
Di dalam hati Cloe sangat puas sekali karena dirinya berhasil memperdaya Deev," ini baru yang pertama kali tunggu saja, aksiku yang berikutnya."
"Nahhhh... dengan begini berarti anda bekerja dengan benar dan tanggung jawab. Terima kasih atas kerja samanya, dan sepertinya untuk sekarang ini saya menghentikan kerja sama dengan anda terlebih dahulu karena saya masih trauma. Next time jika saya sudah tidak trauma pasti akan mengajak anda bekerja sama kembali. Terima kasih, dan saya permisi."
Cloe menangkupkan kedua tangannya di dada.
Namun kembali lagi Deev melarang Cloe," Nona Dini, tolong jangan seperti ini. Karena saya sangat senang jasa bekerja sama dengan anda. Saya janji, tidak akan ceroboh lagi dan akan lebih berhati-hati lagi supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sayang tidak ingin kerja sam yang baru berjalan berhenti begitu saja. Justru saya ingin kita bekerja sama selamanya."
Tetapi Cloe sama sekali tidak mendengarkan apa yang baru saja dikatakan oleh Deev. Ia tetap pada pendiriannya, dan pergi begitu saja dari ruang kerja Deev. Seperginya Cloe, Deev marah besar dan ia pun memutuskan untuk memecat para karyawan yang telah bertugas di bagian pengiriman barang Cloe.
Saat itu juga Deev memanggil beberapa karyawan tersebut untuk menghadap dirinya.
Beberapa karyawan tersebut segera masuk kedalam ruang kerja Deev sembari tertunduk.
"Apakah kalian tahu kenapa aku memanggil kalian kemari? kenapa kinerja kalian begitu mengecewakan sekali? karena kecerobohan kalian, saya harus mengeluarkan banyak uang untuk mengganti rugi semua pengiriman emas yang hilang. Dan total kerugian yang harus saya ganti tidaklah sedikit. Saya benar-benar tidak menyangka. Sekarang juga saya memutuskan untuk memecat kalian semua tanpa pesangon sama sekali!"
Para karyawan tersebut tidak terima jika mereka dipecat begitu saja. Bahkan mereka berusaha membujuk Deev untuk mengurungkan niatnya memecat mereka. Tak lupa mereka juga meminta maaf. Tapi Deev tetap pada pendiriannya. Hingga beberapa karyawan tersebut keluar dari ruang kerja Deev dengan sangat lesu.
Pada saat mereka melangkah dengan gontai Cloe menghampirinya,' kenapa wajah kalian masam? apakah kalian mengalami hal buruk di dalam sana?"
Cloe memang sengaja tidak langsung pulang, sejenak ia bersembunyi di mobilnya untuk mengetahui apa yang akan terjadi dengan para karyawan yang bertugas di bagian pengiriman barang. Karena ia sempat berpikir bahwa akan terjadi hal buruk kepada para karyawan tersebut.
__ADS_1
Cloe bukanlah orang yang kejam, sehingga ia tidak tega pada saat mengetahui para karyawan tersebut dipecat secara tidak terhormat. Ia pun mengajak para karyawan tersebut untuk bekerja dengannya, di sebuah pabrik pertambangan emas. Dengan sangat antusias para karyawan tersebut menerima kebaikan Cloe. Saat itu juga mereka mengikuti kepergian Cloe menuju ke pabrik pertambangan emas.
Para pekerja tersebut sangat memuji kebaikan Cloe dan mereka menghujat tindakan Deev yang menurut mereka tidaklah bijaksana.
Deev gelisah karena kini wanita yang ia cintai tidak bersedia bekerja sama dengannya lagi," apa yang harus aku lakukan jika seperti ini? belum juga aku bisa meluluhkan hati bidadari itu, ia terlebih dahulu sudah pergi dan tak mau bekerja sama denganku lagi. Padahal aku sangat menginginkan dirinya untuk bisa menggantikan posisi Niken. Aku sama sekali tidak menyangka akan terjadi musibah yang membuatku harus kehilangan bidadariku."
Deev bagaikan tidak bersemangat untuk hidup. Ia benar-benar telah tergila-gila pada Dini. Ia sama sekali tidak fokus dalam bekerja, bahkan sama sekali tidak bersemangat.
Hingga ia pun memutuskan untuk pulang secepatnya dari kantor. Tetapi ia tidak akan pulang ke rumah, melainkan ke sebuah bar. Untuk menghilangkan rasa kekesalannya ia pun mengkonsumsi minuman keras di bar tersebut. Dan ada seorang wanita cantik dan se*si mendekati dirinya," hai Mas sendirian saja?"
Deev melirik wanita tersebut dan menatapnya dari ujung kaki ke ujung kepala, di dalam hatinya berkata," sepertinya wanita ini lumayan juga untuk mengobati rasa kekesalanku dan rasa kecewaku terhadap bidadariku."
"Iya, aku sendirian saja manis. Apakah kamu bersedia menemaniku?" ucap Deev.
Mereka berdua mengkonsumsi minuman keras hingga tak terasa sama-sama mabuk dan setelah itu memesan sebuah kamar hotel. Deev tidak tahu jika wanita tersebut sedang menjebak dirinya.
Didalam kamar hotel tersebut terjadilah hal yang tidak diinginkan. Dan semua kejadian itu di abadikan oleh wanita tersebut.
Beberapa jam kemudian...
Deev sadar, dan ia kaget pada saat di sampingnya ada seorang wanita cantik tidak mengenakan sehelai benang pun, hanya tertutup kain selimut saja. Wanita tersebut juga terbangun dan tidurnya. Ia pura-pura kaget dengan kondisi dirinya," mas, apa yang telah kamu lakukan terhadapku?"
__ADS_1
Deev bersikap santai," kamu nggak usah berpura-pura, karena trik tipuanmu itu basi tahu nggak? aku ingat kok, kamu yang terlebih dahulu mendekatiku dan bahkan kita sempat minum bersama."
Wanita tersebut diam membisu, dia salah sasaran. Karena biasanya target langsung terjebak, tetapi tidak dengan Deev. Melihat wanita tersebut diam saja, Deev tersenyum," bingung mau berbohong apa lagi untuk memerasku? katakan saja berapa yang harus aku bayar untuk servisanmu barusan?"
Wanita itu pun masih diam, entah apa yang sedang ada di pikirannya hingga terpaksa Deev meninggalkannya ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Tanpa sepengetahuan Deev, wanita itu mencuri nomor ponsel Deev.
"Aku akan memaksa dia untuk menikahiku, dengan begitu aku akan bisa mendapatkan apa yang aku mau. Karena pria itu kaya raya," gumamnya sangat yakin.
*******
Esok menjelang...
Cloe melakukan aktifitasnya seperti biasanya. Ia berangkat bekerja ke kantor pertambangan emas milik Papah Bisma.
Cloe sudah terbiasa dengan pekerjaannya dan sejak ia yang mengelola perusahaan tersebut. Usahanya berkembang pesat.
"Alhamdulillah, sejak aku bekerja disini aku merasa bahagia dan lega. Apa lagi bersama dengan orang tuaku dan Nando. Di tambah lagi, tumbuh kembang Satria begitu pesat dan sehat selalu. Terima kasih ya Allah, atas nikmat darimu ini," gumam Cloe.
Selagi ia asik mengucapkan rasa syukur, tiba-tiba Deev datang tanpa di undang. Hal ini membuat Cloe sangat kesal," untuk apa anda datang? apa belum jelas dengan perkataan saya yang lalu? jika kita sudah tidak ada kerja sama lagi, jadi tolong pengertiannya."
__ADS_1
Tetapi entah kenapa Deev tetap berdiam diri di dalam ruang kerja Cloe, hingga membuat Cloe naik pitam dan ka pun berinisiatif untuk memanggil security.. Tetapi pada saat dirinya akan menelpon bagian security, Deev menahan tangannya," heh lepaskan tanganku! anda benar-benar sudah di luar batas!"