
🌺 kampus🌺
Hari Kamis ini, Melly berangkat kuliah dan mencatat apa yang diajarkan oleh dosen.
Akhirnya jam kuliah telah selesai, Melly pergi ke perpustakaan.
Demikian juga Garry yang lagi semangat saat tahu model Catherine di perpustakaan entah dimana. Setidaknya Garry satu hati dengan model Catherine pergi ke perpustakaan juga.
Melly yang sudah di perpustakaan mencari buku - buku di lorong manajemen bisnis. Begitu pula dengan Garry mencari buku - buku di lorong manajemen bisnis tapi di lorong sebelah tapi berhadapan.
saat mencari buku ada celah lubang jarak buku sekitar 5 cm. Diantara buku tanpa sengaja mata mereka saling memandang dan kaget penasaran bentuk mata wanita ini mirip dengan Catherine.
Garry lalu cari jalan memutar untuk menuju lorong sebelah yang ternyata adalah Melly.
"halo, calon kakak ipar yang cupu," sapa Garry.
"kamu ini ya menyapa atau mengejek, ingat saya nanti jadi kakakmu jadi kamu harus hormati saya," kata Melly.
lalu Garry berlagak muntah - muntah.
"Skripsimu sudah sampai mana," tanya Garry. yang duduknya pindah di sebelah Melly.
" Saya sudah sampai kesimpulan, cari tambahan kalimat saja," kata Melly.
"Saya masih menulis isi Skripsi. ada yang buat aku bingung tolong ajarin dong enaknya diisi apa," tanya Garry.
"Sini mana kulihat skripsi mu, kubaca dulu dari awal," sahut Melly.
"Gitu dong jadi calon kakak ipar harus bantu adik ipar selesaikan skripsi biar dapat restu dari adiknya," goda Garry.
"Ih, enak saja. nanti kamu gak jadi pintar kalau saya yang kerjakan. Aku cuma beri kisi - kisi saja. kucari buku yang cocok untuk bahan skripsimu," kata Melly.
Lalu penjaga perpustakaan datang memberi kode untuk jangan ramai di dalam perpustakaan.
Lalu Melly bertanya sambil berbisik.
"Sekarang kamu ganti pacaran dengan siapa?" tanya Melly.
" Saya lagi tidak punya pacar karena lagi benar - benar jatuh cinta dengan seorang model," jawab Garry.
" kenapa kamu ingin pacaran sama seorang model?" tanya Melly.
"Ih... bukannya aku ingin pacaran sama model, para model dari mamaku sudah banyak yang mengejar saya. tapi saya kurang suka, genit - genit, jadi risih," jawab Garry.
Lalu Melly ingat model yang bernama Stella dan teman - temannya di Prayogo designer memang terlihat genit. membayangkan itu Melly hanya memberi ekspresi menahan tawa, dengan menutup mulut.
__ADS_1
"Kamu jangan ledek saya, mengira aku ini play boy, ya," balas Garry.
"Buktinya pacarmu itu ganti - ganti. lebih baik kamu itu pacaran dengan yang ada di depan mata saja. Jangan cari yang susah di dapat," nasihat Melly agar Garry berhenti mencintai Catherine.
"Cewek yang mengejarku hanya karena saya ini ganteng dan kaya. Coba jika saya berubah jadi jelek dan miskin karena suatu hal," Jawab Garry.
" Wah susah itu, makanya penampilan mu jangan terlalu berlebihan dan jangan tunjukkan kekayaanmu itu. Agar tidak mengundang mata jahat," kata Melly.
"Kak Tian dulu pernah patah hati dengan tunangannya, setelah tunangannya kuliah S2 di Paris dapat anak pengusaha kaya yang ganteng karena dia bule. jadi tunangannya lebih memilih yang lebih ganteng dan kaya," kata Garry.
" Bagaimana perasaanmu jika kakakmu menikah dengan model Catherine ?" tanya Melly.
"Oh aduh gimana ya. Saya ini anak egois lho. tidak mau kalah sama kakak saya," kata Garry.
"Kasihan lho kak Tian kalau masih hidup di bawah bayangan patah hati. Kapan nikahnya?" Kata Melly.
"Ah, jangan memikirkan itu, toh kak Tian kan menikah denganmu Melly," kata Garry.
"Sudah diam aku baca skripsimu dulu," Kata Melly.
Melly membaca skripsi Garry selama setengah jam. Lalu Melly membuka buku buku kuliah yang ada di perpustakaan. Melly menulis di kertas isinya judul buku dan halaman buku beserta tema. Total ada 3 buku.
"Nih Garry kisi - kisi yang perlu kamu tambah. Lebih baik kamu pinjam 3 judul buku ini," Kata Melly.
"Apa itu GPL?" tanya Melly.
"Gak Pake Lama," kata Garry.
"Sudah kamu pinjam 3 buku ini, antri tuh," kata Melly.
"Aku mau baca novel dulu," kata Garry.
"Ih, kamu ini yang malas baca buku kuliah, tapi kok baca novel gak malas," kata Melly.
Tanpa terasa sudah 2 jam berada di perpustakaan. Jam sudah pukul 12 tepat, Melly harus pulang untuk mandi, makan, dan pergi kerja lagi.
"Saya pulang dulu ya, keburu telat," kata Melly.
"Aku juga keluar aja, gue antri dulu," kata Garry
Garry jadi ikut keluar perpustakaan dan antri pinjam buku untuk dibaca di rumah.
Melly bergegas menuju ke parkiran dan mengendarai sepeda motornya dan pulang ke rumah.
Melly mandi dan makan siang, Melly ada janji menggantikan temannya menjadi SPG dari jam 2 siang sampai sore.
__ADS_1
Melly mengganti wig dengan wig yang baru
Wig yang tadi dicuci dengan shampo lalu di gantung.
Seperti biasa Melly menjepit wig sisi kira dan kanan agar tidak jatuh. Lalu memakai kacamata dan membuat tahi lalat.
Melly pergi ke mall horizon. Melly menuju ke lantai atas padahal pameran di lantai satu. Seperti biasanya Lien Wei masuk ke dalam toilet untuk berganti pakaian dan penampilan.
Melly turun ke bawah untuk menjaga pameran mesin cuci. Melly lapor kepada Supervisor.
"Pak saya Melly yang menggantikan sementara Mbak Nia," kata Melly kepada Supervisor.
"Iya, mbak Nia sudah ijin kemarin," kata supervisor.
Melly menandatangani buku kehadiran, lalu Supervisor agency pergi ke tempat lain.
Saat Melly membagikan brosur, tiba - tiba ada Alex teman SMA di Surabaya. Alex yang menerima brosur kaget bertemu Melly.
"Melly kamu di Jakarta rupanya, aku merindukan dirimu selama di Surabaya," kata Alex.
"Lho bukannya hari ini kamu kuliah di Surabaya, kok bisa di Jakarta," Kata Melly.
"Aku membantu pekerjaan papaku di Jakarta. Papaku mempunyai pelanggan di Jakarta. Sekarang kamu jadi SPG. Tunggu aku melamar kamu, jadi tidak perlu kerja jadi SPG lagi," kata Alex
"Maaf, aku mau menikah, Lex," kata Melly.
"Berapa lama kalian pacaran, aku selalu mendekatimu dan main ke rumahmu selama 3 tahun. Mel," kata Alex.
"Ah, rahasia deh untuk berapa lamanya, yang pasti dia sangat unik. Dia menyukai diriku apa adanya," kata Melly.
"Aku juga terima apa adanya dirimu, walaupun Keluargamu tidak kaya lagi, aku mau menikah denganmu," kata Alex.
"Kamu suka padaku karena waktu itu aku terlihat cantik di kelas, sorry ya bicaraku jadi pede gini," kata Melly.
"Memangnya dia lihat kamu waktu penampilan jelek gitu, Mel, Mel. walaupun kamu waktu itu tidak mandi, bagiku kamu tetap cantik," kata Alex.
"Ah sudahlah, aku tak bisa menikah denganmu," Kata Melly.
"Kalau begitu minta nomor telepon mu," Kata Alex.
"081XXXXXXX," kata Melly.
"Saya Misscall ya, nah hpmu berbunyi, simpan nomor ku ya, sampai nanti," kata Alex.
Yang suka membacanya tolong beri like, komentar dan vote. agar Author bersemangat. Terimakasih. 🙏🏻😀
__ADS_1