Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Aku Tak Tau Apa Yang Terjadi Padaku


__ADS_3

Syakira mengangkat wajahnya dan menemukan sosok Rive berdiri di hadapannya dengan tatapan khawatir....disaat seperti ini rasa sakit Syakira entah mengapa semakin bertambah saja...perasaan tak di inginkan siapapun mulai menuduhnya karna rasa sakit karna penghianatan yang memang belum dia liat nyata..


Rasa sakit itu di mulai ketika masih kecil, sang Mommy pergi meninggalkannya dan Daddy,....ada lubang di dalam hati Syakira waktu itu yang berusaha dia tutupi di permukaan karna tak ingin membuat Daddy sedih...di tengah rasa haus akan cinta dan kasih sayang Mommy Nia muncul seperti malaikat dan menemani harinya...


Namun....itu tidak lama, karna kemudian Mommy Nia pergi sekian lama sekitar 10 tahun,...dan selama 10 tahun itu seharusnya Syakira di penuhi dengan kasih sayang namun....ia kehilangan segalanya, meski ada Daddy namun ia tak ingin membebani Daddy dengan perasaannya.. memang dalam hal materi dia cukup namun dari segi batin dia merasa kosong...sampai masuk sekolah SMA di tahun pertama..dia mengenal Clark lalu bersahabat dengan Maya...mereka sangat dekat...Maya bagaikan malaikat untuknya...


namun kini ia tau hati Clark sudah berubah..tidak lagi berada di tempat yang sama seperti pertama kalinya mereka bertemu.


dan sekali lagi Syakira harus di paksa menghadapi keadaan...sebenarnya dia sedikit menggantungkan harapan pada RIve yang memberinya harapan...karna melindunginya dan memberi perhatian yang selama ini tidak pernah dia dapatkan.


Namun....sekali lagi dia harus kecewa,..Rive punya tunangan yang dia cintai...jadi Syakira memutuskan dia tak ingin menaruh hatinya lagi pada orang lain....


''Syakira...''


Airmata Syakira menetes tanpa bisa dia cegah...gadis itu bangkit dari tempat duduk dan melangkah melewati Rive yang membeku di tempatnya, dia tak mengerti mengapa Syakira menangis...apa yang terjadi...apakah gadis ini sedang terluka, siapa yang membuatnya terluka..apakah Clark...


Rive membalikan tubuhnya dan melangkah cepat mengejar Syakira yang melangkah menjauh keluar dari taman dan menuju trotoar lalu berjalan di sisihnya...


''Syakira.....''


''Jangan ikuti aku.....aku bukan anak kecil...''jerit Syakira tanpa menoleh...


Rive mengepalkan tangannya...ada apa dengan Syakira, mengapa sikapnya aneh sekali...? Pria itu melangkah lebih cepat hingga menarik tangan Syakira agar membuat gadis itu berhenti..


''Syakira...apa yang terjadi...ada apa...''


''Lepaskan aku....mengapa kau mengejarku, apa kau takut terjadi sesuatu padaku dan kau akan kehilangan uang dari paman dan Daddyku..''teriak Syakira keras...


Hening...


Rive tak menyangka..kalau Syakira mengatakan sesuatu yang menyinggung harga dirinya, namun anehnya Rive tidak tersinggung...


''Ayo masuk mobil...kita pulang ini sudah tengah malam kau akan.......''


''Apa kau pengasuhku juga..kau hanya seorang bodyguard...kau dengar itu..jadi bersikaplah dengan wajar...kau hanya mengikutiku bukan mengaturku...''


Kali ini Syakira menghempaskan pegangan tangan Rive dengan kuat hingga keduanya berdiri bertatapan dengan tajam..


Rive mengusap wajahnya dengann kasar...


''Apakah Clark menyakitimu...''

__ADS_1


''Tidak....''


''Apakah mungkin Maya...''


''Tidak....''


''Lalu katakan padaku apa yang terjadi....mengapa kau bersikap seperti ini Syakira...''


''Aku hanya lelah.....aku...tak butuh seorang Bodyguard atau siapapun...aku ingin sendirian saja...''


Kali ini Syakira tak mampu menahan airmatanya, seolah semua perasaan sakit dan kecewa yang selama ini berusaha dia tutupi justru meledak dan menghancurkan dirinya....


Syakira tak mengerti mengapa semua orang meninggalkannya..mengapa dia tidak di inginkan..apa kesalahannya...mengapa ini terjadi padanya.


Rive hanya diam dan mengamati Syakira dalam diam, dia menerima semua kata-kata pedas Syakira yang keluar dari dalam dirinya..ada banyak kemarahan, gadis cantik ini menyimpan banyak kepahitan di dalam dirinya...


''Jadi menyingkirlah dariku Rive...aku akan menelfon paman dan Daddy agar kau bisa kembali pada mereka dan berhenti menjagaku karna aku tidak butuh siapapun di dalam hidupku...apa kau mengerti...''


Syakira menghapus airmatanya kemudian membalikan tubuhnya, dan bersiap melangkah namun, jemarinya di gapai oleh Rive yang kembali menariknya..


''Rive.,....''


Deg!!!!!


Di saat itulah...tangisan Syakira pecah, seolah dia menemukan tempat untuk menumpahkan rasa sakitnya, Syakira menangis di dalam pelukan Rive yang seolah memberinya 1000 alasan untuk menyerah dalam kehangatan pelukan Rive yang berbeda...


''Syakira....bukankah kau sudah mendengar janjiku...aku akan menjagamu dengan nyawaku...aku minta maaf kalau kau mungkin marah karna aku meninggalkanmu tadi...sebenarnya aku tidak menemui siapapun.....aku kembali ke apartemen untuk menyelidiki siapa yang melepaskan banyak ular berbisa di apartemenmu...jadi Syakira...maafkan aku dan jangan marah lagi...''


Penjelasan Rive sanggup memberikan kelegaan dalam diri Syakira....gadis itu kembali merasa tenang entah mengapa...kata-kata Rive seperti air sejuk di padang gurun hatinya yang tandus..hingga tangisannya perlahan berhenti..


Sementara Rive menghela nafas panjang....ia juga lega setelah jujur pada Syakira...


Setelah tenang Rive menjauhkan tubuh Syakira dan menatap mata Syakira yang bengkak karna menangis...matanya berkaca-kaca hatinya seperti di remas dengan kuat ketika melihat kesedihan di wajah gadis di depannya...Rive memperbaiki anak rambut Syakira yang jatuh sebagian...


''Hentikan aku bukan anak kecil...''


''Aku tidak bilang kau anak kecil,...kau gadis paling cantik yang pernah aku temui Syakira...''ucap Rive dengan jujur..


Syakira berdehem ia menatap mata Rive yang terlihat sungguh-sungguh, mengapa hatinya bergetar...sayang sekali karna Rive sudah punya kekasih...


mata Syakira berkaca-kaca....

__ADS_1


''Bohong....''jerit Syakira menunjukan wajah kesal...walau pada akhirnya dia tersenyum..


''Nah...kau lebih cantik jika tersenyum..''bisik Rive dengan nada lembut..


Syakira menghela nafas,....dia mencoba tersenyum...


''Terimakasih Rive....''


''Hum....jadi kau tak akan memecatku kan...''tanya Rive tersenyum..


Syakira menyipitkan matanya dengan tajam, sebagai salah satu tangan kanan sang paman Alex Steward yang paling di percaya...Syakira tau Rive adalah pria yang cukup kaya....


paman sangat mempercayai Rive dengan sangat besar..


''Maaf....kata-kataku kasar sekali yah...apa kau tersinggung..''tanya Syakira mendekati Rive dan mendongakan wajahnya karna pria ini sangat tinggi..


Rive tersenyum....


''Aku merasa tidak adil dan marah..''


''Kau marah...jangan marah padaku Rive, aku minta maaf.''Syakira terlihat panik..


''Yah...jadi kau harus melakukan sesuatu sebagai gantinya...dan aku akan memaafkanmu..''


''Katakan apa yang kau mau...aku akan melakukannya...''ucap Syakira dengan wajah serius..


Rive mendekati Syakira dan menatap gadis itu dengan tajam..


''Aku ingin...kau membagi rasa sakitmu padaku Syakira...bisakah kau jujur padaku apa yang sebenarnya sedang terjadi kepadamu..''


Deg!!!!!


Syakira membeku.,..dia tak pernah menyangka seseorang memintanya berbagi kesedihannya...bukankah orang normal akan meminta berbagi hal bahagia atau sesuatu yang menyenangkan..dan bukan rasa sakit dan sedih...


Syakira menundukan kepala namun jemari Rive menahan dagu Syakira dan membawanya agar mereka saling menatap...


''Syakira.....aku benar-benar ingin menjadi penjagamu...''


Rive mendekatkan wajahnya....


Deg!!!

__ADS_1


__ADS_2