Pembalasan Istri Yang Dibuang

Pembalasan Istri Yang Dibuang
Ternyata Oh Ternyata


__ADS_3

Etty pun lekas menghubungi kekasihnya. Dia juga ingin tahu kepastian darinya. Saat itu juga Etty menelpon kekasihnya. Panggilan telepon langsung tersambung.


📱"Hallo, ada apa ya sayang."


📱"Mas, aku hanya ingin bertanya apakah kamu benar-benar serius dengan hubungan kita?'


📱"Astaghfirullah aladzim, aku sangat sangat serius dan aku sudah bicara dengan orang tuaku. Kenapa kamu masih meragukanku? aku tidak akan berbohong padamu atau mempermainkan dirimu. Walaupun hubungan kita sebatas di ponsel, tetapi rasa cinta ini benar-benar ada."


📱"Maafkan aku mas, karena sempat meragukan dirimu. Aku jadi lega mendengarnya."


📱"Aku jga minta maaf sayang, karena aku ingin memberi tahumu tetapi waktu itu aku sedang banyak pekerjaan di kantor. Oh ya, aku ingin kita bertemu secepatnya bisa kan? karena aku sudah tidak sabar lagi ingin menikah denganmu. Jika bisa hari ini kita bertemu ya, sayang."


📱"Baiklah mas, aku akan menemuimu sekarang juga."


Mereka berdua mematikan panggilan telpon, dan mereka menentukan tempat pertemuan yang tepat yakni di sebuah cafe.

__ADS_1


"Tuan Deev, saya izin keluar sebentar ada yang harus saya beli kebutuhan pribadi," ucap Etty menghampiri Deev yang sedang duduk di teras halaman.


"Ya hati-hati," jawab Deev singkat.


Dia sama sekali tidak curiga dengan kepergian Etty. Saat ini dia hanya sedang merenung tentang masa depan Alya.


"Apakah ada wanita yang mau denganku? sepertinya yang tulus itu sulit sekali. Lantas aku harus bagaimana ya? karena aku juga butuh seorang wanita. Jika Etty sudah menikah, ia pasti akan pergi dari rumah ini. Karena tidak mungkin jika selamanya Etty bekerja disini," gumamnya di dalam hati.


Dia pun segera menghubungi yayasan penyalur tenaga kerja untuk mencari seorang baby sitter yang baru.


Beberapa menit kemudian...


"Ternyata lebih cantik aslinya dari pada di ponsel ya," goda sang kekasih pada Etty.


Etty merasa malu apa lagi melihat paras tampan kekasihnya," ternyata kekasihku juga sangat tampan. Tetapi aku baru sadar jika wajah tampannya mirip seseorang yang tak asing lagi bagiku."

__ADS_1


Etty tersipu malu, dan ia pun lekas duduk. Mereka bercengkrama panjang lebar dan kekasih Etty segera mengajak Etty untuk berkenalan dengan keluarganya supaya tidak ada keraguan lagi pada diri Etty. Apa lagi selama kecil Etty tinggal di panti asuhan, hingga Etty agak meragukan keseriusan kekasihnya. Itu juga gara-gara ucapan dari Deev.


Tak berselang lama...


Etty sudah sampai di rumah kekasihnya yang sangat mewah. Etty agak ragu, karena ia bukan terlahir dari kalangan yang berharta sedangkan kekasihnya tidak berbohong dirinya benar-benar seorang pengusaha yang memimpin sebuah perusahaan.


Pada terhenyak kaget pada saat berkenalan dengan saudara dari kekasihnya," Mbak Cloe, kan?"


"Etty? jadi selama ini kamu yang berpacaran dengan Nando di ponsel?" tanya Cloe.


"Ya mbak, pantas saja tadi aku sempat ingat Mas Nando kok mirip dengan seseorang ya? tapi aku sempat tidak terpikir jika orang itu adalah Mbak Cloe," ucap Etty.


Nando heran," jadi kalian berdua sudah saling kenal?" tanyanya untuk memastikan.


Cloe berkata," aku kenal Etty belum lama pada saat mengantarkan Satria sekolah.

__ADS_1


"Kami juga sudah mengenalnya, ya kan Etty?" ucap papah Bismo.


Ternyata orang tua Nando juga sudah mengenal Etty, sama halnya dengan Cloe. Mereka kenal pada saat mengantarkan Satria sekolah.


__ADS_2