PENGANTIN PENGGANTI DADAKAN

PENGANTIN PENGGANTI DADAKAN
Bab 38


__ADS_3

Sebuah mobil mewah membelah jalan ibukota. Suasana dalam mobil hening. Baik Bagas juga Ram, sama-sama bungkam. Keduanya larut dalam pikiran masing-masing.


Terlebih Ram. Setelah ungkapan Bagas Aditya. Perempuan itu lebih banyak merenung dan seakan-akan mengingat sesuatu.


Sesekali Bagas melirik mencuri pandang pada istrinya. Pria itu bingung harus mengungkapkan apa. Hanya helaan napas saja yang keluar darinya.


Sampai rumah, Ram hanya turun ketika Bagas membukakan pintu untuknya. Biasanya, wanita yang kini hamil tujuh bulan itu langsung mengulas senyum dan mengucap terima kasih.


Bagas hanya diam ketika mendapatkan kesunyian dari istrinya. Ia sangat tahu, jika sang istri masih perlu waktu untuk mencerna semua yang terjadi.


Ram lebih dahulu masuk kamar. Anugrah dan Almira memandangi menantu mereka dengan kening berkerut, heran.


"Ram kenapa?" tanya Anugrah. "Biasanya ia mengucap salam dengan tersenyum?"


Bagas menghela napas lagi. Tampak wajah Bagas yang sendu. Almira menebak ada sesuatu yang terjadi.


"Apa yang terjadi, Gas. Jangan diam seperti ini!" pinta Almira.


"Ram tadi baru saja diberi tahu jika yang harusnya menikahi dia bukan aku, Ma," jawab Bagas lesu.


Baik Anugrah dan Almira terdiam. Mereka shock. Inilah yang ditakuti Anugrah. Pria setengah baya itu meyakini jika suatu saat Ram, menantunya mengetahui kenyataan sebenarnya.


"Lalu bagaimana reaksi, Ram?"

__ADS_1


"Seperti yang Papa lihat tadi," jawab Bagas.


"Aku keatas dulu, ya. Badanku lengket dan lelah," ujar Bagas pamit ingin ke kamarnya.


"Ya sudah. Istirahat lah. Dan bicarakan baik-baik dengan istrimu tentang masalah ini," ujar Anugrah kemudian menepuk bahu Bagas.


Dengan langkah gontai, pria tampan itu naik ke lantai dua di mana kamarnya berada. Beruntung ia masih tinggal dengan kedua orang tuanya. Sebenarnya pria itu ingin pergi ke rumah. Rumah yang ia persiapkan untuk istrinya. Tapi, karena masalah di kantor yang silih berganti terlebih kehamilan Ram. Ia menunda untuk pindah ke rumahnya sendiri.


Ketika sampai kamar dan menutup pintu. Bagas tak lupa untuk menguncinya. Pria itu langsung membuka jas formalnya. Biasanya Ram akan menolong membukakan. bajunya. Tapi, Bagas sangat tahu diri. Jadi ia membiarkan istrinya melakukan apa pun tanpa dipaksa.


Setelah membuka bajunya. Bagas langsung masuk kamar mandi. Mengguyur tubuhnya dengan air shower yang dingin.


Selesai mandi. Pria itu hanya melilitkan handuk di bagian intimnya. Ram melirik tubuh seksi suaminya. Perut kotak-kotak dan dada tegap, belum lagi tangan yang berurat. Sungguh menggoda iman wanita yang memandangnya.


Ram melirik suami yang kini memejamkan matanya. Secara perlahan ia menghadap suaminya. Tangannya menjulur membelai lengan suami.


Bagas yang merasa Ram membelai tangannya langsung memegang tangan itu dan menghadap ke arahnya.


Ram mendekati tubuhnya ke tubuh Bagas. Tangan satu yang bebas digunakannya untuk membelai pipi sang suami. Dan ....


Cup


Ram mencium bibir Bagas. Malam itu Ram begitu mendominasi. Seakan ingin mengetahui perasaan sang suami sebenarnya. Bagas pun memberi jawaban lewat semua aksinya.

__ADS_1


Pria itu mengungkapkan semua perasaan untuk istrinya. Bahwa ia sangat mencintai Ram dengan tulus. Tanpa ada kepura-puraan.


"Mas ... katakan kau mencintaiku!" pinta Ram dengan napas menderu.


"Aku mencintaimu, sayang! Sangat mencintaimu!" jawab Bagas sambil fokus dengan inti yang mengejar kenikmatan itu.


Keduanya saling mengeram, memuaskan satu dengan lainnya. Hingga mereka berdua sama-sama klimaks.


Ram bersemu merah. Ia sangat malu begitu agresif pada suaminya. Kini wanita itu berada dalam rengkuhan sang suami sambil mengelus dada Bagas yang ia hiasi dengan tanda cintanya.


"Ram cinta banget sama Mas," akunya lirih.


"Mas juga, sangat-sangat mencintai istri Mas yang soleha ini," balas Bagas.


"Mas ...," panggil Ram dengan suara lirih.


"Apa, sayang."


"Lagi ...," ujar Ram kemudian membenamkan kepalanya di ceruk leher Bagas.


"Dengan senang hati, sayang," ujar Bagas langsung memulai permainan.


bersambung.

__ADS_1


somebody help me 🤭😂


__ADS_2