
Mendengar ucapan Rive yang begitu manis membuat Syakira terharu, yah...sejak awal memang Rive adalah pria baik namun bukan salahnya ketika dia memutuskan balas dendam..
Jika sesuatu terjadi padanya, Syakira hanya ingin Rive bahagia....yah..dia ingin Rive dapat hidup dengan baik tanpanya...
Syakira meneteskan airmatanya untuk kesekian kalinya..dia lalu menerima pelukan Rive yang begitu erat...
''Aku mencintaimu Syakira.....kau harus kita dan kita bertemu lagi..mengenai anak kita kalau memang dia tak bisa bertahan maka kita bisa mengadopsi bayi lain...aku akan melakukan apapun tapi tidak dengan meninggalkanmu..Syakira...''
Hening...
Syakira terdiam....
''Rive...terimakasih karna kau sudah mencintaiku..''
''Aku jahat padamu selama ini Serena...''
''Aku tau kau juga sakit ketika menyakitiku...Rive....jika aku yang tidak selamat, maukah kau menjaga anak kita..'' ucap Syakira dengan suaranya yang bergetar..
Rive mengerutkan kening...keduanya saling menatap...
Rive menggeleng....sekali lagi dia menolak dengan tegas...
''Aku tak perduli siapapun selain dirimu Serena...aku mencintaimu ingat,...tak ada yang lebih penting darimu..bahkan anak kita...bagaimana aku bisa mengurusmu sedangkan jiwaku seakan mati bersama denganmu..jadi jika kau mencintai anakkmu maka berjuanglah..karna kau harus membesarkannya sendiri bukan aku....''ucap Rive dengan nada tegas.
Hening........
Syakira masih ingin bicara namun...suara di pintu membuat mereka menoleh serempak..beberapa dokter termasuk dokter Harry masuk dan mendapati Rive dan Syakira saling menggenggam tangan....
bukan hanya kedatangan dokter, namun di belakang mereka datang juga sosok paman Syakira yang bernama Alex...dia datang dengan beberapa anak buahnya...Alex menatap mata Rive dengan tajam..
''Paman........''suara Syakira serak..
Alex mendekati Syakira yang meneteskan airmatanya...pria itu langsung memeluk Syakira dengan erat..
''Paman.........''
''Maafkan paman....kau sudah menanggung kesakitan sendirian...''Alex melirik Rive yang menundukan kepalanya dalam-dalam..dia sudah tau apa arti tatapan tuan Alex kepadanya...
''Aku baik-baik saja...paman...''balas Syakira dengan mata yang basah...
Pelukan itu terlepas dan Alex mengusap airmata Syakira, tak sedikitpun dia melirik Rive di sampingnya...
''Dari mana paman tau keadaanku...''tanya Syakira menggantung..
Alex tersenyum...
''Kau lupa kalau pamanmu adalah seorang Mafia...''
Hening...
__ADS_1
Syakira menoleh dan menyadari ada perubahan di wajah Rive,....gadis itu mulai cemas...
''Paman....dimana Daddy...''
''Mommy Nia juga akan melakukan operasi hari ini...jadi daddy mu harus menemaninya dan paman juga bibi Sherin yang menemanimu disini..''
''Lalu anak-anak..''
''Kau lupa ada paman Virgo..''
Senyum mengembang di wajah Syakira...ia pun tersenyum...
''Aku akan baik-baik saja paman...''
''Tentu sayang...kau akan baik-baik saja...''ucap Alex kembali mengecup kening Syakira lalu sang bibi Sherin yang dia panggil juga dengan Mommy Sherin melangkah masuk ke dalam ruangan untuk memberi pelukan kekuatan..
''Sejak dulu kau adalah gadis kami yang kuat...berjuanglah putri kebanggaan kami...semua akan menunggumu dengan penuh cinta..''ucap Sherin dengan mata berbinar...
Syakira merasa lebih baik..
''Terimakasih Momm...aku rasa aku akan baik-baik saja...aku senang sekali..'' mata Syakira menjadi panas...
''Baiklah....ini saatnya menuju ruang operasi....''ucap dokter lalu meminta waktu agar membawa tubuh Syakira keluar...
Semua ikut...Rive terus menggenggam tangan Syakira hingga mencapai pintu sementara Alex terus menatap dari belakang,...ia sungguh di liputi kemarahan saat ini...
Begitu tiba di ruang operasi Rive mengecup kening Syakira dan menggengam tangannya,...airmatanya menetes....
Syakira menganggukan kepalanya dengan patuh...
''Jangan kemana-mana...aku mohon,...Rive...aku akan menjadi kuat untukmu dan anak kita...''bisik Syakira dengan mata yang basah..
Rive pun menganggukan kepalanya dalam-dalam, lalu mengangguk, Sherin dan Alex juga memberi pelukan..sebelum tubuh Syakira di bawah masuk dan pintu tertutup..
Di saat yang sama...Alex memberi aba-aba pada anak buahnya untuk menangkap Rive dan melumpuhkannya..Alex memang telah menyewa satu ruangan itu agar tak ada siapapun yang bisa masuk dan melihat mereka..sementara Sherin menjadi bingung dengan apa yang terjadi.ia mendekati Alex dan menyentuh lengannya...
''Sayang apa yang terjadi..''
''Kau akan melihat kebohongan Rive hari ini Sherin aku..akan membuatnya menyesal..''
''Tapi....''
Kata-kata Sherin terputus dramatis...ketika Alex melangkah mendekati Rive...
Rive sudah tau apa yang akan terjadi kepadanya dia tidak meronta namun pasrah ketika tubuhnya di paksa tunduk dalam posisi berlutut..
Alex mendekati Rive dengan tatapan dingin, sementara dia mengeluarkan pistol dari saku jassnya dan menempelkannya pada wajah Rive...
'Semua menjadi hening yang mencekam....
''Brengsek..aku melakukan kesalahan besar dengan menyerahkan putriku yang berharga kepadamu bajingan..''
__ADS_1
Bughhhh!!!!!!
Gagang pistol itu menghantam kepala Rive hingga ada darah segar keluar dari sana..Rive menundukan kepalanya dia pasrah...Sherin menjerit histeris, dia juga cukup syok dengan tindakan Alex..
''Apa yang kau lakukan Alex.....Syakira sedang di operasi di dalam..''teriak Sherin histeris..
Alex menoleh tajam...
''Kau akan dengar dari pengakuannya Sherin...''
Alex lalu membalikan tubuhnya dan menatap mata Rive dengan tajam...
''Jawab aku..apakah benar selama ini kau menikahi Syakira hanya untuk balas dendam dan anakku menderita..''teriak Alex murka...
Hening....
Airmata jatuh dari wajah Rive....sementara darah terus mengalir dari pelipis wajahnya...
Hening....
''Aku tak akan pernah berbohong kalau menikah untuk balas dendam..''
Bugghhh..
Tubuh Rive kembali tersungkur ketika Alex kembali mengarahkan pukulan dan tendangan mematikan di wajah dan tubuh Rive...
Mata Alex bersinar membara...
''Kau adalah pria yang begitu bodoh...kau pikir semua perbuatanmu tak akan aku ketahui....aku akan membunuhmu dengan segera...''teriak Alex ingin menembak Rive,...
Namun...
Sherin langsung mencegahnya hingga pria itu membeku...
''Alex...aku mohon tenang dulu...airmata Sherin menetes dari matanya...Syakira sedang berjuang antara hidup dan mati di dalam...mana mungkin kau mau membunuh Rive..suaminya...'
Alex tertawa kesal..
''Suami.....kau tau apa yang di lakukan pria tak tau diri ini...dia menyakiti Syakira dengan begitu besar...dia yang telah menyebabkan Sherin mengalami rasa sakit..''
''Aku tau Alex...aku tau....sebesar apapun kesalahan Rive..ada tempat dan waktunya, tapi kau tak boleh membunuhnya...kita belum tau masalah yang sebenarnya..lagi pula...jika Rive memang bersalah kita bisa membawa Syakira kembali..mereka bisa bercerai....jika memang Rive menyakiti Syakira...''ucap Sherin menoleh menatap wajah Rive yang babak belur penuh darah..
Alex pun mengangguk...
''Setelah operasi selesai maka kalian akan bercerai kau ingat itu.''teriak Alex marah lalu meninggalkan Rive dan Sherin di depan ruang operasi...
Sherin menatap Rive dengan iba...dia tau pria ini mencintai Syakira dan sedang menyesal sekarang...Sherin mendekati Rive...astaga Alex memukulnya dengan begitu keras....pria ini merayap mendekati kaki Sherin dan bersujud memohon ampun....
''Nyonya Sherin....aku mohon jangan pisahkan kami...aku tau aku bersalah tapi..aku menyesal dan tak bisa hidup tanpanya...''suara Rive bergetar memohon ampun,...
Mata Sherin berkaca-kaca..ia menghela nafas.....
__ADS_1