Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Kencan Buta


__ADS_3

Setelah hari yang di tentukan di suatu sore, Syakira akhirnya memenuhi ajakan kencan buta yang telah di atur oleh Daddy nya, sebuah restoran yang cukup terkenal menjadi pilihan pria itu..


Syakira datang mengendarai mobil sendiri dan ketika dia sampai di parkiran, ia pun masih berada beberapa menit di dalam mobil dan merenung disana.


Syakira merenung..ponselnya masih belum dia aktifkan karna ia tak ingin Rive melacak keberadaannya meski dia tak yakin, Rive pasti sudah bersama dengan tunangannya kan...saatnya Syakira melanjutkan hidupnya...gadis itu memejamkan matanya ketika dia membayangkan rasa sakit yang dia alami sekarang..namun gadis itu berusaha untuk menguatkan dirinya..


Syakira pun keluar dari dalam mobilnya setelah memperbaiki riasannya, yah...dia berharap banyak pada kencan buta kali ini...semoga saja mereka cocok dan bisa langsung menikah..


Syakira melangkah menuju restoran dan seorang pelayan langsung mengarahkannya pada meja yang telah di pesan oleh pria calon pasangannya, dari jauh Syakira bisa melihat seorang pria tampan yang duduk, dia cukup tampan dan juga terlihat sopan..seperti pria baik-baik..


Ketika Syakira berhenti di hadapannya, pria itu pun bangkit dan tersenyum...


''Hai.....apa kau Syakira Steward..''sapanya dengan ramah..


''Itu benar sekali, dan apakah kau adalah Barry..''tebak Syakira tersenyum ramah..


Pria itu mengangguk sambil mengulurkan tangannya dan Syakira menyambutnya dengan lembut...


''Silahkan duduk Syakira...''


''Baiklah terimakasih, maaf apakah kau sudah menunggu lama..''tanya Syakira dengan mata yang berbinar..siapapun yang melihatnya akan terpesona kepadanya.


''Tidak...aku baru tiba 15 menit lalu...''


''Syukurlah..''balas Syakira lalu mengambil menu...


''Apakah kau menyukai sesuatu Syakira....''


''Tentu aku akan melihat-lihat..''balas Syakira mulai melihat menu..


Barry sungguh terpesona oleh seorang Syakira tadinya dia juga menolak dengan perjodohan yang di tawarkan oleh sang ayah..namun ketika melihat foto Syakira dia pun langsung jatuh hati dan tertarik...dia pria berusia 29 tahun yang sangat siap menikah..apalagi dengan Syakira yang cantik ini...


Barry terus memperhatikan Syakira yang asik memilih menu....dia manis sekali..


''Apakah kau mau sekalian memilih menu..''tanya Syakira mengangkat wajahnya..


Barry pun terpana...


''Aku ingin menu yang sama denganmu...Syakira.''


''Hah...mengapa harus sama denganku..''tanya Syakira heran..


''Karna aku ingin hal yang sama denganmu Syakira..aku merasa kalau aku tak akan menolak perjodohan kita...aku akan mulai membuka diri padamu, aku ingin tau semua kesukaanmu dan apa yang tidak kau sukai...''


Syakira melonggarkan tenggorokannya...


''Tapi ini masih terlalu awal..''


''Aku tau Syakira...masih terlalu awal untuk kita tapi..ketika kita memutuskan untuk setuju dengan perjodohan ini bukankah kita selangkah lebih maju dari pasangan kekasih...''

__ADS_1


Deg!!!!!


Syakira membeku mendengar ucapan Barry..pria ini mengucapkan semua perkataannya dengan serius..Barry adalah pria yang baik, dia sopan dan berkelas...tentu saja Daddy memilih dari golongan yang sama dengan mereka..


''Baiklah...aku akan memilihkannya untukmu dan semoga kau menyukainya Barry..''


''Tentu...''jawab pria itu menatap Syakira dengan terpesona.


Sementara menunggu menu...mereka mulai berbicara satu sama lain...


''Ceritakan tentang keseharianmu Syakira...setelah itu aku akan menceritakan semua tentang diriku..''


'Syakira menganggukan kepalanya..


''Tak ada yang istimewa dariku Barry...aku adalah seorang gadis biasa yang masih kuliah...aku menyukai model dan fashion...aku sedang mendalami menjadi seorang Desainer...''


''Kau istimewa Syakira....meski kau sebenarnya bisa berfoya-foya dengan kekayaan orang tua mu namun kau masih mau memikirkan masa depan...aku sungguh kagum padamu...''ucap Barry memuji..


Syakira pun akhirnya menjadi nyaman....dia akhirnya mulai rileks...


''Terimakasih Barry...''


''Kau punya bakat jadi jika kau tidak keberatan aku punya seorang kenalan desainer terkenal namanya Mr.L, kau bisa membuat suatu gaun yang bagus lalu aku akan memberikannya untuk dia liat...


''Mr.L.'' jerit Syakira terpesona..


Mr.L adalah seorang desainer terkenal yang berpengaruh, hasil desainnya menjadi langganan para artis, politik bahkan sampai kepala Negara...sunggu sebuah kehormatan bagi Syakira jika hasil desainnya bisa dia kenalkan pada Mr.L


''Tentu saja aku mau...Barry terimakasih.''


''Sudahlah...aku hanya mengenalkannya, lagi pula jika kita menikah maka dia akan menjadi bagian dari keluargamu Syakira..''


''Menikah....''ulang Syakira terkejut.


''Ya menikah..aku ingin menikah denganmu Syakira dan aku serius tentang hal itu..''ucap Barry memajukan tubuhnya...


Hening untuk beberapa saat..


''Kau setuju kan....kau juga ingin menikah denganku Syakira..''


Gadis itu terdiam....entah mengapa ingatannya malah terbang pada sosok Rive....bukankah Rive akan menikah dengan tunangannya..lalu mengapa Syakira malah meragu dan masih memikirkan Rive...tidak..dia tak boleh memikirkan Rive...pria itu mungkin juga sudah melupakannya...


''Syakira..apa kau baik-baik saja.''


Gadis itu terkejut ketika Barry menyentuh jemarinya dan menggenggamnya..


''Yah.....aku baik-baik saja..''


Syakira menarik tangannya dengan wajah sedikit tidak nyaman...

__ADS_1


''Maafkan aku...''


''Tidak apa Barry...''Syakira mencoba tersenyum, mengaburkan kegugupannya.


Barry lantas menghela nafas...


''Aku akan menceritakan diriku sendiri Syakira...''


''Baiklah...''Syakira mencoba mendengarkan dengan serius..


''Aku adalah pria yang berusia 29 tahun...selama ini aku selalu sibuk dengan pekerjaanku, aku bahkan tidak punya waktu untuk mencari wanita...lalu aku ayahku menawarkan perjodohan denganmu lalu aku melihat fotomu dan aku tertarik...''


''Wah,.....kau pria pekerja keras...''senyum Syakira...


''Tentu...aku bahkan bisa tidur di kantor jika ada masalah besar di perusahaanku...aku benar-benar sibuk..jadi aku pikir kita berdua akan sibuk...''


Syakira meraih gelas berisi jus dan meneguknya...


''Aku pikir juga begitu...kita akan cocok Barry...''


''Bagus...aku sudah menduga...Syakira...''pria itu antusias....


Syakira mulai tak nyaman, jika menikah dengan Barry maka dia sama saja dengan seorang janda..suami yang terlalu sibuk juga tak baik....lalu bagaimana menolak pria ini....


Syakira pun tersenyum ketika makanan datang dan mereka mulai makan..disitulah dia menemukan keanehan yang membuatnya terkejut..


Barry melap berulang kali sendok yang akan dia makan dan menyemprotkan pembersih tangan...hal itu membuat Syakira semakin lemah...bagaimana bisa dia hidup dengan pria seperti ini...


''Syakira..berikan tanganmu aku akan menyemprotkan ini...agar tanganmu bersih...''ucap Barry..


''Tidak....aku harus ke toilet sebentar Barry.....aku akan mencuci tangan disana...''


Barry mengangguk..


''Tapi kau harus tetap menyemprotkan tanganmu setelah kembali dari toilet...''


''Baiklah...aku pergi dulu Barry makanlah dengan tenang..''


'Tentu saja Syakira...sambil menunggumu aku akan makan..''


Syakira pun bangkit dari tempat duduk lalu melangkah meninggalkan Barry di tempat duduknya...seketika Syakira menjadi ilfel, Barry tidak cocok dengannya...


Syakira lalu keluar dari restoran dan melangkah menuju mobilnya, namun sebelum membuka pintu mobil...Syakira terkejut ketika ada yang menyekapnya dari belakang dengan kuat...hari sudah mulai gelap dan di tempat parkiran itu cukup sepi....jadi tak ada yang melihatnya..


Syakira meronta dia ketakutan, namun pria yang menyerang jauh lebih kuat..pria itu menyeretnya ke sebuah mobil yang berada di pinggir jalan lalu memasukannya seperti memasukan barang belanjaan..


dan segera menutup pintu...


Syakira terkejut dan meronta...ketika dia melihat dalam mobil itu gelap gulita namun hanya sebentar ketika lampu di nyalakan Syakira membeku melihat seorang pria di depan matanya...

__ADS_1


''Tidak mungkin.........''


__ADS_2