Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 58 Melahirkan ( Tamat)


__ADS_3

☘️ Sesampainya di Jakarta☘️


Saat Bastian, Garry dan Robby sampai di bandara. Mereka langsung pulang ke rumah menemui Melly dan orang tuanya Bastian.


Bastian segera menemui Melly.


"Sayang apa kabar? Aku merindukan dirimu. Apakah kamu sehat." Kata Bastian.


"Melly senang sekali kak Tian pulang dengan selamat. Terimakasih Tuhan." Kata Melly.


☘️2 Minggu kemudian ☘️


Saat Melly sedang menonton drama di tv, Melly merasa perutnya mulas dan berkontraksi. Bu Amel yang sedang menyiapkan makan siang melihat Melly kesakitan.


"Kenapa Melly, apakah perutmu merasa mulas. Sekarang kandunganmu sudah memasuki 9 bulan. Sudah waktunya untuk melahirkan." Kata Bu Amel.


Bu Amel menyuruh sopir kantor di properti kompleks miliknya untuk datang ke rumah.


Akhirnya pak sopir datang ke rumah. Bu Amel Membawa tas berisi pakaian dan lain sebagainya.


"Pak Jum. Ayo cepat antar kami ke rumah sakit. Tolong bawa tas ini." Kata Bu Amel.


Bu Amel menggandeng menantunya yang sedang kesakitan. Bu Amel menulis pesan di group keluarga.


💬 " Melly sudah mulai melahirkan, semuanya harap siap ke Rumah Sakit keluarga." Kata Bu Amel.


💬 " Akhirnya aku menjadi ayah, Tian segera ke rumah sakit sekarang." Jawab Bastian.


💬 "Aku menjadi paman, hore."Jawab Garry.


💬 "Syukurlah cucuku mau lahir, semoga lancar dan cucuku sehat." Kata pak Prayogo.


Mobil sudah sampai di lobby Rumah sakit, Melly dan Bu Amel menggandeng Melly dan membawa tas di bahunya. Mereka menuju ke tempat pendaftaran.


"Menantu saya mau melahirkan, tolong segera ditangani. Saya dari keluarga Prayogo." Kata Bu Amel


Perawat membawa Melly ruangan khusus yang melahirkan normal. Bastian baru sampai menghampiri mamanya.


"Bagaimana keadaan Melly?" Tanya Bastian.


"Tunggu saja." jawab BU Amel.


Tidak beberapa lama kemudian, ada suara tangis bayi. Perawat menggendong bayi lalu membersihkannya dan dibungkus dengan kain.


"Bayinya laki - laki, Bu. Ibu bisa menyusui dia sekarang." Kata dokter kandungan.


Melly menyusui bayinya sehingga tertidur. Tangan bayi itu diberikan gelang dengan nama bayi Melly.


Suster membawa ke luar ruangan melahirkan.


Bastian dan keluarganya yang melihat bayinya sedang digendong suster. Garry memfoto bayi merah tersebut.


"Bayinya laki - laki atau perempuan?" tanya Bastian.

__ADS_1


" Laki - laki." Jawab perawat.


"Syukurlah, yang penting dia sehat." kata Bastian.


Lalu bayi itu dipindahkan ke ruang khusus bayi untuk mendapatkan perawatan selanjutnya. Tidak berapa lama kemudian Melly dipindahkan ke kamar VIP dengan brankar ( Tempat tidur RS yang beroda).


Bastian dan keluarganya mengikuti para perawat memindahkan Melly. Melly dan keluarganya menyapa Melly. Bastian menelepon asisten Garry untuk membeli ranjang bayi untuk dikirim ke rumah utama tempat orang tuanya.


Dua hari kemudian Melly pulang dijemput Bastian diantar oleh sopir. Melly masih tinggal dengan mertuanya. Melly masih belum bisa merawat bayi sendirian.


Bu Amel ingin membantu dan mengajari Melly cara merawat bayi. Ranjang bayi diletakkan di sebelah tempat tidur Melly.


Bastian yang menggendong bayinya dari rumah sakit sampai ke rumah.


Bastian meletakkan anaknya ke ranjang bayi.


Melly memberi ASI kepada bayinya, tiap 2 jam sekali bayinya menangis.


Bastian dan Melly masih bingung memilih nama untuk putranya.


"Bagaimana bila kita beri nama Elvano Prayogo. Elvano berarti anak yang kuat dari Tuhan." Kata Bastian.


"Nama yang Bagus, honey." Kata Melly.


☘️Di rumah Garry☘️


Garry mempersiapkan cincin untuk melamar Gabby. Garry mengajak kencan Gabby dengan alasan telah lulus tes melewati masa pacaran selama 6 bulan lebih.


Garry mengunci pintu pagarnya dan menyebrang ke rumah Gabby.



Garry kaget melihat penampilan Gabby yang anggun dan cantik.


"Kamu terlihat cantik sekali, ayo silahkan masuk ke kereta kencanaku." Kata Garry sambil membuka pintu mobil.


"Dengan senang hati." Kata Gabby.


Gabby masuk ke dalam mobil yang telah dibukakan oleh Garry. Mereka sampai di restoran dekat pantai. Gabby dan Garry menuju ke tempat outdoor yang dipesannya.



Gabby senang melihat nuansa romantis sambil menikmati pantai. Garry menarik kursi dan mempersilahkan Gabby duduk. Makanan khas seafood andalan restoran itu datang.


"Sungguh indah sekali Garry pemandangan pantai di malam hari." Kata Gabby.


"Aku tahu kamu tidak suka acara formal di dalam gedung, apalagi kamu kerja di kantor yang dikelilingi tembok. Kita cari nuansa baru." Kata Garry.


"Ayo kita makan." Kata Gabby


Setelah mereka menikmati makanan mereka. Pelayan datang membawa piring kecil berisi Fortune cookies.


"Silahkan dinikmati cookies-nya sesuai urutan dari depan ke belakang. Cookies jangan langsung dimakan tapi dibuka dulu ada kalimat - kalimat di dalamnya. Jika kamu suka dan setuju kalimat itu maka kamu harus memakan Cookiesnya." kata Garry.

__ADS_1


Gabby membuka Cookies pertama dan ada kertas bertuliskan. "Jangan mengejar kebahagiaan tapi ciptakanlah." Gabby setuju lalu memakannya.


Cookies kedua berisi kertas bertuliskan " Kamu akan bahagia memiliki suami yang mencintaimu, punya banyak anak, dan berumur panjang dengan suamimu."


Gabby setuju dengan doa keberuntungan ini dan memakannya.


Cookies ketiga berisi kertas bertuliskan "Will you Marry me." dan ada cincin lamarannya.


Gabby juga langsung memakannya.



Gabby senang dengan cara Garry melamar. Garry tahu Gabby agak pendiam dan cuek, jadi memakai cari ini sebagai kode.


Garry Mengambil cincin itu dan memasukkan di jari manis kiri Gabby.


"Terimakasih kamu telah menerimaku." Kata Garry sambil mencium cincin di jari Gabby.


Gabby hanya tersenyum bahagia dan tidak bisa berkata apa - apa.


"Tunggu masih ada Cookies Fortune lagi yang terakhir, Silahkan dibuka." kata Garry.


Gabby membuka Cookies itu dan ada kertas bertuliskan " Maukah menikah bulan depan, aku sudah tak tahan lagi." Gabby hanya tersenyum dan memakan Cookiesnya.


Garry langsung berdiri dan memeluk Gabby. Garry berbisik di telinga Garry.


"Ini artinya kamu sudah tak tahan lagi menunggu lama." Gabby langsung mencubit perut Garry.


☘️ Pernikahan☘️


Sebulan kemudian Gabby dan Garry mengadakan akad nikah dan resepsi pernikahan di pinggir pantai tersebut.


"Wah, Garry kamu adakan akad nikah dan resepsi jadi satu menjadi 2 jam saja. Kamu sudah kebelet ya." Kata Kevin.


Gabby yang mendengar godaan teman Garry menjadi malu.


"Aku tak mau menyiksa Gabby dengan pernikahan yang panjang, aku tak mau membuat pesta yang membosankan dan menyiksanya." Kata Garry.


Pesta pernikahan akhirnya selesai, Gabby dan Garry tidur di hotel dekat pantai tersebut. Garry langsung memeluk dan mencium Gabby.


" Tunggu lepaskan jepit - jepit di rambutku, lalu tunggu aku mandi." Kata Gabby.


Garry melepaskan jepitan - jepitan di rambut, Garry langsung mencium dan mxlxmxt bibir Gabby sambil menarik resleting gaun di belakang Gabby.


Gaun Gabby yang berat terjatuh dan Garry langsung menjatuhkan Gabby di atas ranjang. Garry menindih Gabby dan mencium seluruh tubuhnya. Garry memasukkan senjatanya di gua Gabby.


Gabby yang mendesah menahan sakit, dan Garry terus bertarung di dalam gua sehingga mengeluarkan lahar hangat. Garry terus melakukan pertempuran berkali - kali.


Garry dan Gabby lelah lalu tertidur. Akhirnya Bastian dan Garry telah menemukan jodohnya masing - masing dan menikmati pernikahan mereka dengan caranya sendiri.


**TAMAT


Terimakasih telah mampir membaca novel ini. Minta like, vote dan komentar 🙏**.

__ADS_1


__ADS_2