PEMBALASAN QUEEN CASTELLANI

PEMBALASAN QUEEN CASTELLANI
40: Adar


__ADS_3

Anak buah dari pria bajingan itu terkepung didalam ruangan club itu, anak buah Rendy juga ikut membantu pengawal Queen untuk menghabisi semua anak buah pria brangset itu, sedangkan Rendy berdiri dan tersenyum melihat Queen dengan brigasnya menghajar pria itu.


"Maafkan mas sayang,bukannya mas tidak mau bantu kamu tapi mas mau biarksn kamu membalaskan rasa sakit kamu, mas tahu malam ini kamu datang kesini makanya malam ini mas sengaja datang. Mungkin malam ini adalah waktu yang tepat untuk kita bertemu karena jujur mas sangat merindukan kamu sayang." gumam


"Hahaha...dasar perempuan gila...berani sekali kamu menembak ku, malam ini kamu salah menyengol orang tapi tumggu dulu sepertinya saya mengenal kamu, bukannya kamu adalah wanita sialan yang sudah di buang kedalam sungai tujuh tahun yang lalu ya, kok kamu masih hidup bukannya kamu sudah maninggal waktu itu, hehehe...henat juga ya kamu punya banyak nyawah sehingga kamu masih hidup sampai sekarang, tapi jangan senang dulu memang dulu kamu selamat tapu saya jamin malam Ini kamu tidak akan selamat dari sini." ujar pria itu padahal sudah babak belur tapi masih ngoce tidak jelas.


Bukkkkkkk!.


"Iya saya masih hidup karena anak yang tidak bersalah pasti akan selamat dari mau, dan malam ini bukan saya yang kehilangan nyawah tapi anda sebagai seorang penjahat psikopak yang akan pergi menyusul teman anda pak Bandit, saya tidak akan membiarkan seorang pun manusia jahat yang tetap hidup" ujar Queen.


"Kalian tidak akan lolos dari tempat ini ingat kalian datang kesini menyerahkan nyawah kalian semua, karena sudah berani menyentuh bos kami, kami tidak akan membiarkan kalian keluar dari sini hidup-hidup." Ujar seorang anak buah dari pria tua itu.


"Hahahah.....pede banget kecoak kecil ini mengancam, kita lihat siapa yang tidak keluar dari ruangan, kami semua atau kamu dan bos psikopak bajingan kamu ini, hari ini kalian pulang ke tempat asal kalian hanya tinggal mayit kalian saja." ujar Queen dengan tertawa menyeramkan.


Brakkkkk.....!


Queen menyuruh Seena menjaga pria tua itu dan Queen menyerang anak buah dari pria itu, Queen melompat dengan cepat menginjakkan kaki di atas meja, badan Queen berputar dan melayangkan satu tendangan mematikan tepat di kepala anak buah pria itu sampai oleng, Queen tidak menyia-nyiakan kesempatan itu sehingga Queen kembali melompat sekali lagi dengan cepat Queen melingkarkan kaki di leher pria itu dan sekali Queen memutar kakinya leher pria itu patah, sehingga terkapar di lantai, melihat itu semua teman-teman pria itu mulai menyerang, sehinga semua saling menyerang satu sama lain, Queen yang asyik melawan dua anak buah dari pria itu tidak menyadari jika seorang dari belakang hendak menikamnya.


Untung Rendy yang ada di belakang melihat orang itu dan berlari mendekati Queen dan dengan sigap Rendy memeluk Queen dan mendorong Queen sehingga orang itu hanya menikam kena tangan Rendy, melihat itu, Queen terkejut karena pria bertopeng itu kembali muncul di hadapannya kali ini.

__ADS_1


"Kamu tidak apa-apa"? Tanya Rendy kepada Queen.


Queen segerah bangun dan dengan panik Queen memeluk Rendy. Tuan...Tuannn tidak apa-apa, makasih karena sudah menolong saya Tuan" ujar Queen panik, Queen langsung mengambil sepotong kain dari dalam saku jaketnya dan langsung mengikat di tangan Rendy, perlakuan manis yang di lakukan oleh Queen membuat Rendy tidak tahan untuk memeluk Rendy bagi Rendy luka kecil itu tidak seberapa di bandingkan luka yang di dapatkan oleh.


"Saya tidak apa-apal ini tidak seberepa sakitnya dibandingkan dengan kamu, jika terjadi apa-apa dengan kamu saya tidak bisa memaafkan diri saya sendiri. Jangan kuatirkan saya sekarang kamu tuntaskan semuanya biar saya yang menghadapi bajingan ini nanti baru kita bisa" ujar Rendy.


Karena Queen sudah tersulut emosi melihat anak buah pria itu yang hampir sedikit mencelakai dirinya tapi untung ada Rendy yang sudah menolongnya, Queen bangkit dari duduk jongkoknya dan dengan babi buta Queen menghajar semua anak buah pria itu sampai terkapar di lantai.


Bukkkkkk.....bummmmm!


Dorrrrrrrr!


"Pengawal ikat mereka dan lemparkan mereka kedalam mobil jangan sampai lepas lepas...eh...jangan dulu biarkan mereka menyaksikan kematian yang menimpah Tuan mereka barulah mereka yang kita eksekusi, malam ini hatiku sangat bahagia karena saya bisa minum darah seorang bajingan." ujar Queen sambil tersenyum mengerikan.


Queen membalikan badan dan mendekati pria itu, Queen dengan kasar memenggang rahang pria itu.


"Akhirnya kita ketemu lagi Tuan Adar....dan ternyata anda sama parsis kayak teman anda Bandit yang sangat mengenal saya, ya saya adalah anak gadis yang dulu anda perna nodai dengan kelima teman anda, tapi satu semalam saya sudah eksekusi dan malam ini saya akan mengeksekusi satu lagi yaitu anda Tuan Adar. Bagaimana perasaan anda setelah bertemu dengan saya? Jangan bertanya kenapa saya bisa tahu anda ada disini.


Sebenarnya sudah beberapa hari yang lalu saya sudah mengetetahui dimana tempat senang-senang anda tapi belum ada kesempatan jadi saya datang malam ini untuk menemui dan menjemput ajal mu. Sebelum anda kehilangan nyawah saya akan menunjukkan sebuah video kepada anda." ujar Queen.

__ADS_1


Pengawal Ridho mendekat dan membuka benda pipih yang ada di tangannya, ternyata didalam video itu ada seorang perempuan yang terlihat masih muda dengan dua orang anak satu laki-laki dan satu perempuan.


Dalam video itu ketiga orang itu di ikat dan di tampat sampai keluar cairan merah pekat keluar dari mulut mereka, bahkan kedua anak itu dan perempuan itu memohon ampun dan memanggil-manggil nama pria tua itu.


"Papi....tolong kami papi...cepat pulang" kedua anak itu menangis.


"Mas....kejahatan apa yang sudah mas lakukan selama ini sehingga kami disiksa begini lebih baik bunuh saja kami mas, jangan siksa kami begini, kami tidak tahu apa-apa dan bahkan anak-anak yang tidak tahu apa-apa mereka dapat siksaan karena ulah kamu mas" ujar wanita itu sambil menangis.


Melihat itu pak Adar berteriak sekencang mungkin, dan menatap Queen dengan tajam sembari berkata lirih:" lepaskan mereka perempuan sinting, mereka tidak tahu apa-apa dan anak saya masih kecil, kamu tidak punya hati sama sekali menyiksa anak kecil itu...Silahkan jika kamu mau melawan saya tapi jangan mengancam saya melalui keluarga saya, cobak saja kalau berani kamu berhadapan dengan saya. cuyyyy" ujar Pak Adar justru meludah di depan Queen.


Bukannya membuat Queen takut atas ancaman pak Adar, justru Queen tertawa mengerikan membuat semua orang yang ada didalam ruangan merinding mendengar tawah Queen.


"Bagiamana rasanya anda menyaksikan sendiri kelarga anda disiksa tanpa mereka melakukan kesalahan, justru mereka disiksa karena kejahatan anda. Baru segitu aja anda sudah tidak sanggup melihatnya dan meminta untuk di hentikan apa anda lupa juga kejahatan apa yang sudah anda lakukan tujuh tahun lalu, anak itu memohon untuk di lepaskan tidak waktu itu, saya ingat jelas karena waktu itu saya memberontak sehingga kamu yang menampar saya bukan, masih ingat anda dengan pak Bandit semalam dia sudah mendahului anda ke neraka jado sekarang saya akan mengirim anda kesana menyusul dia."


Plakkkkkkk bummmmkkk!


Sreetttttt!


"Argr.....,tolong ampuni saya, waktu itu saya tidak tahu bahwa saya di suruh melakukan itu, hanya tiba-tiba saja saya di telpon sama bos suruh datang ke tempat di mana kamu sudah disekap disitu, tapi kenapa kamu bisa selamat bukankah kamu sudah meninggal waktu itu, tidak masalah jika saya meninggal dalam kesalahan saya tapi jangan menyakiti istri dan anak saya tolong lepaskan mereka."

__ADS_1


Pak Adar adalah penjahat kedua dari enam orang itu, pak Adar itu adalah anak dari seorang pembisnis terkenal banyak juga bisnis mereka, namun setelah orang tuanya meninggal, kehidupan pak Adar yang suka bergaul dengan orang-orang jahat jatuh, banyak bisnisnya yang gagal karena tidak bisa ditangani oleh pak Adar.


__ADS_2