
Syakira menjerit histeris melihat tubuh Rey tubuh jatuh membentur tanah setelah Rive menembak tepat di lengannya...
Dan ketika Rive ingin kembali menembak Rey..pria itu membeku ketika Syakira memeluknya sekaligus menghalangi pria itu untuk menembak..
Rive membeku ketika pelukan Syakira sanggup membuatnya terkejut,..
''Jangan membunuhnya Rive...aku sungguh memohon kepadamu Rive...jangan lakukan..''
Syakira tak mampu membayangkan apa yang akan terjadi dengan Rey jika Rive memutuskan untuk menembaknya..dia tak bisa membiarkan terjadi sesuatu dengan Rey....di depan matanya...tidak..
Namun apa yang di lakukan Syakira tentu saja membuat Rive cemburu...Syakira membela pria lain di depan matanya..bukankah hal itu terlarang...pria itu mengeraskan wajahnya..lebih baik Syakira tidak mencintainya karna mudah bagi Rive untuk menghukum gadis ini dengan sangat kejam..
Rive mendorong tubuh Syakira karna dia benar-benar terganggu dengan pelukan wanita ini..yah...entah mengapa yang seharusnya dia benci setengah mati pada Syakira namun apa yang dia rasakan kini malah sebaliknya, perasaan Rive berbalik menyerangnya dan malahan semakin membuatnya tak bisa menolak pesona Syakira dan hal itu membuatnya gusar..
Rive mencekal tangan Syakira dan menariknya menjauh..dari Rey yang terkapar menahan sakit di tanah...
''Baiklah...aku akan melepaskan dirinya namun kau harus ikut aku sekarang Syakira pernikahan harus terjadi jika kau menolak maka saat ini aku akan melemparkan tubuh Rey ke jurang di bawah sana..''
Syakira mengangguk patuh...airmatanya berguguran penuh rasa sakit...
''Baiklah...aku mengerti Rive...bukankah aku sudah bilang aku menyerah...''
Deg!!!!!
Rive terdiam sebentar...
''Aku akan menjalani pernikahan kita...apa kau puas,..''
Rive tersenyum dingin...
''Bagus kau sangat pintar sayang, namun aku tak akan melepaskan Rey juga Alin sampai pernikahan kita besok...''
''Baiklah terserah padamu asal jangan menyakiti mereka...aku mohon...''
Rive tak menjawab namun dia menyeret tubuh Syakira pergi meninggalkan lokasi tebing itu sementara anak buahnya membawa Rey untuk di kurung setelah mengobati luka tembaknya..
***********
Sampai di depan rumah Syakira gadis itu lalu menghapus jejak airmata di pipinya,karna di luar sana ada banyak sekali keluarganya yang turut hadir dia tak mau semua orang curiga padanya..
Serena menoleh menemukan tatapan tajam Rive kepadanya...
''Aku siap...''
''Tidurlah lebih cepat untuk pesta besok..''
'Baiklah...hati-hati...''ucap Syakira lalu membuka pintu mobil dan melangkah menuju rumah sementara Rive menyandarkan tubuhnya di jok mobil dengan tatapan tak terbaca, ia memandang Syakira yang sedang memberi salam pada semua orang yang dia temui dan memberi senyuman terbaiknya..
__ADS_1
Rive mengeraskan wajahnya...tidak...dia tak bisa membiarkan Syakira menguasai pikirannya..jangan lupa dengan perbuatan yang telah di lakukan oleh ibunya..tentu saja Rive tak boleh lupa..karna rasa sakit kehilangan sang ayah begitu membekas dan melukainya..sungguh Rive tak bisa melupakannya sedikitpun..hingga pria itu mengepalkan tangannya..
Ia akan menikahi Syakira untuk balas dendam seperti rencana awalnya...untuk itu Rive tak akan melunak..
*************
Hari Pernikahan akhirnya tiba...
Rive berdiri dengan gugup di depan sang Pendeta sementara itu matanya berfokus pada seorang gadis cantik yang memakai gaun indah..
Syakira berdiri dengan aura yang begitu anggun mengalungkan tangannya di lengan sang Daddy yang berdiri penuh wibawa dengan bangga mengantar sang putri pertama dan yang paling di sayang di keluarga...
Syakira adalah cucu pertama, anak pertama dan semua kebanggaan ikut lahir bersamanya, baik David maupun Alex teramat mencintai Syakira dengan begitu besar..karna itu Syakira mendapatkan hadiah pernikahan yang tidak sedikit dari kedua pria yang yang mencintainya...bahkan dia mendapatkan harta warisan paling banyak dari para sepupu yang lain...
Syakira mengangkat dagunya tinggi-tinggi, dia mencoba menahan semua perasaan sakit di dalam dirinya...melihat senyuman Rive yang seolah mencintainya membuat Syakira tersiksa...jauh lebih mudah baginya menerima tatapan membunuh dari pada senyum mematikan yang penuh kebohongan..semua itu teramat menyakitkan dirinya...
David akhirnya sampai di depan Rive yang menunduk memberi hormat kepadanya....
Mata David berkaca-kaca ketika ia ingin melepas Syakira kepada Rive..putri yang teramat dia cintai...
''Rive...aku menyerahkan putriku yang berharga, sayangi dia cintai dia sepenuh hatinya...''ucap David dengan suara yang terbata..
Rive kemudian menundukan kepalanya..
''Tuan David....aku akan berjanji dengan segenap jiwaku..bahwa aku akan menjaga Syakira sampai selamanya terimakasih telah percauya kepadaku..''ucap Rive tersenyum..
Pria itu lalu menerima jemari Syakira dan keduanya saling menatap....ada banyak kata yang terkirim melalui tatapan mata yang hanya bisa di mengerti keduanya..
Syakira membeku disana..tanpa suara, seolah bagai patung manekin yang menerima apapun yang akan terjadi kepadanya,...
Pemberkatan pernikahan pun di lakukan dengan lancar....
**************
Syakira berdiri dengan bingung di depan panggung resepsi...menatap semua keluarga yang tampak bahagia...Daddy dan Mommy Nia tampak ikut berdansa karna terlalu senang...
Hati Syakira remuk redam melihat banyak yang mendoakan dirinya padahal semua seakan jauh dari kenyataan...Syakira sungguh begitu hancur saat ini..
Rasa pusing mulai melandanya..yah..entah mengapa,...sampai Syakira harus duduk di pelaminan untuk menahan agar tubuhnya tidak jatuh..
Sementara Rive sedang bicara dengan Paman Alex dan beberapa rekan bisnis mereka...
''Syakira apa semua baik-baik saja..''
Shanon datang menyapa dengan wajah cemas...Syakira menoleh...ia berusaha tersenyum...
''Aku sedikit lelah, dan mengalami kram di perut..''bisik Syakira dengan mata berkaca-kaca...
__ADS_1
Shanon mengangguk...
'Aku akan memberi tahu Kakak..''
Shanon hendak menemui Rive namun Syakira mencegahnya..
''Tidak...jangan lakukan itu Shanon..kakak baik-baik saja..''ucap Syakira tersenyum..
Memang benar..rasa kram di perutnya hilang seketika seolah dia baik-baik saja..
Shanon mengambil beberapa tisue dan di berikan pada Syakira karna ada banyak keringat di wajahnya..
''Istirahat saja..''
''Kakak tidak apa-apa....ini normal..''
''Mungkin kakak akan datang bulan...''
Wajah Syakira memucat..
''Datang bulan..''ulang Syakira dengan kerutan di dahinya..
Syakira baru ingat dia sudah terlambat dua bulan...
astaga jangan sampai dia...Hamil...
''Mengapa kalian berdua duduk disini...Syakira ayo...aku akan mengenalkanmu dengan beberapa rekan bisnisku..''ucap Rive menarik tangan Syakira hingga Syakira berdiri dengan susah payah..
''Kakak hati-hati..''cegah Shanon cemas..
Rive menoleh...
''Shanon...jangan ikut campur...''desis Rive tajam..
Syakira di bawa paksa untuk di kenalkan pada para tamu Rive yang memuji kecantikannya..
*************
Syakira meringkuk di dalam toilet untuk menunggu hasil tespek, ia harap-harap cemas dengan hasilnya...
Tak berapa lama kemudian terdengar ketukan pintu dan teriakan dari luar...
''Syakira....cepatlah, apa yang kau lakukan disana..
''Tunggu sebentar.....''balas Syakira enggan keluar...
Dan mata Syakira berbinar ketika melihat tanda garis dua di tespek..
__ADS_1
Syakira di penuhi rasa haru yang memenuhinya..
''Tidak mungkin....''isak Syakira dengan tatapan haru....