Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Pendekatan Yang Indah


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu dan bayi mereka cukup kuat untuk di bawa pulang, meski ingatan Syakir belum kembali namun dia bersedia untuk bernegosiasi tentang anak mereka..Anastasya Roman..


Mereka tiba di rumah dengan Rive yang masih menggendong baby Anna....sementara Syakira masih kaku untuk menyentuh putri cantik mereka, beruntung dia di bantu oleh pengasuh profesional...


sebelum pulang, rupanya Rive sudah menyiapkan sebuah kamar bayi yang terletak di lantai yang sama dengan mereka, sebuah kamar bertema princes dengan dominasi warna pink seperti layaknya kamar bayi perempuan lainnya..


''Aku tidak mau dia terpisah dariku tuan Rive,...''


Syakira protes ketika Rive malah menempatkan Anna di kamar lain..


''Dia punya pengasuh sendiri Syakira..''


''Aku tetap tidak mau...bagaimana kalau pengasuh itu tidur di kamar saja...jadi jika Anna terbangun maka dia bisa langsung menanganinya di depan mataku..''sambung Syakira dengan polos..


Rive bersedekap..apakah benar di depannya adalah istrinya,...astaga,...ini kamar utama mereka dan Syakira malah meminta pengasuh dan bayi mereka Anna tidur disini...pria itu mengusap wajahnya dengan kasar,...


''Dengarkan aku Syakira...kau bisa menemui Anna setiap pagi dan jangan khawatir...karna pengasuh Anna sangat profesional jadi dia sudah biasa menangani anak bayi..kau..''


''Baiklah kalau kau tak mau Anna dan pengasuhnya disini..baiklah jadi aku, juga pengasuh akan menjaga Anna di kamar sebelah..aku akan tidur disana..''ucap Syakira lalu hendak melangkah menuju pintu..


Namun Rive menarik kembali tubuh Syakira hingga ia tenggelam di dalam, pelukan Rive yang posesif..


Keduanya bertatapan........


''Jadi apa maksudmu ini...kau akan membiarkan aku tidur sendiri...''


''Yah...apakah salah....kau kan sudah dewasa....''cibir Syakira lalu menghempas pegangan tangan Rive dan melangkah keluar dari kamarnya..


Pria itu mengerang...dia bisa gila kalau seperti ini terus...bukankah Syakira sudah terlalu jauh...sudah lebih dari 3 bulan Rive mencoba bersabar untuk tidak menyentuh Syakira padahal dokter bilang, kondisi Syakira sudah stabil..usianya yang masih muda membantunya untuk cepat sembuh..


Namun tetap saja tak mudah untuk mendekati Syakira karna...wanita itu selalu menghindar dan cenderung takut ketika Rive akan bersikap mesra..


Bagaimana caranya...apa yang harus dia lakukan...


Rive tak tau bagaimana agar bisa menyentuh Syakira dan kebutuhannya terpenuhi..Syakira semakin sehat dan segar...terkadang hanya dengan memandang istrinya Rive sudah tersiksa dalam gairah...


padahal dia berharap banyak dengan pengaturan tempat tidur ini...


Lama Rive berpikir keras, bagaimana agar bisa membuat Syakira berhenti menghkhawatirkan Anna..


********


''Anna..kau sangat cantik,....apakah kau benar-benar putriku aku...benar-benar melahirkannmu...astaga...kau sangat cantik..''

__ADS_1


Sang pengasuh bernama Ema, berusia 45 tahun...ia mendekati Syakira yang menatap Anna yang semakin gemoy..


''Nona Anna sangat mirip dengan tuan Rive..''


''Yah...aku yang melahirkan Anna...'' protes Syakira dengan mata melotot yang lucu...


Ema hanya menggeleng sambil tertawa..lalu membaringkan Anna bersiap untuk tidur...tak lama kemudian, Rive membuka pintu kamar Anna dan menemukan hal lucu..Syakira sedang tidur dengan bayi montok itu di atas ranjang sementara..sambil menciumnya..


Ema yang melihat kehadiran Rive langsung membungkuk penuh hormat, dan meninggalkan kamar untuk memberi waktu Anna bersama kedua orang tuanya..Rive mendekati Syakira yang sedang menciumi Anna dengan gemas..


''Sayang...'' bisik Rive lembut dan Syakira menoleh seketika..


Ia langsung memasang wajah ketus..


''Untuk apa kau datang...''


''Menjemputmu Syakira..kau harus tidur denganku..''


''Cih...aku tidak mau, aku mau bersama Ana..lagi pula mengapa kau jadi aneh begini..kau kan pria besar...mana mungkin kau takut...''


Rive mencoba bersabar untuk kesekian kalinya..


''Kau istriku Syakira..dan seorang istri harus tidur bersama suaminya...''


Rive lalu mendekati Syakira dan Anna lalu mengambil bayi montok itu dan menciuminya sebentar...


''Jika kita tidur bersama Anna dia tak akan bisa nyenyak dan tidak nyaman..''


''Mengapa...'' bisik Syakira menciumi tangan mungil Anna sambil menatap mata Rive yang coklat terang..


Pria itu tersenyum..


''Tentu saja...di usianya sekarang Anna butuh tidur yang nyaman tanpa gangguan,..jika dia tidur di ranjang yang sama dengan kita maka kau akan menindihnya...dia akan sakit..''


Syakira membulatkan matanya, dia menggeleng..


''Apakah separah itu..''


''Tentu...sangat parah, Anna akan kesulitan tidur dan mudah lelah...kau juga akan merasa bersalah..''


''Jadi Anna akan tetap tidur di kamarnya..''


''Yah....''

__ADS_1


''Tapi aku akan merindukannya...''


''Besok pagi sekali kita akan mengambil Anna untuk bermain...kau akan puas seharian bermain dengannya namun ketika dia mau tidur kau harus merelakannya tetap berada di kamarnya..''


''Baiklah...aku akan mencoba...''


''Bagus...jadi malam ini kau akan tidur bersamaku..''


''Baiklah...''balas Syakira patuh..''


Rive menghela nafas lega, berharap malam ini dia bisa membujuk Syakira agar bercinta dengannya..sudah lama sekali...dan tubuh Rive sudah kesakitan..


Rive dan Syakira lalu bermain-main sebentar dengan bayi mereka dan ketika Anna sudah mengantuk, mereka mengembalikannya ke dalam box bayi..dan meminta Ema menjaganya...Rive membimbing Syakira keluar dari dalam kamar Anna dan melangkah menuju kamar mereka...


Pria itu membuka pintu menarik Syakira masuk dan mengunci pintu..


''Jangan mengunci pintu Rive...bagaimana kalau Anna menangis dan mencariku..''


Rive mendekati Syakira dan menyentuh wajah istrinya dengan lembut,...


''Semua produksi asimu sudah di simpan di kulkas..dia tak akan pernah kekurangan makanan kalau itu maksudmu,....Anna akan baik-baik saja sayang jangan cemas..''


Syakira akhirnya kembali menurut..


''Baiklah aku akan mandi sebentar...''


''Tentu saja...aku akan memeriksa pekerjaanku..''ucap Rive mengecup dahi Syakira...


Keduanya berpisah disana, yang satu mandi yang satunya menghadap labtopnya...Rive mencoba berfokus pada pekerjaannya agar Syakira tidak menuduhnya menyiapkan segalanya..malam ini..


Dan konsentrasi Rive terpecah ketika menyadari aroma bunga keluar dari kamar mandi tempat setelah Syakira mandi, wanita muda itu sangat cantik dengan tubuhnya yang berisi karna habis melahirkan....


Syakira lalu mengganti pakaian dengan gaun tidurnya yang cukup seksi...sementara Rive berusaha tidak tergoda dengan tubuh istrinya yang menggoda..


''Aku lelah..bagaimana denganmu Rive..kau belum tidur...''tanya Syakira dengan tatapan sayu karna mengantuk..


''Aa..aku masih ingin menyelesaikan beberapa dokumen..''


''Baiklah...''


Syakira lalu bergerak naik dan langsung berbaring di ranjang empuk yang siap menyambut tubuhnya..sementara Rive hanya menghitung detik demi detik...semakin malam..cuaca semakin panas baginya...entah mengapa...jadi Rive memutuskan dia tak bisa menunggu lebih lama..


Rive bangkit dari tempat duduknya, meletakan labtob dan mendekati ranjang...

__ADS_1


__ADS_2