
"Yang benar Niya?" Tanyaku kaget, hingga membuat orang-orang di samping ku seketika melihat ke arahku.
"Grea....!???" Nada bicara Niya agak meninggi sembari memukul pundak ku. Niya terkejut melihat reaksiku yang pada akhirnya nanti akan membuat sahabatku yang lain bertanya-tanya apa yang gerangan yang terjadi.
"Bisik-bisik aja kali....." Niya berbisik sembari mencubit lembut pinggangku.
"Kenapa Gre???" Tanya Septi kepo.
"Gapapa Sep....gak penting kok" Jawabku dengan senyum getir sembari mengayunkan tangan ku ke atas. Aku benar benar takut teman-teman ku bakal curiga. Tapi untungnya Niya pintar mencairkan suasana yang hampir tegang akibat betapa ekspresif nya aku saat ini.
"Aku minta Grea temanin aku ke toilet Sep. Eh.... ternyata ekspresi nya seheboh itu" Niya mencari alasan.
"Oh.... udah sana gih Gre, nanti Niya ngompol loh jadinya" Seru Septi yang percaya saja dengan ucapan Niya.
"Oh....iyaya, ayok Ni...." Aku bangkit, kemudian menarik tangan Niya.
"Okay" Niya kemudian mengikut saja dengan arah jalan yang kubawa. Pastinya aku membawanyq ke toilet, supaya teman-teman ku percaya dengan kata-kata kami.
Sesampainya di toilet, Niya kemudian menceritakan bahwa ketika aku dan Sandi melakukan pemanasan, Johan terus menatap dari Kantor.
__ADS_1
"Aku gak tau sih Gre apa arti tatapan itu. Tapi iya menurutku itu agak menyeramkan. Andai aja kamu lihat tadi" Kata Niya sembari mencuci tangannya di wastafel.
Dan aku? Aku berdiri menegang di dekat pintu, seraya terus mendengarkan Niya bercerita.
Aku juga gak tau harus berkata apa dan menanggapi nya bagaimana. Secara aku tidak melihatnya secara langsung. Aku tidak bisa menggambarkan tatapan yang Niya ceritakan.
Tapi saat itu di dalam hatiku aku hanya terus bertanya, "Cemburukah?" berulangkali itulah yang kutanyakan.
Tapi dengan segera aku menepis pemikiranku tersebut . Tentunya pembaca pasti tau alasannya. Iya, saat itu aku takut ke GR-an.
"Udah Ni, mungkin kebetulan aja kali. Atau dia memang sedang memperhatikan kita semua yang lagi pemanasan" Kata kata itulah yang pada akhirnya meluncur dari mulutku.
"Hmmm....iya udah deh, gini aja. Kalau nanti pulang Sekolah dia SMS kamu, pastikan aja apa arti dari tatapan itu" Niya memberi solusi sembari melangkah ke arahku dan memegang kedua pundak ku dengan posisi berhadapan.
"Iya pintar-pintar nya kamu aja gimana cara nanyanya Gre....aku yakin kok kamu bijak" Kata Niya sembari menarik tanganku keluar dari toilet.
"Hmmmm..." Dan hanya kata itulah yang lolos dari mulutku, sebagai akhir dari pembahasan kami.
Mata pelajaran olahraga telah selesai, dan kami semua sibuk mengantri di toilet untuk berganti pakaian dari pakaian olahraga ke pakaian putih abu-abu.
__ADS_1
Dan tiba tiba saja, ketika aku menoleh yang sedari tadi berdiri di depan toilet bersama dengan Lewi, melihat Johan yang juga sedang mengantri di depan toilet cowok.
Deg.....Jantungku tiba-tiba saja berpacu dengan kencang.
"Apa yang harus kulakukan? Senyumkah atau pura-pura gak tau?" Tanyaku dalam hati sembari meremas celana olahraga ku. Hingga pada akhirnya, aku memilih untuk tersenyum. Tapi ketika aku menoleh kembali untuk melemparkan senyuman ku, aku sudah tidak melihat sosok Johan lagi.
"Dimana dia?" Aku celingukan untuk mencari dimana Johan berada.
Tapi aku tidak juga menemukannya. Dan untungnya, Lewi tidak memperhatikan tingkahku yang aneh tadi, karena apabila iya menyadarinya, dia pasti akan bertanya-tanya dengan model keponya yang kebangetan.
"Udah yok Gre, sekarang giliran kita" Kata Lewi sembari berjalan ke dalam toilet.
Kemudian, aku mengikuti Lewi dari belakang menuju toilet yang paling ujung di sebelah kiri.
"Aku akan memastikan nya nanti. Seperti yang Niya sarankan. Tapi kok tadi wajah Johan lesu iya? Apa dia kecapekan iya? Atau jangan-jangan dia lagi ada masalah? Biasanya wajah diakan selalu terlihat ceria" Aku bergelut dalam hati sembari sibuk mengganti pakaian ku.
"Akan ku SMS dia nanti!!!! dan tanyakan kondisinya" Kataku pelan sembari mengacungkan tangan sebelah kananku.
šŖš
__ADS_1
~Yakinlah!!!!!....biarkan kata itu yang menjadi motivasimu untuk memulai. Karena tidak akan mungkin ada perjalanan, kalau startnya aja tidak ada~
T.P.S.G