Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 36 Malam pertama


__ADS_3

Terimakasih Readers yang telah mampir, beri vote dulu sebelum membaca, lalu selesaikan misi membacanya. terimakasih.


Setelah acara pernikahan selesai, Banyak tamu satu per satu pulang. Melly merasa kecapekan dan pusing karena banyaknya rangkaian acara pernikahan.


Alya ingin pergi dari pesta untuk kembali ke kamar di hotel tersebut.


"Aku mau kembali ke kamar, mau tidur kepalaku pusing." Kata Melly.


"Kamu tidak apa-apa kan. aku antar sampai kamar." Kata Bastian.


Bastian langsung menggendong istrinya yang tampak lemas. Tamu yang masih ngobrol di situ dan keluarganya langsung memberi tepuk tangan, dan tawa melihat Bastian menggendong istrinya seakan tidak sabar masuk kamar.


" Kak Tian turunkan aku, malu aku sama semua pengunjung." Kata Melly.


"Habis kamu terlihat mau pingsan tadi. biasanya kamu kuat jadi SPG berdiri terus." Kata Tian.


" Bisa jadi saya lemas karena datang bulan, rasanya ada yang keluar. untung sudah pakai pembalut." Kata Melly.


"Aduh, kok datang bulan baru datang sekarang sih. kok gak Minggu lalu." Kata Bastian menggendong Melly masuk ke dalam lift hotel.


Melly menekan angka 8 di dalam ruangan lift, Bastian masih menggendong Melly.


"Sayang, tolong ambil kartu kamar hotel untuk buka pintu di saku dalam jas." Kata Bastian.


Akhirnya pintu lift terbuka mereka menuju ke kamar 809. Melly menggesek pintu dengan kartu. Lalu mereka masuk, mendudukkan Melly di kasur.


"Tolong bantu buka sanggul rambutku." Kata Melly.


Lalu Bastian membantu membuka sanggul di kepalanya.


Melly lalu membuka Kebaya dan bawahannya. Bastian yang melihat tingkah istrinya langsung menelan ludah.


" Kamu lihat apa, jangan pikiran jorok, saya masih pakai kaos singlet, dan celana training." Kata Melly.


Melly lalu mengambil pembalut di tasnya.


"Nih saya lagi datang bulan, untungnya saya pakai cadangan. jadi tidak bocor." kata Melly.


Melly pergi ke kamar mandi untuk mandi juga membersihkan diri.


Bastian lalu gigit jari karena malam pertamanya kedatangan tamu dari bulan.


Lalu Melly keluar dari kamar mandi. Bastian lalu masuk ke kamar mandi untuk menidurkan adiknya yang lagi berdiri lalu mandi.


Bastian lalu keluar melihat istrinya lagi tidur.


"Sayang kamu tidur atau pura - pura tidur. Bulannya datang berapa lama?" Kata Bastian berbisik kepada Melly.


"Enam hari." jawab Melly singkat.

__ADS_1


Bastian kaget ternyata istrinya belum benar - benar tidur.


" Kalau gitu saya peluk kamu, jangan belakangi suamimu dong, aku ingin tidur lihat wajahmu yang cantik." Kata Bastian.


Lalu Bastian menarik bahu istrinya untuk melihat ke arah Tian. Tapi Melly menguatkan dirinya untuk tidak berbalik arah.


Bastian menindih dan Memaksa Melly tidur terlentang, akhirnya mereka saling berhadapan, Tapi Melly menutup mata.


Bastian lalu mencium bibir Melly yang merah, Sudah lama Tian menahan diri untuk mencium bibirnya lalu makin dalam, Tian xxxxx bibir Melly yang sedang menahan diri.


"Buka dong, lemaskan bibirnya. kita sudah sah kan." Kata Bastian


Terlihat Melly mulai melemaskan bibir nya.


Bastian lalu mencium bibir Melly lagi yang sedang lemas.🥰


Akhirnya Melly merasa adanya kenikmatan, itupun berlangsung selama satu jam. Selanjutnya Bastian menidurkan adiknya lagi dengan bantuan Melly *****.


Keesokan paginya yaitu hari Senin. Melly malas kuliah karena bisa pinjam catatan Garry.


Bastian dan Melly pergi ke restoran di hotel untuk sarapan. sarapan dan menginap di hotel merupakan sudah satu paket.


Bastian lalu berenang di hotel, Melly yang sedang datang bulan jadinya tidak bisa berenang. hanya duduk di kursi santai di pinggir kolam renang sambil menikmati jus alpukat. Mereka sedang menunggu jam check out hotel jam 11 siang.


Saat jam 10 Bastian dan Melly naik ke atas ke kamar hotel untuk mandi dan memasukkan barang ke dalam tas.


Bastian dan Melly tinggal di rumah baru, dengan jarak 2 gang dari rumah orangtuanya.


Orang tua Bastian yang sudah datang dari tadi pagi dengan membawa 2 pelayan, ingin membantu pekerjaan bersih - bersih rumah, memasak.


Saat Bastian dan Melly sampai di rumah baru mereka, terlihat rumah sudah bersih. Melly sudah membayangkan akan bersih - bersih rumah tadi. karena rumah berantakan buat acara akad nikah.


"Selamat datang pengantin baru, Kalian tidak perlu kuatir dengan membersihkan rumah, pelayan sedang memasak. makanya mama bawa 2 pelayan." kata mamanya Bastian.


" Terimakasih ma, atas bantuannya." Kata Melly


" Selamat ya, Bastian dan Melly. Semoga bahagia dan langgeng selamanya." Kata Papanya Bastian.


"Terimakasih pa." Jawab Melly dan Bastian bersamaan.


Lalu Pelayan menyajikan makanan di atas meja makan.


"Nah pekerjaan pagi telah selesai, Papa dan mama mau pulang dulu bersama pelayan." Kata mamanya Bastian.


"papa dan mama makan dulu bersama kita." Kata Melly.


" Papa dan mama akan makan siang di rumah, di sana sudah tersedia makanan juga." Kata mamanya Bastian.


Lalu orang tuanya dan pelayannya pulang ke rumah.

__ADS_1


Bastian dan Melly makan siang bersama terkadang saling menyuapi. Bastian tidak suka menu pedas, sedangkan Melly menu pedas dengan sambal.


Bastian dan Melly mencuci piring bersama dan menonton TV bersama di kamar tidur.


Ada iklan tv tentang produk mie instan.


"Ayo Makan mie, aku jadi kepingin. aku punya 2 di tas. Tapi jangan terlalu banyak makan mie instan nanti terganggu kesehatannya." Kata Melly.


"Ayo kita coba memasaknya.Kata Bastian.


Bastian menyiapkan bumbu di mangkok besar dan Melly lagi sibuk memasak mie instan.


Bastian sebenarnya bisa memasak kuliah di Australia jadi hidup sendirian di apartemen.


Lalu mereka makan bersama di mangkok besar. Mereka seakan saling berebut mie. Bahkan beberapa mie menyambung di mulut Melly dan Bastian. mereka saling maju dan berciuman satu sama lain.


"Sayang ini namanya ciuman mie keriting." kata Bastian.


Mereka akhirnya selesai makan, Melly mencuci Mangkok. Bastian menyiapkan minum lalu diberikan kepada Melly.


Lalu mereka mandi bersama dan sikat gigi.


Mereka tidur malam dengan melakukan kegiatan bercumbu dan Melly membantu menurunkan adiknya Bastian selama satu jam. Karena Melly masih datang bulan.


Melly merasa capek dengan kegiatan itu lalu rebah di kasur.


"Kamu mau lanjut ronde kedua." Kata Bastian.


"Aduh Bisa keriting tangan dan mulut ini. Kata Melly.


"Kamu dosa lho tidak nurut sama suami, kan kita sudah sah." Kata Bastian.


"Lebih baik pijat tangan dan jariku ini." Kata Melly.


Bastian rebah di sebelah Melly, lalu memijat tangan dan jari istrinya yang capek habis bekerja keras. Lalu Bastian mencium jari Melly yang lentik.


" Kamu mau punya anak berapa? Tanya Bastian.


"Dua anak cukup." kata Melly.


"Itu bakalan menjadi PR ku yang bekerja keras nanti. kamu kan cuma 6 hari per bulan.


" Sudah - sudah lebih baik tidur. " kata Melly.


Lalu mereka tidur sambil berpelukan.


Terimakasih Readers telah membaca, tolong beri like ya dan tulis di komentar. 🙏🏻🙂


Agar Author bersemangat untuk melanjutkan ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2