Penyamaran Sang Mafia Kejam

Penyamaran Sang Mafia Kejam
Mengapa Harus Jatuh Cinta


__ADS_3

Syakira dan Maya masih duduk disana sambil minum, keduanya saling mengeluarkan isi hati masing-masing mengingat persahabatan mereka yang sudah lama terjalin...


''Apakah dia juga jatuh cinta padamu seperti yang sedang kau rasakan sekarang Serena...'' tanya Maya serius..gadis itu sempat menoleh ke arah mobil tempat Rive berdiri dan mengawasi mereka seolah tak lelah..padahal sudah beberapa jam mereka disana..namun dia tak beranjak dari sana..


Syakira menggeleng....


''Aku hanyalah gadis muda yang seperti anak kecil di depan matanya jadi dia sama sekali tak mau melihatku...lagi pula dia punya tunangan..''


''Astaga...itu artinya nasib kita berdua tidak terlalu jauh berbeda.....kita mencintai orang yang salah...''tatap Maya dengan sedih..


Mau tak mau Syakira membenarkan pernyataan Maya...


''Yah..kau benar Maya....''


''Tapi aku melihat tatapannya berbeda padamu Syakira..aku merasa dia pasti punya perasaan padamu..''


''Tidak...itu hanya bentuk pengabdiannya kepadaku sebagai seorang bodyguard lagi pula aku tak mau menjadi orang ketiga bagi hubungan mereka..''ucap Syakira tegas..


Maya mengangguk lalu mengusap punggung sahabatnya dengan lembut,...


''Lalu apa rencanamu selanjutnya Syakira...apa kau mau terus bersamanya...maksudku bagaimana kau bisa melupankannya kalau dia tetap menjadi bodyguard...''


''Aku telah memikirkan banyak hal Maya...jadi aku akan melakukan sesuatu..''


''Kau membuatku takut Syakira..''


Syakira hanya tersenyum...


''Tenang saja...kita akan tetap bersahabat Maya...terimakasih kau telah membantuku dalam banyak hal...''


''Yah...sebenarnya aku sangat malu mengatakan ini kepadamu Syakira...aku menyesal sekali...aku mohon maafkan aku..''


''Tentu....aku sudah memaafkanmu...aaah...sudah tengah malam....ayo kita pulang..''ajak Syakira mencoba berdiri walau tubuhnya menjadi goyah dan hampir jatuh..


Melihat tubuh Syakira yang terhuyung, Rive sontak berlari mendekati mereka dan menangkap tubuh Syakira yang kehilangan keseimbangan...


dan hal itu di lihat oleh Maya...gadis itu mengerti sekarang kalau ternyata baik Rive dan Syakira memang saling jatuh cinta...


''Lepaskan aku...aku baik-baik saja..''ucap Syakira menepis pegangan Rive yang sedikit erat kepadanya..


''Kau mabuk Syakira astaga..''


Rive lalu membawa Syakira di dalam gendongannya tak perduli ketika gadis itu meronta sementara Maya hanya tersenyum haru..karna sikap Rive yang manis...


Mereka sampai di mobil....

__ADS_1


''Aku akan mengantarmu pulang lebih dahulu Maya...naiklah..''


''Baik..'' balas Maya patuh...


*************


Di tengah malam itu juga pada jam 2 dini hari, Maya di antar pulang ke apartemennya sementara itu Rive langsung membawa mobilnya ke apartemen Syakira...gadis itu sudah tertidur lelap jadi mau tak mau Rive harus membawanya dalam gendongannya..


Sampai di kamar Rive lalu membaringkan tubuh Syakira di ranjang dan menyelimutinya..namun ketika hendak keluar ia mendengar suara Syakira yang mengigau...


''Mengapa aku menyukaimu....aku benci perasaan ini...hei....kau jahat sekali...mengapa tidak pergi saja...kau cukup menggangguku...''jerit Syakira dengan mata yang basah...


Rive menoleh dengan mata berkaca-kaca....pria itu mengusap wajahnya dengan kasar, Syakira......


Rive kemudian melangkah keluar dari kamar dengan berat hati dan melangkah mendekati sofa dan duduk disana.....pria itu mengusap wajahnya dengan kasar...


Tidak,.....dia tak boleh jatuh cinta pada Syakira tidak boleh....jemari Rive mengepal dengan kuat.....tidak boleh, susah payah dia sampai di posisi ini jadi Rive tak akan mundur...


Rive menyandarkan tubuhnya di sofa empuk disana seolah menyadarkan bebannya...Syakira adalah alat yang akan dia gunakan mungkin juga sebuah pelampiasan..........


Deg!!!!


***************


Syakira sudah terbangun dengan kerutan di dahinya, kepalanya terasa sakit sekali karna terlalu banyak minum,...gadis itu lalu meraih segelas air yang sudah tersedia...dia tidak ingat semalam tidur di atas ranjang...


Syakira memejamkan matanya ketika rasa nyeri itu mulai merasuk ke dalam dadanya...yah...dia sudah berpikir baik-baik dan Syakira tak akan membatalkan rencananya...


Syakira lalu mengambil ponselnya...dan menelfon David sang Daddy....


''Hallo...Dadd......aku ingin bicara....''


*************


Rive terkejut pagi ini setelah mendapatkan telp dari tuan Alex yang memintanya kembali ke perusahaan....itu artinya dia sudah tidak menjadi bodyguard Syakira lagi...ada sesuatu yang menyakitkan baginya hingga Rive tak bisa menerimanya begitu saja....


Pria itu memohon penjelasan namun, tuan Alex bilang Syakira akan memberitahu alasannya...jadi pagi-pagi sekali Rive sudah berada di depan pintu kamar Syakira untuk mendapat penjelasan..ia tak bisa jauh dari Syakira.....dia ingin penjelasan..


Ceklek...


Pintu kamar terbuka dan Syakira keluar dari sana...dan Rive mencegatnya...


''Syakira....apa yang terjadi mengapa kau memberhentikan aku....mengapa...''


Rive mencengkram lengan Syakira dengan erat hingga gadis itu menoleh..

__ADS_1


''Rive lepaskan aku...''


''Apa maksudmu hah....''


''Aku membebaskanmu RIve..lagi pula aku akan kembali dirumah Daddy dan akan melakukan perjodohan...''


''Apa...''


Rive terlalu syok mendengar ucapan Syakira yang tak masuk akal....


''Kau masih muda bagaimana bisa kau menikah..lagi pula...terlalu beresiko jika kau ingin melakukan perjodohan....Syakira..''


Syakira menoleh tajam...


''Aku harap kau sadar kau bukan siapa-siapaku Rive....terserah padaku aku mau menikah atau tidak...itu bukan urusanmu....''


Syakira melangkah melewati Rive untuk mengambil tasnya lalu bergegas menuju pintu namun Rive sama sekali tidak memberinya keluar...tubuhnya yang jauh lebih tinggi mampu menjangkau Syakira dengan mudah dan menghalangi jalannya..hingga keduanya berdiri saling menantang..


''Apa kau marah padaku Syakira...aku minta maaf tentang tunanganku sebenarnya dia...''


''Aku tidak mau mendengar apapun alasanmu Rive...lagi pula kita tak punya hubungan..kau harus ingat itu...''


Rive mengusap wajahnya dengan kasar..ini terlalu mendadak dan dia tak bisa menyiapkan hatinya lebih dahulu....pria itu menatap mata Syakira yang berkaca-kaca...dia tau benar gadis ini sedang terluka..


''Aku sudah berjanji padamu Syakira kalau aku akan menjagamu sampai kapanpun..''


''Tapi aku menolak..kau pernah bilang akan berhenti menjagaku setelah aku menikah bukan...aku akan melakukan perjodohan Rive...aku akan menikah jadi...berhentilah menjagaku karna aku muak....lebih baik kau menikahi tunanganmu saja...''


''Syakira....dengarkan aku, aku akan menjelaskan semuanya kepadamu kalau aku...''


Syakira menggeleng dengan airmata yang menetes di wajahnya....


''Syakira kau menangis....apakah kau mencintaiku...''ucap Rive mendekat hingga keduanya saling menatap tajam...


Syakira harus memberikan jawaban apa...berada di dekat pria ini membuat hatinya bergetar....Syakira...tidak mengerti mengapa dengan mudah, Rive masuk ke dalam hatinya dan bertahta disana,...Syakira kehilangan kendali pada hatinya..sungguh semua ini terlalu kuat ia rasakan pada Rive jadi Syakira berpikir semua ini sudah cukup....dia tidak sanggup lagi untuk terus berada di sisi Rive sementara hatinya mencintai pria ini...


''Tidak....kau salah, aku sama sekali tidak memiliki perasaan padamu Rive....''ucap Syakira melangkah ingin membuka pintu..


Namun Rive kembali mencegatnya kali ini menariknya jatuh ke dalam pelukan pria itu...


Deg!!!!!


''Kau berbohong Syakira...''


''Rive...........''

__ADS_1


__ADS_2