Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Nekat


__ADS_3

Setelah pembicaraan serius bersama Daddy juga Mommy Nia...Syakira melangkah ke kamar miliknya...gadis itu membuka pintu kamar dan menutupnya...Syakira menyandarkan tubuhnya di pintu yang tertutup ia memejamkan matanya dengan rasa sakit yang masih membekas di dadanya..


Syakira....kau bodoh sekali, apa yang sudah kau lakukan ini...Syakira menggigit bibirnya membayangkan apa yang baru saja dia alami...mengapa hatinya begitu rapuh dan menyerahkan kesuciannya pada Rive....airmata Syakira menetes di wajahnya....Syakira bahkan masih merasa nyeri di daerah sensitifnya karna percintaan yang di lakukan keduanya...


Ada bunyi telp masuk dan panggilan telp itu dari Rive yang seolah tak lelah kepadanya...namun Syakira memilih menghindar...ia mematikan ponselnya dan menundukan kepalanya dalam-dalam, Syakira benar-benar ingin melupakan Rive benar-benar melupakan pria itu dari hidupnya...


Sementara....


Rive membeku ketika ia tau Syakira sengaja mematikan ponselnya...pria itu menyandarkan tubuhnya di tembok rumah sakit ketika matanya berkaca-kaca....


Rive baru saja kehilangan ibunya.....dan ia tak akan membiarkan Syakira lepas darinya....tidak....jemari Rive mengepal dengan erat....pria itu menarik sudut bibirnya...gadis itu sudah menjadi miliknya..


''Kakak........''


Rive menoleh pada sosok Shanon adik kembarnya yang berdiri dengan penuh airmata...


''Kita harus segera memakamkan Ibu sekarang kak....''


Rive meraih Shanon dan memeluknya dengan begitu erat hingga membuat tangisan Shanon pecah saat itu juga..


''Kakak.....aku merindukan ibu..''isak Shanon ..


''Sayangku....ibu akan tenang karna kakak tidak akan pernah melepaskan orang yang telah menghancurkan hidup kita...''ucap Rive memeluk Shanon dengan penuh kasih sayang....


''Kakak sudahlah....aku hanya ingin hidup tenang..bukankah ibu sudah mengatakan agar kita melupakannya...aku sudah melihat Syakira dia baik sekali, jadi jangan menyakitinya kak....''


''Ssst.....kau tak perlu memikirkannya Syakira..kakak akan mengatasi ini sendirian..setelah pemakaman kau harus melanjutkan kuliah di luar negri...kakak telah menyiapkan tempat yang aman bagimu..''bisik Rive terus memeluk Shanon menenangkannya dari tangisannya...


Di dunia ini hanya Shanon yang dia cintai hingga Rive akan melakukan apapun demi melindungi Shanon....mereka adalah saudara kembar, dan memang Rive sengaja mengatakan pada Syakira kalau Shanon adalah tunangannya...padahal Shanon adik kandungnya..


***********


Setelah mengurus pemakaman sang ibu, Rive langsung mengurus keberangkatan adik kembarnya ke luar negri...pria itu melepas Shanon di bandara yang akan pergi jauh darinya..disana ada saudara dari ibunya yang akan menemani Shanon...


Setelah hal sulit yang mereka alami...Rive akhirnya bisa melepas kepergian Shanon meski dia sedih sekali....


''Aku pergi kak...semoga kakak bisa bahagia, dan mengenai kak Syakira....dia gadis yang baik dan tidak bersalah....lupakan dendam kakak dan hiduplah dengan baik...aku yakin ibu dan ayah akan bahagia dari atas sana..'


Rive menyentuh wajah Shanon dengan gerakan lembut, lalu mengusap rambut Syakira dengan gerakan pelan..

__ADS_1


''Tugasmu hanyalah bahagia, lakukan apapun yang kau suka..kakak akan menjagamu dari jauh..''


''Baiklah....''


Keduanya kembali saling memeluk, dan ketika ada pengumuman untuk segera naik ke pesawat rasa haru kembali menyeruak dalam dada keduanya..


'Kakak aku pergi..jaga dirimu...''ucap Shanon dengan airmata berguguran..


''Tentu kau juga jaga dirimu,kakak mencintaimu Shanon......''Rive lalu mengecup puncak kepala Syakira dan kembali memeluknya..


Sebelum gadis itu melambaikan tangannya ketika masuk ke dalam ruang tunggu...


Shanon melambaikan tangan ke arah Rive lalu menghilang di balik tembok....Rive menghela nafas..perpisahan ini sangat menyiksa diri....sekarang semuanya sudah selesai dan ia akan mulai memainkan penyamarannya...


Rive lalu melangkah menuju mobilnya dan segera menuju ke kantor milik tuan Alex......di perjalanan, Rive kembali menelfon Syakira namun.....gadis itu tetap mematikan ponselnya..hal itu sungguh menyesakan dada Rive.....


ia harus segera bertemu dengan Syakira...dia tak akan membiarkan gadis itu melakukan hal gila dengan mengikuti perjodohan itu Rive tak akan membiarkan itu terjadi...


Tidak............


************


Alex tertegun menyadari yang datang adalah Rive Roman...pria itu tersenyum tertarik lalu melangkah ke arah sofa tamu dan menunggu Rive mendekatinya..


''Selamat siang tuan Alex...''


''Aku cukup terkejut kau kemari Rive....apa yang terjadi...bagaimana Syakira..aku dengar dia pulang lebih awal..''


Rive menundukan kepalanya sekali lagi...


''Tuan Alex....mungkin, ini terlalu lancang bagiku untuk mengatakan hal ini,.....tapi aku akan bicara dengan jujur...dan aku akan menerima resiko dari kejujuranku tuan Alex...''


Alex menyipitkan matanya dengan tajam....lalu tersenyum kecil..


''Apa ini mengenai Syakira...apakah keponakan tersayangku membuat masalah Rive...katakan saja jika terlalu berlebihan aku akan menegurnya...''


''Tidak tuan Alex,.....nona Syakira sangat baik dan karna kebaikannya aku..merasa tak bisa berhenti untuk menjaganya walau aku tau benar kalau Syakira pasti akan menolak....''


Alex mengangguk....

__ADS_1


''Jadi kau tetap ingin menjaganya namun Syakira memintamu berhenti itu maksudmu Rive...''


Rive pun mengangguk patuh..


''Aku tau aku jauh dari kata sempurna tuan Alex...tapi...aku tak bisa melepaskan Syakira sendirian...setelah semua insiden yang dia alami aku tak bisa berhenti mengkhawatirkan Syakira...jadi tuan Alex,....aku tidak meminta apapun darimu lagi sebagai imbalan....karna kebaikan hatiku aku bisa mendirikan beberapa perusahaan kecil....aku hanya ingin Syakira...''


''Bagaimana aku mengatakannya kepadamu yah....sebenarnya aku setuju kau akan menjaga Syakira...aku tidak meragukanmu Rive...kau adalah tangan kananku yang aku percaya...tapi..mengenai Syakira perlu kau tau jika dia sudah setuju untuk melakukan perjodohan...kau tak perlu menjaganya karna Syakira akan segera di nikahkan...''ucap Alex dengan tatapan menilai..


Rive tersungkur mendengar ucapan Alex yang entah mengapa menyakiti hatinya dengan dalam.....pria itu menghela nafas berat beberapa kali wajahnya terlihat hancur hingga Alex mulai merasa curiga...ada perasaan dalam antara anak buah kepercayaannya dengan keponakannya...


''Mengapa kau terlihat syok Rive....apa yang sebenarnya terjadi dengan kalian berdua...''tanya Alex dalam ketenangan yang mengerikan..


Sementara Rive pun mengangkat wajahnya perlahan...dia tak bisa menyerahkan Syakira pada pria lain.....tidak bisa..


''Tuan Alex....hukumlah aku tapi aku tak bisa membohongi perasaanku lagi kalau aku....mencintai Syakira....''


Deg!!!!


Alex memajukan tubuhnya hingga menatap Rive dengan pandangan tajam..


''Apa maksudmu Rive...''


Rive menyerah...anggaplah dia nekat jika tuan Alex maka dia akan mati....itu saja...


''Entah mengapa ketika aku bersama Syakira aku bahagia dan aku tak bisa berbohong kalau aku ingin menjadi pelindungnya seumur hidup tuan Rive.....''


''Kau tau dengan kejujuranmu kau bisa saja mati Rive...''


''Aku mengerti tuan Alex...tapi aku bersumpah kalau aku akan mati dengan lega karna aku benar-benar tulus mencintainya....''


Alex mengepalkan tangannya.....


Pria itu mengeluarkan pistol dan mengarahkanya pada kepala Rive.......


''Tarik kembali kata-katamu atau kau akan........aku tembak Rive..''


Rive memejamkan matanya...


''Tuan Alex....aku tak bisa membohongi hatiku...tembak aku saja itu lebih baik bagiku..dari pada membohongi hatiku sendiri.'' ucap Rive menyerah..

__ADS_1


''Apa........''


__ADS_2