PEMBALASAN QUEEN CASTELLANI

PEMBALASAN QUEEN CASTELLANI
29: Menuntut Tanggung Jawab


__ADS_3

Karena asisten Irvan melihat kedua wanita itu bukannya ikut dengannya untuk masuk kedalam lift justru mereka kembali menyerang anak gadis itu, yaitu karyawan resepsionis. Sehingga asisten Irvan langsung menegor mereka. Sebenarnya asisten Irvan sudah muak melihat kedua wanita itu kalau bukan karena Rendy yang menyuruh mungkin asisten Irvan tidak akan mau menjemput merek di bawah.


"Nyonya Mayangsari, dan nona Claudia tolong ikut saya, karena Tuan muda sudah menunggu kedatangan anda berdua." Ujar asisten Irvan.


"Oh iya" hanya jawaban itu saja yang di keluarkan olej nyonya Mayangsari tidak ada kata maaf atau makasih.


"Hehehe...tuhkan mah Claudia bilang juga apa, mas Rendy pasti tidak sabaran menunggu kedatangan Claudia, tapi gara-gara karyawan sialan ini kita jadi terlambat" ujar Claudia


"Iya kamu benar nak, Rendy pasti tidak sabar menunggu kamu sayang, biarkan saja nanti kamu bilang aja sama Rendy untuk pecat dia berani sekali dia memukul calon istri kesayanganTuannya" sambung nyonya Mayangsari.


"Iya mah Claudia rencana meminta mas Rendy untuk kamu mempersiapkan pernikahan kami dengan penuh kemewahan, Claudia ingin pamerkan ke teman-teman semua mah kalau Claudia istri kesayangan Rendy, kalau soal kulia tidak masalah setelah selesai menikah baru kanjut kulia juga bisa aja." sambung Claudia.


Asisten Irvan membawah kedua wanita itu keruangan Rendy, disana sudah ada Rendy menungga ada juga sekretaris Rendy dan beberapa pengawal yang berdiri di luar pintu menjaga Rendy.


Setelah sampai di depan pintu asisten Irvan mengetok pintu biar Rendy tshu kalau ada orang.


Maklum namanya seorang Tuan muda miliyader jadi banyak pengawal yang menjaganya. Setalah sampai di depan ruangan asiaten Irvan dengan sopan mempersilahkan ibu dan anak itu masuk, asisten Irvan hendak membuka pintu untuk nyonya Mayangsari dan nona Claudia, namun ternyata Rendy lagi serius bicara dengan sekretaris.


"Silahkan masuk nyonya" asisten Irvan langsung mempersilahkan Nyonya Mayangsari dan Claudia masuk namun belum selesai asisten Irvan bicara Claudia sudah menerobos masuk sambil mengerutu.


"Ah....lama amat sih tidak sabar tahu bertemu dengan calom suami saya, saya tidak perlu mengetuk pintu orang saya calon istrinya. Mada harus pakek minta parmisi segala kelamaan tahu " Ujar Claudia langsung menerobos masuk.

__ADS_1


"Nona...."! Panggil asisten Irvan tapi sudah terlambat mereka sudah masuk asistrn Irvan hanya gelengkan kepala melihat tingkah tidak sopan ibu dan anak itu.


"Astaga...memang nyonya dan nona Claudia tidak ada sopan santun sama sekali, padahal mereka tahu Tuan lagi bicara serius dengan sekretaris disini " gumama asisten Irvan.


"Mas ribet banget sih datang menemui kamu, tapi karyawan rendahan kamu yang di bawah itu kurang ajar banget tahu mas, masa dia menampar mama dan Claudia...pokoknya Claudia minta kamu harus pecat dia. Claudia tidak mau tahu" Belum apa-apa Claudia sudah mgerocos, aja bicara padahal dari tadi Rendy belum respon apa-apa karena lagi asyik bicara dengan sekretarisnya.


"Asisten Irvan...kenapa anda membiarkan orang lain masuk tanpa permisi anda tahu saya lagi bicara hal penting bukan, saya tidak suka saat saya lagi sibuk kerja kosentrasi saya di alihkan" ujar Rendy.


"Tuan muda maaf...karena nona dan nyonya langsung menerobos masuk, tadi saya sudah menahan mereka tapi mereka tetap tidsj mau mendengar" ujar asisten Irvan.


Rendy yang awalnya membelakangin Claudia dengan nyonya Mayangsari, langsung membalikan badan dan menatap mereka sekarang Claudia duduk nempel di samping Rendy sehingga membuat Rendy risi.


Rendy paling benci tersentuhan demgan Claudia. Menurut Rendy menyentuh Claudia adalah nanis baginya.


"Baik Tuan" ujar sekretaris


Sekretaris gegas keluar dari ruangan Rendi. Rendy langsung melepaskan tangan Claudia yang dari tadi melengket lengannya kayak linta. Dan Rendy Kembali duduk di kursi kebesarannya karena tadi Rendy duduk di sofa.


Rendy malas banget duduk di samping Claudia.


"Selamat pagi nyonya, selamat datang di perusahaan saya, maaf nyonya tolong ajarin putry anda sopan santun biar saat dia bertamu ketempat orang dia tahu cara masuk seperti apa, dan tolong nona Claudia jangan suka menempel di badan saya karena saya jijik. Sekarang to the point aja, ada keperluan apa nyonya dam nona Claudia datang kemari karena jam sebelas saya ada meeting penting yang tidak bisa saya tinggalkan." ujar Rendy.

__ADS_1


Sebenarnya Rendy malas banget ketemu dengan mereka tapi karena Rendy penasaran apa yang ingin tahu apa alasan mereka datang masih jam untuk menemuinya di kantor


Kedua wanita itu membulatkan mata dengan sempurna saat mendengar semua penjelasan Rendy, mereka bingung kenapa Rendy bisa bicara begitu. Mereka pikir Rendy senang dengan kedatangan mereka ternyata tidak, Rendy justru mengatakan jika mereka adalah tamu yang tidak penting .


Karena Claudia tahu Rendy tidak menyukai kedatangan mereka sehingga Claudia cari cara agar bisa meluluhkan hati Rendy, Claudia sengaja bicara sangat lembut dan pura-pura baik agar Rendy menilai Claudia adalah wanita yang sabar dan tidak suka emosi, padahal dalam hati Claudia sudah ada gejolak.


"Sayang...kenapa kamu bicara begitu, apa kamu lupa apa yang sudah kita lakukan di hotel kemarin, kita berdua bahagia loh melakukannya walaupun terasa sakit sih tapi aku bahagia loh akhirnya kita berdua bersatu juga, jelas kamu tahulah tujuan aku dan mama kesini, selain memang kita sudah di jodohkan, kita juga sudah melakukan loh layaknya suami istri, jadi aku dan mama kesini itu untuk membicarakan pernikahan kita sayang, aku takut soalnya, aku takut aku hamil diluar nikah karena kamu itu lincah banget sayang saat kita bercinta di hotel.


Kamu juga tahu kalau aku ini seorang model terkenal jadi kalau aku benaran hamil di luar nikah, berarti aku terancam di pecat dari proyek besar itu dan aku juga tidak di pakek lagi menjadi model. Kamu harus bertanggung jawab sayang lagian apalagi yang mau kamu tunggu, semua sudah tersedia dari uang juga kamu dan aku banyak uang " Ujar Claudia, sengaja tidak emosi dan melemah suaranya agar Rendy tidak marah.


"Iya nak Rendy!...kalian harus segera melangsungkan pernikahan kalian, karena tante takut tiba-tiba Claudia hamil, tante jadi malu karena kamu tidak bisa menahan hasrat kamu sehingga kamu sudah menodai Claudia, anak tante! tante tidak mau nanti ada berita miring tentang Claudia, kamu tahu Claudia seorang model terkenal jadi kalau berita itu viral nama baik tante dan juga keluarga kamu juga kenah terutama kamu, seorang Tuan mudan dan CEO Karya Grup melecehkan seorang model terkenal, jadi lebih baik biar menjaga nama baik kita semua sebaiknya kalian menikah saja supaya kalian aman terserah kalian mau bercinta dimanapun kalian inginkan tante tidak masalah asal kalian sudah sah.


Kamu tidak perlu takut kalau tante akan beritahu orang tua kamu tentang apa yang sudah kamu lakukan, tante paham kok jadi tante mau kamu harus bertanggung jawab dan segera menikah Claudia. Lagian apalagi yang perlu kamu takutkan nak kalian juga sudah di jodohkan sejak dulu jadi tidak perlu takut" Ujar Nyonya Mayangsari tenang


Rendy masih diam dan menyimak semua perkataan nyonya Mayangsari dan Claudia, justru didalam hati Rendy lagi merutuki kedua wanita beda usia itu.


"Dasar manusia bermuk dua, berhati iblis kalian pikir segampang itu kalian mau membodohi saya, sejak kapan saya di jodohkan dengan wanita sialan ini hanya jodohin aja saya ogah apalagi sapai tidur dengan perempuan sialan ini, aduh jijik bangat, kamu dan ibu kamu sama-sama licik Claudia jadi jangan harap saya mau menikah denganmu itu najis bagiku menikah dengan keluarga pembunuh kayak kalian berdua."gumam Rendy dalam hati.


Rendy sudah tahu akan terjadi seperti ini karena Rendy sudah mengetahui semua rencana busuk mereka.


"Maaf tante sebelumnya, sampai sekarang saya masih binggung apa yang tante dan Claudia katakan, perasaan saya tidak perna melakukan apa-apa terhadap Claudia kenapa saya harus bertanggung jawab, dan soal perjodohan itu sudah tidak berlaku karena perjodohan itu terjadi antara saya dan Namira bukan dengan Claudia, jadi maaf saya tidak bisa menikahi Claudia.

__ADS_1


Satu lagi tante maksud apa tante bilang lakukan di hotel, perasaan waktu itu kami memang dk club tapi saya itu duluan pulang tinggalkan Claudia di club bersama teman-teman saya, bisa jadi bukan malam itu Claudia pergi sama teman-teman saya bukan saya jadi tolong jangan maksa saya" ujar Rendy.


__ADS_2