Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 40 mencari


__ADS_3

Bastian pergi mencari Melly di rumah yang baru tapi tidak ada. Lalu Bastian ke rumah orang tua istrinya.


Bastian menekan bel pintu tidak ada yang keluar. Bastian lalu mampir ke Depot.


Bastian keluar dari mobil dan masuk ke dalam depot mencari mamanya Melly dan Melly


"Ada apa nak Tian." Kata mamanya Melly.


"Saya mencari Melly ma, apakah dia ada?" tanya Bastian.


Lalu Bastian Menceritakan semua yang terjadi di kantor.


" Saya jadi serba salah, Saya takut privasi dia terganggu." Kata Bastian.


"Coba datang ke rumah tantenya di jalan xzx no. 17." Kata Bu Mai.


"Terimakasih ma, saya pergi dulu. tolong ma, mungkin mama bisa menceritakan keluh kesah ku kepada Melly Lewat telepon." kata Bastian.


Lalu Bastian sudah sampai ke rumah yang ditunjukkan oleh mamanya Melly. Bastian menekan bel pintu rumah.


Inikan rumah yang pernah kudatangi 4 th yg lalu saat mencari model Catherine.


"Ya, ada yang bisa saya bantu. Kamu kan suaminya Melly, Saya lihat kamu di acara pernikahan." Kata Tantenya Melly.


"Iya Tante saya suaminya, Saya mencari Melly, Tante." Kata Bastian.


" Lho kok cari Melly, ada apa ya. Apakah kalian bertengkar." Kata Tantenya Melly.


"Oh tidak apa-apa Tante, kalau begitu saya cari di tempat lain." Kata Bastian.


Bastian pusing lalu pulang ke rumah orangtuanya.


"Ada apa nak Tian kok kamu kelihatan sedih?" Kata Bu Amel.


"Saya sedih, Melly pergi gara - gara Jennifer." kata Bastian.


Lalu Garry, dan papanya Bastian juga datang.


Bastian menceritakan kejadian di kantor tadi.


"Coba kamu lihat di CCTV, dia kemana lho? " kata papanya Bastian.


"Oh ya saya akan suruh Robby mencari lewat CCTV." Kata Bastian.


Bastian lalu naik ke atas kamarnya dan mandi. Bastian lagi - lagi memandang foto istrinya di kamar lamanya.


*Padahal hari ini, Melly sudah berhenti datang bulannya. Aku sudah menahan lama, bahkan setelah menikah pun aku menunggu 6 hari.


Nasib hatiku dan adikku.


* Kata hati Bastian.

__ADS_1


Lalu Bastian tertidur, Pagi hari telah tiba.


Lalu Bastian mandi dan turun ke bawah. Bastian melihat lihat berita update di Gugel.


Bastian kaget melihat istrinya menjadi model di designer VAnthi. Bastian lalu masuk ke mobil dan pulang ke rumahnya di lain blok.


Mungkin Melly pulang ke rumah malam hari.


Bastian lalu masuk ke rumah tapi terkunci dari dalam. Berarti Melly ada di dalam. Bastian senang istrinya di rumah.


Lalu Bastian menelepon Robby,


"Robby istri ku ada di rumah, tapi dikunci dari dalam. Apa yang harus kulakukan?" kata Bastian.


"Gedor saja, teriak saja.bos" kata Robby di telepon.


"Gedor gedor blok kesannya saya yang marah sih, tambah pergi nanti istri saya." kata Bastian.


Bastian lalu menekan tombol bel pintu rumah berkali-kali. Akhirnya Melly keluar, dengan penampilan menyamar yang pasti tujuannya pergi kuliah.


"Sayang dengarkan aku dulu, kamu salah paham sayang. baca semua pesanku di Ponsel." kata Bastian.


Melly lalu naik ke mobil dan memegang kemudi. Lalu Bastian mau masuk juga tapi pintu mobil dikunci. mobilnya langsung melaju ke kampus.


Oke, aku juga ikut kuliah, Bastian lalu melepaskan jasnya, melipat ujung lengan kemeja, lalu membawa map buku. Bastian mau ikut kuliah juga.


Bastian menyuruh sopir untuk mengantarnya ke kampus. Bastian sudah sampai di kampus lalu masuk ke kelas sesuai dengan yang ditunjuk Garry Lewat pesan di ponsel Hp.


Bastian lalu mengucapkan masuk ke ruang kelas, permisi kepada dosen.


"Pak, Saya boleh ikut kuliah disebelah istri saya yang lagi ngambek. Kasihan saya pak." Kata Bastian


Pak dosen lalu menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Lalu Bastian duduk di sebelah Melly. Seluruh kelas jadi heboh saling tepuk tangan, terdengar siulan dan suitan. Ternyata Melly sudah menikah dengan pak Bastian.


Melly jadi malu dengan tingkah suaminya.


Lalu kuliah telah usai, Melly keluar kelas lalu pergi ke kantin. Karena tadi belum sempat sarapan.


Bastian mengikuti Melly terus yang lagi cemberut.


"Pesan soto satu ya pak." kata Melly.


"Saya juga pesan satu pak " kata Bastian.


" Sayang, kamu lihat sendiri kan, aku tak malu mengakui kamu istriku. Aku menunggu kamu lulus kuliah. kamu berhenti menyamar. Aku takut karyawan di kantor mungkin bocor mulut. media pasti datang ke kampusmu. kuliah mu jadi terganggu." Kata Bastian.


Lalu bapak pembawa soto datang, menyajikan soto kepada Melly dan Bastian.


"Melly maafkan aku ya, aku tadi malam sudah kangen memelukmu, memakanmu, adikku sudah tak tahan lagi." Kata Bastian.

__ADS_1


Melly yang sedang makan, mendengar itu langsung tersedak dan batuk - batuk.


Melly segera mengambil botol minum di tasnya dan langsung minum.


Bastian berdiri menepuk - nepuk pundak istrinya.


"Sudah baikan, kah? Apakah aku dimaafkan." Tanya Bastian.


Melly cuma mengangguk, tanda telah memaafkan.


Lalu pak Bastian naik mobil bersama istrinya, Dan menyuruh pak sopir pulang sendiri.


"Kita mau kemana Sayang," Kata Bastian sambil mengendarai mobil untuk keluar dari parkiran kampus.


" Terserah. " Kata Melly.


"Kita pulang ke rumah menagih hutang malam pertama yang tertunda."


Melly langsung terbatuk - Batuk saat mendengar itu.


" Kita putar - putar keliling Jakarta saja, ini masih siang. beli camilan dulu kita berhenti di deretan penjaja kaki lima di depan pagar kampus." Kata Melly.


Bastian lalu berhenti di tepi jalan. Melly keluar dari mobil membeli batagor, rujak buah yang sudah dibungkus mika, Siomay, sate ayam untuk dimakan di rumah.


Melly lalu masuk ke dalam mobil, Melly makan batagor dengan tusukan lidi sambil menyuapi suaminya yang sibuk menyetir mobilnya.


"Bagaimana enak gak, sayang." Kata Melly.


"Ya enak dong, apalagi yang menyuapi adalah istri tercinta." kata Bastian.


Lalu mobil berhenti di tepi pantai yang biru. Mereka keluar dari mobil lalu mencari tempat duduk yang posisinya menghadap ke pantai.


Lalu Melly membuka Siomay yang dibungkus Mika, didalam sudah ada sendok plastik. Melly makan untuk dirinya sendiri dan menyuapi suaminya.


" Kamu ini beli makanan yang menunya bumbu kacang semua sih. Tadi batagor, Siomay, ini rujak buah bumbu kacang, ini ada sate ayam bumbu kacang. Nanti kamu jerawatan, masa mau agensi sewa model jerawatan." Kata Bastian.


" Makanya lebih banyak kubagi sama kamu, aku dendam ingin makan bumbu kacang. Dulu takut jerawatan, berhubungan ada suami yang bantu habiskan, jadi bisa balas dendam.


"Sekarang hidangan penutup rujak buah," Kata Melly yang sedang menuangkan bumbu kacang di atas buah.


"Sayang aku minta nanas dan bengkoang." Kata Bastian.


Lalu Melly menusuk buah dengan garpu plastik mini, lalu menyuapi suaminya.


" Aku suka mangga muda dan kedondong." kata Melly yang terkadang menyibakkan rambutnya yang menutup wajahnya karena angin di pantai.


"Ayo kita pulang, lebih seru buat film sendiri di kamar kita." kata Bastian.


"Kamu ini kok pikirannya jorok sih." Kata Melly.


"Pikiranku jadi begini sejak menikahimu. kan istri sendiri." Kata Bastian.

__ADS_1


Lalu mereka masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan.


Terimakasih telah mampir membaca. Jika suka tolong like dan komentar. terimakasih.


__ADS_2