Penyamaran Sang Model Berakhir.

Penyamaran Sang Model Berakhir.
Episode 56 Hilang di hutan.


__ADS_3

Pak Anwar pergi ke depan menemui kelima anak buahnya yang sedang minum kopi."


"Pak Bastian minta diantar ke kantor BPN. Habisi mereka, ambil uangnya dan buang ke jurang agar dimakan binatang buas. Jangan sampai ketahuan atau perusahaan kita akan ditutup." Kata Pak Anwar lalu masuk ke dalam gudang lagi.


"Bagaimana nih, Bos ingin kita membunuh orang yang baik nih." Kata Si B


"Kita buat celaka saja, terus kita ambil uangnya untuk diserahkan kepada bos. terus kita bebaskan." Kata Si C.


" Bodoh kamu, kalau dibebaskan. Mereka nanti lapor ke polisi." Kata Si A.


"Bos ingin kita membunuh dan mengambil uangnya, begini saja kita kan cuma ambil uang lalu diberikan kepada bos. Kita buat mereka pingsan dan buang ke jurang. Biar binatang buas yang membunuhnya. Jadi kita tidak dosa besar." kata Si E.


"Emangnya ada dosa besar atau dosa kecil. Jan sama masuk neraka. Aku tak mau ikutan, Mereka baik dan tidak sombong Kepada kita." Kata Si B


"Ya sudah kita berempat saja, daripada kita dipecat sama si bos. kalau begitu kamu berjaga dekat jurang pastikan tidak ada polisi hutan." Kata Si C kepada si B.


Pak Anwar masuk kembali ke kantornya, dengan membawa fotocopy surat SHM.


"Pak Bastian, ini foto copy SHM tanah saya bisa anda cek di BPN keasliannya. Anda tidak perlu takut kami menjual kayu ilegal. Kalian bisa diantar oleh pegawai saya sama dengan yang menjemput Pak Bastian." Kata Pak Anwar.


"Terimakasih telah mengantarkan kami." Kata Bastian.


Mereka masuk ke dalam mobil, Pak Bastian dan asisten Robby duduk di tengah. Saat di tengah perjalanan kepala Bastian dan asisten Robby dipukul. Bastian dan Robby pingsan, para penjahat mengambil dompet dan Hp.


Mereka bergerak menuju dekat jurang. Bastian dan Robby yang pingsan dibuang ke dalam Jurang. Mereka kembali ke gudang dan memberi uang dan dompet kepada Pak Anwar.


Hp milik Bastian dan Robby dipegang oleh Si A ( Pemimpin kelompok). Mereka pulang ke rumah masing - masing karena sudah agak malam.


Robby mulai sadar dari pingsannya, dan melihat ke sekelilingnya. Robby melihat Bastian berada di dekat dasar jurang.


Robby perlahan turun ke bawah menghampiri bosnya.


"Pak Bastian, Bangun hari sudah mulai gelap. Apakah Tuan baik - baik saja." Kata Robby.


๐Ÿ“™Berita di google, tahun 2019 Penegak Hukum ( Gakkum) membekuk peredaran jual beli kayu ilegal tanpa dokumen sah alias palsu senilai Rp. 6 milyar. enam direktur jadi tersangka atau 6 perusahaan ditutup. Polisi hutan, polisi dan tentara yang menjadi pelindung ( beking) juga di tangkap.


๐ŸŒบDi Jakarta๐ŸŒบ


Melly yang dari tadi menelepon hp suaminya, tapi hp tidak aktif.

__ADS_1


"Bagaimana Melly, apakah belum ada sambungan telepon?" kata Jeffry.


"Belum, sudah jam setengah enam. Lebih baik aku pulang saja, Sudah sepi kantornya." Kata Melly.


"Kamu, akan aku antar pulang, karena sopir tadi kusuruh pulang. Kasihan dia menunggu kelamaan." Kata Jeffry.


Jeffry memegang tangan Melly dan membawakan tas Melly. Jeffry dan Melly masuk ke dalam lift. Mereka sampai ke lantai dasar dan pintu terbuka.


Security yang berjaga langsung memberikan hormat kepada Melly dan Jeffry. Jeffry membukakan pintu untuk Melly di samping kemudi. Jeffry berjalan menuju ke sisi kanan mobil dan membuka pintunya.


Mereka pulang menuju ke rumahnya Melly dan 20 menit kemudian Jeffry keluar dan membukakan pintu untuk Melly. Melly mengeluarkan kunci pagar dan membukanya.


Jeffry memegang tangan Melly masuk kedalam rumah dan duduk di atas sofa.


" Kamu mau kumasukkan makanan, biar kulihat isi lemari es." Kata Jeffry.


"Tidak apa, lihat ada nasi tidak?" Tanya Melly.


"Iya, masih ada kok di rice cooker." Kata Jeffry.


Jeffry mengambil bahan makanan dari lemari es lalu menumis semua sayuran yang ada. Akhirnya masakan telah selesai, Jeffry menghidangkan makanan dua piring.


"Ayo aku temani kamu makan. Bayi dalam perutmu butuh makan." Kata Jeffry


"Biar kamu tenang, saya bantu telepon polisi pusat di Kalimantan Timur." Kata Jeffry.


Jeffry menelepon kantor polisi di Kalimantan Timur.


โ˜Ž๏ธ "Selamat sore pak, Saya Pak Jeffry dari Jakarta, mau melaporkan dua teman saya pria berumur 32 tahun dan 30 tahun yang dari tadi siang tidak bisa dihubungi. Mereka pergi ke PT. MYU bertemu dengan Pak Anwar." Kata Jeffry.


โ˜Ž๏ธ " Ya pak Jeffry. Siapa saja nama orang yang anda cari?" Tanya Pak polisi.


โ˜Ž๏ธ " Namanya Bastian seorang CEO dari Prayogo group dan asistennya bernama Robby. Mereka adalah orang penting pak." Kata Jeffry.


โ˜Ž๏ธ " Baik pak. Kami akan cari." Kata Pak polisi.


Jeffry menutup teleponnya dan mengeluarkan hpnya untuk menelepon temannya yang ada di Kalimantan


๐Ÿ“ฒ " Hai bro, apa kabarnya?" Tanya Jeffry.

__ADS_1


๐Ÿ“ฒ " Saya baik saja, Bagaimana masih pesan minyak kelapa sawit untuk sabun." tanya Pak Lucky.


๐Ÿ“ฒ " Saya masih ada stock. Aku minta tolong nih. Pak Bastian dan asisten Robby hilang di Kalimantan Timur. Kamu kan di Kalimantan tengah, besok pagi tolong dicek di perusahaan MYU, yaitu Pak Anwar. Dia orang yang mencurigakan." Kata Jeffry.


๐Ÿ“ฒ " Baiklah beres, Saya akan minta polisi dan polisi hutan mencari mereka." Kata Pak Lucky.


๐Ÿ“ฒ " Terimakasih banyak ya." Kata Jeffry.


Pembicaraan berakhir dengan Jeffry menutup teleponnya.


"Tuh kan, sudah lega. Aku takut kalau terjadi sesuatu pada dirimu dan bayimu. Saya akan menyuapimu." Kata Jeffry.


"Saya bisa makan sendiri, kamu pulang saja dulu. Terimakasih telah membantuku mencarinya." Kata Melly.


"Aku tak mau pulang jika aku belum melihat kamu menghabiskan makananmu." Kata Jeffry.


Melly makan sambil menitikkan air matanya.


Jeffry menghidupkan televisi yang ada di ruang tamu. Jeffry juga makan untuk menemani Melly makan.


*Hatiku senang bisa berdua denganmu. Tapi hatiku lebih sakit jika melihat dirimu sedih. Aku gembira melihat dirimu bahagia.


*Kata hati Jeffry.


Setelah 15 menit kemudian, Melly akhirnya dapat menghabiskan makanannya.


"Maaf jika kurang enak, piringnya biar kucuci semuanya." Kata Jeffry.


"Terimakasih telah mengurus diriku." kata Melly.


"Sebentar saya akan Telepon adikku yang perempuan yaitu Gabby untuk kemari menemani kamu tidur." Kata Jeffry.


๐Ÿ“ฒ "Halo, Gabby. Kamu bisa ke rumah pak Bastian. Melly sendirian di rumah sekarang." Kata Jeffry.


๐Ÿ“ฒ"Iya kak, saya akan pergi sekarang. Ada Garry di sini, dia yang mengantarku." Kata Gabby.


๐Ÿ“ฒ "Iya Garry juga harus tahu, dan mengabari orang tuanya bahwa kakaknya hilang." Kata Jeffry.


" Besok pagi biar saya yang ke kantor, atau papa mertua yang ke kantor." Kata Jeffry.

__ADS_1


" Biar Papa mertuaku yang ambil peran Bastian. Biar saya tidur di rumah, Saya tidak mood kerja." Kata Melly.


Terimakasih telah mampir ke cerita ku. minta like dan vote terimahkasih.๐Ÿ™


__ADS_2