Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Melakukannya


__ADS_3

Syakira tidak siap ketika Rive menerjangnya ketika mereka masih berada di ruang tamu...


''Aku tak bisa membiarkanmu pergi Syakira...''


Gadis itu menatap mata Rive dengan tajam, dia mulai merasa tatapan Rive berbeda padanya....dan gadis itu mulai merasa takut....


''Rive...apa yang terjadi denganmu...aku mohon...jangan seperti ini...Rive..''jerit Syakira merasa cemas..


Namun Rive meraih tubuhnya dan menyeretnya ke dalam kamar milik Syakira dan menguncinya..


Rive menghempaskan tubuh Syakira ke atas ranjang dan membuat gadis itu terkejut setengah mati...


''Rive...aku peringatkan padamu aku....akan menelfon Daddy atau paman untuk mengadukanmu...''


Syakira meraih ponselnya dan mulai mencari untuk menelfon, namun...ia terkejut ketika Rive merebut ponselnya dan memecahkannya...


Hal ini membuat Syakira marah, ia pun bangkit dan mendekati Rive dengan tatapan beku..


''Rive....apa yang kau lakukan..''


''Kau tanya apa yang ku lakukan Syakira...kau membuatku gila...aku ingin berada di dekatmu Syakira...aku menginginkanmu dengan begitu besar dan aku menahan diriku...tapi sekarang kau malah ingin pergi...sekarang aku bertanya padamu dan aku ingin kau menjawabku dengan jujur....''ucap Rive mengusap wajahnya dengan kasar...


''Baiklah kau ingin jawaban berkali-kali meski aku telah mengatakan padamu bahwa aku....tidak pernah mencintaimu Rive..kau harus ingat di antara kita sangat berbeda..kau adalah pengawalku sementara kau bekerja untuk pamanku....''


''Apakah kau sedang menghina pekerjaanku Syakira...''


Syakira bersedekap...sudah tak ada cara lain lagi untuk membuat Rive mengerti bahwa mereka tak akan mungkin bersama...Syakira memijit pelipisnya dengan gerakan pelan dan membuat Rive menatapnya dengan tajam...


''Lalu...jika benar begitu mengapa semalam aku mendengar kau memanggilku Syakira...aku tau kau mencintaiku kan...kau sedang berbohong dengan perasaanmu sendiri...''


Syakira melirik jam di tangannya....dan kemudian dia menatap Rive dengan tajam...


''Cukup Rive..menyingkirlah dari jalanku...atau aku tak akan pernah memaafkanmu..''


''Aku mencintaimu Syakira...''


''Tapi aku tidak....''


''Dan kau pikir aku percaya...''


Syakira melangkah menuju pintu namun kali ini dia benar-benar tak bisa berkutik ketika Rive kembali meraihnya..mencengkram tubuhnya dan membenturkannya ke dinding kamar dan melum** bibir Syakira yang lembut..


Syakira terkejut ketika Rive tidak memberi kesempatan kepadanya untuk berteriak..pria itu terus menciumnya dengan sedikit menuntut hingga Syakira menjadi lengah...


Gaunnya terjatuh ke lantai sementara kedua jemari Rive mulai berbagi tugas mencari kenikmatan di sekitar dada Syakira yang penuh dan masih tertutup Bra...


Ciuman itu semakin panas saja ketika dalam sekejap, tubuh keduanya polos dengan cepat..


Rive melepaskan ciumannya hingga saat itu juga tubuh Syakira menjadi goyah dan mulai hilang keseimbangan...


Rive masih mendekapnya dengan erat masih dalam posisi berdiri tubuh keduanya menyatu tanpa sehelai benangpun..

__ADS_1


''Aku mencintaimu Syakira...''


Gadis itu hanya diam...dia tidak membalas ungkapan cinta Rive..namun dengan tidak menolak sentuhan Rive itu lebih dari sekedar kata-kata bukan...


Rive kembali mengecup bibir Syakira dengan lembut...dan menyadari ada banyak jejak bibirnya di sekitar leher dan daerah sensitif Syakira....


Keduanya bertatapan dalam ketika Rive mengempaskan tubuhnya ke atas ranjang dan bergerak menindih tubuhnya mereka saling memandang dengan pikiran masing-masing...


''Syakira...''


Gadis itu menoleh dan hanya menghela nafas....ia mengangguk lalu mengalungkan tangannya di kepala Rive sebagai tanda penerimaan....


''Lakukanlah...Rive....''bisik Syakira menyerah...


''Aku berjanji aku tidak akan pernah meninggalkanmu Syakira aku akan bertanggung jawab...''


''Ssst......aku ingin menikmati waktu denganmu jadi jangan bicara lagi...'' Syakira tersenyum...


Rive teramat bahagia....seolah hatinya terlepas bebas untuk di biarkan mencintai...pria itu kembali menunduk melum** bibir Syakira dan kemudian bergerak turun menyentuh ujung pa yu da ra Syakira yang menegang dan menyesapnya dengan bibir panasnya...disaat Syakira terbuai...Rive bergerak menyatukan dirinya....


Deg!!!!!!


Syakira menjerit keras ketika milik Rive memasukinya dan mengahancurkan pertahanan diri yang selama ini dia jaga...


''Aaaarrghhh..........''


Syakira menjerit ketika nyeri itu mulai menguasainya sementara Rive memeluknya dengan erat untuk menenangkan...


****************


Rive terbangun ketika ada panggilan masuk ke dalam ponselnya..pria itu bangkit untuk duduk...dan meraih ponselnya..ada panggilan dari Shanon...


Shanon : Kakak...............


Rive : Katakan....Shanon..


Shanon : Ibu....sedang sekarat, sepertinya ini sudah waktunya..kakak cepatlah pulang..


Rive : Apa..........


Pria itu segera menutup ponselnya dan sedikit terkejut ketika menyadari dia polos dan ingatan langsung menghantam sadarnya...Syakira sudah tak ada disini..gadis itu telah pergi.....pergi meninggalkan Rive sendirian.......


Pria itu mengusap wajahnya dengan kasar, ketika ia menyadari noda darah di sprei....lalu ia pun memotretnya dan menyimpannya di galeri ponselnya..


''Syakira...dimana kau...apakah kau akan melarikan diri,...tidak..kau tak akan kemana-mana...''desis Rive bangkit lalu melangkah untuk membersihkan dirinya...


Sial...


Kenikmatan semalam benar-benar membuat Rive candu...Syakira begitu indah.....


Segera setelah dia membersihkan dirinya, Rive keluar dari apartemennya menuju rumah sakit...

__ADS_1


*********


Syakira tersenyum ketika melihat sang Mommy Nia membuka pintu, Mommy Nia sedang hamil anak kedua dengan Daddynya..


''Momm........''


''Syakira.....oh...gadisku, mengapa tidak memberi kabar..kami merindukanmu sayang...''bisik Nia dengan mata yang basah..


''Aku sedang rindu saja,...''


Karna tempat tinggal Daddy dan Mommy Nia berbeda kota maka Syakira melakukan penerbangan untuk sampai di rumah ini...sementara kampusnya satu kota dengan paman Alex....


''Ayo masuk..kebetulan Daddy sedang ada di dalam..''ucap Nia terus memeluk Syakira..


Mereka melangkah masuk ke dalam ruang utama dan menemukan David dan Jason sedang menonton tv ini hari libur jadi waktu yang pas untuk pulang..


''Dadd....Jason, liat siapa yang datang..''ucap Nia dengan mata berkaca-kaca..


David dan Jason menoleh langsung sumringah....


''Putriku...........''


''Kakak............''jerit keduanya langsung melangkah memeluk Syakira dengan erat...


''Daddy....Jason...aku merindukan kalian....''bisik Syakira dengan mata yang basah.....


Sementara Nia meneteskan airmata melihat pertemuan haru di depan matanya...


''Bagaimana kabarmu sayang...Daddy cukup terkejut dengan permintaanmu..katakan kau sedang bercanda sayang..''ucap David penuh harap...


Mereka lalu duduk sementara Syakira terus memeluk Jason karna rindu...


''Aku serius...''ucap Syakira lembut..


David menatap Nia yang menggeleng..


''Kau masih muda Syakira..tidakkah ini terlalu dini untukmu jika kau bosan kau bisa pulang dan hidup bersama kami..''


''Tidak Momm...aku memang ingin menikah muda...apakah Daddy sudah menemukan pria yang cocok untukku..''tanya Syakira dengan wajah serius...


David menghela nafas....


''Syakira....Daddy punya beberapa kenalan yang punya anak lelaki dan Daddy tidak tau apakah mereka cocok untukmu atau tidak..tapi semua terserah padamu..jika kau tidak suka kau boleh menolak..''


''Oh...aku senang sekali..kapan kami bisa bertemu...'' tany Syakira dengan mata berbinar,...


''Mungkin besok kau sudah bisa bertemu dengan salah satu dari mereka..Syakira apa kau benar-benar serius...''


''Tentu saja aku serius...'ucap Syakira dengan penuh senyum..


Hingga David dan Nia saling menatap entah mengapa mereka menangkap kesedihan tersembunyi dari wajah Syakira yang sembab...

__ADS_1


Apa yang sebenarnya terjadi.....batin David cemas.....


__ADS_2