Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Semua Serba Salah


__ADS_3

Syakira memandang jauh keluar jendela, dia merasa asing di tempat ini..yah..mengapa dia harus berada di rumah sakit, dokter bilang dia baru saja melewati jurang kematian, dan lolos...Tuhan sangat mengasihinya...Syakira tersenyum ketika perasaan damai mulai melingkupinya, hingga dia memejamkan matanya namun hanya sebentar..gadis itu lalu membuka mata dan mulai berpikir...tapi mengapa dia melahirkan seorang bayi...Syakira mengambil cermin kecil miliknya lalu menatap wajahnya sendiri...dia masih sangat muda...mustahil jika menikah di usia muda ini...apakah dia sudah gila...


Cih....Syakira membantingkan kaca kecil itu ke ranjang dengan kesal....dan di saat yang sama, ada gerakan pintu terbuka dan tak lama kemudian muncul lagi pria yang sama yang tak punya malu mengikutinya terus...Syakira menggeleng, pria itu bertubuh besar dan tegap dia seperti raksasa saja...di banding Syakira yang bertubuh kecil..


''Jangan bilang dia suamiku....astaga, yang benar saja...apa kau sudah gila..''Syakira mengumpat pelan ketika Rive mendekatinya dan membawa makanan lagi dan lagi...


Syakira memalingkan wajahnya, entah mengapa dia merasa kesal sekali hanya melihat pria raksasa ini...


''Syakira....''


''Aku tidak mau melihatmu...apakah kau tak mendengar ucapanku..''


Untuk kesekian kalinya dan Rive mulai gerah, bagaimana tidak...Syakira bersikap berbeda 180 derajat padanya, sifat dan sikap manis Syakira dulu seolah hilang lenyap di ganti Syakira yang dingin dan ketus, tak lupa juga dia berwajah culas sekarang....


''Syakira kita harus bicara....berbaliklah dan tatap mataku...Syakira..''


Syakira meringis walau akhirnya dia mengalah dan membalikan tubuhnya, tatapannya terlalu polos seperti remaja pada umumnya dia melahirkan di usia 19 tahun...apa yang di harapkan Rive...pria itu memijit pelipisnya.


''Maka bicaralah tapi jangan dekat-dekat...aku alergi dengan orang asing..''


''Hey.....aku bukan orang asing...''


Syakira bersedekap lagi-lagi ia memperlihatkan wajah culasnya..


''Apakah kau kakakku, tapi kita tidak mirip, apakah kau pamanku....kurasa itu masuk akal....atau mungkin kau bodyguarku...''suara Syakira menggantung...


Rive mendekati Syakira dengan mata berkaca-kaca, yah...dia sedang menerima hukuman sekarang.....


''Bagaimana bisa kau mengatakan semua hal yang tak masuk akal...Syakira...aku yang selalu menemanimu disini ingat..''


''Aku tidak ingat dan tak mau ingat siapa dirimu tuan...''


''Tuan....Syakira...bukankah kau terlalu kejam padaku..Syakira dengarkan aku...''


''Ada apa lagi...mengapa kau selalu datang, hanya kau dan kau....apakah di dunia ini aku hanya hidup sendirian dan tidak punya keluarga....''jerit Syakira histeris...


Rive membeku mendengar penolakan Syakira..ia sungguh tak tau mau bersikap bagaimana sekarang...

__ADS_1


''Kau mau tau aku siapa....aku adalah suamimu, kita telah menikah....Rive menunjukan cincin di jarinya...dan aku juga adalah ayah dari anak yang kau lahirkan Syakira,....kau harus ingat itu..''


''Apa....kau sudah gila...pergi dari sini, kau bohong mengapa aku harus menikah dengan pria dewasa sepertimu...aku pasti sudah gila..''


Syakira meledak dalam amarah dan melempar Rive dengan bantal dan apa yang ada di depannya hingga Rive tak mampu berkata lagi...


Pria itu akhirnya menyerah dan keluar dari ruang rawat meninggalkan Syakira yang sedang histeris..


''Dasar raksasa pembohong, siapa yang mau menikah dengannya...astaga ada apa dengannya...''


Syakira menutup telinganya..tidak..tidak mungkin, dia tidak mungkin menikah dengan pria itu tidak...Syakira mencoba mengingat kembali dirinya namun tetap saja dia tak bisa menikah....


Oh tidak...mengapa begini..ia masih sangat muda dan mengapa harus menikah...hening ketika Syakira akhirnya menjadi lebih tenang, wanita muda itu kemudian melirik sebuah cincin yang melingkari jemarinya dan ia mengerutkan keningnya sekali lagi...membuka cincin itu dari jemarinya dan menemukan sebuah nama Rive disana...


Rive....jadi pria tadi adalah suaminya, Syakira melonggo dengan wajah beku...bagaimana mungkin dia bisa menikah dengan pria itu...dan sampai punya anak..


Tidak.....mungkin saja cincin ini di buat pria tadi untuk meyakinkannya kalau mereka suami istri....Syakira menyipitkam matanya dengan tajam...


''Kau tak akan pernah berhasil..''desis Syakira kesal..


**************


Syakira benar-benar terkejut..


''Lihat aku suster, apakah aku sudah terlihat tua...''


Wanita di depannya menggeleng,


''Nyonya seperti anak gadis yang yang baru akan masuk kuliah...''


''Yah kau benar...aku masih muda jadi tak mungkin kalau aku menikahi pria dewasa itu kan...''


Wanita itu terdiam sebentar...apa yang terjadi pada nyonya Syakira....?


''Tapi kenyataannya nyonya dan tuan Rive adalah suami istri....sekarang memang nyonya belum bisa mengingat apapun..tapi ingataan itu akan kembali...dan aku harap..kesalah pamahan tidak akan terlalu jauh...agar tidak ada yang tersakiti...oya nyonya Syakira..bayi nyonya semakin sehat...''


''Bayi...''

__ADS_1


''Yah...apakah nyonya ingin melihatnya...''tawar suster itu dengan senyuman bijak..


''Tidak.....aku tidak mau..''


''Benarkah...taukah nyonya kalau bayi nyonya menangis dengan suara yang kencang, dia cantik sekali..''


Syakira berdehem...


''Bisakah kau membuat video pendek saja mengenai bayi itu agar aku bisa melihatnya tanpa menyentuhnya..''ucap Syakira meminta.


''Baiklah kalau itu maumu nyonya Syakira,....''


********


Rive duduk di balkon ruangan, yah...Syakira berada di dalam ruangan dan sama sekali tak ingin di dekati...apa yang harus dia lakukan sekarang...sampai kapan mereka harus menjauh...


Sudah seminggu, Syakira sudah pulih..semua pemeriksaannya bagus, tidak ada apapun yang serius di tubuh Syakira termasuk kangker..infus sudah di lepas namun, karna dia belum ingat apapun dokter meminta mereka stay di rumah sakit namun di ruangan pemulihan, apalagi Syakira harus memberi asi pada putri mereka..hal ini membuat Syakira tak bisa jauh dari rumah sakit...


Hubungannya dengan Syakira sangat dingin, bahkan beku...Syakira bahkan tak mau di dekati dengan jarak beberapa meter...Rive hanya di ijinkan mengantar makanan namun setelah itu dia harus keluar..karna Syakira benar-benar menganggapnya orang asing..


Rive memijit pelipisnya....kepalanya terasa pusing sekali...mungkin jika terus seperti ini dia yang akan di rawat di rumah sakit..


Sampai kapan ini terjadi...?


Demi mengusir rasa frustasinya Rive melihat video putrinya yang bahkan belum di beri nama...tumbuh kembang anaknya begitu baik..meski harus menunggu beberapa waktu agar putrinya bisa keluar dari ruangan steril itu..


Rive akan sabar menunggui putrinya...tentu saja...apapun akan dia lakukan demi anaknya termasuk menerima penolakan Syakira yang sama sekali tidak di mengertinya...Rive baru saja ingin bersantai namun terdengar jeritan di dalam kamar..sontak pria itu melompat dan langsung berlari ke arah Syakira yang menjerit, arahnya dari kamar mandi...


''Tolong..........'' jerit Syakira gemetar...


Dan Rive seketika mendobrak pintu kamar mandi dan mendapati Syakira berdiri dengan gemetar...


''Syakira...apa yang terjadi..''


''Ada kecoa, tuan Rive...cepat usir dia..''jerit Syakira memerintah..


''Apa...hanya kecoa...''balas Rive tak menyangka...

__ADS_1


Keduanya bertatapan tajam...



__ADS_2