
Aku bahagia saat bersamamu
Usaplah setiap tetes air matamu
Usah kau tangisi perpisahan ini
Bukanlah keinginan kita berpisah
Perbedaan membuat kita terpisah
Dengarlah suara hatiku
Aku bahagia saat bersamamu
Ouww...
Ingatlah sumpahku ini
Aku bahagia saat bersamamu
Aku bahagia...bahagiaa...aku bahagia
Saat bersamamu..
Pejamkan matamu di hadapanku
Kan kucium kau tuk terakhir kalinya
__ADS_1
Sudahlah kita tak mungkin untuk bersama
Perbedaan membuat kita terpisah
Genggamlah tanganku ini...
Aku bahagia saat bersamamu
Usaplah setiap tetes air matamu
Usah kau tangisi perpisahan ini
Bukanlah keinginan kita berpisah
Perbedaan membuat kita terpisah
Dengarlah suara hatiku
Aku bahagia saat bersamamu
Ingatlah sumpahku ini
Aku bahagia saat bersamamu
Aku bahagia...bahagia...aku bahagia
Saat bersamamu**..
🎧
Menempatkan tubuhku di dasar terendah saat ini. Terus terisak dengan suara yang di tahan. Sembari memukul-mukul pelan dadaku yang sesak. Aku hanya komat-kamit mengungkapkan segala yang kurasakan. Menelan semuanya bulat-bulat sendirian. Karena kupikir, ini masalah ku. Dan aku harus belajar menyelesaikannya sendiri.
Mungkin orang akan berfikir aku terlalu lebai saat itu. Tapi sebagai gadis remaja yang belum terlalu paham dengan hal ini, aku hanya bisa menangis dan benar-benar meminta kepadaNya apa yang harus kulakukan dan kuperbuat.
Aku mencintai dia, tapi di dalam hatiku yang paling dalam, aku terlebih mencintaiNya. Pilihan yang sangat sulit pastinya. Dan benar-benar membuatku bingung tujuh keliling.
Mungkin bisa saja aku melakukan seperti yang Niya sarankan. Menjalani dulu tanpa memikirkan apapun, karena ini masih cinta monyet. Tetapi karena hanya aku mengenal diriku lebih dari siapapun, maka aku sendirilah yang harus memutuskannya, dengan mempertimbangkan semua hal.
Sulitnya aku jatuh cinta pada seseorang, lebih sulit lagi kalau aku harus melupakan seseorang. Jadi itu bukanlah pilihan yang mudah bagiku.
Seperti yang ku katakan sebelumya, ketakutan ku adalah aku semakin jatuh cinta padanya, sehingga membuatku sulit untuk melepaskan nya nanti.
Hampir satu jam aku melakukan sujud ku, sembari terus terisak meminta petunjuk dariNya.
Dan ketika aku diam dalam sujudku, sembari diiringi isakan yang tertahan, aku teringat kembali dengan buku yang kubaca ketika aku kelas 3 SMP. Seolah tenggelam dengan kata perkata yang tertulis di dalam buku tersebut, aku terus bisa mengingat beberapa kata penting yang pada akhirnya menguatkanku.
••••••
"Aku tau harus bagaimana.... aku tau, keputusan apa yang harus kuambil?" Ucapku dalam hati ketika aku bangun dari tidurku pada pukul 05.00, karena alarmku berbunyi.
Aku mengambil HP ku dari nakas yang terletak di samping kiri tempat tidurku, ku tekan tombol turn on lalu ku hidupkan sebuah lagu yang selama ini ku dengar ketika aku teringat pada Johan.
Iya, lagu ini ku tahu ketika aku sudah mengenal Johan. Seolah berhasil menghipnotis ku, bahwa Johan adalah seseorang yang istimewa di hatiku.
__ADS_1
Judulnya "Perahu Kertas" oleh Maudy Ayunda
🎼
**Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi
(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya
Reff:
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu**…
🎼
Keputusan apakah pada akhirnya Ekklesia ambil?
Tunggu kelanjutannya iya....
Jangan lupa Vote dan comment
Thank you 🙏
"Cinta telah mengajarkanku akan kasih yang sesungguhnya"
T. P. S. G
__ADS_1