
Pagi harinya, hari Kamis, Melly dan Bastian bangun karena bunyi jam weker dan alarm. Kebiasaan Melly sebelum menikah dipakai sampai menikah.
Bastian dari hari Selasa sampai Kamis harus terkaget- kaget. Melly kuliah pagi, sedangkan Bastian terserah datang jam berapa ke kantor.
Melly keburu mandi, Bastian masih tidur. Pembantunya datang tiap dua hari sekali pagi sampai sore untuk memasak, membersihkan rumah, dan mencuci baju.
Melly tidak tega membangunkan suaminya, Melly sarapan lalu diantar sopir.
Sesampainya di kampus, Melly mencatat segalanya. Tiba-tiba Melly teringat hari ini sudah tidak pakai pembalut. berarti masa datang bulan atau PMS sudah berakhir.
Lalu jam kuliah telah selesai, Melly lalu mengetik pesan di ponsel kepada suaminya.
π±"Hari ini saya di perpustakaan, Kamu di mana? Ada kejutan buat mu." Kata Melly.βΊοΈ
π±"Suamimu ini sudah di kantor, ada kejutan apa?" Kata Bastian.π€
π±"Hari ini masa datang bulan sudah berakhir." Kata Melly.π
π±"Aku sudah tidak sabar memakanmu nanti di rumah." Kata Bastian.ππ
π±"Oh ya, kamu pasti kewalahan. .." Kata
Melly.π
π±"Suamimu ini super kuat, mulai nanti malam biarlah Suamimu ini yang bekerja keras untuk membuat anak." Kata Bastian.
π±"Baiklah aku akan mengimbangi dirimu."Kata Melly.
π±"Aku tak sabar nanti malam pulang ke rumah sore hari. Tidak perlu menunggu malam hari. Aku sudah tak tahan menunggu lagi walaupun menunggu 1 jam lagi." Kata Bastian.
π Jennifer Beraksiπ
Jennifer sudah sampai di halaman kantornya Bastian. Jennifer datang bersama asistennya.
Jennifer yang merasa tidak bisa mendapatkan Bastian. punya rencana mempermalukan penampilan Melly saat di luar rumah. Jennifer berharap Bastian malu dengan penampilan istrinya di kantor.
Lalu Jennifer memfoto bagian depan kantor Bastian. Lalu mengirim foto itu ke ponsel Melly yang saat ini di Kampus. lalu menulis pesan ke Melly.
π±"Saya Jennifer diundang suamimu ke Kantor, katanya tidak leluasa jika ada Melly istrinya. Kamu tidak ke kantor untuk menghalangi kami berduaan." inilah isi pesan Jennifer yang diketik untuk Melly.
Melly yang sedang asyik membalas Pesan WA dari suaminya jadi berhenti membalas pesan dari Suaminya.
Melly membaca pesan dari nomor asing yang foto profilnya adalah Jennifer.
Jennifer senang pesannya bertanda sudah terbaca
Jennifer lalu berjalan ke arah resepsionis dan bertanya.
__ADS_1
" Saya Jennifer, Bisakah saya bertemu dengan Pak Bastian." Kata Jennifer
Tunggu sebentar saya tanyakan dulu. Resepsionis mengambil gagang telepon dan bertanya?
" Bisa Bu, anda langsung menemui Asisten Robby.
Melly yang sedang sibuk membaca buku di perpustakaan jadi tidak merasa tenang dan gelisah.
*apakah ini rasanya cemburu, dari pada penasaran aku harus ke kantor suamiku.
Bagaimana ini, saya harus ke kantor sekarang. Terlambat untuk berdandan dan berganti pakaian jika pulang lebih dulu."
*Kata hati Melly.
Melly langsung meninggalkan buku - buku perpustakaan itu lalu keluar Kampus. Melly melihat Ojek online parkir depan Kampus. Lalu Melly menghampirinya.
"Pak bisa antar saya di kantor Prayogo" Kata Melly
Melly memakai helm yang telah disediakan pak Ojek. Motor itu langsung melaju ke kantor Prayogo Group
Sesampainya di Kantor Prayogo, Melly membayar Pak Ojek lalu masuk ke dalam gedung dan menghampiri resepsionis.
"Saya Melly, mencari pak Bastian. Kata Melly.
"Maaf mbak kelihatannya anda anak kampus, apa anda mau Magang, tidak perlu bertemu Pak Bastian, lebih baik saya panggilkan bagian personalia." Kata Resepsionis.
Melly lalu menelepon suaminya yang berada di atas Kantor.
"Ada apa Sayang." Kata Bastian.
"Sudah jangan pura - pura, Saya yang ke atas atau kamu turun ke bawah." Kata Melly.
"Tunggu ya kutelpon bagian resepsionis untuk memperbolehkan kamu naik ke atas." Kata Bastian yang kaget mendengar Melly lagi marah. Padahal tadi sedang mengirim pesan romantis.
Lalu Resepsionis menerima telepon dan memperbolehkan Melly naik ke atas.
" Bu Melly anda diperbolehkan menemui Pak Bastian di lantai 8." Kata Resepsionis.
"Baik" Jawab Melly.
Tingkah Melly menahan amarahnya seperti hendak menangkap basah suaminya."
Sesampainya Melly ke lantai 8 ada 3 pintu tapi yang mana?
Lalu Bastian keluar dari pintu ke 3. sedangkan Jennifer dan asisten pak Robby keluar dari pintu ke 2.
Di ruang tengah kantor ada Banyak tempat duduk karyawan di beri sekat - sekat pembatas seperti kaca khusus Para Karyawan inti seperti bagian Staff Accounting, dan Administrasi penjualan berkumpul.
__ADS_1
Di bagian selatan ada pintu ke 4,5 dan 6.
"Ada apa Sayang." Kata Bastian.
Semua pekerja melihat atasannya memanggil dengan kata Sayang kepada cewek tidak modis.
"Lho siapa lagi ini, Apakah ini istrimu kok beda lagi dengan penampilan kemarin.
Harusnya seorang istri CEO yang menemui Suaminya di kantor harus berpenampilan anggun. Apakah ini selera Pak Bastian?"
Kata Jennifer.
"Ada apa sih, saya terima apa adanya penampilan istri saya ini, saya suka dia apa adanya." Kata Bastian.
" Kalau terima apa adanya, kenapa pak Bastian tidak memperkenalkan istri bapak kepada karyawan, Apakah Bapak malu." Kata Jennifer.
"Saya tidak perduli dengan celotehmu ini istri saya, mau penampilan bagaimanapun terserah dia." Kata Bastian.
"Melly lihat suamimu, tidak memperkenalkan dirimu dengan orang kantor saat penampilan seperti ini. Pasti suamimu minder dengan penampilanmu." Kata Jennifer kepada Melly.
Melly juga berpikir pemikiran Jennifer memang benar. Lalu Melly memandang para karyawan yang menonton.
"Saya memang istri pak Bastian, memang saya berpenampilan seperti ini. Tapi jika pak Bastian malu akan kutunjukkan seperti apa wajah saya sebenarnya agar suami saya tidak malu lagi. Kata Melly.
Lalu Melly membuka rambut palsunya, kacamata, dan menghapus tanda tahi lalatnya.
Semua karyawan kaget ternyata istrinya pak Bastian seorang Model Catherine. Mereka mulai berbisik satu sama lain.
Melly merasa terhina mulai merasa menangis.Lalu Melly pergi sambil menekan tombol di lift lambang panah terbuka.
Bastian lalu mengikuti istrinya.
"Sayang, jangan marah, saya menunggu waktu yang tepat, saya tidak mau orang - orang bingung." Kata Bastian
Lalu pintu lift terbuka, Melly mendorong Bastian hingga hampir terjatuh. Lalu lift tertutup.
Bastian lalu marah pada Jennifer.
"Mulai sekarang Kita tidak ada hubungan kerja, kukembalikan semua sahamnya." Kata Bastian.
Bastian lalu masuk ke kantor mengambil tas, langsung masuk lift turun ke lantai Bawah.
Asisten Robby lalu mengajak Jennifer ke dalam kantor untuk membatalkan kontrak kerja sama dan mengembalikan semua saham Jennifer.
Jennifer lalu menandatangani pembatalan kontrak kerja sama. dan menerima uang dari pengembalian saham.
Bastian yang di dalam lift, akhirnya keluar saat pintu lift terbuka. Bastian mencari Melly tapi tidak ada, lalu Bastian menyuruh pak sopir pergi ke rumah orang tuanya Melly.
__ADS_1
Terimakasih telah mampir membaca. Jika suka tolong beri like, Vote dan komentar ya.
ππ»π