Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Mengelak Perasaan


__ADS_3

Syakira membeku ketika bibir Rive mendarat mulus di permukaan bibirnya yang terbuka...


Apakah dia bermimpi....? Otaknya terasa beku seketika membekukan semua pikiran dan logikanya dan membiarkan dia menikmati sentuhan lembut yang mendebarkan jantungnya...


Tubuh Syakira di dorong masuk ke dalam kamar hingga membentur ranjang empuk milik Syakira....ciuman mereka tidak terlepas namun malam semakin panas...bibir Rive terus menelusuri bibir Syakira dan membuat gadis itu memejamkan matanya menikmati ciuman panas mereka yang telah hilang kendali...jemari mereka saling menggenggam sempurna....


ciuman itu semakin lama semakin indah...hingga beberapa saat mata Syakira terbuka memandang Rive yang masih mencumbunya...lidah mereka saling bertautan dengan begitu indah......


sementara Rive pun membuka matanya...dan membeku..seolah sadfat dengan apa yang sudah dia lakukan....


Seketika itu juga Rive menarik tubuhnya dan bergerak menjauh...pria itu tampak sungguh menyesal telah mencium Syakira di depan matanya....


Hening...


Rive mengusap wajahnya dengan kasar, ia memandang Syakira yang tampak berantakan bibirnya terlihat bengkak..


''Oh apa yang terjadi padaku....apa yang aku lakukan....''sesal Rive yang membuat Syakira sedikit nyeri..


Seolah Rive benar-benar menyesal menyentuhnya...


''Rive....''


''Ini adalah kesalahan kan...aku minta maaf Syakira....aku minta maaf....''


Rive berdiri dan menundukan kepalanya bersikap hormat pada Syakira hingga Syakira kehilangan kata..dia memandang Rive dengan tajam...


''Rive....''


''Aku mohon maafkan aku Syakira...aku mohon....''


''Aku tidak menyalahkanmu Rive aku.....''


''Kau benar....aku harus menjaga sikapku padamu....Syakira maafkan aku, aku janji kalau aku tak akan pernah melakukannya lagi...''


Rive tidak membiarkan Syakira menjawabnya...pria itu lalu melangkah meninggalkan kamar milik Syakira begitu saja dan melangkah menuju balkon dan berdiam diri disana..


Syakira menundukan kepalanya ketika airmatanya menetes dari matanya yang sembab...dia mengerti sekarang kalau perasaannya pada Rive adalah sebuah kesalahan besar...yah...hatinya telah melakukan kesalahan besar dan membuat semuanya hancur....


Syakira menutup pintu kamar dan tersungkur disana...dia tak menyangka kalau hatinya bisa semudah itu jatuh cinta pada Rive yang tidak mencintainya dan lebih parahnya..Syakira berada di antara hubungan Rive dan juga Shanon...bukankah sebagai seorang wanita dia kejam...bagaimana perasaan Shanon jika tau kalau Syakira dan tunangannya berciuman mesra dan mereka menikmatinya...ironis dia marah menyadari kemungkinan hubungan gelap antara Maya dan Clark kekasihnya namun di saat yang sama dia juga menjadi duri dalam hubungan Rive dan Shanon...gadis itu memejamkan matanya..


Oh...Syakira...apakah kau sudah menjadi gadis murahan sekarang...?


Syakira menundukan kepalanya dalam-dalam, sungguh dia berharap perasaan ini pergi dari hidupnya sekarang...karna Syakira tidak bisa mengatasi hatinya....bagaimana ini.....??


****************


Pukul 7 malam...

__ADS_1


Syakira keluar dari kamar dengan memakai gaun Sabrina berwarna biru laut yang kontras dengan warna kulitnya dia tampak cantik...rambutnya di biarkan tergerai jatuh menutupi punggungnya...


Syakira seperti seorang putri...ketika dia keluar dari kamarnya...sementara itu, Rive menunggunya di luar....dia tampak terpesona..dan tak bisa mengalihkan pandangannya pada Syakira yang begitu cantik...hati Rive berdebar....


''Syakira....''


Syakira menoleh dengan senyuman, walau dia tidak menatap mata Rive...


''Kau libur hari ini Rive...aku telah meminta penggantimu..dan...kau bisa lebih brsantai, luangkan waktumu untuk bersama tunanganmu Rive....kasian dia...''


Syakira lalu mengarahkan langkahnya menuju pintu...


''Syakira...mengapa kau tidak menatap mataku, apakah kau marah karna kemarin..'' Rive cemas ketika Syakira mengacuhkannya..


Kali ini Syakira menguatkan dirinya untuk menatap mata Rive...gadis itu tersenyum...walau hatinya teriris...


''Tidak....bagiku ciuman itu tidak ada artinya Rive.....aku tau kau tidak sengaja melakukannya kau mungkin sedang memikirkan tunanganmu ketika menciumku dan aku memaafkannya...tapi aku harap itulah yang terakhir..Rive.''


Rive terdiam di tempatnya...jemarinya terkepal ketika dia menatap Syakira yang begitu di inginkannya...


Oh...Syakira.....aku bisa gila karnamu...


***********


Maya dan Clark duduk saling memandang, tumben hari ini Syakira mengajak mereka untuk makan bersama..


Clark menoleh...


''Insiden ular itu maksudmu..jika dia tau itu kita maka Syakira sudah pasti akan menemui kita dan mungkin memenjarakan kita Maya..namun kau lihat sekarang..kita bahkan baru saja pulang nonton film di bioskop....jadi kau tenang saja...itu semua hanya perasaanmu saja...''


Maya meneguk minuman jus di dalam gelas lalu mengangguk membenarkan, Syakira pasti akan langsung marah jika dia tau kalau Maya dan Clark yang melakukan itu semua...


meski begitu Maya masih takut, bagaimana pun Syakira pasti akan tersakiti jika dia tau Maya telah menghianatinya sebagai sahabat...Maya kian resah...tangannya bahkan berkeringat....


Setelah menunggu lama....


Syakira akhirnya datang sekaligus mengejutkan kedua pasangan itu, baik Maya dan Clark langsung berdiri dengan wajah gugup..


''Saa....sayang....''


Clark mendekati Syakira dan memeluk gadis itu...


''Kalian sudah lama datang...''tanya Syakira basa basi hingga Clark dan Maya saling menatap..


''Kami baru saja sampai Syakira....aku tak punya kendaraan jadi aku menumpang bersama Clark tidak masalah bagimu bukan..''tanya Maya dengan senyuman tanpa rasa salah...


Syakira bersedekap....

__ADS_1


''Terimakasih sayangku Clark...akhirnya aku tau siapa yang memasukan ular berbisa di dalam apartemenku..''


Deg!!!


Maya dan Clark saling menatap...


''Apa maksudmu Syakira...''tanya Maya tak percaya..


Syakira lalu meletakan sebuah foto bukti cctv ketika Maya membuka pintu apartemen miliknya dan menatap matanya...


Hening........


''Apa kau melaporkan aku Clark...''


Wajah Clark menjadi pucat dia menatap mata Syakira yang membara...


''Maya,....''


Plak.....


''Bukankah kau menyuruhku melakukannya Clark...kau sendiri yang memintaku setelah berhasil merayuku ke tempat tidur,...kau bilang Syakira tak akan tau karna cctv sudah di matikan..bagaimana bisa kau melakukan hal ini kepadaku...''ucap Maya tanpa jeda...


Dia seakan lupa bahwa dia dan Clark di jebak oleh Syakira untuk mengakui perbuatan mereka sendiri...bahwa di balik pintu ruangan sudah ada banyak polisi yang menunggu mereka untuk menangkap mereka....


''Maya.....apa yang kau katakan ini aku tidak pernah...''


''Kau yang menyuruhku Clark...kau bilang, kau menyimpan dendam pada Syakira...kau yang merencanakan ini semua bukan aku...''


Sementara.....


Syakira hanya menunggu dengan mencoba menahan emosinya yang perlahan mulai naik....gadis itu tak bisa menerima ketika kedua pasangan ini berani merencanakan sesuatu untuk mencelakainya...


Beraninya mereka...........


''Diam kau yang jahat...sayangku...Syakira kau percaya kepadaku kan...''teriak Clark putus asa...


''Syakira...aku minta maaf, aku salah karna aku di ancam oleh Clark dia bilang melakukan ini semua karna pamannya Rudi ingin balas dendam karna Daddymu menikahi wanita yang dia cintai..''ucap Maya dengan tajam..


Syakira tampak syok........


''Apa.....''


Disaat yang sama.....pintu terbuka dan ada banyak polisi yang masuk dan mengarahkan pistol ke arah Maya dan Clark yang memucat...


''Syakira..........''


''Tangkap mereka berdua....'' teriak Syakira dengan tegas....

__ADS_1


__ADS_2