
Majulah murid sabuk merah tersebut, dan terus melancarkan serangan kepada Melati. Melati hanya menghindar sambil menari - nari saja tanpa membalas lawannya dan hanya menunggu lawannya kelelahan.
" Apa segitu saja kemampuanmun bocah? ". Ucap Melati menurunkan semangat lawannya.
" Jangan sombong kau nenek!,, dari tadi kau hanya menghindar saja". Balas lawannya.
" Berani sekali kau panggil aku nenek!,, kau tidak lihat betapa mempesonanya diriku ". Ucap Melati yang tersinggung.
" Baiklah... persiapkan dirimu!...
**Sementara pertandingan terus berjalan, dari sudut pandang penonton :
" Bodoh sekali murid itu, membuat Melati marah ". Gumam Mahesa.
" Ya sebenarnya itu strategi, ketika musuh marah dan emosinya tak terkontrol itu akan memunculkan lebih banyak celah yang bisa di manfaatkan, daripada musuh yang tenang ". Ucap Pelatih Raka.
" Akan tetapi level Melati sangat jauh dari murid itu, strategi itu justru akan membuat dia mati lebih cepat.
** Kembali ke pertandingan.
Murid sabuk merah yang pertama melawan Melati sudah terkapar di tanah dan tidak dapat melanjutkan pertandingan lagi.
Kemudian pelatih yang bertugas menjadi wasit, memanggil lawan selanjutnya dari murid sabuk merah lainnya.
" Mohon bimbingannya ". Ucap murid tersebut sebelum memulai pertandingan.
" Keluarkan semua yang kau bisa!, kau kelihatan kuat, ku harap tak mengecewakanku " . Balas Melati.
Kemudian keduanya melakukan penghormatan perguruan dilanjutkan dengan sikap pasang.
" 🔥INCREASED🔥 ". Ucap murid tersebut, dan tiba - tiba tubuhnya di selumuti gelombang kekuatan supranatural sebelum mengeluarkan jurus - jurus serangan terhadap Melati.
🗒️🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🗒️
Note :
Ada 4 mantra yang di tanamkan di dalam tubuh para murid perguruan pencak silat. Mantra tersebut di tanamkan secara bertahap setelah seorang murid perguruan lulus tes peningkatan.
1️⃣ HEAL/HEALING ( Sabuk Hijau )
2️⃣ SELF PROTECTION ( Sabuk Putih )
3️⃣ FLOATY ( Sabuk Jingga )
4️⃣ INCREASED ( Sabuk Merah )
** Heal / Healing digunakan untuk menyembuhkan luka luar diri sendiri dan orang lain. Sedangkan luka dalam tetap di perlukan obat dan ramuan tertentu untuk membantu memulihkan lebih cepat. Perlu pengucapan untuk mengaktifkan mantra ini.
** Self Protection digunakan untuk melindungi diri sendiri dari serangan musuh serta mengurangi luka yang akan di derita oleh seseorang dengan menguatkan tubuh fisik. Mantra ini aktif dengan sendirinya saat tubuh fisik seseorang dalam bahaya.
__ADS_1
** Floaty digunakan untuk meringankan tubuh seseorang sesuai dengan tingkat energi supranatural yang dimiliki. Dalam tingkatan paling rendah digunakan untuk mempercepat gerakan. Mantra ini aktif sendiri sesuai pikiran pengguna.
** Increased digunakan untuk memperkuat apapun. Dapat digunakan untuk memperkuat senjata dan tubuh fisik sesuai kekuatan supranatural yang dimiliki. Dibutuhkan pengucapan untuk mengaktifkan mantra ini.
🗒️🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🎶🗒️
" Bagus sekali keluarkan seluruh kemampuanmu ". Ucap Melati.
Pertarungan pun dimulai, murid sabuk merah tersebut langsung melancarkan serangannya terhadap Melati terus menurus tanpa henti. Kali ini Melati cukup mendapatkan tekanan dari lawannya dan sesekali membalas serangan.
Murid sabuk merah tersebut terus berusaha menekan Melati dan kini ia melihat sedikit celah pada pertahanan Melati. Melihat hal tersebut tanpa berpikir panjang lagi murid tersebut melancarkan tendangan memutar sekuat tenaga dan berharap akan mengakhiri pertandingan dengan mengalahkan Melati.
Tendangan sudah dilancarkan oleh murid itu,
"🔥 INCREASED🔥 ". Ucap Melati sebelum melakukan serangan kejutan kepada murid tersebut.
Dan ternyata Melati sengaja membuat celah supaya lawannya menyerang dengan sekuat tenaga dan mengabaikan pertahanan. Karena pertahanan yang sangat lemah, kemudian di serang dengan serangan kejutan ditambah mantra penguatan serangan ( increased ), murid tersebut terkena serangan sangat fatal dan terkapar. Untung saja murid tersebut sudah di tanamkan mantra pertahanan diri ( self protection ) sehingga bisa meminimalisir luka yang dapat di terima.
" Hufft..., Mahesa kau saja yang teruskan latihan ini. Aku sudah tidak semangat latih tanding lagi, mereka terlalu lemah, tidak menantang". Ucap Melati setelah bertanding dengan beberapa murid sabuk merah.
" Haaah..., enak saja kau nyuruh - nyuruh orang, tadi bukannya kau sendiri yang yang mau ambil alih latihan ". Respon Mahesa terhadap perilaku Melati yang tiba - tiba berubah.
" Sudahlah ikuti saja permintaanku. Apa kau kawatir, kalau kau akan kalah hanya dengan para pecundang seperti mereka ". Melati mencoba membujuk Mahesa menuruti permintaannya.
" Baiklah..., apa boleh buat. Aku akan menyelesaikannya dengan cepat ". Balas Mahesa dengan nada terpaksa.
" Aku tidak akan mempersingkat latihanya biar cepat selesai, jadi aku akan bertanding dengan empat orang sekaligus ". Ucap Mahesa dengan penuh percaya diri.
" Sombong sekali dia, mau melawan empat orang sekaligus. Ayo teman - teman kita hajar dia rame - rame ". Ucap seorang murid sabuk merah yang belum mendapat giliran bertanding.
Setelah itu, murid sabuk merah tersebut mengajukan diri bersama dengan tiga temannya yang lain untuk melawan Mahesa.
Majulah empat murid sabuk merah tersebut, lalu berpencar menempati posisi masing - masing membentuk 4 arah mata angin dengan Mahesa sebagai pusatnya.
Dengan aba - aba dari wasit pertandingan siap dimulai.
"🔥INCREASED🔥". Ucap ke empat murid sabuk merah di ikuti dengan sikap pasang.
Mahesa pun melakukan sikap pasang, dan hanya menunggu lawannya menyerang terlebih dahulu dan sesekali melirik ke tempat dimana posisi lawan - lawannya berada.
Ke empat murid itu mulai menyerang Mahesa bersama - sama dan berusaha menekan Mahesa terus menerus sambil menunggu celah untuk melakukan serangan pamungkas. Sedangkan Mahesa hanya bisa terus bertahan mendapat tekanan dari ke empat murid tersebut.
**Beralih ke pinggir lapangan.
" Apa yang Mahesa rencanakan sebenarnya?. Pertama dia meminta empat orang langsung melawannya dan kini dia hanya bertahan dan terus membiarkan lawannya menyerang ". Ucap Melati melihat pertarungan Mahesa.
" Mahesa itu berbeda denganmu Melati, aku sangat mengenal Mahesa itu seperti apa. Perhatikanlah saja, dan kau akan tau apa yang di inginkan Mahesa". Balas Pelatih Raka terhadap ucapan Melati.
" Apa maksudmu Raka? ". Tanya Melati.
__ADS_1
" Ini adalah latihan tanding perguruan, bukan pamer kekuatan seperti yang kau perlihatkan tadi. Kau bahkan tak memberikan kesempatan kepada mereka untuk menunjukkan perkembangan mereka ". Jawab pelatih Raka.
" Kalau aku sengaja mengalah, bukannya mereka justru tidak akan berkembang?".
" Ya, tidak gitu juga kali!, maksudku begini : Anggap saja para murid perguruan ini ibarat air. Kalau kau kena percikan air dingin tentu saja kau tidak akan akan mendapat masalah, tapi beda lagi kalau kau kena percikan air yang mendidih. Kau perlu air mendidih untuk mengeluarkan rasa yang maksimal dari seduhan jasmine tea ". Terang pelatih Raka.
" Aku mengerti maksudmu, kau pintar sekali sengaja membuat perumpamaan yang berkaitan erat denganku ".
" Dengan begitu, kau jadi cepat paham kan?. Ehehehe ".
" Iyaa sih ... "
**Kembali ke pertandingan.
Mahesa akhirnya lengah, karena terus mendapat tekanan dari lawannya.
🎶🎶 JURUS KEEMPAT 🎶🎶
🎶🎶🐅 KUNCIAN HARIMAU🐅🎶🎶
Salah satu murid berhasil melepaskan jurus pamungkas dan mengunci pergerakan Mahesa.
" Cepat hajar dia teman - teman...!! ". Ucap murid itu.
Tak mau mensia- siakan kesempatan, tiga murid lainnya juga melancarkan jurus pamungkas secara serentak.
🎶🎶 JURUS PERTAMA 🎶🎶
🎶🎶 🐅CAKAR HARIMAU 🐅🎶🎶
*********"*
🎶🎶 JURUS KEDUA 🎶🎶
🎶🎶🐅TERKAMAN HARIMAU🐅🎶🎶
*********"*
🎶🎶 JURUS KETIGA 🎶🎶
🎶🎶🐅TARING HARIMAU🐅🎶🎶
__ADS_1