
Di dalam kelas, Syakira sama sekali tidak bisa berkonsentrasi...dia tak bisa tenang menyadari Rive pasti tidak nyaman berada di luar kelas, dia pasti menjadi pusat perhatian dan menimbulkan tatapan aneh dari semua penghuni kampus..
Syakira akhirnya bangkit berdiri dan meminta ijin pada dosennya untuk keluar sebentar...
ketika Syakira keluar dari kelas, gadis itu berlari keluar menuruni tangga namun langkahnya terhenti melihat Rive sedang di dekati oleh salah seorang dosen muda di kampusnya,...mereka tampak mengobrol dengan begitu asik...Rive tersenyum ramah sekali sepertinya dia memahami hati wanita dengan baik hal itu sedikit membuat Syakira kesal..
ingin menegur namun dia tak ingin Rive berpikir kalau dia cemburu..Syakira melakukan ini karna dia ingin Rive tetap waspada untuk menjaganya,...bagaimana kalau ada musuh di keramaian sini...?
Tanpa sadar Syakira mengerucutkan bibirnya,....ah sudahlah.....Syakira pun membalikan tubuhnya namun, ia terkejut ketika melihat Rive berdiri di depannya..
''Mengapa kau di luar...mengapa menatapku seperti itu dari jauh...aku merasa seperti sedang tertangkap selingkuh saja...''goda Rive tersenyum..
Wajah Syakira memerah malu...mengapa dia malah melamun tadi,...
''Memangnya aku menatapmu seperti apa...''
''Kau tampak kesal...''balas Rive mendekatkan wajahnya..
''Oh...itu..aku takut kau meninggalkanku atau kau lengah..bagaimana kalau ada penjahat di kampus..''
Rive tertawa...ia menyentuh puncak rambut Syakira dan mengusapnya dengan lembut..
''Bukankah kau punya kekasih di tambah aku sekarang, mengapa kau malah khawatir...''
Syakira kalah berdebat lalu memutar tubuhnya hendak melangkah namun jemarinya tertahan ketika Rive menggenggamnya dan menariknya berbalik...
Deg!!!
Mata mereka bertemu hingga pria itu tersenyum..
''Kau sudah seperti adikku Syakira...jadi tenanglah..aku akan selalu menjagamu dengan nyawaku..''ucap Rive dengan lembut...
''Adik....''ulang Syakira dengan kerutan di dahinya mengapa dia tidak suka di anggap adik..
''Yah....kau seperti adikku, jadi masuklah sekarang...aku akan menunggumu disini..''ucap Rive dengan senyuman tulus...
Syakira merasa hatinya jatuh seketika....namun dia membungkusnya dalam senyuman..
''Baiklah,....aku akan masuk sekarang, jangan kemana-mana...''
''Aku tetap disini..menunggumu Syakira...''
Syakira menganggukan kepalanya dan membalikan tubuhnya, gadis itu melangkah masuk kembali ke dalam kelas....sementara Rive masih berdiri disana dengan tatapan beku...mengapa dia tergoda dengan Syakira...
Tidak..ini tidak boleh terjadi..........
*******
Syakira memejamkan matanya ketika dia sudah sampai di kelas, gadis itu memikirkan kembali kata-kata Rive...dia merasa kesal entah mengapa..
Tak puas, gadis itu lalu mengambil cermin dan menatap wajahnya..apakah benar dia seperti anak kecil...dia masih kecil...usianya hampir 18 tahun...apakah di mata Rive dia tak bisa menjadi seorang gadis...
''Kekasihku cantik sekali..''bisik Clark di belakang Syakira..
Buru-buru Syakira menurunkan cermin dan tersenyum kepada Clark...entah mengapa dia merasakan perasaan yang biasa saja ketika bersama Clark padahal dulu dia selalu berbunga-bunga ketika dekat dengan pria ini...
Clark mengambil tempat untuk duduk di depan Syakira..
''Apa kelasmu sudah selesai....''tanya Syakira basa-basi..
Clark mengangguk..
''Ada film romantis nanti malam...bisakah kita pergi nonton berdua..''
''Boleh..aku akan bilang pada Rive kalau...''
''Tidak....aku tak ingin pergi bersama orang lain..''
''Dia bukan orang lain dia bodyguardku...''
__ADS_1
''Tapi bisakah kita pergi tanpanya..masa kita harus nonton bertiga...''
''Mungkin kita bisa mengajak Maya...aku tak di ijinkan pergi tanpanya..''ucap Syakira tegas..
Clark mengusap wajahnya dengan kasar..mengapa Syakira berubah dan mulai tergantung dengan Rive,...padahal dia hanya pengawal saja...mengapa harus sedekat itu.
''Syakira aku ingin tau...apa kau masih mencintaiku...''
''Yah..karna itu aku menerimamu...mengapa kau berkata seperti itu...''
Clark lalu meraih jemari Syakira untuk menggenggamnya...
''Ada kalanya aku ingin hanya berdua dengan kekasihku...hubungan kita baru saja membaik dan kita perlu wakt berdua...''
Syakira memijit pelipisnya..
''Aku minta maaf Clark tapi aku tak bisa mengatakan apapun selain aku...tidak bisa pergi tanpanya..banyak hal yang terjadi padaku belakangan ini dan Rive melindungiku aku tak bisa hidup tanpanya...''ucap Syakira dengan tatapan tak terbaca..
''Aku kekasihmu aku bisa melindungimu..''
''Mungkin nanti ketika kita sudah menikah mungkin kau bisa melindungiku Clark tapi untuk saat ini...aku tak bisa melawan Rive...''
Clark menggertakan giginya..
''Baiklah kalau begitu..aku akan mengajak Maya...''
''Bagus....aku akan mengajak Maya..ayo kita pergi bersama nanti sore,....''
''Aku akan mengajak Rive..'' Syakira seketika bangkit dan mengambil tasnya meninggalkan Clark yang terdiam di tempatnya...
Bagaimana mungkin sikap Syakira menjadi berubah....? Syakira yang dulu selalu memujanya dan mengikuti kemana Clark pergi..dia sering uringan jika Clark menjauh darinya..bagaimana mungkin Syakira berubah ketika sang bodyguardnya datang...
Clark mengepalkan tangannya....
***********************
Syakira berlari keluar dari kelas dan menghampiri Rive yang langsung menangkap tubuhnya, Syakira menetralkan denyut jantungnya ketika dia berlari dengan begitu kencang..
Syakira tersenyum....
''Ayo kita nonton....''
''Nonton....''ulang Rive mengerutkan kening...
''Yah....Aku dan kau lalu Clark dan Maya...ayo pergi bersama kita nonton film romantis..''ajak Syakira antusias..
Rive pun tersenyum..
''Sebenarnya....aku harus menemui tunanganku sore ini..''
''Hah.....''
Syakira tampak syok mendengar ucapan Rive...
''Jika kau pergi bagaimana denganku..''
Rive tersenyum....
''Ada salah seorang bodyguard yang akan menggantikan aku sementara hanya sebentar hanya malam ini...''pinta Rive.
''Baiklah pergi saja...''ucap Syakira dengan mata berkaca-kaca...
''Baiklah...bagaimana kalau kita pulang ke apartemenmu yang baru sekarang....disana ada bodyguard penggantiku yang akan menjagamu..''
Syakira mengangguk dengan patuh...ia lalu melangkah lebih dahulu menuju mobilnya, dan masuk..sepanjang perjalanan gadis itu hanya diam saja...sementara Rive pun melakukan hal yang sama...mereka diam sepanjang jalan..
*********
Sore harinya....
__ADS_1
Syakira keluar dari kamarnya dan langsung mendapat penghormatan dari seorang pria asing..
''Nona Syakira...namaku Arnold..aku akan mendampingi anda menggantikan tuan Rive....''
Syakira mengangguk.....
''Kau tunggu disini saja...aku akan pergi ke depan sebentar...''
''Apa....''
''Aku akan baik-baik saja.''ucap Syakira dengan tatapan datar...
********
Syakira keluar dari apartemennya sendirian lalu masuk ke dalam taxi...dia kesal sekali karna hari ini dia pergi tanpa Rive...dan memutuskan dia akan baik-baik saja...selain Rive dia tak mau di kawal oleh siapapun...
**********
Akhirnya mereka bertiga menonton bersama...dan ketika selesai menonton Film, Clark menatap Syakira...
''Bagaimana kalau aku mengantarmu dan juga Maya...''
''Tidak aku akan di jemput bodyguardku Clark...sebaiknya kau mengantar Maya saja..kasihan dia...''ucap Syakira dengan senyum.
Maya menghela nafas....
''Sampai saat ini kau tidak memberitahu kami alamat apartemenmu yang baru...''
Syakira tersenyum...
''Maaf.....''
Clark pun tersenyum...
''Baiklah....sayang, aku akan pergi mengantar Maya...''
''Baiklah hati-hati...''balas Syakira melambaikan tangan ketika melihat betapa perhatiannya Clark pada Maya...dia bahkan membukakan pintu mobil...
Hati Syakira sakit sekali...sebenarnya dia tadi ingin menguji hatinya juga Clark namun apa yang dia pikirkan ternyata benar....Clark sudah membagi hati dengan sahabatnya....
Mata Syakira berkaca-kaca namun dia berusaha menahan semua yang ada di hatinya...betapa hancurnya dia...ternyata sahabatnya bersama kekasihnya...meski mereka menyangkalnya...namun Syakira bisa merasakannya di dalam hatinya..
Syakira kemudian melangkah menuju taxi yang berhenti....dan segera masuk ke dalamnya..
Syakira duduk disana dengan mata yang terpejam,....dia benar-benar sendirian sekarang.....tak ada yang mencintainya dengan tulus.....
Syakira memutuskan tidak pulang ke apartemen namun mampir ke sebuah taman dan duduk disana..menghabiskan waktu dengan tersenyum kepada setiap keluarga dan pasangan yang sedang menikmati waktu di depannya...Syakira memeluk tubuhnya sendiri....
***********
''Apa maksudmu Syakira belum pulang...''teriak Rive dengan murka..
''Nona bilang akan pergi sendiri...aku kehilangan jejak..''
''Oh..sial...kemana dia pergi...''
Rive bergegas memasuki mobil, sebenarnya dia berbohong tadi...dia tidak menemui tunangannya melainkan menuju tkp untuk memeriksa cctv....Rive sedikit menyesal meninggalkan Syakira sendirian, seharusnya dia pergi membawa Syakira saja..
Pria itu menggunakan ponsel untuk melacak ponsel Syakira dan menemukan bahwa gadis itu berada di taman....Rive menuju taman kota dengan cepat...hingga akhirnya dia sampai dalam hitungan menit...pria itu segera turun dari mobil dan mencari jejak Syakira di tengah keramaian...hatinya berdebar di liputi kecemasan..
Syakira...........
Batin Rive terus mencari gadis itu dan memanggil namanya....ada banyak orang, semakin malam disini semakin ramai hingga Rive sedikit sulit untuk menemukan Syakira..
Dan ketika hampir putus asa...pandangan matanya tertuju pada seorang gadis yang duduk sendirian di tengah bangku taman...Rive menghela nafas lega sembari mendekati Syakira yang duduk sendirian...
''Syakira......''
Suara itu membuat Syakira mengangkat wajahnya...
__ADS_1
''Rive,.....''