
Rendy dengan suara keras mengusir nyonya Mayangsari dan Claudia keluar dari ruangannya, tapi Claudia justru tidak mau pergi, Claudia mau tetap di perusahaan Rendy karena Claudia ingin bicara baik-baik dengan Rendy untuk mereka menikah. Mau bicara panjang kali lebar kali tinggi juga Rendy tidak akan mau karena menurut Rendy kedatangan nyonya Mayangsari dan Claudia sudah mengganggu pikiran dan ketenangan Rendy
"Sekarang saya minta tante keluar dari ruangan saya, maaf tante sebentar lagi saya mau meeting penting jadi saya tidak mau ada yang mengganggu saya, saya mau fokus tante jadi tolong keluar dari ruangan saya, ingat tante silahkan apapun yang tante ingin lakukan saja karena saya berikan kebebasan, tante pikir saya tidak tahu rencana licik tante, saya tahu tante tapi saya masih diam karena ada saatnya.
Saya sudah bilang dari awal kedatangan tante kesini, saya tidak akan tanggung jawab jadi silahkan jika tante mau lapor polisi karena tante menilai saya sudah melakukan kejahatan terhadap putry tante tidak masalah. Nanti setelah tante sampai di kantor polisi dulu baru saya datang menyusul tante, saya mau lihat setelah kita sampai di kantor polisi saya yang di tahan atau tante yang di tahan" ujar Rendy.
"Rendy kamu tidak sopan mengusir tante begini, tante datang kesini secara baik-baik tante hanya ingin memperjelas hubungan kamu dan Claudia itu saja, karena kamu sudah menghancurkan masa depan putry saya, kamu sebagai laki-laki jangan mau enaknya saja tapi kamu harus bertanggung jawab, hanya itu saja tidak lebih, kenapa sikap kamu buruk sekali apakah seperti ini ajaran atau didikan orang tua kamu makanya buruk sekali.
Saya tidak akan lapor polisi karena saya tahu jika saya lapor polisi pasti banyak yang di rogikan salah satunya kamu, pasti masuk penjarah dan nama baik kamu tercoreng seorang Tuan muda perusahaan Karya grup melecehkan model cantik yang bernama Claudia, yang memikirkan itu saja tantesudah tidak kuat apalagi benaran tante lapor polisi, saya menyayangi putry saya, jadi saya tidak ingin melihat putry saya sedih karena pria yang dia cintai masuk penjarah. " ujar Nyonya Mayangsari.
"Hey....tante Mayangsari yang terhormat jangan anda bawah-bawah orang tua saya, karena orang tua saya adalah orang tua yang terbaik jadi pastinya mereka mendidik anak-anaknya dengan baik, emangnya kayak tante mau jual anak gadisnya dan rela menghancurkan masa depan anak gadisnya hanya demi memikat pria kaya. Tante ini bukan zaman nya lagi tante pake trik murahan itu, jadi tolong jangan menjelekan orang tua saya, ingat tante saya bersikap sesuai dengan sikap orang kepada saya.
Saya yakin bujan itu alasan tante tidak msu lapor polisi, karena jika tante lapor polisi banyak kejahatan tante akan terbongkar, sehingga tante hanya mengunakan trik muran ini agar saya percaya begitu, tante saya bukan anak kecil jadi tante mau membodohi saya, bilang aja tante takut nanti terjebak dengan jebakan tante sendiri." ujar Rendy.
__ADS_1
"Mas, kamu keterlaluan ya bicara begitu kepada mama saya, mama saya tidak perna menjual saya tahu, saya lakukan itu karen memang kita saling cinta bukan dan kita juga sudah di jodohkan jadi apa salahnya kita melakukan baru nikah, lagian aku tidak meras di rugikan karena aku percaya kamu akan menikahi aku. Jadi tolong mas hargai ibu saya jangan berkata seperti itu nanti juga akan menjadi ibu mertua kamu mas, masa kamu berkata kasar." ujar Claudia.
Sudah oleng otak Claudia dimana sejarah orang lakukan dulu baru nikah, sedangkan belum ada ikatan apapun mungkin ini didikan dari nyonya Mayangsari terhadap Claudia. Padahal katanya Claudia kuliah tapi kok ada o,onnya mau di manfa,atin sama ibunya, dia pikir dengan menjual harga dirinya itu hal biasa baginya padahal itu adalah sebuah aib bagi seorang anak gadis.
"Kamu bilang saya keterlaluan, dimana letak kesalahan dari kata-kata saya! saya rasa semua yang saya katakan benar adanya dan kamu juga sebenarnya kamu bukan anak kecil lagi, kamu ini sudah dewasa tapi kok bisa kamu mau di manfaatin sama ibu kamu, tidak masalah jika kamu mau membantu ibu kamu, namanya anak itu harus menuruti perkataan orang tua tapi ingat perkataan seperti apa dulu dan orang Tuan yang mana dulu. Jangan kamu disuruh terjun bebas ke jurang oleh ibu kamu, kamu juga mau.
Tapi tidak bedah jauh sih ibu sama anak, sama-sama licik! makanya tidak heran sih kamu juga seperti ini, jangan kalian sengaja mempergunakan video yang ada sama kalian itu untuk menakut- nakuti saya, karena saya satu orang tidak perna takut dengan siapa pun kecuwali, kedua orang tua saya dan Tuhan selain dari pada itu aku tidak takut.
Karena hanya orang jahat saja yang selalu hidup dalam ketakutan dan kegelisahan, sama seperti kamu dan ibu kamu, karena sering melakukan kejahatan sehingga hidup kalian tidak tenang." ujar Rendy.
Kalau tidak tante terpaksa viralkan video kalian berdua dan kalian di nikahkan dengsn terpaksa siapa suruh kamu tidak mau menikah dengan Claudia " ujar nyonya Mayangsari.
"Silahkan saja tante datang kerumah, semoga ayah dan ibu bisa menerimah baik kedatangan tante...ya sudah sekarang saya minta tante silahkan pulang karena saya mau meeting" ujar Rendy.
__ADS_1
"Mas...Aku tunggu disini aja ya aku tidak perlu pulang biar aku bisa menemani mas, percaya deh Claudia tidak akan mengganggu pekerjaan kamu mas, Claudia hanya ingin keliling perusahaan kamu mas, perusahaan kamu megah banget, mas boleh tidak aku kerja disini juga buat ruangan sendiri untuk ku mas" ujar Claudia menelas.
"Maaf saya tidak butuh seorang teman, karena sudah ada asisten Irvan dan sekretaris saya, jadi saya tidak butuh banyak orang di ruangan saya. Memangnya kamu siapa sehingga saya membuat kantor atau ruangan untuk kamu disini, pacar aja bukan apalagi saudara. Asisten Irvan tolong antar kembali nyonya Mayangsari dan nona Claudia kebawah" ujar Rendy.
"Baik Tuan, nyonya mari ikut saya, biar saya antar kebawah " ujar asisten Irvan.
Nyonya Mayangsari dan Claudia tidak banyak komentar karena takutnya jika mereka tetap tidak mau pulang dan masih membuat onar berarti mereka tidak bisa masuk lagi ke perusahaan Rendy. Jadi biar kali ini mereka mengalah saja, sebenarnya Claudia masih ngotot untuk tidak pulang tapi nyonya Mayangsari dengan kasar menarik tangan Claudia dan keluar dari ruangan Rendy.
"Apa,an sih mah, Claudia belum mau pulang loh, Claudia mau sama mas Rendy disini mama bawah Claudia kenama? Claudia tidak mau pulang jadi mama pulang sendiri saja, nanti sore baru mas Rendy antar pulang Claudia iyakan mas Rendy"? Tanya Claudia namun Rendy tidak menjawab justru Rendy menatap sinis ke arah Claudia membuat nyali Claudia seketika menciut, Claudia tidak sanggup menatap mata Rendy sehingga Claudia langsung menunduk kepala.
"Kamu diam aja, sementara waktu kamu jangan maksa Rendy untuk tetap disini karena Rendy tidak akan mau, jangan sampai rencana kita gagal lebih baik kita pulang saja nanti sore kita ke rumahnya untuk ketemu dengan orang tua Rendy, mama lagi pusing Claudia jadi jangan bikin mama makin stres. Masalah tadi pagi belum juga kelar mama masih banyak masalah, kali ini kamu harus nurut apa kata mamam nak jangan kamu bukin mama emosi disini, mungkin Rendy juga banyak masalah makanya Rendy tidak mau di ganggu" Ujar nyonya Mayangsari.
"Maaf mah, Claudia sampai sekarang masih belum mengerti maksud dari mayit yang di kirim tadi pagi siapa sebenarnya yang mengirim mayit itu, pasti ada sesuatu yang mama sembunyikan dari Claudia, tidak mungkin tanpa sebab mayit itu di kirim mah, pasti ada sesuatu Claudia minta mama jujur deh sama Claudia. Apalagi isi surat itu tentang papal dan mbak Namira yang katanya pelaku peneror tersebut mengetahui siapa yang mama sebananya.
__ADS_1
Jangan mama pikir Claudia ini bodog mah, yang membuat Claudia makin heran kenapa mama melarang pak Boim untuk lapor polisi supaya mereka bisa menyelidiki kasus itu! Tapi justru mama melarang berarti mama memang menyembunyikan sesuatu yang tidak Claudia ketahui" ujar Claudia membuat Nyonya Mayangsari menatap Claudia dengan tatapan tajam.