Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Menyelidiki


__ADS_3

Syakira dan Rive masih terdiam di dalam mobil, ketika Rive mengatakan bahwa orang yang menabrak ayahnya belum tersentuh hukum membuat Syakira terdiam...


Yah...entah mengapa dia merasakan ucapan Rive kali ini mengandung banyak arti..pria itu tampak penuh dendam ketika mengucapkannya...hingga Syakira sedikit ngeri dengan tatapan itu..


''Dia belum masuk penjara itu maksudmu..Rive..''


Rive menoleh dan tersenyum, jemarinya menyentuh permukaan bibir Syakira yang merah muda...


''Lupakan tentang pembunuh itu sayang...aku sedang ingin berdua denganmu...aku menginginkanmu sekarang...''ucap Rive dengan tatapan membara..


Syakira tau apa arti tatapan lapar itu, Rive sedang menginginkan percintaan dengannya..yah..mereka akan menikah sebentar lagi berbagai persiapan yang menyita waktu seringkali membuat Rive lelah..dan ingin bersantai..keluarga besar Syakira ingin pernikaha di gelar dengan penuh kemewahan dengan mengundang rekan bisnis mereka..beruntung Rive telah bekerja keras selama ini dan mempunya beberapa perusahaan...jadi dia tidak terlalu kecil di mata keluarga Syakira..


''Kau mau mampir di apartemenku Rive..''


'Tidak....disana ada banyak pegawaimu Syakira dan kita akan menghabiskan waktu di filaku saja...''ucap Rive sedikit tegas...


''Tapi Rive..kita sering melakukanya tidakkah kau lelah..''ucap Syakira menyentuh pelipis Rive dengan sentguhan lembut disana..


Rive mengambil tangan Syakira dan mengecupnya..


''Aku butuh vitamin agar aku tidak stres mempersiapkan pernikahan kita..''


''Baiklah.....ayo kita ke apotik, aku akan memilihkan beberapa vitamin yang bagus Rive...''


Suara Syakira terputus ketika Rive mendekatkan bibirnya dan melum**nya dengan lembut...dan pria itu langsung terbakar gairah...


''Kau tak perlu membeli vitamin apapun sayang karna kau adalah vitaminku..''bisik Rive tersenyum..


Wajah Syakira merah padam, gadis itu menutup wajahnya dengan kedua tangan...


''Kau sedang merayuku..''


''Ya....jadi kau setuju..''


Syakira melirik jam tangannya...masih ada waktu dua jam sebelum bertemu Daddy...yah dia ingin mencari tau segalanya tentang masa lalu Rive dan dia serius tentang hal itu..


''Baiklah aku setuju tapi kau harus janji akan membawaku ke makam orang tuamu..'' Syakira melirik..


Akhirnya Rive mengalah....


''Baiklah setelah selesai dari sana aku akan mengantarmu mengunjungi makam mereka..''janji Rive yang langsung membuat Syakira lega..


Mobil memutar arah menuju khawasan vilaa....


*************


Begitu sampai di dalam kamar, Rive tidak menunggu..pria tegap itu menangkap tubuh Syakira dan langsung menyerangnya dengan ciuman panas...bibir Rive menyerang bibir Syakira yang terbuka hingga mendesaknya masuk dan melum**nya dengan candu..


Tubuh Syakira terbanting di ranjang dengan senyuman...ia sedikit kewalahan menerima cumbuan Rive yang tiba-tiba...Syakira terkekeh ketik Rive menarik ujung dressnya dan menjantuhkannya..

__ADS_1


Srak.....


Dres itu harus pasrah melorot jatuh ke pinggang, meninggalkan bra berwarna hitam yang membungkus pa yu da ra mulus miliknya membusung seolah menanntang Rive.


Tatapan Rive berkabut ketika dia menyudahi ciuman di bibir Syakira yang sudah bengkak..


Jemarinya bergerak naik dan meremas gundukan kembar itu dengan gemas..


''Sudahkah aku mengatakan kalau kau cantik, kau..begitu nikmat untukku sayang..''bisik Rive mulai menjilati permukaan pa yu da ra Syakira yang masih terbungkus bra...


''Rive...tenanglah...kau seperti kelaparan saja..kita baru melakukannya...aku milikmu aku tak akan kemanapun sayang..''bisik Syakira menyentuh rahang tegas milik Rive....


Pria itu tersenyum dan menegakan tubuhnya menanggalkan semua pakaiannya jatuh ke lantai begitu saja lalu membantu Syakira melakukan hal yang sama...Syakira berdehem gugup..ini bukan pertama kalinya mereka bercinta namun dia selalu kehilangan kata ketika menyadari milik Rive yang sudah mengeras di bawah sana...


Rive bergerak naik ke atas tubuh Syakira dan mulai mencumbu gadis itu setelah sebelumnya melepas pengait pada bra yang menempel disana...


Bagai harta karun, bibir panas Rive tidak menunggu...lidahnya mulai menjalar menjilati put*ng pa yu da ra Syakira yang menegang sempurna..


Sebuah erangan lolos dari bibir Syakira ketika bibir panas Rive seakan menyedot habis pa yu da ra nya di bawah sana...sebentar-sebentar dia menghis** lalu mengulum...dan memainkannya dengan bibirnya yang panas...


Syakira menyerah...kenikmtan ini terlalu kuat untuk di tanggungnya...Rive adalah pria yang kuat berada di atasnya dan melingkupinya begitu kuat..memberi kenikmatan ganda yang teramat indah bagi Syakira...


Tubuh mereka bersatu tanpa sehelai benangpun dengan Rive yang terus mencumbunya tanpa jeda...hingga akhirnya dia menggerakan tubuhnya membenamkan dirinya di dalam milik Syakira yang hangat..


Rive menggertakan gigi ketika gadis itu teramat manis di bawah rengkuhannya..tubuh Syakira seolah di desain untuknya..miliknya begitu hangat dan sesak di dalam sana...


Meski terbiasa, mengapa Syakira merasa Rive sedikit memakai emosinya ketika mereka bercinta...? entahlah...Syakira tak tau apa yang terjadi mungkin ini hanya perasaannya saja..


''Rive...''jerit Syakira ketika Rive mulai menggerakan tubuhnya...


''Kau...adalah milikku Syakira...''desah Rive sembari memacu miliknya di dalam diri Syakira...sebelum ia memperlakukan Syakira sebagaimana mestinya ia ingin menikmati Syakira dengan kelembutan..


*************


Mobil akhirnya berhenti di depan kediaman Alex Steward..


Syakira sedikit mengerang ketika dia merasa sedikit nyeri....durasi bercinta Rive terlalu lama..


''Apa kau lelah sayang..''bisik Rive menggenggam tangan Syakira dengan lembut..


Sementara Syakira tersenyum menahan perih..


''Aku baik-baik saja..''


''Bagus....aku puas sekali hari ini dan menjadi bersemangat sayang, terimakasih...''ucap Rive dengan mata berbinar.


''Baiklah aku akan masuk...''


''Sayang aku harus memastikan beberapa persiapan yang telah di lakukan di Hotel....''

__ADS_1


''Baiklah...lanjutkan saja Rive...''ucap Syakira berusaha tersenyum..


Syakira akhirnya turun dari mobil dan membiarkan Rive meninggalkan rumah...Syakira masih berdiri disana dengan mata berkaca-kaca..mengapa hatinya menjadi tidak tenang kali ini....perasaan cintanya mulai di tutupi rasa takut...


Ah...tidak mungkin Rive sengaja menyakitinya tadi kan...? Syakira lalu membalikan tubuhnya dan melangkah....yah...dia lalu bertemu dengan Daddy yang baru saja keluar dari rumah besar...


''Syakira....mengapa berdiri di luar..'' ucap David mendekati putrinya dan menuntun Syakira menuju taman...


Mereka duduk disana...


''Daddy...aku ingin bertanya sesuatu kepadamu..''ucap Syakira memulai ucapannya..


David menyipitkan matanya dengan tajam,...


''Apa yang ingin kau tanyakan..''


Syakira merasa tidak yakin namun dia harus tau siapa yang telah menabrak ayah Rive...


''Tidak....ini tentang masa lalu...apakah salah seorang dari keluarga Daddy pernah menabrak seorang pria hingga dia meninggal...''tanya Syakira penasaran..


David cukup terkejut mendengar ucapan Syakira...


''Siapa yang memberitahumu....''


''Tidak...aku mendengar dari beberapa pelayan kita yang sudah lama...aku hanya ingin tau saja..'ucap Syakira dengan senyuman getir di wajahnya..


David mengangguk...


''Baiklah tapi ini kejadian sudah lama...ada seorang pria yang di tabrak oleh seseorang di keluarga kita Syakira...''


''Jadi benar...''ucap Syakira dengan mata berkaca-kaca..


''Yah kalau tidak salah pria itu langsung meninggal di tempat dia punya anak kembar...saat itu Daddy mau memberi kompensasi namun mereka tidak mau menerimanya..''


Syakira berdebar mendengar ucapan sang Daddy...


''Siapa yang telah melakukannya Daddy...apakah Daady yang menabraknya..'' tanya Syakira dengan wajah ketakutan..


David menggeleng...


''Bukan Daddy pelakunya...namun yang menabraknya adalah Mommy mu Nessa, dia pulang dalam keadaan mabuk dari Club dan menabrak pria malang itu sampai meninggal..''


''Apa..........''jerit Syakira syok...


Jemarinya bergetar di bawah meja...apa yang terjadi ini...mengapa justru Mommy Nessa yang menabrak ayah Rive...


Oh...tidak....


__ADS_1


__ADS_2