Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Mengetahui Kebenaran..


__ADS_3

Syakira membeku ketika dia mendengar ucapan dari Daddy kalau yang menabrak ayah Rive ternyata adalah sang Mommy sendiri...


Syakira tak mampu bersuara...


''Kala itu Mommy tak ingin minta maaf pada keluarga korban terutama untuk istri dan anak-anaknya...meski Daddy sudah berusaha membujuknya untuk minta maaf namun Mommy sangat keras kepala waktu itu...dia bahkan memerintahkan beberapa anak buahnya untuk mengancam keluarga pria malang itu...sampai sekarang Daddy sama sekali tak bisa mlupakan kejadian itu..''


''Daddy...mengapa Daddy tidak mencegah hal itu..mengapa harus diam sja ketika Mommy melakukan sesuatu di luar kendali..''


David menatap mata Syakira yang memerah dia menangis..


''Syakira...mengapa kau menangis..''


''Aku hanya sedih bagaimana nasib kedua anak pria itu...bagaimana mereka menjalani hidup dan mengatasi rasa sakit...''ulang Syakira tak mengerti...


David membenarkan ucapan Syakira yang terlihat menderita...


''Syakira...saat itu Daddy sama sekali tidak tau ketika Mommy mengancam mereka..Daddy sibuk dengan pekerjaan dan ketika Daddy tau segalanya keluarga itu sudah pindah dengan kenyataan kalau Mommy lah yang telah menyakiti keluarga mereka..''


''Hoh...Mommy..mengapa jahat sekali...''ulang Syakira terlihat kecewa..


Syakira berdiri dan menatap sang Daddy dengan tatapan sedih..


''Aku akan istirahat sebentar.''ucap Syakira dengan suara yang serak..


'Baiklah Syakira..semua sudah berlalu jangan terlalu memikirkannya sayang..kau sekarang akan menikah dan berbahagia..apa yang di lakukan Mommy Nesaa biarlah itu menjadin urusannya, dia juga sudah meninggal..


''Baiklah Daddy..........''ucap Syakira lalu melangkah meninggalkan taman menuju kamarnya..


Syakira akhirnya mengunci pintu kamarnya dan melangkah gontai menuju ranjang dan duduk disana...airmatanya menetes..dia mengerti sekarang mengapa Rive mendekatinya, memberi perhatian kepadanya dengan begitu besar...Rive juga sigap menjadi pembelanya, pelindung sekaligus satu-satunya pria yang berada paling dekat dengan Syakira...


Aah...mengapa Syakira tidak curiga hal itu ketika dengan mudahnya Rive bisa mengambil hatinya..membuat hidupnya menjadi lebih mudah namun secara tak sadar, Rive memutus rantai hubungan sosial Syakira dengan orang lain hingga Syakira benar-benar tergantung padanya..


Apakah Rive akan menyiksanya...benarkah begitu..apakah Rive akan menyakitinya setelah mereka menikah..


Syakira memejamkan matanya ketika ia membayangkan apa yang terjadi kepadanya jika dia meneruskan pernikahan ini...


Tapi...Rive tak salah...Mommy kandung Syakiralah yang bersalah telah merenggut kebahagiaan keluarga kecil itu dan menancapkan luka dalam pada hati keluarga Rive....

__ADS_1


Syakira meneteskan airmata, dia terluka menyadari kalau pada akhirnya dia lah yang akan menjadi pelampiasan amarah Rive dan juga Shanon....sekarang terlambat untuk mundur dari pernikahan..jika dia berkata jujur pada keluarganya maka Rive bisa di bunuh saat itu juga sementara...Shanon pasti akan di penjara...ia tau jelas siapa keluarganya dalam menyelesaikan masalah mereka..jika dia melakukan itu Syakira akan terhindar dari balas dendam RIve dan semuanya akan selesai sampai disini..namun adilkanh untuk Rive dan Shanon...


Biar bagaimana pun seumur hidup, Syakira tak akan tenang...dia akan di hantui rasa bersalah karna ibunya membunuh ayah Rive dan Shanon sementara dirinya...juga membunuh kedua saudara kembar itu..lalu apa bedanya dia dan Mommy Nessa...


Syakira mengepalkan tangannya dengan kuat, meski dia sakit namun tekatnya sudah bulat ketika memutuskannya..


Jika memang Rive ingin balas dendam padanya maka Syakira tak akan menghindar..setidaknya, ia bisa mengurangi dosa Mommy yang sudah pergi...yah..Syakira akan menanggung segala rasa sakit....karna bagaimana pun dia mencintai Rive...sampai kapanpun dia mencintai pria itu dengan sangat besar...


Gadis itu masih terus menangis di dalam kamarnya...merenungi masa depannya yang gelap...Syakira tak pernah membayangkan hidupnya akan sepedih ini...yah....terlalu menyakitkan untuknya namun Syakira tak punya tempat untuk bercerita..atau mencurahkan semua perasaan sakitnya jadi semua yang dia rasakan di simpan sendirian...


Syakira pun berbaring di ranjang dan mencoba untuk melupakan semua perasaan sakitnya..sampai dia tertidur dengan airmata yang masih membekas di pipinya..


********


Di bandara...


Rive membuka lebar tangannya ketika menyambut seorang gadis yang melompat memeluknya..Rive sampai mengangkat tubuh gadis itu tinggi-tinggi..


''Aku bukan anak kecil kakak...astaga..''


''Kau tetap gadis kecilku..''bisik Rive lembut..


''Dimana calon kakak iparku..''ucap Shanon antusias...


Rive membuka bagasi mobil dan meletakan koper milik adik kembarnya, lalu masuk ke dalam mobilnya....dia belum menjawab Shanon...


''Kakak...dimana Syakira..''


Hening..........


Rive menoleh...ia sedikit keberatan dengan penyebutan kakak ipar yang di ucapkan adiknya..


''Shanon..dia tak akan pernah benar-benar menjadi bagian keluarga kita...aku menikahinya hanya untuk memberi siksaan untuknya...''Rive menghidupkan mesin mobil..


Shanon terdiam...


''Kakak...bukankah aku sudah bilang berhenti saja...kakak tak perlu meneruskan dendam,...lagi pula orang tua kita tak akan pernah setuju selamanya kak.....''

__ADS_1


''Shanon hentikan..kau tak bisa membalikan keadaan okey...yang prlu kau lakukan adalah bersikap sebaik mungkin di hadapan keluarga pembunuh itu terutama kau harus mengambil hati Syakira....pernikahan ini harus berlangsung dengan baik agar semua rencanaku berhasil...dan perlu kau tau aku tak akan mundur,....penghinaan ibunya masih aku ingat jelas sampai sekarang...jadi aku tak akan mundur..''ucap Rive berapi-api..


Shanon terdiam di tempatnya..ia tak habis pikir mengapa...kakak bisa menyimpan dendam kepada kak Syakira bukankah kak Syakira juga tidak bersalah...namun memang Shanon tak berani membantah perkataan kakaknya Rive...dia hanya bisa berharap Syakira bisa meluluhkan hati Rive...


''Baiklah aku minta maaf...aku lapar sekarang, bagaimana kalau kita makan makanan kesukaan Ayah dan ibu saja..''ajak Shanon membujuk..


Rive akhirnya kembali tenang dan mengangguk..


''Tentu...mari kita makan disana..''ajak Rive dengan penuh senyum.


Kedua saudara kembar itu mampir di salah satu restoran cepat saji yang biasa di singgahi mereka ketika kecil...


**********


Sementara itu...


Syakira mulai melakukan fiting gaun terakhir sebelum pesta besok..setelah itu dia melakukan perawatan seluruh tubuh sebelum pernikahan...dan ketika hendak berangkat, ia terkejut dengan kedatangan Rive dan Shanon..


Shanon langsung tersenyum ketika melihat Syakira berdiri dengan penuh senyum...


''Shanon.....apa kabar, aku senang melihatmu..''ucap Syakira mengulurkan tangannya..


''Syakira....kau cantik sekali, kakakku beruntung bisa bertemu dengan bidadari sepertimu..''


Rive hanya tersenyum salah tingkah..ia terpesona dengan Syakira yang tampak cantik dan menggemaskan, tubuhnya mulus sempurna...


''Kau mau kemana sayang..'tanya Rive memeluk Syakira dan mengecup keningnya..


''Aku akan melakukan perawatan tubuh sayang, oya...kau di cari oleh Paman dan Daddy....''


''Baiklah kami memang akan membahas tentang pernikahan besok...''ucap Rive tersenyum..


''Baiklah Shanon bagaimana kalau kita perwatan bersama saja...aku tak punya saudara yang seusiaku tapi aku punya kau sekarang...ayo..''


Rive dan Shanon saling menatap ketika Syakira memeluk Shanon dengan sikap ramah..


''Baiklah....aku ikut...''ucap Shanon senang..

__ADS_1


Rive pun setuju karna memang dia ada urusan sementara Syakira dan Shanon menuju mobil..


__ADS_2