
Nyonya Mayangsari dan Claudia tertegun mendengar pengakuan Rendy jika malam itu Rendy pulang duluan dan meninggalkan Claudia di club malam. Kalau Rendy pulang terus siapa yang bersama Claudia di kamar hotel, sedangkan nyonya Mayangsari dan Claudia mengira jika yang bersama Claudia adalah Rendy.
"Apa...kamu bilang! Kamu tinggalkan Claudia di club dengan teman-teman kamu? terus yang tidur sama Claudia di hotel siapa, jelas-jelas itu kamu Rendy, kamu tidak bisa mengelak begini, tante tahu kamu takut karena kalau video ini viral reputasi keluarga kamu akan buruk bukan? makanya kamu tidak mau mengakuinya. Tapi kamu tidak perlu takut karena tante tidak akan viralkan video kalian yang ada sama tante sekarang.
Jadi tante mau kamu mengakui perbuatan kamu, tante akan datang menjumpai orang tua kamu biar kita bicarakan ini dengan baik supaya kalian cepat menikah tidak perlu menunggu lama, kalau soal persiapan, kamu tidak perlu memikirkan itu biar tante dan ibu kamu saja yang mengurus semua itu, yang tante inginkan pengakuan kamu saja dan mau menikahi Claudia itu saja " Ujar nyonya Mayangsari.
"Sayang kamu tidak boleh memperlakukan aku begini, kalau aku beritahu tante dan om pasti tante dan om marahin kamu sayang, kamu jangan lupa kamu sudah mengambil kegadisan aku di heotel, dan sekarang kamu bilang kamu tidak melakukan itu sayang kamu mau menyangkal? Sayang untuk apa kamu takut kita ini sudah di jodohkan dari dulu, jadi aku tidak mau tahu sayang kita harus menikah secepatnya. Kakau kamu tidak mau aku yang datang ke rumah kamu dan bicara dengan tante dan om.
Kamu pikir aku ini cewek apaan sehingga setelah kamu melakukan justru kamu tidak mau bertanggung jawab, dan kamu bilang jika bikan kamu, he sayang semua bukti rekaman ada jadi kalau kamu berani tidak bertanggung jawab aku akan viralkan semua kelskuan kamu." ancam Claudia
"Hahaha.... Sudah berapa kali harus saya katakan jika saya tidak perna tidur sama kamu, malam itu kamu banyak minum dan saat saya ngajak kamu pulang justru kamu tidak mau pulang, kamu bilang jika kamu nanti pulang di antar sana teman saya, akhirnya saya pulang duluan sama asisten dan pengawal saya dan soal perjodohan itu sudah berapa kali saya katakan jika kita tidak pernah di jodohkan, waktu itu saya di jodohkan juga tapi dengan Namira bukan kamu, jadi jangan berharap banyak Claudia, sudah sering kali saya katakan jika saya tidak perna mencintai kamu Claudia, saya hanya mencintai Namira bukan kamu.
Itu resiko kamu sebagai perempuan seharusnya kamu tidak boleh datang ke club apalagi ingin menjebak seseorang, selama ini kalian yang ngotot bilang di jodohkan saya tidak tahu tuh sejak kapan kita itu di jodohkan. Dan asal kamu tahu saya satu orang tidak perna takut dengan ancaman tidak berguna itu, silahkan saja biralkan bila perlu suruh polisi menyelidiki siapa pria yang ada bersama kamu di club, kalau kamu wanita baik-baik tidak segampang itu bukan anda menyerahkan kegadisan kamu ke pria sebelum sah menjadi seorang istri. Kasian loh nanti suami kamu hanya dapat ampas doang karena manisnya sudah dicicipi pria lain hahha"
__ADS_1
"Ah...Tuan kayak gula saja di cicip manis" sambung asisten Irvan membuat nyonya Mayangsari murka, nyonya Mayangsari tidak terimah putrynya di hina begitu.
Brakkkk!.
"Stop kamu bicara kasar begitu ya kepada anak saya Rendy, karena kamu tidak berhak melakukan itu Kamu harus bertanggung jawab karena kamu yang sudah menodai anak saya sekarang kamu mengelak, dan mau lari dari tanggung jawab, jangan kamu pikir saya diam saja setelah apa yang sudah kamu lakukan terhadap Claudia, perjodohan itu tetap berlanjut karena Claudia mengantikan posisi Namira sebagai adiknya, lagian anak itu sudah meninggal kenapa kamu masih berharap dia kembali kamu harus melupakan anak itu karena dia tidak akan bangkit lagi dari kuburnya.
Jelas-jelas didalam video itu kamu lah yang bersama Claudia didalam kamar itu, kamu pakek topeng dan pria itu juga pakek kamu dan Claudia sama-sama suka makanya kalian sepakat untuk kehotel, kenapa sekarang kamu merasa sangat di rugikan saya tidak akan menviralkan video itu tapi dengan syarat kamu tetap menikah dengan Claudia, putry saya itu hanya bermain sama kamu bukan sama pria lain jadi seenaknya kamu bicara begitu terhadap dia ingat sekali saya vuralkam video ini kamu dan keluarga kamu akan hancur."
Karena pukulan tangan nyonya Mayangsari di meja menimbulkan bunyi sampai diluar sehingga pengawal meneros masuk, tapi Rendy menyuruh mereka kembali keluar karena tidak perjadi apa-apa.
"Tidak ada apa-apa kalian boleh keluar"ujar Rendy
"Siap Tuan." Ujar Pengawal.
__ADS_1
"Tante tolong sopan, karena ini di tempat saya jadi jangan semena-mena memukul atau membanting barang saya, sekarang saya mau tanya anda tahu dari mana Namira itu sudah meninggal...apakah selama ini anda mencari Namira, tidak bukan? Atau jangan-jangan tante yang membuat Namira hilang karena yang saya dengar sebelum om Pablo dinyatakan meninggal, om Pablo perna cerita jika waktu Namira berangkat ke sekolah dia pergi bersama tante hari itu, dan tante tidak mau dikawal oleh pengawal dan hari itu juga saat di cek ke sekolah ternyata Namira tidak masuk sekolah mulai dari pagi, dimana tante ngantar Namira apakah tante tahu sesuatu, atau kah Tante adalah pelaku utama.
Yang pura-pura menjadi ibu sambung yang baik ternyata merencanakan kejahatan terhadap Namira, tante ingat setiap kejahatan yang kita lakukan tidak akan membawah keberuntungan bagi kita, yang ada hanya di hantui rasa ketakutan, sepandai-pandainya tupai melombat akan jatuh juga dan sepandai-pandai kita menyembunyikan bangkai akan tercium juga. Jadi tante jangan berpikir jika tante sudah merdeka karena permainan baru di mulai tante. Tidak usa balas dendam orang yang perna berbuat jahat sama kita, sebab orang jahat bisa hancur dengan sendirinya. Jika jahat di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan di balas kebaikan maka itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan di balas kejahatan maka itu adalah zhalim. Tapi jika kejahatan di balas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji." ujar Rendy.
Nyonya Mayangsari terkejut karena kenapa Rendy bisa tahu tentang kejadian hari itu padahal Tuan Pablo sendiri saja tidak tahu, jika yang mengantar Namira pagi itu adalah dirinyanya dan sekarang Rendy tahu dari mana semua itu, padahal selama Namira hilang memang Tuan Pablo berusaha untuk mencari Namira tapi nyonya Mayangsari punya seribu satu cara. Untuk mengagalkan semua usaha Tuan Pablo pada akhirnya Tuan Pablo di nyatakan kecelakaan dan meninggal tapi pas di TKP justru mayitnya tidak di temukan.
"Gawat kalau anak kurang aja ini bisa tahu sih jika saya yang mengantar anak sialan itu ke sekolah, padahal saya selalu berhasil mengagalkan rencana mas Pablo untuk mencari anak itu tapi kenapa justru Rendy yang tahu, ini bisa gawat kalau begini posisi saya dan Claudia bisa terancam, tapi saya harus tetap tenang saya harus menyakinkan anak ini kalau omongannya itu salah saya tidak perna melakukan itu.
Karena kalau saya marah justru itu makin membuat dia curiga kalau memang saya pelaku utamanya, jadi saya harus tenang biar dia tidak curiga" gumam nyonya Mayangsari dalam hati.
"Bagaimana tante kenapa tante diam saja jawab dong tante kelihatan pucat baneget ada apa tante? Tante ada sakit, ah tante tadi baik-baik saja kenapa sekarang justru sakit apa mungkin gara-gara perkataan saya tadi tante makanya tante ketakutan begitu hehehe santai tante saya bukan orang jahat."
"Ti...tidak! Mana ada saya pucat biasa saja, saya tidak berbuat kesalahan apapun kenapa saya harus takut, kamu itu Ren jangan sembarangan bicara, waktu itu bukan saya yang antar Namira tapi mobil taksi yang antar Namira karena saya ada keperluan mendadak." ujar nyonya Mayangsari, masih mengelak tapi nyonya Mayangsari tidak tahu jika perkataannya makin membuatnya terpojok.
__ADS_1
"Ya mobil taksi yang tante pesan di tengah hutan begitu kah maksud tante, tante kalau soal umur memang saya jauh di bawah tante tapi jika soal kejahatan saya jauh di atas tante, saya lebih sepuluh langkah di banding tante jadi jangan main trik sama saya tante, tante tahu saya akan cari tahu siapa yang sudah mencelakai Namira sampai akar-akarnya jika saya mendapati tante salah satu di antara beberapa pelaku, maafkan saya tante saya sendiri yang akan menghabisi tante kalau tidak saya yang akan menyeret tante ke penjara, sekarang saya minta tante keluar dari ruangan saya Keluarrrrrrrr....!"