Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Lepas Kendali


__ADS_3

Syakira mendorong tubuh Rive hingga pria itu terdiam..


''Apa maumu sebenarnya berhentilah mendesakku Rive..kau harus ingat posisimu...kau dengar itu...''


Rive mengepalkan tangannya, dia tak bisa kehilangan Syakira seperti ini tidak...bagaimana bisa Syakira ingin pergi darinya...bahkan Rive sudah mengatakan akan menyerahkan hidupnya demi menjaga Syakira namun...sekarang bahkan Syakira tak ingin bersamanya..


''Kau tau banyak di luar sana yang mengincarmu Syakira...kau butuh aku untuk menjagamu...''


''Aku muak Rive....aku tak butuh pengawal aku tak butuh bodyguard...aku tidak butuh siapapun untuk menjagaku aku bisa mengurus hidupku sendiri bisakah kau sadar itu...keselamatanku adalah tanggung jawabku sendiri dan kau sama sekali tak punya hak untuk memaksakan kehendakmu Rive...selamat tinggal..'' Syakira mengusap airmatanya....


Syakira melangkah melewati Rive begitu saja dan membuka pintu....Syakira melangkah menuju lift untuk segera turun ke lantai 1 dan ketika lift terbuka..ia pun melangkah ingin masuk namun dalam sekejap gadis itu terkejut ketika tubuhnya di tarik keluar dari sana oleh Rive pria itu membenturkan tubuh Syakira di tembok dan menatapnya dengan tajam...


''Tidakkah kau mengerti Syakira kalau aku tak bisa melepasmu...''


''Mengapa....Rive tak taukah kau aku bisa membuatmu hancur....aku tinggal bilang...''


''Bukankah aku sudah bilang rela menyerahkan nyawaku demi dirimu Syakira....''


''Kau sudah gila,....aku tak mengerti apa yang sedang kau perjuangkan ini Rive...aku tidak mengerti mengapa kau sangat keras kepala..bukankah ini kesempatan bagimu untuk menikahi tunanganmu...aku memberimu kebebasan...''


''Syakira aku mencintaimu.....''


Deg!!!!


Mata Syakira terbuka lebar...dia sungguh tak menyangka dengan pernyataan Rive yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya...


Hening.....


''Rive....bercandamu tidak lucu...''


Pria itu pun mengangguk...wajahnya tampak serius ketika menatap mata Syakira...


''Kau liat aku bercanda Syakira...aku mencintaimu aku....tergila-gila padamu dan aku...tak bisa mengendalikan perasaanku sendiri....''


Deg!!!


Syakira menggeleng ketika dia sadar ini tidak benar...gadis itu kembali berusaha meronta dan melepaskan diri dari cengkraman Rive yang begitu posesif...


''Syakira....''


''Kau sudah gila Rive...sadarlah....kita tak akan pernah mungkin bersama...''ucap Syakira dengan suara yang tajam...


Rive tersenyum dingin...


''Aku tak bisa mendapatkanmu itu maksudmu Syakira...''


Syakira mengangguk...


''Katakan apa aku salah...aku akan memaafkan dirimu jika kau pergi dari hadapanku sekarang Rive...''


'Syakira kembali menekan tombol lift dan kali ini dia benar-benar bertekad untuk pergi namun...tentu saja tak mudah karna Rive kembali menariknya keluar dari sana.


Keduanya kembali saling menatap tajam..


''Rive...hentikan...semua sudah berakhir.''


''Tapi tidak bagiku Syakira aku mohon dengarkan aku..''

__ADS_1


''Aku tidak mau dengar...kurasa semua menjadi cukup sekarang...jangan menggangguku Rive, apa kau dengar itu..'' desis Syakira melangkah pergi..


''Aku tidak menginjinkanmu pergi Syakira....''teriak Rive dengan murka...


Pria itu mendekat dan meraih lengan Syakira lalu membawanya kembali ke dalam apartemen dan mengunci pintu disana.....


''Rive...........''


Rive melepas jasnya berikut dasinya...dia mendekati Syakira dengan pandangan berbeda...


''Kau tak bisa pergi dariku Syakira...''


***********


Alex baru saja keluar dari dalam mobilnya namun langkahnya terhenti melihat sosok yang sudah lama tidak dia liat...pria itu melepas kacamatanya dan mengerutkan kening....


''Virgo......''


''Tuan Alex....''ucap Virgo menundukan kepalanya dalam-dalam...


''Apa kabar Virgo....''


''Aku baik-baik saja tuan Alex...namun aku kemari untuk meminta bantuan anda...''


Alex mengerutkan kening.....


''Baiklah,....masuklah ke mobilku Virgo...''ucap Alex dengan senyuman...


Keduanya lantas menuju tempat yang sepi untuk bicara...dan sebuah restoran privat menjadi lokasi pilihan Alex...ia menatap mata Virgo yang berkaca-kaca..


''Tuan Alex...anda terlalu berlebihan....aku minta maaf karna aku harus menepi...''


''Kau punya seorang putri..''


''Yah...itu benar....dan karna itulah aku kemari tuan Alex....''


Alex menoleh...


''Apa maksudmu Virgo....''


❤️❤️❤️❤️❤️


Alex turun dari mobil tidak sendiri namun bersama seorang gadis kecil berusia 12 tahun....pria itu tersenyum kepada gadis yang cantik di depannya...


''Paman.....aku akan bersikap baik...aku tidak akan nakal...aku.....''


Alex menoleh dan menghentikan langkahnya....


ia menyentuh puncak kepala gadis itu dengan senyuman tulus....


''Angel.....kau akan menjadi malaikat di rumah kami....aku dan ayahmu sudah seperti saudara jadi....jangan sungkan....paman akan mengenalkanmu pada seluruh anggota keluarga kita...''


''Baiklah paman....'' Angel menundukan kepalanya dalam-dalam.


Ketika mereka sampai di depan pintu, Zayden keluar dari sana dan mengerutkan kening menatap sang Daddy dan juga seorang gadis seumuran dengannya...dahinya mengerut..


''Daddy......''

__ADS_1


''Kenalkan namanya adalah Angel, mulai sekarang dia adalah adikmu juga..''


''Hah........''


''Daddy masuk dulu untuk menemui Mommy, sekarang tugasmu adalah kau harus mengenalkan Angel pada adik-adikmu yang lain....''


Alex lalu melangkah meninggalkan Zayden dan Angel sendirian...hingga Angel sedikit gugup..


Zayden mengerutkan kening, meneliti seorang Angel dari ujung kaki sampai rambut...


''Angel.....''


Gadis kecil itu mengulurkan tangannya...namun segera di tepis oleh Zayden....


''Siapa kau sebenarnya, mengapa kau datang bersama Daddyku...apakah kau...anak Daddy yang lain...''


Deg!!!!!


Angel menghela nafas....ia menatap Zayden dengan mata berkaca-kaca...


''Aku bukan anak Paman Alex....aku adalah anak paman Virgo...aku di titipkan ayahku disini hanya sementara....ayah akan menjemputku lagi...mengapa kau berkata kejam padaku...jahat sekali.'' Angel menundukan kepalanya sambil menyusut airmatanya...


tak berapa lama kemudian Zelina keluar dari dalam rumah dan menghentikan langkahnya melihat seorang gadis di depannya...


Zelina sedikit terkejut karna gadis di depannya menangis, ia pun menghampiri Zayden dengan menepuk pundak kakaknya..


''Kakak...siapa dia...''tanya Zelina menatap mata Angel yang sembab..


Zayden yang masih merasa bersalah lalu menatap Zelina, adiknya adalah jembatan yang baik sekarang....


''Kenalkan dia adalah putri paman Virgo..kau ingat paman Virgo bukan..''


''Paman Virgo..''ulang Zelina mulai ingat paman Virgo sangat memanjakan dirinya...


Zelina tersenyum antusias lalu mendekati Angel dan mengulurkan tangannya...


''Namaku adalah...Zelina...aku adalah adik kembar kakaku Zayden..''


Angel mengangkat wajahnya lalu mengangguk hati-hati...dan mengulurkan tangannya..


''Namaku Angel....''


''Angel.....nama yang bagus...kau cantik sekali...apakah kau akan tinggal disini..''


Zayden kembali menatap mata Angel.....


''Yah...untuk sementara aku akan tinggal disini....tapi aku akan tau diri kok...lagi pula hanya sementara....aku...''


''His....tinggal selamanya juga tidak masalah bagiku...aku sangat menghormati paman Virgo..ayo...akan aku kenalkan pada kakak kembarku yang lain..''ucap Zelina menarik tangan Angel masuk..


Angel dan Zayden masih sempat saling menatap tajam....sebelum Angel di bawa masuk...


Zayden menggeleng.....


''Zelina benar-benar serakah, lihatlah dia seperti baru saja menemukan mainan baru...cih....''


Zayden lalu melangkah keluar menuju garasi mobil...kesukaan Zayden teramat besar pada otomotif karna itu dia selalu menyempatkan diri untuk meminta di ajari semua tentang mobil....

__ADS_1


__ADS_2